Anda di halaman 1dari 9

Pengenalan Organisasi Profesi Keperawatan

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Etika Keperawatan

Kelompok 6 :
Anggota:

1. Amelia Khaerunnisa
2. Cipta Maulana
3. Ghani Iqrom Septiana
4. Lulu Luthfy Luqyani
5. Resti Sri Lestari
6. Wiwit Sri Rahayu

POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA


2017/2018
Kata Pengantar
Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga Makalah Pengenalan Organisasi Profesi Keperawatan di Indonesia dapat
diselesaikan. Makalah ini sangat diperlukan sebagai bahan belajar bagi Mahasiswa
yang membaca. Dan sebagai tugas pelengkap tugas dari dosen mata kuliah Etika
Keperawatan bagi kelompok kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah
membantu atas terselesaikannya makalah ini. Makalah ini telah kami buat dengan sebaik-
baiknya, kami menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah ini masih ada kekurangan
dan kelemahan. Oleh sebab itu kami minta maaf kepada dosen mata kuliah Etika
Keperawatan, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk memperbaiki
Makalah berikutnya.

Penulis
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keperawatan adalah suatu propesi yang berguna sebagai pelayan masyarakat.
Pendidikan kesehatan bagi klien sangat penting karena klien memiliki hak untuk mengetahui
dan mendapat informasi tentang diagnosis, prognosis, pengobatan dan resiko yang
dihadapinya.

Perawat harus meyakinkan bahwa klien dapat menerima informasi yang diberikan
secara cepat dan akurat untuk mempertahankan kesehatan yang optimal dalam memberikan
pendidikan kesehatan harus disesuaikan dengan tumbuh kembang klien sehingga dapat di
tentukan metode dan media yang tepat. Dalam memberikan pendidikan kesehatan terkait
dengan pemberian asuhan keperawatan harus memperhatikan aspek sosial budaya dan
ekologi.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud dengan organisasi profesi ?
2. Bagaimana sejarah terbentuknya organisasi profesi keperawatan di Indonesia?
3. Apa tujuan PPNI?
4. Bagaimana kepengurusan, keanggotaan, dan kedudukan PPNI?
5. Apa program PPNI?

1.3 Tujuan Penulisan


1. Untuk mengetahui organisasi profesi.
2. Untuk mengetahui sejarah terbentuknya organisasi profesi keperawatan di Indonesia.
3. Untuk mengetahui tujuan PPNI.
4. Untuk mengetahui peran kepengurusan, keanggotaan, dan kedudukan PPNI.
5. Untuk mengetahui program PPNI.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian organisasi profesi


W.J.S. Poerwadarminta (dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia) organisasi yaitu
susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang
teratur. Selanjutnya menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan
manusia untuk mencapai tujuan bersama. Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu
sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Dari berbagai
pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa organisasi merupakan suatu perserikatan
manusia antara dua orang atau lebih yang didalamnya terdapat susunan dan aturan serta
sistem aktivitas kerja untuk mencapai tujuan bersama.

Selanjutnya yaitu mengenai profesi dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan yang
dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan
suatu keahlian. Adapun karakteristik dari profesi antara lain adalah mengandalkan suatu
keterampilan atau keahlian khusus, dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama
(purna waktu), dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup dan dilaksanakan dengan
keterlibatan pribadi yang mendalam.

Dari berbagai uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa organisasi profesi
merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang memiliki profesi
yang sama untuk mencapai tujuan bersama.

2.2 Sejarah terbentuknya organisasi profesi keperawatan di indonesia


Persatuan Perawat Nasional Indonesia adalah perhimpunan seluruh perawat di
Indonesia, yang didirikan pada tanggal 17 maret 1974. sebagai fusi dari beberapa organisasi
keperawatan yang ada sebelumnya, PPNI mengalami beberapa kali perubahan bentuk dan
nama. Embrio PPNI adalah Perkumpulan Kaum Verpleger Boemibatera (PKVB) tahun 1921.
pada saat itu profesi perawat sangat dihormati masyarakat berkenaan dengan tugas mulia
yang dilakukan dalam merawat orang yang sakit. Lahirnya Sumpah Pemuda 1928,
mendorong perubahan nama PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Verpleger Indonesia
(PKVI). Pergantian kata Boemibatera pada PKVB menjadi Indonesia tidak lepas dari
semangat nasionalisme Indonesia. PKVI bertahan sampai tahun 1942, berhubungan dengan
kemenangan tentara jepang terhadap sekutu dan dimulainya penjajahan jepang terhadap
Indonesia, perkembangan keperawatan di Indonesia mengalami kemunduran dan disebut
zaman gelap keperawatan di Indonesia. Pelayanan keperawatan mengalami kemunduran
karena pekerjaan perawat digantikan oleh mereka yang tidak memahami keperawatan.
Demikian pula organisasi profesi tidak jelas keberadaannya.

Bersamaan dengan proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945, telah tumbuh


organisasi profesi keperawatan. Setidaknya ada tiga organisasi profesi antara tahun 1945-
1954 yaitu; Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Djuru Rawat Islam
(Perjurais) dan Sarikat Buruh Kesehatan (SBK). Pada tahun 1951 terjadi pembaharuan
organisasi profesi keperawatan yaitu terjadi fusi, organisasi yang ada menjadi Persatuan
Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI) sebagai upaya konsolidasi organisasi profesi tahap
mengikutsertakan SBK karena terlibat pada pemberontakan PKI.

