Anda di halaman 1dari 11

THE DEVELOPMENT OF PICTURES STORY BOOK THEME OF WORK TO

ENHANCE THE KNOWLEDGE CAREER FOR ELEMENTARY SCHOOL IV


GRADE STUDENTS
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR TEMA PEKERJAAN
UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KARIER SISWA KELAS IV
SEKOLAH DASAR

Febylia Sukanda
Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Wiryo Nuryono, S.Pd., M.Pd.


Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
Abstrak
Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) merumuskan standar kompetensi yang harus
dicapai oleh peserta didik yang dikenal dengan istilah Standar Kompetensi Kemandirian (SKK). Dimana
didalamnya mencakup 10 aspek perkembangan individu. Dari kesepuluh aspek tersebut terdapat aspek wawsan
dan kesiapan karier untuk peserta didik tingkat SD. Aspek perkembangan wawasan dan kesiapan karier diberikan
dengan prioritas pengenalan dan pemahaman dunia karier, paling tidak pada lingkungan terdekatnya. Berdasarkan
hasil studi pendahuluan di SD Muhammadiyah 15 Surabaya dan MI Darul Ulum Ngumpul Jombang, walaupun
terdapat guru BK di sekolah, namun layanan yang diberikan hanya berupa layanan responsif dimana selama 1
bulan guru BK melakukan pengamatan terhadap siswa-siswa atau suatu kelas. Hasil dari pengamatan dijadikan
sebagai dasar untuk memberikan materi kepada para siswa. Guru BK belum pernah memberikan informasi
mengenai karier kepada siswa di kelas IV. Belum adanya pemberian informasi tentang jenis-jenis pekerjaan
dikarenakan guru BK tidak memiliki media yang menarik untuk menyampaikan informasi tentang karier kepada
siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media buku cerita bergambar tema pekerjaan yang memenuhi
kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan dengan menggunakan model penelitian dan
pengembangan Borg & Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh tim Puslijaknov.
Berdasarkan hasil uji validasi kepada ahli Bimbingan dan Konseling, media buku cerita bergambar
tema pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar memperoleh persentase dengan kriteria kegunaan sebesar
93,75%, kriteria kelayakan sebesar 95%, kriteria kepatutan sebesar 89,28%, dan kriteria ketepatan sebesar
87,52%. Rata-rata dari keseluruhan kriteria adalah 91,39%. Dari hasil tersebut, menurut Mustaji (2005), produk
tersebut telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu revisi. Sedangkan untuk hasil uji calon pengguna
produk (guru BK SD Muhammadiyah 15 Surabaya) diperoleh persentase dengan kriteria kegunaan sebesar 75%,
kriteria kelayakan sebesar 85%, kriteria kepatutan sebesar 85,71%, dan kriteria ketepatan sebesar 85,29%. Rata
dari keseluruhan kriteria adalah 82,75%. Dari hasil tersebut, jika dibandingkan dengan kriteria akseptabilitas
menurut Mustaji (2005), telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu revisi. Jadi, ddapat disimpulkan
bahwa media buku cerita bergambar tema pekerjaan telah memenuhi kriteria akseptabilitas.
Kata kunci: Buku cerita bergambar, pekerjaan.

Abstract
Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) formulating standards of competence to be
achieved by learners is known as Standar Kompetensi Kemandirian (SKK). Where in include 10 aspects of the
development of the individual. From the 10 aspects are aspects knoewledge and career readiness for primary
level students. Aspects of the development of knowledge and career readiness with priority given recognition and
understanding of the career world, at least in its nearby environment. Based on the results of preliminary studies
in SD Muhammadiyah 15 Surabaya dan MI Darul Ulum Ngumpul Jombang, although there is a counseling
teacher at the school, unfortunately in the form of services provided responsive service for 1 month in which BK
teacher do observations toward students or a class. The results of the observations made as a base to supply the
material to the students. BK teacher has never provided information on careers to students in the fourth grade.
The absence of the provision of information about the kinds of jobs because BK teacher does not have an attractive
medium to convey information to the students about careers. The purpose of this study is to produce a pictures
story book theme of work that meets the criteria of utility, feasibility, accuracy and propriety of using the model
of research and development Borg & Gall (1983), which has been simplified by the team of Puslijaknov.
Based on the results of the validation test to the expert guidance and counseling, picture story book
theme of work for Elementary School fourth grade students with a percentage gain of 93.75% usability criteria,
eligibility criteria by 95%, amounting to 89.28% appropriateness criteria, and the criteria for accuracy
amounting to 87.52%. The average of the entire criteria is 91.39%. From these results, according to Mustaji
(2005), the product has met the criteria very well and does not need revision. However for the test results of the
prospective users of the product (BK teachers SD Muhammadiyah 15 Surabaya) obtained by percentage with
usability criteria at 75%, the eligibility criteria of 85%, amounting to 85.71% appropriateness criteria, and the
criteria of accuracy of 85.29%. Overall average of the criteria was 82.75%. From these results, when compared
with the acceptability criteria according to Mustaji (2005), has fulfill the criteria very well and does not need
revision. So, may concluded that the pictures story book theme of activity meets the criteria of acceptability.

Keywords: pictures story book, job.


