Anda di halaman 1dari 3

1.

Yang dimaksud dengan perencanaan bisnsis adalah catatan mendetail tentang bisnis yang akan
dilakukan, yang meliputi karakteristik bisnis yang akan dilakukan, pasar sasaran, keunggulan bisnis
yang akan didirikan dibandingkan pesaing, serta sumber daya dan kualifikasi pemilik bisnis.
Perencanaan bisnis dapat juga memberikan kekuatan dan keyakinan pemilik terhadap produk atau
jasa yang ditawarkannya. Pada saat memulai bisnisnya, para pebisnis atau wirausaha harus
menganalisis persaingan, menghitung berapakah dana yang dibutuhkan untuk memulai bisnis, dan
memahami kegiatan operasional bisnis secara detail. Perencanaan bisnis juga bermanfaat dalam
mencari dana dari para kreditur seperti bank.
2. Karakteristik wirausaha yang berhasil adalah sebagai berikut :
Zimmerer dan Scarborough (2002) memaparkan karakteristik seorang wirausaha yang berhasil yaitu :
a) Mempunyai keinginan untuk bertanggung jawab. Wirausaha yang berhasil akan memiliki
tanggung jawab personal terhadap hasil usahanya. Selain itu, mereka cenderung melakukan
pengendalian terhadap sumber daya yang dimilikinya dan penggunaan sumber daya tersebut.
b) Memilih risiko yang sedang. Meskipun wirausaha cenderung bersifat risk takers namun mereka
cenderung memilih tingkat risiko sedang sehingga tidak terlalu sulit dihitung.
c) Memiliki keyakinan terhadap kemampuannya untuk berhasil. Para wirausaha yang berhasil
cenderung memiliki keyakinan bahwa mereka dapat menjalankan bisnisnya dan bersifat optimis.
d) Mempunyai keinginan untuk memberikan dan mendapatkan tanggapan atau umpan balik segera.
Para wirausaha ingin mengetahui cara melaksanakan bisnis dan mengetahui hasilnya.
e) Bersemangat tinggi. Pada umumnya, para wirausaha adalah orang yang aktif dan energik.
f) Orientasi ke masa depan. Wirausaha pada umumnya selalu berpandangan proaktif dengan
mencari berbagai kesempatan untuk dapat dimasuki.
g) Mempunyai keahlian mengorganisasi atau mengelola. Wirausaha harus mampu mengombinasi
orang dan pekerjaan untuk mengubah visi menjadi realita.
h) Menganut nilai pencapaian melalui uang yang diperoleh. Wirausaha harus memiliki pencapaian
yang pada umumnya diukur dengan uang yang diperoleh dari bisnisnya.
i) Mempunyai komitmen tinggi. Komitmen yang dimaksud adalah komitmen untuk melaksanakan
bisnis dan mempertahankan agar bisnis tetap survive.
j) Toleransi terhadap adanya ambiguitas. Wirausaha cenderung memiliki toleransi yang tinggi
terhadap bisnis terutama dalam menghadapi ketidakastian lingkungan, menghadapi informasi
yang bisa saling berlawanan, dan dalam mengelola sumber daya yang bervariasi.
k) Mempunyai fleksibilitas. Wirausaha juga dituntut untuk mampu beradaptasi menghadapi
perubahan permintaan pelanggan dan perubahan lingkungan bisnisnya.
3. Yang saya ketahui tentang usaha kecil dan menengah adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis
usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan
bangunan tempat usaha. Usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no 99 tahun
1998 pengertian usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha
yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil yang perlu dilindungi untuk mencegah dari
persaingan usaha yang tidak sehat. Kriteria usaha kecil menurut UU No.9 tahun 1995 adalah :
a) Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk
tanah dan bangunan tempat usaha
b) Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah)
c) Milik Warga Negara Indonesia
d) Berdiri sendiri bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki,
dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau
Usaha Besar
e) Berbentuk usaha orang perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, badan usaha yang
berbadan hukum, termasuk koperasi
4. Contoh analisis integrasi faktor internal dan ekternal adalah sebagai berikut :

Faktor Positif Faktor Negatif


Di Dalam Kekuatan : Kelemahan :
Perusahaan Kompetensi inti Sumber dana keuangan yang tidak tercukupi
Kekuatan keuangan Strategi yang terencana secara buruk
Kemampuan inovatif Kurangnya keahlian atau pengalaman
Keahlian dan pengalaman manajemen manajemen
Strategi yang terencana dengan baik Kurangnya kemampuan berinovasi
Kemudahan memasuki pasar yang ada Fasilitas yang tidak memenuhi
Jaringan kerja hubungan personal kuat Adanya permasalahan distriubusi
Reputasi yang baik di pasar Keahlian pemasaran yang terbatas
Teknologi yang dimiliki Produksi yang tidak efisien
Di Luar Kesempatan : Ancaman :
Perusahaan Ada pasar potensial yang dapat Adanya pesaing baru
dimasuki Peningkatan permintaan dari pembeli atau
Ada pasar geografis dan produk baru penjual
Pergeseran dalam dinamika industri Pergeseran penjualan ke barang substitusi
Ada potensi pertumbuhan pasar Tambahan peraturan pemerintah
Adanya teknologi baru Pergeseran siklus bisnis
Ada perubahan atau ekspansi Pertumbuhan pasar yang melemah
Penyederhanaan atau menghilangkan Perubahan preferensi pelanggan
aturan pemerintah
Peningkatan fragmentasi pasar