Dalam kurun waktu 1951-1959 diadakan kongres di Bandung dan mengubah nama
PDKI menjadi Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan Indonesia (PDKI) dengan
keanggotaannya tidak saja meliputi perawat. Demikian pula pada tahun 1959-1974, terjadi
pengelompokan organisasi keperawatan. Diantaranya; Ikatan Perawat Wanita Indonesia
(IPWI), Ikatan Guru Perawat Indonesia (IGPI) dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Pada tanggal 17 maret 1974 seluruh organisasi keperawatan terkecuali Serikat Buruh
Kesehatan bergabung menjadi satu organisasi profesi tingkat nasional dengan nama
“Persatuan Perawat Nasional Indonesia” (PPNI). Nama inilah yang resmi dipakai sebagai
nama organisasi profesi keperawatan di Indonesia hingga saat ini dan tgl 17 maret ditetapkan
sebagai hari lahirnya PPNI.

2.3 Tujuan PPNI


PPNI memiliki tujuan untuk:
1) meningkatkan dan atau mengembangkan pengetahuan, keterampilan praktek.
2) keperawatan, martabat, kesejahteraan dan etika profesi Perawat.
3) mempererat persafuan kesatuan dan memperdayakan perawat dalam rangka
menunjang pembangunan kesehatan.
4) memantapkan persatuan dan kesatuan antar perawat.

2.4 Kepengurusan, keanggotaan dan kedudukan PPNI


PPNI berkedudukan di ibu kota Negara Republik Indonesia dan dapat membentuk
perwakilan PPNI di daerah dan PPNI di luar negeri

2.4.1 Dewan Pengurus


Dewan Pengurus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf a terdiri dari :
1) Dewan Pengurus Pusat disingkat DPP.
2) Dewan Pengurus Wilayah Provinsi disingkat DPW Provinsi.
3) Dewan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota disingkat DPD Kabupaten/Kota.
4) Dewan Pengurus Komisariat disingkat DPK.
5) Dewan Pengurus Perwakilan LuarNegeri disingkat DPLN.

2.4.2 Struktur Kepengurusan


Pengurus Majelis Kehormatan Etik terdiri dari :
1) 1 (satu) orang Ketua merangkap Anggota.
2) 1 (satu) orang Wakil Ketua merangkap Anggota.
3) 1 (satu) orang Sekretaris merangkap Anggota.
4) 1 (satu) orang Wakil Sekretaris merangkap Anggota.
5) 3(tiga) atau 5 (lima) orang Anggota.

2.4.2 Jenis keanggotaan PPNI


Jenis keanggotaan PPNI terdiri dari :
1) Anggota PPNI Biasa.
2) Anggota PPNI Khusus.
3) Anggota PPNI Kehormatan.
2.5 Program PPNI
Program PPNI yaitu:
1) Pembinaan organisasi dan keanggotaan
2) Pengembangan dan pembinaan pendidikan
3) Pengembangan dan pembinaan serta pendidikan dan latihan keperawatan
4) Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di rumah sakit
5) Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di puskesmas
6) Pembinaan dan Pengembangan IPTEK
7) Pembinaan dan Pengembangan kerja sama dengan profesi lain dan organisasi
keperawatan internasional
8) Pembinaan dan Pengembangan sumber daya/yayasan
9) Pembinaan dan Pengembangan kesejahteraan anggota

Antisipasi yang harus dilakukan PPNI dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat
akan pelayanan keperawatan yang berkualitas dan dalam rangka profesionalisasi keperawatan
adalah dengan melakukan upaya antara lain :

1) Membenahi sistem pendidikan keperawatan yang berorientasi pada kebutuhan


masyarakat serta pelayanan kesehatan utama (PHC) dengan landasan yang kokoh
yang meliputi wawasan keilmuan, orientasi pendidikan dan kerangka konsep
pendidikan keperawatan profesional yang berfokus pada penguasaan iptek
keperawatan.
2) Membenahi sistem pelayanan keperawatan. Upaya ini dapat dilakukan dengan selalu
berusaha memberikan asuhan keperawatan yang profesional dengan menggunakan
pendekatan proses keperawatan. Dalam rangka menopang keterlaksanaan asuhan
keperawatan profesional diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu
diperlukan pengembangan kemauan tenaga keperawatan secara kualitatif dan
kuantitatif dan juga advokasi terhadap perawat.
3) Membenahi kinerja PPNI. Dalam hal ini sangat mendesak untuk mengoptimalkan
peran dan fungsinya,sehingga mampu mengangkat citra keperawatan,menyusun
standar pelayanan/praktik keperawatan dan memelihara kesejahteraan anggota.
4) Mendesiminasikan pengertian keperawatan profesional serta lingkup
peran,fungsi,tanggung jawab, dan kewenangan profesi keperawatan kepada
masyarakat luas dan para penyusun/pengambil kebijakan.
BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para praktisi yang
menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-
fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka seagai individu.
Organisasi profesi menyediakan kendaraan untuk perawat dalam menghadapi tantangan yang
ada saat ini dan akan datang serta bekerja kearah positif terhadap perubahan-perubahan
profesi sesuai dengan perubahan sosial.

3.2 Saran
Sebagai seorang perawat yang berpengetahuan marilah kita perdalam ilmu
pengetahuan dengan belajar yang serius dan tekun. Mulai saat ini kita pasti bisa merubah
pemikiran masyarakat bahwa tidak semua perawat itu hanya bisa menjadi seorang asisten saja
tapi seorang perawat juga bisa menjadi sebagaimana mestinya seorang dokter.
DAFTAR PUSTAKA

KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL IX NOMOR: 06/ MUNAS IX/PPNI/2015


tentang Perubahan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Persatuan
Perawat Nasional Indonesia (PPNI)
http://izzaucon.blogspot.co.id/2014/06/organisasi-profesi.html?m=1
https://syehaceh.wordpress.com/2008/06/03/organisasi-profesi-keperawatan/
https://goners.wordpress.com/2010/03/16/ppni/