PENDAHULUAN disekolah hanya sebagai pelengkap. Guru BK tidak
pernah masuk kelas untuk memberikan layanan
Usia sekolah dasar termasuk dalam fase
termasuk layanan bidang karier. Guru BK hanya
kesadaran karir. Kesadaran karir adalah suatu
melakukan konseling ketika ada permasalahan yang
keadaan, kesediaan, kesiapan dimana individu mulai
sadar memahami diri untuk merencanakan karir muncul pada siswa berdasarkan pelaporan dari guru
yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu. kelas, wali kelas, ataupun dari siswa-siswa.
Usia dari lahir sampai umur 15 tahun merupakan Wawancara lain dilakukan di SD Muhammadiyah
usia dimana anak mengembangkan berbagai potensi, 15 Surabaya yang memiliki guru BK. Walaupun
pandangan khas, sikap, minat dan kebutuhan- terdapat guru BK di sekolah, namun layanan yang
kebutuhan yang dipadukan dalam konsep diri. diberikan hanya berupa layanan responsif dimana
Kesadaran karir yang dimaksud ini dititik beratkan selama 1 bulan guru BK melakukan pengamatan
pada eksplorasi karir berupa wawasan tentang terhadap siswa-siswa atau suatu kelas. Hasil dari
barbagai macam pekerjaan yang ada dalam pengamatan dijadikan sebagai dasar untuk
lingkungan masyarakat dan apa-apa yang perlu memberikan materi kepada para siswa. Contoh,
dilakukan untuk mendapatkan pekerjaan yang ketika dalam minggu-minggu terakhir sedang ramai
menjadi harapan dan cita-cita dimasa depan. beredar video porno, maka guru BK akan
Ginzberg menyebutkan bahwa usia mengumpulkan hp siswa kemudian mengecek setiap
Sekolah Dasar termasuk dalam tahapan hp dan akan menghapus semua video porno jika ada
perkembangan karir. Menurut Ginzberg, Ginsburg, dalam hp siswa. Dalam bidang karier, guru BK
Axelard, dan Herma (Setiawati, 2012), Tahap memberikan layanan bentuk klasikal, namun
perkembangan karir menurut Ginzberg dibagi berdasarkan keterangan dari guru BK belum ada
kedalam tiga tahap, yaitu : (a) Tahap Fantasi (masa media yang menarik untuk pengenalan berbagai
Sekolah Dasar, usia 0-11 tahun); (b) Tahap Tentatif jenis pekerjaan bagi siswa. Belum adanya media
(masa Sekolah Menengah, usia 12-18 tahun); dan (c) yang menarik bagi siswa membuat siswa tidak
Tahap Realistis (usia Perguruan Tinggi, usia 19-25
kondusif di dalam kelas ketika menerima materi.
tahun).
Maka dari itu, peneliti mengembangkan
Dalam tahapan perkembangan karir
media cerita bergambar. Buku cerita bergambar
Ginzberg menjelaskan bahwa pada tahap fantasi
adalah media yang mampu menampilkan gambar
anak sering kali menyebutkan cita-cita mereka kelak
sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari.
kalau sudah besar, misalnya ingin menjadi dokter,
Dengan cerita sebagai contoh, disertai penjelasan
ingin menjadi petani, pilot pesawat, guru, tentara,
dan ditambah dengan ilustrasi/gambar, anak
dll. Mereka juga senang bermain peran (misalnya
diharapkan dapat mengenali pekerjaan-pekerjaan.
bermain dokter-dokteran, bermain jadi guru,
Menurut Cianciolo (2000), buku bergambar
bermain jadi polisi, dll) sesuai dengan peran-peran
dipandang cocok karena keunikan dari penyatuan
yang mereka lihat di lingkungan mereka. Jabatan
teks dan ilustrasi/gambar. Selain itu, kelebihan buku
atau pekerjaan yang mereka inginkan atau perankan
bergambar menurut Cianciolo (2000) adalah
pada umumnya masih sangat dipengaruhi oleh
memberikan perluasan pengalaman, minat, dan
lingkungan, misalnya dari TV, video, majalah, atau
preferensi dari setting dan tema yang diangkat
tontonan maupun tokoh-tokoh yang pernah melintas
kepada pembaca.
dalam kehidupan mereka. Maka tidak
mengherankan jika pekerjaan ataupun jabatan yang Merujuk pada penetapan masa anak-anak
mereka sebut masih jauh dari pertimbangan rasional akhir menurut Piaget (2010) yakni usia antara 7-11
maupun moral. tahun, maka dipilihlah siswa kelas IV sebagai
pengguna buku bergambar yang akan
Menurut Irham dan Novan (2014)
dikembangkan. Sebagai pertimbangan, kelas IV
problematika karir peserta didik di SD yang sering
adalah permulaan pada kelas tingkat tinggi di
dihadapi adalah ketidaktahuan peserta didik tentang
Sekolah Dasar yang lebih tepat menggunakan media
apa yang akan dan harus dilakukan untuk mencapai
juga karena siswa kelas IV sudah seharusnya
karir yang diinginkan. Minimnya pengetahuan dan
memperoleh materi bertema pekerjaan untuk dapat
gambaran tentang apa yang akan dilakukan
mengetahui apa saja hal yang mendukung pekerjaan
merupakan sumber permasalahan untuk setiap
yang diinginkan. Media buku cerita bergambar ini
peserta didik yang tidak sadar akan karir.
