Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH KONSEP DAN APLIKASI KEPERAWATAN

“JEAN WATSON”

DISUSUN OLEH :

AMANDA MELA SABRINA (1710011)

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH

SURABAYA

2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan HidayahNya kepada saya sehingga
dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam kepada Rasullulah SAW, yang telah menerangi dunia
dengan ilmu pengetahuan dan dakwah beliau yang tiada tandingannya.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan. Untuk itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi perbaikan makalah ini.

Surabaya, 20 januari 2018

Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………………………………………………

Daftar isi…………………………………………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………..
1.1 Latar Belakang………………………………………………………..
1.2 Rumusan Masalah…………………………………………………….
1.3 Tujuan Penulisan……………………………………………………..
BAB 2 KAJIAN TEORI……………………………………………………………
2.1 Model dan Teori konseptual Jean Watson……………………………
2.2 Pandangan Jean Watson Terhadap Keperawatan…………………….
BAB 3 PEMBAHASAN………………………………………………………….

3.1 Aplikasi Keperawatan Jean Watson……………………………..


BAB 4 PENUTUP…………………………………………………………….
4.1 Kesimpulan……………………………………………………….
4.2 Daftar Pustaka……………………………………………………
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Keperawatan adalah bagian intergral dari pelayanan kesehatan, ikut menentukan menentukan mutu
dari pelayanan kesehatan. Tenaga keperawatan secara keseluruhan jumlahnya mendominasi tenaga
kesehatan yang ada, dimana keperawatan memberikan konstribusi yang unik terhadap bentuk
pelayanan kesehatan.

Profesi keperawatan adalah profesi yang unik dan kompleks. Dalam melaksanakan prakteknya, perawat
harus mengacu pada model konsep dan teori keperawatan yang sudah dimunculkan.

Teori adalah sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata atau suatu pernyataan yang
menjelaskan suatu proses, peristiwa atau kejadian yang didasari fakta-fakta yang telah di observasi
tetapi kurang absolut atau bukti secara langsung.

Yang dimaksud Teori Keperawatan adalah usaha-usaha untuk menguraikan atau menjelaskan fenomena
mengenai keperawatan. Teori keperawatan digunakan sebagai dasar dalam menyusun suatu model
konsep dalam keperawatan,dan model konsep keperawatan digunakan dalam menentukan model
praktek keperawatan.

Watson (1979) Tujuan Keperawatan: Untuk meningkatkan kesehatan, mengembangkan klien pada
kondisi sehatnya, dan mencegah kesakitan (Marriner-Torney, 1994) Kerangka Kerja Praktik: Teori ini
mencakup filosofi dan ilmu tentang caring; caring merupakan proses interpersonal yang terdiri dari
intervensi yang menghasilkan pemenuhan kebutuhan manusia (Torres, 1986).

1.2 Rumusan Masalah

1 . Bagaimana model dan teori konseptual Jean Watson ?

2 . Bagaimana pandangan Jean Watson terhadap konsep dasar keperawatan ?

3 . Bagaimana aplikasi konseptual Jean Watson dalam praktek keperawatan?

1.3 Tujuan dan Manfaat

1 . Untuk mengetahui model dan teori konseptual Jean Watson.

2 . Untuk mengetahui pandangan Jean Watson terhadap konsep dasar keperawatan.

3 . Untuk mengetahui model konseptual Jean Watson dalam praktek Keperawatan.


BAB II

KAJIAN TEORI

2.1 Model dan Teori Konseptual Keperawatan Jean Watson

Model Watson dibentuk melingkupi Proses Asuhan Keperawatan, Pemberian bantuan kepada
Klien dalam mencapai atau mempertahankan kesehatan dan atau mencapai kematian yang damai (dalam
buku Fundamental keperawatan edisi 4 halaman 84).

Proses perawatan manusia membutuhkan Perawat yang mampu memahami perilaku dan respon
manusia terhadap masalah kesehatan yang aktual atau potensial, kebutuhan manusia, dan bagaimana
manusia merespon terhadap orang lain, dan kekurangan serta kelebihan klien dan keluarganya, sekaligus
pemahaman pada dirinya sendiri. Selain itu, perawat juga memberikan kenyamanan dan perhatian,
serta empati pada klien dan keluarganya. Asuhan perawatan tergambar pada seluruh faktor-faktor yang
digunakan oleh perawat dalam pemberian pelayanan keperawatan pada klien dan keluarganya.

