Anda di halaman 1dari 3

BUDIDAYA TANAMAN PANGAN 3.

Luas daun
4. Boot kering tanaman
 BTP adalah kegiatan menanam tanaman 5. Jumlah polong/tongkol
yang mengandung sumber karbohidrat 6. Bobot polong/tongkol
utama dan protein yang diapat digunakan 7. Jumlah biji
bagi manusia, untuk kemudian dapat 8. Bobot biji
dikonsumsi sendiri atau dijual kembali 9. Bobot 100 butir
sebagai sumber penghasilan bagi petani 10. Selain itu dicatat dan difoto jenis jenis
 Tujuan : untuk mengetahui pengaruh gulma serta kepadatannya yang ada pada
pemberian unsure hara nitrogen dan setiap petak percobaan
perbedaan jenis tanaman (tumpangsari)
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Alat dan Bahan :
(jagung, kedelai, kacang tanah, kacang 1. Media tanam berupa lahan (kebun
hijau) percobaan)
 Cara kerja : 2. Pupuk anorganik (Urea, TSP, kcl)
1. Setiap kelompok praktikum (3 atau Pupuk kompos
4 orang) menyiapkan media tanam 3. Air
berupa lahan (petakan) dengan 4. Benih tanaman pangan (Jagung, kedelai,
ukuran 20x20m (4m) kacang tanah)
2. Pada setiap petak dibuat lubang 5. Cangkul, emberat, banbu, tali raffia,
tanam dengan kedalaman 3-5 cm gunting, buku pengamtan, penggaris
dan jarak tanam 30cmx20cm Jenis – Jenis Tanaman Pangan :
3. Setiap petak ditanami benih a. Serelia
tanaman dengan jumlah 3 butir  Padi (Oryza sativa)
perlubang tanam (kacang-  Jagung (Zea mays)
kacangan) atau 2 butir benih  Gandum (Triticum spp
perlubang (jagung)  Sorgum
4. Pada umur tanaman tujuh hari setelah b. Biji bijian
tanam dilakukan penjarangan dengan  Kacang tanah (Arachis hypogaea)
cara membiarkan satu tanaman tumbuh  Kacang kedelai (Glycine max)
perlubang yang diupayakan tumbuh  Kacang hijau (Vigna sinensis)
seragam dengan tanaman pada lubang c. Umbi-umbian
tanaman yang lainnya dan tanaman yang  Singkong
terakhir (tidak akan digunakan) dipotong  Umbi jalar
menggunakan gunting. Diupayakan
setiap petak berisi tanaman yang seragam PERLAKUAN :
untuk selanjutnya dipelihara a. (t0n1, t0n2,t0n3)
5. Tanaman pada setiap petak tersebut b. (T1n1,t2n2,t3n3)
dipelihara dengan diberi perlakuan sesuai c. (t2n1,t2n2,t2n3)
ketentuan yang telah ditetapkan Ket :
6. Penempatan perlakuan ditetapkan dan t0 : monokultut (jagung)
diatur sebagaimana disajikan pada tata t1 : Tumpang sari1 (Jagung+kacang kedelai)
letak percobaan t2 : Tumpangsari2 (jagung+kac.tanah)
7. Setiap orang pada masing masing petak
bertanggung jawab penuh terhadap n1 :urea 25kg/ha +TSP 75 Kg/ha +KCL 75
percobaan dan melaksanakan kegiatan kg/ha
sesuai jadwal yang ditentukan mulai dari n2 :urea 50kg/ha +TSP 75 Kg/ha +KCL 75
persiapan sampai panen dan penyerahan kg/ha
laporan. n3 :urea 75kg/ha +TSP 75 Kg/ha +KCL 75
Pengamatan : kg/ha
1. Pertambahan tinggi tanaman
2. Pertambahan jumlah daun
Manfaat penggunaan pupuk organik bagi pertumbuhan tanaman yang ideal
tanaman : memerlukan suhu optimum antara 23-27
1. dapat meningkatkan produktivitas dari derajat C. Pada proses perkecambahan
lahan pertaniannya. Hal itu karena dapat benih jagung memerlukan suhu yang
meningkatkan kadar kandungan bahan cocok sekitar 30 derajat C.
organik dan unsur hara dalam tanah, - Saat panen jagung yang jatuh pada musim
sehingga secara langsung kemarau akan lebih baik dari pada musim
dapat memperbaiki sifat, kimia dan hujan, karena berpengaruh terhadap waktu
biologi tanah atau lahan pertanian. pemasakan biji dan pengeringan hasil.
2. dapat memudahkan dalam 2. Media Tanam
proses pengloahan lahan. - jagung tidak memerlukan persyaratan
3. harga pupuk organik lebih murah dan tanah yang khusus. Agar supaya dapat
juga mudah didapatkan di alam. tumbuh optimal tanah harus gembur, subur
4. kandungan unsur mikro yang lebih dan kaya humus.
lengkap dibandingkan pupuk kimia - Keasaman tanah yang baik bagi
5. Pupuk organik dapat memberikan pertumbuhan tanaman jagung adalah pH
kehidupan pada mikro organisme tanah. antara 5,6 - 7,5.
Keuntungan menggunakan pupuk urea 3. Ketinggian Tempat
1. mudah diserap oleh tanaman. Selain itu, - Jagung dapat ditanam di Indonesia mulai
kandungan nitrogen yang tinggi pada urea dari dataran rendah sampai di daerah
sangat dibutuhkan pada pertumbuhan awal pegunungan yang memiliki ketinggian
tanaman. antara 1000-1800 m dpl. Daerah dengan
Kekurangannya adalah ketinggian optimum antara 0-600 m dpl
1. apabila diberikan kedalam tanah yang merupakan ketinggian yang baik bagi
miskin hara, urea akan berubah ke wujud pertumbuhan tanaman jagung.
awalnya yaitu amoniak (NH3) dan
karbondioksida (CO2) yang mudah Syarat tumbuh Kacang Tanah :
menguap. 1. Iklim
Fungsi nitrogen bagi tanaman - Curah hujan yang sesuai untuk tanaman
meningkatkan pertumbuhan tanaman, kacang tanah antara 800-1.300 mm/tahun
membuat daun tanaman menjadi lebar dengan - Suhu udara bagi tanaman kacang tanah
warna yang lebih hijau, meningkatkan kadar tidak terlalu sulit, karena suhu udara
protein dalam tubuh tanaman, meningkatkan minimal bagi tumbuhnya kacang tanah
kualitas tanaman penghasil daun-daunan, dan sekitar 28–32 derajat C
meningkatkan perkembang biakan - Kelembaban udara untuk tanaman kacang
mikroorganisme di dalam tanah tanah berkisar antara 65-75 %.
- Penyinaran sinar matahari secara penuh
Syarat Tumbuh Jagung : amat dibutuhkan bagi tanaman kacang
1. Iklim tanah, terutama kesuburan daun dan
- daerah-daerah beriklim sedang hingga perkembangan besarnya kacang
daerah beriklim sub-tropis/tropis yang 2. Media Tanam
basah. Jagung dapat tumbuh di daerah - Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman
yang terletak antara 0-50 derajat LU kacang tanah adalah jenis tanah yang
hingga 0-40 derajat LS. gembur/bertekstur ringan dan subur.
- curah hujan ideal sekitar 85-200 mm/bulan - Derajat keasaman tanah yang sesuai untuk
dan harus merata. Pada fase pembungaan budidaya kacang tanah adalah pH antara
dan pengisian biji tanaman jagung perlu 6,0–6,5.
mendapatkan cukup air. Sebaiknya jagung - Kekurangan air akan menyebabkan
ditanam diawal musim hujan, dan tanaman kurus, kerdil, layu dan akhirnya
menjelang musim kemarau. mati
- Suhu yang dikehendaki tanaman jagung 3. Ketinggian Tempat
antara 21-34 derajat C, akan tetapi bagi
Ketinggian tempat yang baik dan ideal untuk
tanaman kacang tanah adalah pada ketinggian
antara 500 m dpl. Jenis kacang tanah tertentu
dapat ditanam pada ketinggian tempat tertentu
untuk dapat tumbuh optimal.