akan dapat digunakan oleh konselor untuk
Berdasarkan keterangan dari guru BK MI. mengimplementasikan layanan bimbingan dan
Darul Ulum Ngumpul Jombang, adanya guru BK konseling karier. Siswa juga dapat menggunakan
media buku cerita bergambar secara mandiri ketika Dalam penelitian pengembangan ini teknik
dirumah. analisis data yang digunakan oleh peneliti terdiri
dari analisis data prosentase untuk data kuantitatif
dan analisis isi untuk data kualitatif. Analisis data
prosentase untuk data kuantitatif digunakan untuk
METODE PENELITIAN mengetahui penilaian dari instrumen uji ahli dan uji
Dalam penelitian pengembangan media pengguna. Sedangkan analisis isi untuk data
buku cerita bergambar tema pekerjaan untuk kualitatif dari review ahli media dan ahli bahasa
meningkatkan pengetahuan kerier kelas VI Sekolah dilakukan karena data yang diterima bersifat
Dasar ini peneliti menggunakan model kualitatif yang berupa : masukan, tanggapan, kritik,
pengembangan dari Borg dan Gall (1983) yang telah dan saran untuk memperbaiki dan merevisi media
disederhanakan menjadi lima tahap oleh Tim buku cerita bergambar ini. Teknik analisis data
Puslitjaknov (Pusat Penelitian Kebijakan dan kuantitatif menggunakan analisis persentase dengan
Inovasi Pendidikan), yaitu: rumus :
𝑭
1. Melakukan analisis produk yang akan P= x 100 %
𝑵
dikembangkan.
2. Mengembangkan produk awal Keterangan:
3. Validasi ahli dan revisi P = Nilai persentasi yang diperoleh
F = Frekuensi jawaban alternatif
4. Uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk N = Number of case (jumlah frekuensi/
banyaknya individu)
5. Uji coba lapangan skala besar dan produk akhir (Sudijono, 2009)
(Tim Puslitjaknov, 2008; 11)
Peneliti mengumpulkan data menggunakan
Dimana penelitian hanya sampai pada angket dengan tingkat penilaian :
tahap validasi ahli dan revisi, tanpa dilakukan uji
lapangan dalam skala kecil maupun skala besar. Sangat Baik =4
Baik =3
Instrumen pengumpulan data yang Kurang Baik =2
digunakan dalam penelitian pengembangan ini Tidak Baik =1
adalah angket penilaian yang digunakan untuk
mengetahui akseptabilitas produk yang Hasil penilaian kemudian dibandingkan
dikembangkan. Uji validasi produk dilakukan oleh: dengan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji
(2005) untuk mengetahui apakah media buku cerita
1. Validasi ahli BK yang terdiri dari dua orang bergambar yang dikembangkan sudah layak atau
yaitu : masih membutuhkan revisi seperti di bawah ini :
a) Drs. Mochamad Nursalim, M.Si selaku
dosen jurusan Psikologi Pendidikan dan Tabel 3.5 Kriteria Penilaian Produk
Bimbingan, prodi Bimbingan dan
Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Nilai Pernyataan
Unesa.
81% - 100% Sangat baik, tidak perlu direvisi
b) Denok Setyowati, S.Pd., M.Pd., Kons.
selaku dosen jurusan Psikologi 66% - 80% Baik, tidak perlu direvisi
Pendidikan dan Bimbingan FIP Unesa.
2. Validasi ahli pengguna (Guru BK) 56% - 65% Kurang baik, Perlu direvisi
a) Mukhamat Musyafa’, S.Pd. selaku guru
bimbingan dan konseling SD 15 0% - 55% Tidak baik, perlu direvisi
Muhammadiyah Surabaya.
Dalam proses pengembangan media buku
cerita bergambar peneliti juga melakukan konsultasi HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN
dengan ahli media yaitu Citra Kholidya, S.Pd.,
M.Pd., selaku dosen jurusan Kurikulum dan A. Hasil Pengembangan
1. Tahap analisis produk yang akan
Teknologi Pendidikan dan Maryam Isnaini
dikembangkan (Need Assesment)
Damayanti, M.Pd., selaku dosen jurusan Pendidikan
Need asessment dilakukan dengan
Guru Sekolah Dasar. Hal ini dilakukan untuk
proses wawancara dengan guru BK di
menyempurnakan produk yang telah dibuat menjadi
Sekolah Dasar. Berdasarkan keterangan dari
lebih baik melalui revisi produk.
guru BK MI. Darul Ulum Ngumpul
Jombang, adanya guru BK disekolah hanya
sebagai pelengkap. Guru BK tidak pernah gambar/ilustrasi menggunakan cara
masuk kelas untuk memberikan layanan manual dengan menggambar diatas
termasuk layanan bidang karier. Guru BK kertas A4. Kertas yang telah
hanya melakukan konseling ketika ada bergambar tersebut kemudian di scan.
