Anda di halaman 1dari 17

Nikianti Langi

Saturday, May 9, 2015

Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir (BCB/SMK/PBK/SPT)

ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BAYI “S” UMUR 1 HARI

DENGAN BCB/SMK/PBK/SPT. DI RSUD PANGKEP

TANGGAL 25 APRIL 2013

No.register : 15 93 23

Tgl.lahir : 12 maret 2015, pukul 21.30 wita

Tgl.Pengkajian : 13 maret 2015, pukul 15.00

Nama Pengkaji : Nikianti L

LANGKAH I IDENTIFIKASI DATA DASAR

A . IDENTITAS

1. Identitas Bayi

Nama : BY”S”

Tgl,Lahir : 12 maret 2015

Umur : 1 Hari

Jenis Kelamin : laki-laki (♂)

Anak ke : III ( tiga )

2. Identitas Orang tua

Nama : Ny “S” /Tn”H”


Umur : 31 tahun/35 tahun

Nikah/Lamanya : 1x/ ± 9 tahun

Suku : Bugis/Bugis

Agama : Islam/Islam

Pendidikan : S1/SMA

Pekerjaan : PNS/Wiraswasta

Alamat : Tamalallang

B . DATA BIOGRAFI / FISIOLOGI

1.Riwayat Kehamilan.

a) GIII PII A0

b) HPHT : tanggal 25-06-2014

c) TP : tanggal 01-04-2015

d) TT 1 : tanggal 04-11-2014

e) TT 2 : tanggal 02-12-2014

f) Gestasi 37 minggu 1 hari.

g) Ibu tidak mengalami penyakit serius.

2.Riwayat Perasalinan

a) Ibu melahirkan bayinya pada tanggal 12 maret 2015, pukul 21.30 wita melalui persalinan normal,
persalinan ditolong oleh bidan, BBL aterm, PBK, SPT, bayi lahir segerah menangis dengan A/S : 8/10, BB :
3750 gram, PB : 50cm, JK : ♂, injeksi Neo-K (+), mic (+), mec (+), sagestam (+)
b) Table apgar score.

No

TANDA

NILAI

MENIT

Pertama

Kedua

1
Appearance

Seluruh tubuh

Badan merah dan

seluruh tubuh

(warna kulit)

biru / putih

kaki biru

merah

Pulse

Tidak ada

< 100 x/i

>100 x/i

(Bunyi Jantung)
3

Grimace

Tidak ada

Menyeringai

Bersin, Batuk

(refleks)

Aktivity

Tidak ada

Ekstremitas sedikit

Gerakan Aktif

(Kontraksi Otot)
Fleksi

Respiration

Tidak ada

Lemah tidak teratur

Menangis kuat dan

lemah

JUMLAH

10
C. POLA PEMENUHAN KEBUTUHAN BAYI

1. Nutrisi

a) Reflex mengisap dan menelan baik

b) Ibu dan bayi dirawat gabung (Rooming In)

c) Adanya pengeluaran asi

2. Elminasi

a) BAK

1) Bayi sudah BAK

2) Warna agak kekuning-kuningan

3) Menggatikan popok setiap kali basah/kotor

b) BAB

1) Bayi sudah BAB 3x sejak lahir

2) Warna hitam kehijauan

3) Konsistensi agak encer.

3. Personal Hygine

a) Badan bersih.

b) Pakaian bayi diganti setiap kali basah.


4. Istirahat

a) Bayi lebih banyak tidur

b) Menangis (terbangun) bila popok basah dan lapar.

D. DATA SOSIAL EKONOMI.

1. Ibu dan kelurga menerima kelahiran bayi

2. Biaya perawatan ditanggunung oleh ayah bayi

3. Penghasillan ayah bayi cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

E. PEMERIKSAAN FISIK

1. Keadaan umum

a) Warnah kulit dan bibir kemerahan

b) Bayi menangis kuat.

2. TTV

a) Sb : 36,7 C
̊

b) P : 40x/i

c) N : 130x/i

3. Pemeriksaan head to toe.

a) kepala : rambut hitam, tidak ada caput sucsedeund, tidak ada sepal, tidak ada nyeri tekan,
telinga semitris kiri dan kanan, bersih tida ada serumen, daun telingah lunak dan mudah kembali, lubang
telinga ada, mata simetris kiri dan kanan, konjungtiva marah mudah, scelra putih, tidak icterus, tidak ada
secret, serta tidak ada perdarahan pada sclera, cuping hidung simetris kiri dan kanan, hidung tampak
bersih, tidak ada scret, tidak ada polip pada hidung, bibir merah mudah, lembab dan bersih, tidak ada
kelainan pada guzi, dan bibir tidak sumbing

b) Leher : tidak ada pembengkakan kelenjar tiroid, kelenjar limfe, dan vena jugularis,tonu otot
leher baik, tidak ada nyeri tekan.
c) Dada dan perut : gerakan dada seirama dangan nafas, bagian putting susu terbentuk, areola
datar, perut tidak kembung dan tali pusat tampak bersih.

d) Langan dan tangan : ulna dan radius sama panjang, lengan simetris kiri dan kanan, pergerakan
baik dan jari tangan lengkap.

e) Punggung dan bokong :lipatan kulit bokong ada, idak ada kelainan pada tulang pungung.

f) Genitalia dan anus : Uretra berlubang, testis 2 buah didalam scrotum, lubang anus (+).

g) Ekstermitas bawah : simetris kiri dan kanan, jari-jari legkap dan tidak ada penyelaputan.

