Anda di halaman 1dari 3

24 Sabar

25 Tawakal

26 Ridha

27 Mahabbah

28 Fana'

29 Baqa'

30 Ittihad

31 Hulul

32 Wandatul Wujud

33 Al-Ahwal

34 Tingkatan Al- Ahwal

35 Muraqabah

36 Mahabbah

37 Khauf

38 Raja'

39 Syauq

40 Uns

41 Tuma'ninah

42 Musyahaadah

43 Yaqin

44 Disintegrasi Ilmu
Kepribadian yang
45
terpecah
Pola hubungan
46
materialistik
Menghindari diii dari hal yang bertentangan dari Allah dan sabar menjalankan
perintah Allah.
Menyerahkan din seorang hamba kepada Allah

Rela, tidak menentang qadha' dan qadar Allah.


Rasa cinta dan rindu ke pada Allah SWT dan Kemantapan seorang yang dilanda
rasa cinta dan tidak berpaling pada sesuatu yang lain
Hilangnya sifat-sifat tercela dan muncul sifat terpuji

kekalnya sifat terpuji yang dimiliki sufi.

Kesatuan sufi dalam kenikMatan bersatu dengan Allah.

Bertempatnya sifat ketuhanan kepada sifat kemanusiaan

Bahwa wujud hanya satu realitas yaitu Allah.

Keadan mental yang dialami oleh para sufi di seta perjalanan spiritualnya.
Rasa yang selalu diawasi dengan kedekatan rasa cinta dengan ketakutan juga
pengharapan dan rindu.
Kondisi jiwa, di mana seorang individual senatiasa diawasi allah terhadap
prilakunya.
Kemantapan seorang yang dilanda rasa cinta dan tidak berkhianat.

Rasa takut kepada hukuman Allah di dunia maupun di akhirat.

Rasa pengharapan hati dengan Sesuatu yang diinginkan.


Luapan perasaan seseorang yang selalu ingin bertemu dengan yang dicinta yakni
Allah.
Kondisi seseorang yang merasa senang dirinya dekat dengan Allah.

Ketentraman dan ketenangan hati dari segala hal yang dapat mempengaruhinya
Kehadiran Al-Haqq dengan tanpa dibayangkan dan qalbunyaselalu dipenuhi cahaya
ketuhanan
Sebuah kepercayaan yang kuat dan tak tergoyahkan tenatang kebenaran
pengetahuan yang di milikinya.
Cara pandang ilmu untuk memecahkan masalah kehidupan dengan ilmu - ilmu
yang berbeda.
Ilmu pengetahuan yang coraknya kering dari keagamaan sehingga hilangnya
kerohaniannya.
Semangat persaudaraan dan tolong menotong yang didasarkan iman semakin
hilang karena hubungan yang hanya dinilai materialistiknya saja bukan
keimannanya.
Mengetahui,
Guru Study

Darsono, S.Pd.I