permasalahan yang muncul pada siswa Kemudian dilanjutkan dengan proses
berdasarkan pelaporan dari guru kelas, wali pemberian warna. Proses pemberian
kelas, ataupun dari siswa-siswa. Wawancara warna pada hasil scan dengan jenis file
lain dilakukan di SD Muhammadiyah 15 .jpg dilakukan menggunakan software
Surabaya yang memiliki guru BK. Walaupun adobe photoshop.
terdapat guru BK di sekolah, namun layanan Kemudian setelah pewarnaan
yang diberikan hanya berupa layanan selesai file tersebut ditambahkan
responsif dimana selama 1 bulan guru BK materi berupa cerita yang menarasikan
melakukan pengamatan terhadap siswa- gambar yang ada pada setiap
siswa atau suatu kelas. Hasil dari pengamatan halamannya. File yang sudah siap
dijadikan sebagai dasar untuk memberikan tersebut dicetak timbal balik
materi kepada para siswa. Contoh, ketika menggunakan kertas art paper 310
dalam minggu-minggu terakhir sedang ramai gram untuk halaman cover dan art
beredar video porno, maka guru BK akan paper 150 gram untuk halaman isi
mengumpulkan hp siswa kemudian berukuran A5 (184,8 cm x 21 cm).
mengecek setiap hp dan akan menghapus 3. Konsultasi dengan ahli media dan ahli
semua video porno jika ada dalam hp siswa. bahasa
Dalam bidang karier, guru BK memberikan Ahli media yang menjadi
layanan bentuk klasikal, namun berdasarkan konsultan adalah Citra Fitri Kholidya,
keterangan dari guru BK belum ada media S.Pd., M.Pd., selaku dosen Teknologi
yang menarik untuk pengenalan berbagai Pendidikan Unesa yang berkompeten
jenis pekerjaan bagi siswa. Belum adanya di bidang media. Sedangkan konsultan
media yang menarik bagi siswa membuat ahli bahasa adalah Dra. Maryam
siswa tidak kondusif di dalam kelas ketika Isnaini, M.Pd sebagai dosen
menerima materi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang
Setelah dilakukan need kompeten dibidang bahasa dan sastra
assesment seperti yang tercantum Indonesia untuk siswa sekolah dasar.
dalam latar belakang penelitian ini, Berikut adalah pelaksanaan
tahap pertama yang dilakukan terdiri konsultasi media dan bahasa buku
dari dua langkah, yaitu : cerita bergambar tema pekerjaan :
a. Studi Kepustakaan tentang jenis- a. Konsultasi dengan kedua ahli
jenis pekerjaan didasarkan pada tersebut dilakukan pada tanggal
klasifikasi pekerjaan menurut 21 Desember 2015 – 2 Februari
Kuder (Setiawati, 2012) yang 2016. Data konsultasi diambil
mengklasifikasikan pekerjaan melalui angket konsultasi
dalam 10 kelompok besar yaitu kelayakan kegrafikan dan
mechanical, computational, kelayakan bahasa.
scientific, persuasive, artistic, b. Prosedur pelaksanaan konsultasi
literary, musical, social service, adalah sebagai berikut :
clerical, outdoor., dan mengkaji 1. Memohon ijin kepada Ketua
penelitian terdahulu tentang Jurusan Psikologi Pendidikan
pengembangan media buku cerita dan Bimbingan Unesa
bergambar. melalui surat pengantar yang
b. Penyusunan model produk ditujukan kepada Dekan FIP
dilakukan dengan menuliskan Unesa.
cerita sebagai materi dalam buku 2. Dekan FIP Unesa
bergambar berdasarkan studi mengijinkan dengan
kepustakaan. Materi yang telah menerbitkan surat tugas
tertulis dalam draft produk kepada dosen ahli media dan
dilengkapi dengan deskripsi bahasa yang dituju.
rancang gambar/ilustrasi yang 3. Menemui dosen ahli media
akan ditampilkan disetiap judul. dan bahasa dengan
2. Pengembangan produk awal menyerahkan surat tugas
Tahap ini dilakukan dengan sebagai konsultan dari Dekan
cara membuat gambar/ilustrasi pada FIP Unesa.
setiap judul materi. Pembuatan
4. Peneliti menyerahkan produk No Pernyataan Penilaian Komentar
media buku cerita bergambar 6 Konsistensi tata Baik -
tema pekerjaan dan letak/layout
instrumen konsultasi kepada pada setiap bab.
ahli media dan ahli bahasa. 7 Pola pada isi Baik -
5. Ahli media dan ahli bahasa buku dan pola
mengisi instrumen konsultasi pada kulit/cover
kelayakan kegrafikan dan buku cerita
kelayakan bahasa. bergambar tema
6. Peneliti melakukan revisi pekrjaan.
berdasarkan hasil instrumen 8 Jenis huruf/font Baik -
konsultasi kelayakan sesuai dengan
kegrafikan dan kelayakan karakteristik
bahasa. (Hasil konsultasi ahli materi sasaran
media dan ahli bahasa pembaca.
terlampir). 9 Jenis huruf/font Baik -
c. Hasil konsultasi sesuai dengan
1. Hasil konsultasi dengan ahli karakteristik
media sasaran
Berikut adalah hasil dari pembaca.
konsultasi dengan ahli media 10 Jenis huruf/font Baik -
terhadap buku cerita sederhana dan
bergambar tema pekerjaan : mudah dibaca.