1 . Filosofi Watson tentang asuhan keperwatan yang berhubungan dengan dengan aspek humanistik dari
kekehidupan ( Watson 1979;Marriner – Tomey,1994 dalam buku profesi keperwatan halaman 277 ).

2 . Asuhan keperwatan tergambar pada seluruh faktor – faktor yang di gunakan oleh perawat dalam
pemberian pelayanan keperawatan pada klien ( Watson 1987 dalam buku profesi keperawatan halaman
277 )

Jean Watson dalam memahami konsep keperawatan terkenal dengan teori pengetahuan manusia
dan merawat manusia, atau bisa disebut dengan “CARING” . Teori Jean Watson ini memahami bahwa
manusia memiliki Empat cabang kebutuhan yang saling berhubungan, diantaranya;
1 . Kebutuhan Dasar Biofisikal (Kebutuhan untuk hidup) yang meliputi kebutuhan Makan dan Cairan,
Kebutuhan Eliminasi, dan Kebutuhan Ventilasi.

2. Kebutuhan Dasar Psikofisikal (Kebutuhan Funsional) yang meliputi Kebutuhan Aktifitas dan Istirahat,
serta Kebutuhan Sexualitas.

3. Kebutuhan dasar Psikososial (Kebutuhan untuk Integrasi) yang meliputi Kebutuhan untuk Berprestasi
dan Berorganisasi.

4. Kebutuhan dasar Intrapersonal dan Interpersonal (Kebutuhan untuk Pengembangan) yaitu Kebutuhan
Aktualisasi Diri

Berdasarkan dari empat kebutuhan tersebut, Jean Watson memahami bahwa manusia adalah
makhluk yang sempurna dan memiliki berbagai ragam perbedaan, sehingga dalam upaya mencapai
kesehatan, manusia seharusnya dalam keadaan sejahtera baik fisik, mental, sosial, serta spiritual.
2.2 Pandangan Jean Watson Terhadap Konsep Dasar Keperawatan

2.2.1 Konsep Tentang Manusia

Manusia merupakan suatu fungsi yang utuh dari diri yang terintegrasi ( ingin dirawat,
dihormati, mendapatkan asuhan, dipahami dan dibantu). Manusia pada dasarnya ingin merasa
dimiliki oleh lingkungan sekitarnya.

2.2.2 Konsep Tentang Kesehatan

Kesehatan merupakan keadaan terbebas dari keadaan penyakit, dan Jean Watson menekankan
pada usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut.

2.2.3 Konsep Tentang Lingkungan

Perilaku caring tidak diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya, akan tetapi hal tersebut
diwariskan dengan pengaruh budaya sebagai strategi untuk melakukan mekanisme koping
terhadap lingkungan tertentu.

2.2.4 Konsep Tentang Keperawatan

Keperawatan berfokus pada promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan caring ditujukan
untuk klien baik dalam keadaan sakit maupun sehat.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Aplikasi Keperawatan Jean Watson


Watson merekomendasikan suatu pendekatan penelitian keperawatan yang lebih dalam, agar
menghasilkan suatu hubungan keperawatan yang baik dengan kebutuhan manusia. Agar hasilnya
sempurna, maka perawat perlu melakukan metode pemecahan masalah secara ilmiah. Watson juga
menyatakan proses keperawatan terdiri atas langkah-langkah yang sama dengan proses ilmiah.

Beberapa contoh penerapan model konseptual Jean Watson dalam keperawanan:


1 . Pembuatan Asuhan keperawatan

A. Pengkajian :

a) tindakan pengamatan, melakukan identifikasi, dan menelaah masalah yang muncul melalui
pengaplikasian dari hasil studi literatur.

b) Untuk dapat menelaah dan memprediksi suatu masalah dengan baik sesuai kerangka kerja
yang telah dibuat, maka perlu menggali lebih dalam pengetahuan yang terkait secara konseptual.

c) Dalam pengkajian juga mencakup formulasi hipotesis mengenai hubungan dan factor-
faktor yang mempengaruhi masalah.

d) Selain itu juga dalam menilai situasi perlu mencantumkan definisi dari variabel - variabel
yang akan diperiksa dalam pemecahan masalah ini.