4. Reflex

a) Reflex morrow (reflex terkejut)

b) Reflex rooting (reflex mencari)

c) Reflex sucling (reflex mengisap)

d) Reflex berkedip

e) Reflex pupil (pupil berkontraksi bila sinar diarahkan pada bayi)

f) Reflex yawning (reflex menjerit jika merasa lapar)

5. Pengukuran antropometri : pengukuran bagian-bagian tubuh yang dilakukan unntuk mengetahui


status kesehatan.

a) Berat badan : 3750 gram (normal : 2500-4000gram)

b) Panjang badan : 50cm (normal : 48-52cm)

c) Lingkar kepala : 34cm (normal : 30-36cm)

d) Lingkar dada : 32cm (normal : 30-35cm)

e) Lingkar perut : 33cm (normal : 31-35cm)

f) LILA : 11cm (normal : 9,5-11cm)

g) SOB (Sub Oksipital Brkmatika) : 32cm

h) FO (Fronto Oksipital) : 34cm

i) MO (Mento Oksipitalis) : 35cm

Ukuran-ukuran kepala :

1) Diameter SOB (antara foramen magnum dan uubun-ubun besar) ukurannya 9,5 cm.
2) Diameter Sub Oksipito Frontalis (antara foramen magnum ke pangkal hidung) ukurannya 11cm.

3) Diameter FO (antara titik pangkal hidung ke jarak jauh pada belakang kepala) ukurannya 12 cm.

4) Diameter MO (antara dagu dan titik jauh belakang kepala) ukurannya 13,5 cm.

5) Diameter Sub Mento Brekmatika (antara OS hyoid dan ubun-ubun besar) ukurannya 9,5 cm.

LANGKAH II IDENTIFIKASI MASALAH ACTUAL

Diagnosa : BCB / SMK / PBK / SPT .

Masalah actual : Tali pusat masih basah

Data subjektif:

1. HPHT tanggal 25-06--2014

2. Bayi lahir tanggal 12-03-2015

Data Objektif:

1. BB : 3750gram, PB : 50cm, A/S : 8/10

2. Tidak ada cacat bawaan

3. LK : 33cm

4. LD : 34 cm

5. Umur kehamilan 37 minggu 1 hari

Analisa Dan Interpretasi Data

1) Dari HPHT tanggal 25-06-2014,maka di peroleh umur kehamilan 37 minggu 1 hari menandakan
bahwa bayi cukup bulan dengan BB: 3750gram ,PB: 50cm ,serta pertumbuhan organ tubuh bayi sudah
sempurnah menandakan bayi cukup bulan.

2) Jika lingkar kepala bayi 34cm (normal : 30-36cm) dengan lingkar dada antara 30-35cm menandakan
bayi lahir normal.

LANGKAH III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL

Masalah : Antisipasi terjadinya infeksi tali pusat

Data subjektif
Bayi lahir tanggal 12-03-2015

Data Objektif

1. Tali pusat Nampak bersih dan tidak berbau.

2. TTV dalam batas normal.

a) Sb : 36,7 ̊C

b) P : 40x/i

c) N : 130x/i

Analisa Dan Interpretasi Data

1) Adanya luka pemotongan Tali pusat merupakan tempat masuknya mikroorganisme dan tempat
perkembangbiakan organism

2) Bayi baru lahir sangan rentah terhadap infeksi karena zat kekebalan tubuhnya belum sempurna.

LANGKAH IV . PERLUH ADANYA TINDAKAN SEGERA/KOLABORASI

Tidak ada data yang menunjukan untuk dilkukan tindakan segerah dan kolaborasi.

LANGKAH V . RENCANA TINDAKAN INTERVENSI

Tujuan : Keadaan Bayi normal dan tidak terjadi infeksi tali pusat

Kriteria :

1. Bayi beradaptasi dengan lingkungan intrauterine

2. TTV Bayi dalam Batas normal

a) Sb : 36,7 ̊C

b) P : 40x/i

c) N : 130x/i

Intervensi :
Tanggal 13 maret 2015, pukul 15.10 wita.

1. Observasi TTV Bayi Tiap 1 jam

Rasional :- TTV Merupakan indikasi untuk mengetahui keadaan bayi untuk menetukan tindakan yang
akan dilakukan

2. Pertahankan suhu tubuh bayi

Rasional : Dengan mempertahankan suhu tubuh bayi dapat mencegah terjadinya kehilangan panas
tubuh bayi

3. Anjurkan pada Ibu untuk menyusui Bayi

Rasional : Dengan memberikan ASI pada bayi dapat membina hubungan psikolog anatara ibu dan bayi

4. Berikan HE pada ibu tentang perawatan Payudara.

Rasional : Agar dapat memperlancar produksi ASI.