Tabel 4.2 Hasil konsultasi dengan ahli media 11 Ukuruan Baik -
No Pernyataan Penilaian Komentar huruf/font
1 Ilutrasi yang Baik - sesuai dengan
ditampilkan ukuran/format
dalam buku cerita
kulit/cover bergambar tema
buku cerita pekrjaan.
bergambar tema 12 Ukuruan Baik -
pekrjaan. huruf/font
2 Jenis dan Baik - sesuai dengan
ukuran huruf tingkat usia
yang pembaca
ditampilkan sasaran.
pada halaman 13 Jumlah variasi Baik -
kulit/cover huruf/font yang
buku cerita ditampilkan
bergambar tema pada isi buku
pekrjaan. cerita
3 Komposisi dan Baik - bergambar tema
tata letak setiap pekrjaan.
unsur yang 14 Efek huruf/font Baik -
ditampilkan yang
pada halaman ditampilkan
kulit/cover pada isi buku
buku cerita cerita
bergambar tema bergambar tema
pekrjaan. pekrjaan.
4 Bentuk, warna, Baik - 15 Penomoran Baik -
dan ilustrasi yang digunakan
pada kulit/cover konsisten.
depan, 16 Ilustrasi/gambar Baik -
punggung, dan sesuai dengan
belakang. pembaca
5 Daya tarik pada Baik - sasaran.
kulit/cover 17 Ilustrasi/gambar Baik -
buku bagi sesuai dengan
pembaca. isi buku cerita
No Pernyataan Penilaian Komentar N Pernyataan Penilaian Komentar
bergambar tema o
pekrjaan. 1 Bahasa yang Baik -
18 Karakter dalam Cukup Gambar digunakan
ilustrasi/gambar Baik disesuaikan memiliki etika
sesuai sasaran dengan ciri sesuai dengan
pembaca. khusus nilai dan
karakter budaya bangsa
tokoh. Indonesia.
19 Ukuran Baik - 2 Bahasa yang Cukup -
ilustrasi/gambar digunakan Baik
proporsional. memiliki nilai
20 Gaya/style pada Cukup Gambar keindahan
ilustrasi/gambar Baik disesuaikan sehingga
konsisten. dengan pembaca
materi. merasakan
kenikmatan
dalam
2. Revisi yang dilakukan membaca.
berdasarkan hasil konsultasi 3 Bahasa yang Baik -
dengan ahli media digunakan
Berikut adalah revisi memiliki
yang dilakukan berdasarkan kekuatan
komentar yang diberikan oleh komunikatif
ahli media : sehingga
Tabel 4.3 Keterangan revisi dari ahli media dapat
mengajak
N Revisi Sebelum Keterangan
pembaca
o Revisi
untuk
1 Gambar Gambar Sudah direvisi
berinteraksi.
disesuaik ilustrasi dengan
4 Bahasa yang Baik -
an tidak sesuai mengganti
digunakan
dengan dengan ciri gambar yang
memiliki
ciri khusus sesuai dengan
kekuatan
khusus karaktek ciri khusus
fungsional
karakter tokoh. karakter tokoh.
sehingga
tokoh.
dapat
2 Gambar Gambar Sudah direvisi mempengaruh
disesuaik ilustrasi dengan i perasaan dan
an tidak sesuai mengganti pikiran
dengan dengan isi gambar yang pembacanya.
materi. materi sesuai dengan 5 Bahasa yang Cukup Masih ada
cerita. materi cerita. digunakan Baik kesalahan
sesuai dengan dalam
3. Hasil konsultasi dengan hali Ejaan Bahasa penulisan
bahasa Indonesia kata
Berikut adalah hasil dari Yang
konsultasi dengan ahli bahasa Disempurnaka
terhadap buku cerita n.
bergambar tema pekerjaan : 6 Tanda baca Cukup -
yang Baik
digunakan
sesuai dengan
Tabel 4.4 Hasil konsultasi dengan ahli bahasa kaidah
penulisan/EY
D.
7 Pemilihan Cukup -
kosakata Baik
sesuai dengan
kaidah
N Pernyataan Penilaian Komentar Adapun yang menjadi ahli Bimbingan dan
o Konseling untuk menilai media KRR berbasis
penulisan/EY software antara lain :
D. a) Drs.Moch. Nursalim, M.Si selaku dosen jurusan
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan sebagai
8 Kalimat yang Cukup - Ahli I.
digunakan Baik b) Denok Setiawati, S.Pd.,M.Pd.,Kons selaku
sesuai dengan dosen jurusan Psikologi Pendidikan dan
kaidah Bimbingan sebagai Ahli II.
penulisan. Berdasarkan hasil uji validasi ahli, data
9 Paragraf yang Baik - kuantitatif yang diperoleh dari ahli I untuk masing-
digunakan masing kriteria adalah :
seseuai
a. Kriteria kegunaan sebesar 87,5% jika
dengan kaidah
berdasarkan kriteria kelayakan produk
penulisan.
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
dan tidak diperlukan revisi.