PUPUK :
Bahan/Unsur-unsur dalam bentuk senyawa
Kimia Organik maupun anorganik yang
berguna untuk tanah & nutrisi tanaman
PEMUPUKAN :
Pengaplikasian bahan/unsur-unsur kimia
organik maupun anorganik yang ditujukan
untuk memperbaiki kondisi kimia tanah dan
mengganti kehilangan unsur hara dalam tanah
serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
unsur hara bagi tanaman sehingga dapat
meningkatkan produktifitas tanaman.
5 TEPAT PEMUPUKAN :
1) Tepat Jenis  Jenis pupuk disesuaikan
dengan unsur hara yg dibutuhkan tanaman.
2) Tepat Dosis  Pemberian pupuk harus
tepat takarannya, disesuaikan dgn jumlah
unsur hara yg dibutuhkan tanaman pada
setiap fase pertumbuhan tanaman.
3) Tepat Waktu  Harus sesuai dgn masa
kebutuhan hara pd setiap fase/umur
tanaman, dan kondisi iklim/cuaca (misal :
(a) pemupukan yg baik jika ilakukan di
awal musim penghujan atau akhir musim
kemarau, (b) pengaplikasian PPC
sebaiknya dilakukan pada pagi hari
sebelum jam 11 siang)
4) Tepat Cara  Cara pengaplikasian pupuk
disesuaikan dengan bentuk fisik pupuk,
pola tanam, kondisi lahan dan sifat2 fisik ,
kimia tanah & biologi tanah.
5) Tepat Sasaran  Pemupukan harus tepat
pada sasaran yg ingin dipupuk, misal; (1)
Jika yg ingin dipupuk adalah tanaman,
maka pemberian pupuk harus berada
didalam radius daerah perakaran tanaman,
dan sebelum dilakukan pemupukan maka
areal pertanaman harus bersih dari gulma-
gulma pengganggu.
(2) Jika pemupukan ditujukan untuk tanah,
maka aplikasinya dilakukan pada saat
pengolahan tanah, dan berdasarkan pada
hasil analisa kondisi fisik & kimia tanah.