Anda di halaman 1dari 2

1. Apakah Preservasi yang paling konservatif?

tindakan untuk melestarikan/menjaga semua keberadaan baik bangunan asli, semua isi, lokasinya
persis seperti keadaan aslinya tanpa ada perubahan. Tindakan perbaikan dilakukan bilamana
diperlukan untuk mencegah berbagai kerusakan di masa datang. Segala kerusakan yang
disebabkan oleh air dalam berbagai bentuk, oleh berbagai bahan yang bersifat khemis dan juga
ancaman dari serangga dan mikro-organisme harus dihentikan untuk menjaga keutuan struktur
bangunan cagar budaya secara keseluruhan.

2. Proyek bedah karya di bidang konservasi yang anda bedah adalah unsur revitalisasinya? dari
ketiganya, bagaimana tingkat keberhasilannya? mengapa demikian, apakah analisis anda?

Contoh bangunan Lawang Sewu, semarang

Prinsip
tindak restorasi yang baik terletak kepada keaslian elemen yang akan direstorasi, meskipun
keadaanya tidak lagi dalam kondisi yang baik, dan jika memungkinkan harus membuat
replikanya. Tindakan menduga-duga tanpa bukti yang jelas berkaitan dengan apa yang ada di
masa lalu adalah sebuah tindakan yang tidak diperkenankan dalam tindak restorasi. Jika tidak
ada dokumen yang menunjukkan aslinya maka lebih baik dibiarkan saja apa adanya