4. Revisi yang dilakukan b. Kriteria kelayakan sebesar 90% jika
berdasarkan hasil konsultasi berdasarkan kriteria kelayakan produk
dengan ahli bahasa menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
Berikut adalah revisi yang dan tidak diperlukan revisi.
dilakukan berdasarkan komentar c. Kriteria kepatutan sebesar 92,86% jika
yang diberikan oleh ahli bahasa : berdasarkan kriteria kelayakan produk
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
Tabel 4.5 Keterangan revisi dari ahli bahasa dan tidak diperlukan revisi.
d. Kriteria ketepatan sebesar 85,29% jika
No Revisi Sebelum Keterangan berdasarkan kriteria kelayakan produk
Revisi menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
1 Mengganti Kesalahan Sudah dan tidak diperlukan revisi.
penulisan penulisan direvisi
kata yang kata Rata-rata penilaian yang diperoleh dari
salah, yaitu “kehadirat”, ahli I untuk keseluruhan kriteria adalah 88,91%
a. kehadirat “kami”, jika berdasarkan kriteria kelayakan produk
=> ke “dirumah”, menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
hadirat “didesa”, dan tidak diperlukan revisi.
b. kami => “dimasa”
penulis Sedangkan data kuantitatif yang diperoleh dari
c. dirumah ahli II untuk masing-masing kriteria adalah :
=> di a. Kriteria kegunaan sebesar 100% jika
rumah berdasarkan kriteria kelayakan produk
d. dimasa menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
=> di dan tidak diperlukan revisi.
masa b. Kriteria kelayakan sebesar 100% jika
2 Mengganti Kesalahan Sudah berdasarkan kriteria kelayakan produk
penulisan penulisan direvisi menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
nama profesi nama dan tidak diperlukan revisi.
yang berada profesi c. Kriteria kepatutan sebesar 85,71% jika
ditengah ditengah berdasarkan kriteria kelayakan produk
kalimat kalimat menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
dengan yang ditulis dan tidak diperlukan revisi.
diawali huruf dengan d. Kriteria ketepatan sebesar 89,75% jika
kecil diawali berdasarkan kriteria kelayakan produk
huruf besar menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
dan tidak diperlukan revisi.
4. Pelaksanaan tahap validasi ahli materi
Rata-rata penilaian yang diperoleh dari
Ahli materi merupakan ahli Bimbingan dan ahli II untuk keseluruhan kriteria adalah
Konseling yang menilai produk secara kuantitatif 93,86% jika berdasarkan kriteria kelayakan
menggunakan skala penilaian dan kualitatif melalui produk menurut Mustaji (2005) adalah sangat
kolom kritik dan saran yang tersedia. baik dan tidak diperlukan revisi.
Dari kedua ahli, rata-rata hasil uji validasi yang N Revisi Sebelum Keterangan
diperoleh untuk masing-masing kriteria adalah o Revisi
sebagai berikut : .
1 Cerita Narasi cerita Sudah
a. Kriteria kegunaan sebesar 93,75% jika dialurkan teralu direvisi
berdasarkan kriteria kelayakan produk dibuat sesuai mengandung
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik kehidupan imajinasi.
dan tidak diperlukan revisi. sehari-hari
b. Kriteria kelayakan sebesar 95% jika yang
berdasarkan kriteria kelayakan produk mencerminka
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik n jenis
dan tidak diperlukan revisi. pekerjaan.
c. Kriteria kepatutan sebesar 89,28% jika 2 Bahasa Ada bahasa Sudah
berdasarkan kriteria kelayakan produk disesuaikan yang terlalu direvisi
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
dengan tinggi untuk
dan tidak diperlukan revisi.
tingkat siswa tingkat
d. Kriteria ketepatan sebesar 87,52% jika
perkembanga SD.
berdasarkan kriteria kelayakan produk
n anak SD.
menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
dan tidak diperlukan revisi.
5. Pelaksanaan Tahap Uji Ahli Pengguna
Sedangkan rata-rata keseluruhan hasil Dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2016
penilaian dari kedua ahli untuk kriteria kegunaan, yang bertujuan untuk memperoleh skala
kelayakan, kepatutan, dan ketepatan adalah penilaian dan komentar atau saran perbaikan
91,39% jika berdasarkan kriteria kelayakan sebagai bahan melakukan revisi produk. Uji Ahli
produk menurut Mustaji (2005) adalah sangat Pengguna adalah Mukhamat Musyafa’, S.Pd.,
baik dan tidak diperlukan revisi. selaku guru BK di SD Muhammadiyah 15
Adapun komentar tambahan/saran yang Surabaya
diberikan oleh ahli I diantaranya : Berdasarkan hasil uji validasi guru
BK, data kuantitatif yang diperoleh untuk
1. Perlu adanya perbaikan pada petunjuk masing-masing kriteria adalah :
penggunaan buku cerita bergambar untuk
konselor. a. Kriteria kegunaan sebesar 75% jika
berdasarkan kriteria kelayakan produk
Sehingga revisi yang dilakukan berdasarkan menurut Mustaji (2005) adalah baik dan
komentar tambahan/saran oleh ahli 1 adalah : tidak diperlukan revisi.
b. Kriteria Kelayakan sebesar 85% jika
Tabel 4.7 Keterangan revisi dari ahli I berdasarkan kriteria kelayakan produk
N Revisi Sebelum Ketera menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
o Revisi ngan dan tidak diperlukan revisi.
