Anda di halaman 1dari 4

Tugas ke 5

Mata kuliah : Anatomi gigi molar sulung rahang atas dan rahang bawah
Blok : 6 Stomatognati 1
Minggu ke :2
I. Tujuan tugas :
1) Mampu menjelaskan anatomi gigi sulung molar 1 dan 2 rahang atas dan
rahang bawah
2) Mampu menjelaskan waktu erupsi gigi sulung 54, 55, 64, 65, 74, 75, 84,
dan 85

II. Waktu erupsi gigi molar sulung


Tahapan Molar 1 Molar 2 Waktu
Perkembangan Max Mand Max Mand
Awal 14,5-17 14,5-17 16-23,5 17-19,5 Minggu
pembentukan setelah ovulasi
jaringan keras
Pembentukan 6 5-6 11 8-11 Bulan setelah
awal mahkota lahir
lengkap
Awal erupsi 13-19 14-18 25-33 23-31 Bulan setelah
lahir
Pembentukan 37 34 47 42 Bulan setelah
akar lengkap lahir

III. Molar 1 sulung (m1) rahang atas


Aspek bukal
 Ukuran terbesar mahkota pada daerah kontak mesial dan distal yaitu
pada 1/3 oklusaal, kemudian menyempit ke servikal sehingga ukuran
servikal lebih kecil 2 mm dari mahkota
 Permukaan bukal licin dengan developmental groove tidak begitu
nyata
 Terlihat 3 cusp yaitu : Mesio-bukal cusp, Disto-bukal cusp, dan
Mesio-palatal cusp
 Memiliki dimensi servikal lebih kecil daripada mahkota
 Akan terlihat ramping, panjang, dan menyebar
 Terlihat 3 akar yaitu : mesio-bukal, Disto-bukal, Palatal
 Akar distal lebih pendek daripada akar mesial
 Bifurkasi dimulai dari cervical line

Aspek palatal/lingual
 Outline mahkota, sisi palatal mirip dengan aspek bukal
 Mahkota menyempit kearah palatal
 Terlihat 3 cusp yaitu:
Mesio-palatal cusp terbesar, paling menonjol dan tajam
Disto-palatal cusp kecil, membulat dan tidak begitu nyata
Disto-bukal cusp
 Terlihat 3 akar yaitu :
Mesio-bukal, Disto-bukal, Palatal

Aspek mesial
 Ukuran 1/3 servikal mahkota lebih besar daripada ukuran 1/3 oklusal
 Mesio-palatal cusp lebih panjang dan tajam daripada mesio-bukal
cusp
 Lingir servikal pada sisi bukal tampak paling konvex (ciri khas pada
m1 atas)
 Akar palatal terlihat panjang, ramping dan amat menyebar kea rah
palatal

Aspek distal
 Mahkota sisi distal lebih sempit dari mesial
 Disto-bukal cusp panjang dan tajam
Disto-palatal cusp kurang berkembang
 1/3 cervikal ridge
 Cervical line dapat membentuk kurva ke arah oklusal
 Terlihat 3 akar yaitu mesio-bukal, disto-bukal, palatal
 Akar disto-bukal “superimposed”

Aspek oklusal
 Outline oklusal lebih lebar arah fasiolongual aspek mesiodistal
 Alur oklusal terdiri dari 4 tonjol, umumnya membentuk pola “H”
 Mahkota terlihat menyempit kearah distal dan lingual
 Bentuk oklusal rektangular
 Terdapat buccal developmental groove
 Central developmental groove menghubungkan fosa sentral dan fosa
mesial triangular pada mesial pit
 Memiliki oblique ridge
 Distal marginal ridge tidak menonjol/berkembang dibandingkan
mesial marginal ridge

IV. Molar 2 sulung (m2) rahang atas


Aspek bukal
 Mempunyai ciri khas yaitu: membentuk gigi M1 RA hanya
ukurannya lebih kecil
 Terlihat 2 cusp yaitu Mesio-bukal cusp dan disto-bukal cusp, dengan
bukal developmental groove
 Mahkota menyempit ke arah servikal
 akar terlihat lebih panjang
 Titik bifurkasi antara akar bukal sangat dekat sekali dengan garis
servikal
 Memiliki transverse oblique ridge

Aspek palatal
 Terlihat 3 cusp yaitu :
Mesio palatal cusp
Disto palatal cusp
Cusp tambahan/ cusp ke 5 yaitu “tubercle of cerebeli
 Bila cusp tambahan tidak ada maka ini sering dilihat sebagai
developmental line
 Terdapat developmental groove yang memisahkan mesio-palatal
cusp dan disto palatal cusp

Aspek distal
 Ukurannya lebih kecil dari mesial
 Disto-bukal cusp dan disto-palatal cusp hamper sama panjang
 Garis servikal hamper lurus
 Akar disto-bukal terlihat lebih pendek dan lebih sempit daripada 2
akar lain

Aspek mesial
 Mahkota terlihat lebih pendek
 Mahkota lebih panjang sekitar 0,5 mm daripada m1 RA
 Garis servikal hamper lurus
 Terlihat 2 akar yaitu :
Mesio-bukal lebar dan pipih
Palatal dengan kurva yang mirip m1 RA akar palatal ini menyebar ke
palatal sehingga keluar dari outline mahkota

Aspek oklusal
 Bentuknya rhomboid dengan 4 cusp sempurna
 Permukaan bukal agak datar, developmental groove yang membagi
ke 2 cusp bukal kurang jelas
 Terdapat central fossa dengan central pit
 Oblique prominent dan menghubungi mesio-bukal cusp. Dan
berakhir di distal developmental groove

V. Molar 1 sulung (m1) rahang bawah


Aspek bukal
Mahkota :
 Outline mesial lurus
 Outline distal konvergen ke cervix
 Bagian distal lebih pendek daripada mesial
 Mahkota mesial sama dengan 1 1⁄2 x mahkota distal
 Buccal developmental groove tidak ada, hanya berupa “depresi”
Akar :
 Terlihat 2 akar, mesial dan distal
 Panjang, ramping, sangat menyebar pada 1/3 apikal
 Akar mesial +1 1⁄2 x akar distal
Aspek lingual