5. Yang saya ketahui tentang e-commerce adalah sebagai berikut:


E-commerce merupakan penggunaan internet dan alat-alat elektronik lainnya untuk transaksi baik
eceran maupun bisnis ke bisnis yang mampu menciptakan pasar baru di dunia. Salah satu alat dalam
teknologi informasi seperti Blackberry merupakan telepon pintar yang memiliki karakteristik internet
tanpa kabel yang mengaplikasikan gaya personal komputer di kantor maupun dapat dibawa kemana-
mana. Keunggulan alat ini adalah menghemat waktu, dapat berhubungan dengan pelanggan maupun
pemasok dimana pun mereka berada.
6. Yang dimaksud dengan manajemen dan fungsi – fungsi manajemen adalah sebagai berikut :
Manajemen adalah proses yang didesain untuk mencapai tujuan organisasi dengan menggunakan
sumber daya secara efektif dan efisien dalam lingkungan yang serba berubah. Manajer adalah orang
yang membuat segala sesuai terlaksana dengan baik melalui orang lain.
Manajer memiliki fungsi utama yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan
pengendalian. Fungsi perencanan ini menetukan hal yang perlu dilakukan organisasi dan cara
organisasi melakukannya melalui perencanaan secara matang. Pengorganisasian merupakan proses
manajemen dalam menentukan cara pengaturan terbaik sumber daya dan kegiatan organisasi ke
dalam struktur yang ada saat ini secara efektif dan efisien. Fungsi kepeminpinan yaitu memberikan
petunjuk dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Fungsi
kepemimpinan ini dapat meliputi fungsi penyusunan staff dan fungsi pengarahan. Pengendalian
adalah proses mengevaluasi, memonitor, dan mengoreksi kegiatan organisasi. Keempat fungsi
manajemen yang berbeda-beda tersebut harus diintegrasikan dalam penggunaannya dengan
memerhatikan kondisi perusahaan, karyawan perusahaan, jenis bisnis yang dilakukan perusahaan,
proses produksi yang dilakukan perusahaan, dan sebagainya.
7. Level atau tingkatan dalam manajemen dan bidang – bidang manajemen adalah sebagai berikut :
Jenis manajer dapat dikolompokkan menurut tingkat dan bidangnya. Sesuai dengan tingkatannya, ada
3 tingkat manajer yaitu top manager, middle manager, dan lower manager. Ketiga level atau tingkat
dalam manajemen itu dapat terbagi menjadi berbagai bidang manajemen yaitu manajemen sumber
daya manusia, manajemen operasional, manajemen pemasaran, manajeman keuangan, dan
manajemen informasi, serta berbagai manajemen lainnya.
Keahlian manajemen yaitu
 Keahlian konseptual (conceptual skills) merupakan keahlian untuk berpikir secara mendalam,
melakukan abstraksi, mendiagnosis, dan menganalisis situasi yang berbeda, melihat berbagai
bagian dalam organisasi saling menyesuaikan dan membentuk gambaran yang luas, dan melihat
dari luar situasi yang ada saat ini.
 Keahlian analitis (analytical skills) merupakan keahlian manajer untuk mengidentifikasi isu-isu
yang terkait dan mengenal pentingnya isu tersebut, memahami hubugan antar-isu yang ada, dan
mengetahui penyebabnya.
 Keahlian untuk berhubungan dengan orang lain (human relation skills) merupakan keahlian untuk
memahami dan berkomunikasi dengan orang lain baik di dalam maupun di luar organisasi atau
perusahaan.
 Keahlian teknis (technical skills) merupakan keahlian yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas
khusus atau terspesialisasi.
 Keahlian dalam mengambil keputusan (decision making skills) merupakan keahlian yang harus
dimiliki untuk mendefinisikan permasalahan yang ada dan mengambil tindakan terbaik.
 Keahlian pengelolaan waktu (time management skills) merupakan keahlian manajer dalam
memanfaatkan waktu se-efektif dan efiesien mungkin sehingga dapat mencegah terjadinya
pemborosan waktu.

Selain semua diatas, manajemen memiliki 3 peran yaitu peran interpersonal, informasional, dan
pengambilan keputusan.

8. Tujuan manajemen menyusun sasaran yaitu :


a) Memberikan arahan dan petunjuk bagi manajer pada semua tingkatan mengenai kondisi
perusahaan saat ini, dan adakah sesuatu yang bermasalah dalam organisasi
b) Membantu organisasi atau perusahaan mengalokasikan sumber dayanya. Perusahaan akan
melakukan prioritas dalam alokasi sumber daya terutama untuk proyek dengan potensi
penjualan terbesar daripada alokasi untuk produk yang mapan atau mengalami stagnasi dalam
penjualan
c) Sasaran juga membantu perusahaan menentukan atau mendefinisikan budaya perusahaan
d) Membantu manajer menilai kinerja organisasi