1 Perlu adanya Petunjuk Sudah c. Kriteria kepatutan sebesar 85,71% jika
perbaikan pada penggunaa direvisi berdasarkan kriteria kelayakan produk
petunjuk n buku menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
penggunaan cerita dan tidak diperlukan revisi.
buku cerita bergambar d. Kriteria ketepatan sebesar 85,29% jika
bergambar untuk berdasarkan kriteria kelayakan produk
untuk konselor. konselor menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik
belum dan tidak diperlukan revisi.
tepat Rata-rata penilaian yang diperoleh dari
Sedangkan komentar/saran yang diberikan ahli pengguna untuk keseluruhan kriteria
ahli II adalah : adalah 82,75% jika berdasarkan kriteria
kelayakan produk menurut Mustaji (2005)
1. Cerita dialurkan dibuat sesuai kehidupan
adalah sangat baik dan tidak diperlukan
sehari-hari yang mencerminkan jenis
revisi.
pekerjaan.
2. Bahasa disesuaikan dengan tingkat Sedangkan data kualitatif diperoleh dari
perkembangan anak SD. komentar/saran perbaikan. Ahli pengguna
tidak memberikan komentar/saran perbaikan
Sehingga revisi yang dilakukan berdasarkan
pada media buku cerita bergambar tema
komentar tambahan/saran oleh ahli II adalah :
pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah
Tabel 4.8 Keterangan revisi dari ahli II Dasar.
B. Pembahasan 3) Bahasa disesuaikan dengan tingkat
Penelitian pengembangan ini perkembangan anak SD. Ketiga
bertujuan untuk mengembangkan media komentar/saran yang diberikan tersebut
berupa buku cerita bergambar dengan tema telah direvisi.
pekerjaan sebagai media layanan informasi Tahap Kelima adalah uji ahli
bimbingan dan konseling siswa kelas IV pengguna yaitu guru Bimbingan dan
Sekolah Dasar. Hasil pengembangan media Konseling. Hasil uji validasi guru BK
buku cerita bergambar ini diharapkan menununjukkan bahwa media buku cerita
mampu membantu pemahaman siswa kelas bergambar tema pekerjaan ini telah
IV Sekolah Dasar tentang tugas utama, memenuhi kriteria kegunaan sebesar 75%,
peralatan dan hal-hal yang mendukung kelayakan sebesar 85%, kepatutan sebesar
suatu pekerjaan. 85,71%, dan ketepatan sebesar 85,29%.
Ada tahapan-tahapan yang Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar
dilakukan peneliti dalam menghasilkan 82,75%. Hasil tersebut jika berdasarkan
media buku cerita bergambar tema kriteria kelayakan produk menurut Mustaji
pekerjaan yaitu tahap pertama adalah (2005) telah memenuhi kriteria sangat baik
analisis produk yang akan dikembangkan, dan tidak perlu direvisi. Validasi guru BK
meliputi need asessment (studi tidak memberikan tambahan
pendahuluan) yang dilakukan di SD komentar/saran untuk media buku cerita
Muhammadiyah 15 Surabaya dan M.I. bergambar tema pekerjaan.
Darul Ulum Ngumpul Jombang serta
penyusunan produk yang akan Berdasarkan hasil konsultasi dengan
dikembangkan. Tahap kedua adalah ahli media dan ahli bahasa, uji ahli
mengembangkan produk dengan mencetak Bimbingan dan Konseling, serta uji validasi
draft yang telah disusun pada tahap guru BK terhadap media buku cerita
pertama menjadi sebuah buku cerita bergambar tema pekerjaan menunjukkan
bergambar. bahwa media buku cerita bergambar tema
Pada tahap ketiga, peneliti pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah
melakukan konsultasi dengan ahli media Dasar telah memenuhi empat kriteria
dan ahli bahasa. Dalam tahap ini konsultasi akseptabilitas yaitu kegunaan, kelayakan,
yang dilakukan bertujuan untuk kepatutan, dan ketepatan.
menyempurnakan produk yang
dikembangkan. Masukan yang didapat dari
hasil konsultasi dengan ahli media adalah PENUTUP
gambar disesuaikan dengan ciri khusus
karakter tokoh serta gambar disesuaikan A. Simpulan
dengan materi. Sedangkan masukan yang Penelitian pengembangan media buku
didapat dari hasil konsultasi dengan ahli cerita bergambar tema pekerjaan untuk siswa
bahasa adalah perlu adanya perbaikan pada kelas IV Sekolah Dasar menggunakan metode
penulisan kata yang salah. penelitian pengembangan Borg & Gall (1983)
Tahap keempat adalah melakukan yang telah disederhanakan oleh tim
uji validasi ahli Bimbingan dan Konseling. puslitjaknov (2008). Tahapan-tahapan yang
Hasil dari uji validasi dua ahli Bimbingan telah dilakukan peneliti adalah analisis produk
dan Konseling menunjukkan bahwa media yang akan dikembangakan, pengembangan
buku cerita bergambar tema pekerjaan ini produk awal, konsultasi dengan ahli media dan
telah memenuhi kriteria kegunaan sebesar ahli bahasa, uji validasi ahli Bimbingan dan
93,75%, kelayakan sebesar 95%, kepatutan Konseling, serta uji ahli pengguna yaitu guru
sebesar 89,28%, dan ketepatan sebesar BK.