5. Observasi Tanda-tanda infeksi pada bayi

Rasional : Dengan mengobservasi tanda-tanda infeksi pada bayi sehingga dapat menentukan tanda-
tanda infeksi.

6. Lakukan Perawatan Tali Pusat

Rasional : Agar dapat terhindar dari terjadinya infeksi tali pusat.

7. Mengganti popok bayi apabilah basah atau kotor

Rasional : Dapat mencegak hipotensi dan infeksi tali pusat

8. Menjelaskan pada ibu tentang cara menyusui dengan benar, baik, dan puas.

Rasional : Dapat membuat bayi,menyusui dengan baik,benar dan puas.

9. Berikan imunisasi HB-0.

Rasional : imunisasi HB-0 diberikan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit hepatitis.

LANGKAH V1 .IMPLEMENTASI

Tanggal 13 maret 2015, pukul 16.10 wita.

1. Mengobservasi TTV tiap 1 jam

Hasil :
6) Sb : 36,7 C
̊

7) P : 40x/i

8) N : 130x/i

2. Mempertahankan suhu tubuh bayi

Hasil : suhu tubuh dipertahankan dangan cara menjaga suhu ruang /lingkungan serta bungkus bayi
dengan kain hangat.

3. Menganjurkan ibu menyusui bayi dengan benar.

Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukannya

4. Memberikan HE tentang perawatan payudara

Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukannya

5. Mengobservasi Tanda-tanda infeksi

Hasil : Tidak di temukan adanya tanda-tanda infeksi

6. Melakukan perawatan tali pusat

Hasil : Tali pusat bersih terbungkus kain kassa steril

7. Mengganti popok bayi apabila basah atau kotor

Hsil : popok bayi dalam keadaan kering

8. Menjelaskan kepada ibu tentang cara menyusui yang benar

Hasil : Ibu mengerti dan bersedi melakukannya.

9. Memberikan imunisasi HB-0

Hasil : bayi telah mendapat imunisasi HB-0.

LANGKAH VII. EVALUASI

Tanggal 13 maret 2015, pukul 17.00 wita

1. Bayi sudah beradaptasi dengan lingkungan ekstrauterin.

2. Keadaan bayi normal di tandai dengan TTV dalam batas normal

S : 36,7 ̊C
P : 40x/i

N : 130x/i

3. Tidak ada tanda-tanda infeksi tai pusat seperti merah, berdarah,panas, bengkak, atau keluar cairan
berbau.

4. Tali pusat terbungkus kain kasa steril.

5. Imunisasi HB-0 telah diberikan kepada bayi ± 12 jam setelah bayi lahir.

PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR

PADA BAYI “S” UMUR1 HARI DENGAN BCB/SMK/ PBK/SPT.

DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANGKEP

TANGGAL 13 MARET 2015

No.register : 15 93 23

Tgl.lahir : 12 maret 2015, pukul 21.30 wita

Tgl.Pengkajian : 13 maret 2015, pukul 15.00

Nama Pengkaji : NIKIANTI L

DATA SUBJEKTIF (S)

1. HPHT : 25-06-2015

2. Ibu rajin memeriksa kehamilanya di bidan

3. Umur kehamilan ± 9bulan (gestasi 37 minggu 1 hari)

4. Selama hamil ibu tidak pernah mengalami penyakit yang serius.

DATA OBJEKTIF (O)

1. Keadaan Umum baik

2. BBL : 3750gram

3. LILA : 11cm
4. PBL : 50cm

5. TTV

S : 36,7 ̊C

P : 40x/i

N : 130x/i

6. Tali Pusat Masih Basah.

ASSESMENT ( A )

Diagnosa : BCB / SMK / PBK / SPT.

Masalah aktual : Tali pusat masih basah

Masalah Potensial : tidak terjadi infeksi tali pusat.

PENATALAKSANAAN ( P )

Tanggal 13 maret 2015, pukul 17.00 wita

1. Mengobservasi TTV tiap 1 jam

Hasil :

9) Sb : 36,7 C
̊

10) P : 40x/i

11) N : 130x/i

2. Mempertahankan suhu tubuh bayi

Hasil : suhu tubuh dipertahankan dangan cara menjaga suhu ruang /lingkungan serta bungkus bayi
dengan kain hangat.

3. Menganjurkan ibu menyusui bayi dengan benar.

Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukannya

4. Memberikan HE tentang perawatan payudara

Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukannya


5. Mengobservasi Tanda-tanda infeksi

Hasil : Tidak di temukan adanya tanda-tanda infeksi

6. Melakukan perawatan tali pusat

Hasil : Tali pusat bersih terbungkus kain kassa steril

7. Mengganti popok bayi apabila basah atau kotor

Hsil : popok bayi dalam keadaan kering

8. Menjelaskan kepada ibu tentang cara menyusui yang benar

Hasil : Ibu mengerti dan bersedi melakukannya.

9. Memberikan imunisasi HB-0

Hasil : bayi telah mendapat imunisasi HB-0.

Nicky yanti at 1:26 AM

Share

No comments:

Post a Comment

Home

View web version

About Me

My photo

Nicky yanti
View my complete profile

Powered by Blogger.