Anda di halaman 1dari 3

PUISI CINTA

Saya akan membacakan puisi berjudul “BUNGA HATIKU BUNGA HATIMU” untuk gadisku
yang manis.

Saat bulan purnama menerangi alam Kaudatang padaku sambil tersenyum manja Ku lihat samar-
samar wajahmu tertimpa cahaya rembulan Begitu cantiknya bagaikan ………………………

Nikita Willy Kau tersenyum padaku, dan Akupun tersenyum padamu, tanda cintaku kian meraju
Malam itu, perlahan kau dekatkan bibirmu ketelingaku
Seraya berbisik ………….

Aku cinta padamu sayang….!


Hatiku berbunga, ku belai rambutnya yang hitam
Perlahan, ku dekatkan bibirku ke ………….

Ku peluk dengan mesra


Kau mendesah dalam pelukanku
Ku rapatkan erat-erat tubuhku ke tubuhmu
Kemudian tubuhmu ……………………

Matamu…
Terpejam dan nafasmu mendesah
Kau peluk juga aku dengan mesra
Ternyata kita sama-sama ingin saling …………….

Dimabuk cinta…
Kita sama-sama menangis bahagia
Matamu perlahan ku bersihkan dengan ………………

Sayang…
Tidak perlu disesalkan
Tataplah mataku kembali dan kau……………….

Akan kudekatkanpadamu
Tenanglah… diamlah…
Aku akan…………………….

Sayangku…………………

Aku cinta padamu sayang……………….

Kasihku ,kita kan selalu bersama …………….


Puisi Pejuang Kemerdekaan
Aku akan membacakan puisi perjuangan berjudul “LEBIH BAIK MERDEKA DARI PADA
TIDAK MERDEKA”.

Granat dan mortir berdesingan membakar perkampungan Tak pernah kukenal istilah takut
Walaupun lawan banyaknya seribu kali Pedang di kanan belati di kiri, berselimpang
……………

Merdeka…!
Seluruh rakyat Indonesia harus meneriakkan kata
MERDEKA….!
Sekali lagi rakyat Indonesia harus meneriakkan kata ………….

Teng berlapis baja milik Belanda


Harus kita hancurkan
Terlalu lama kita dijajah
Terlalu lama kita disiksa
Mulai detik ini aku harus …………..

Didorong oleh seluruh rakyat Indonesia


Dengan semangat perjuangan yang membara
Aku berada di barisan paling depan
Dengan senapan di tangan semua musuh ku tembak ………………..

Membunuh…
Mereka yang menyerang dari jauh
Majuuuuuu…! Seraaaaaang…!
Aku berteriak sambil mengangkat tinggi-tinggi ……………………

Senapan mesin yang panas…


Sepanas darahku
Kembali ku sambut serangan yang datang
Dengan peluru-peluru yang sudah ……………….

Terjang lalu hancurkan…………………..

Merobek-robek terus
Lemparkan semua yang kita punya
Sambil mengucapkan………………

Ku tusuk kau sampai mati !


Aku masih punya banyak …………………..

Sampai darah penghabisan hingga akhirnya…………………

Berjuang selamanya untuk ber…………………


Puisi Penjual Telur
Dan saya akan membacakan puisi berjudul “AKU PENJUAL TELUR” buat adikku yang suka
makan telur.

Telur mas telur ….! Kubawa keliling kampung setiaphari,demi sesuap nasi. Telur merupakan
bagian dalam hidupku,semuakujual Telur ayam, telur bebek, maupun telur …………..

Teluuuuuur…..teluuuuuur…..!
Begitu aku menjajakan telur setiap hari
Hujan dan panas tak menjadi rintangan
Satu-satu telur ku elus sambil berkata lirih, ayamku …………..

Bertelur sebanyak-banyaknya
Kau telah berjasa
Kadang ku periksa ayam-ayamku
Aku ingin mengetahui bagaimana telur dapat keluar
Ku perhatikan ayamku dengan seksama, dan ……………

Plung…… plung……
Keluar telurnya
Ku ambil satu per satu dan ku simpan di ……………………

Telurku…
Sekarang aku dalam keadaan sedih
Merenungi nasib ayamku yang sedang ………………..

Membusuk…
Tidak laku dijual lagi
Oh telurku……. Oh ayamku…………..

Telurku……… telurku……………….

Teluuuuuuuur……… teluuuuuuuur……………

Telur dan ayamku…………………..

Bertelur lagi
Dan telur ayamku adalah telur ……………………….

Teluuuuur…… teluuuuur……… begitu aku menjajakannya setiap hari