87,52%. Rata-rata keseluruhan kriteria Berdasarkan hasil uji validasi kepada 2
sebesar 91,39%. Hasil tersebut jika ahli Bimbingan dan Konseling, media buku
berdasarkan kriteria kelayakan produk cerita bergambar tema pekerjaan untuk siswa
menurut Mustaji (2005) telah memenuhi kelas IV Sekolah Dasar memperoleh
kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. persentase dengan kriteria kegunaan sebesar
Sedangkan, tambahan komentar/saran 93,75%, kriteria kelayakan sebesar 95%,
yang didapatkan adri uji ahli Bimbingan kriteria kepatutan sebesar 89,28%, dan kriteria
dan Konseling adalah 1) Perlu adanya ketepatan sebesar 87,52%. Rata-rata dari
perbaikan pada petunjuk penggunaan buku keseluruhan kriteria adalah 91,39%. Dari hasil
cerita bergambar untuk konselor; 2) Cerita tersebut, menurut Mustaji (2005), produk
dialurkan dibuat sesuai kehidupan sehari- tersebut telah memenuhi kriteria sangat baik
hari yang mencerminkan jenis pekerjaan; dan tidak perlu revisi. Sedangkan untuk hasil
uji validasi ahli pengguna yaitu, guru BK SD belum ada dalam buku cerita bergambar
Muhammadiyah 15 Surabaya diperoleh ini.
persentase dengan kriteria kegunaan sebesar
75%, kriteria kelayakan sebesar 85%, kriteria
kepatutan sebesar 85,71%, dan kriteria DAFTAR PUSTAKA
ketepatan sebesar 85,29%. Rata dari
keseluruhan kriteria adalah 82,75%. Dari hasil Alim Sumarno. (2012). Perbedaan Penelitian dan
tersebut, menurut Mustaji (2005), telah Pengembangan.
memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu http://blog.elearning.unesa.ac.id/alimsumarn
revisi.
o/perbedaanpenelitiandanpengembangan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa media buku cerita bergambar tema Diakses tanggal 2 Mei 2015 01.53
pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar Arsyad, Azhar. 2003. Bahasa Arab dan Metode
telah memenuhi kriteria akseptabilitas Pengajarannya. Yogyakarta : Pustaka
(kegunaan, kelayakan, kepatutan, dan Pelajar.
ketepatan) untuk diaplikasikan oleh guru
bimbingan dan konseling Sekolah Dasar. Borg, W.R. and Gall, M.D. (1983). Educational
Research: An Introduction. London:
B. Saran Longman, Inc.
1. Bagi Guru Bimbingan dan Konseling
Media buku cerita bergambar Cianciolo, Patricia J. 2000. Informational Picture
tema pekerjaan ini diharapakan dapat Books for Children. USA: American Library
membantu atau mempermudah guru Association.
bimbingan dan konseling dalam Irham, Muhammad dan Novan. 2014. Bimbingan &
memberikan informasi mengenai tugas Konseling : Teori dan Aplikasi di Sekolah
utama dan hal hal yang mendukung suatu Dasar. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
pekerjaan, juga sebagai media dalam
pelaksanaan layanan bk pada bidang Mustaji. 2005. Pembelajaran Berbasis
karier. Mengingat pada usia Sekolah Kontruktivistik Penerapan Dalam
Dasar anak berada pada fase kesadaran Pembelajaran Berbasis Masalah. Surabaya :
karier dimana anak diharapkan Unesa University Press.
mendapatkan peningkatan wawasan
tentang dunia pekerjaan sebanyak Piaget, Jean & Bärbel Inhelder. 2010. Psikologi
mungkin sebagai pilihannya. Meskipun Anak: The Psychology of the Child.
siswa belum diminta memilih secara pasti, Terjemahan oleh Miftahul Jannah.
tapi siswa diminta memiliki dan memilih Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
pekerjaan yang diharapkan dimasa
depannya. Setiawati, Denok. 2012. Hand Out Bimbingan dan
2. Bagi Siswa Konseling Karier. Universitas Negeri
Siswa diharapkan dapat Surabaya
memanfaatkan buku cerita bergambar
tema pekerjaan ini dengan baik melalui Sudijono, Anas. 2009. Statistik untuk Penelitian.
bimbingan dari guru BK ataupun secara Jakarta: Rajawali Press.
mandiri untuk lebih mudah dalam
Tim Puslitjaknov. 2008. Metode Penelitian
memahami informasi tentang jenis
pekerjaan. Pengembangan. Jakarta: Depdiknas
3. Bagi Peneliti Lain
Penelitian pengembangan media
buku cerita bergambar tema pekerjaan ini
hanya terbatas apada uji validasi ahli
pengguna yaitu guru BK, sehingga
diharapkan peneliti lain dapat melanjutkan
tahapan penelitian pengembangan hingga
uji coba lapangan yaitu menguji
efektivitas kelompok kecil dan kelompok
besar dari penggunaan media. Selain itu,
untuk meningkatkan wawasan siswa
tentang dunia pekerjaan, peneliti lain
dapat menambakan jenis pekerjaan yang