B. Perencanaan :

a) Dengan perencanaan yang baik, maka akan membantu dalam menentukan bagaimana
variabel-variabel dapat diuji atau diukur.

b) Dalam merancang suatu pemecahan masalah yang mengacu pada rencana asuhan
keperawatan tetap melalui pendekatan konseptual.

c) Selain itu juga dalam perencanaan tercantum data-data yang telah dikumpulkan & sesuai.

C. Intervensi (Merencanakan tindakan sesuai dengan masalah yang ditemukan)

D. Evaluasi

a) Evaluasi merupakan sebuah metoda dan proses untuk menganalisa hasil pelaksanaan inter-
vensi dari setiap masalah yang ada.

b) Disamping itu menurut Watson, evaluasi juga harus mampu memberikan generalisasi
terhadap hipotesa-hipotesa tambahan atau kejadian yang mungkin akan terjadi untuk mendorong teori
keperawatan secara umum didasarkan pada studi pemecahan masalah.
2 . Perawat dituntut memberikan keperawatan kepada klien, berupa :

Kebutuhan Psikologis (Nutrisi)


Kebutuhan Psikososial (Memberikan motivasi dan support kepada klien,agar mereka
mempunyai semangat untuk sembuh)
Kebutuhan Interpersonal dan Intrapersonal (Perawat dituntut untuk menjaga privacy klien untuk
dalam mencapai aktualisasi diri)
Kebutuhan Spiritual (Membantu pasien untuk mendekatkan diri kepada Tuhan)

3 . Memandang pasien sebgai kerabat dekat dengan kata lain memberikan keperawatan dengan penuh
kasih sayang.

4 . Perawatharus mampu menghargai privacy pasien.

5 . Perawat merawat pasien tidak hanya waktu dalam keadaan sakit, tetapi saat pasien sudah pulih.

6 . Perawat harus mampu memberikan harapan dan ras percaya kepada pasien.

7 . Perawat mampu menjalin bekerja sama, agar mempercepat proses kesembuhan.

8 . Dalam memberikan pelayanan perawat tetap memperhatikan moment waktu yang tepat dalam
berinteraksi human to human.

Dari aplikasi tersebut semua didasarkan pada konsep caring dan kemanusian perawat terhadap pasien.
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan

1 . Dasar pemikiran model konseptual Jean Watson adalah keyakinan bahwa keperwatan
merupakan human science and human care dimana domain utama dan menyatukan tujuan
keperawatan.

2 . Jean Watson dalam memahami konsep keperawatan, terkenal dengan teori pengetahuan manusia
dan merawat manusia. Tolak ukur pandangan JW ini didasari pada unsur teori kemanusiaan. Teori JW ini
memahami bahwa manusia memiliki Empat cabang kebutuhan yang saling berhubungan, diantaranya
adalah kebutuhan Biologis,kebutuhan psikofisikal,kebutuhan psikososial,serta kebutuhan dasar
intrapersoanal dan interpersoanal.

3 . Pandangan Watson terhadap konsep dasar keperwatan adalah :

a. Manusia merupakan suatu fungsi yang utuh dari diri yang terintegrasi (ingin dirawat,
dihormati, mendapatkan asuhan, dipahami dan dibantu).

b. kesehatan merupakan keutuhan dan keharmonisan fikiran fungsi fisik dan fungsi sosial.

c. Watson berpendapat tentang lingkungan bahwa pengaruh budaya sebagai strategi untuk
melakukan mekanisme koping terhadap lingkungan tertentu.

d. Keperawatan berfokus pada promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan caring ditujukan
untuk klien baik dalam keadaan sakit maupun sehat.

4 . Konsep sehat Menurut Jean Watson bahwa sehat merupakan kondisi yang utuh dan selaras
antara badan,pikiran dan jiwa.
4.2 Daftar Pustaka

Buku Fundamental Keperawatan edisi 4 halaman 84

Watson 1979;Marriner – Tomey,1994 dalam buku profesi keperwatan halaman 277

https://ilper.wordpress.com/2012/04/19/keperawantan-jean-watson/

http://kapukpkusolo.blogspot.com/2010/10/teori-konseptual-jean-watson.html

http://www.scribd.com/doc/133354114/Teori-Keperawatan-Menurut-Jean-Watson