Anda di halaman 1dari 22

1

Ujian Semester

Mata Kuliah : Landasan Teknologi Pendidikan / 2 SKS

Program Studi/ Smt : Magister Teknologi Pendidikan /1

Dosen : Prof. Dr. Bambang Sahono

1. Jelaskan bagaimana perkembangan ilmu teknologi


pendidikan (TP), dan uraikan juga bagaimana esensi di setiap
perkembangan ilmu TP tersebut?

A. (badarkumeira.blogsaaaport.co.id/2013) Istilah teknologi


bersaldari bahasa Yunani yaitu tecnologia yang menurut
Wibster Dictionary berarti systematic treatment atau
penanganan sesuatu secara sistematis, sedangkan
techne sebagai dasar katateknologi berarti art, skill,
science atau keahlian, keterampilan dan ilmu.

 Perkembangan ilmu teknologi pendidikan menurut


masa sejarah

a. Metode Kaum Sofi

Golongan Sofi di Yunani, menyampaikan pelajaran dengan


berbagai cara dan tekhnik. Mula-mula mereka menyampaikan
bahan pelajaran yang telah disampaikan secara matang,
kemudian mereka melanjutkan dengan perdebatan yang
dilakukan dengan secara bebas, pada saat itulah proses
kegiatan belajar itu berlangsung. Kemudian jika ada minat
dari masyarakat untuk belajar, akan dibuat kontrak dan
kemudian menjadi sistem tutor.

Pandangan ajaran kaum Sofi didasarkan atas :

 Bahwa manusia itu berkembang secara evolusi


 Bahwa proses evaluasi itu berlangsung terus, terutama
aspek-aspek moral dan hukum

2
 Sejarah dipandang sebagai gerak perkembangan yang
bersifat evolusi berkelanjutan
 Demokrasi dan persamaan sebagai sikap masyatrakat
merupakan kaidah umum
 Bahwa asas teori pengetahuan bersifat progresif,
pragmatis, empiris dan behaviristik

b. Metode Socrates

Bentuk belajar lebih kedalam bentuk berfilsafat, metode yang


dipakai disebut dengan Meientik atau menguraikan, yang
sekarang dikenal sebagai metode inkuiri. Pelaksanaannya
berlangsung dengan cara take and give of conversation.
Dengan cara memberikan pertanyaan yang mengarah kepada
suatu masalah tertentu.

c. Metode Abelard

Berlangsung pada masa pemerintahan Karel Agung di Eropa.


Metode yang dipakai bertujuan untuk membentuk kelompok
pro dan kontra terhadap suatu materi. Guru tidak memberikan
jawaban final tetapi siswalah yang akan menyimpulkan
jawaban itu sendiri. Metode ini biasanya disebut dengan ‘sic
et non’atau setuju atau tidak.

d. Metode Lancaster

Dalam bentuk sistem monitoring yang merupakan bentuk


pengajaran yang unik, meliputi pengorganisasian kelas,
materi belajar sesuai rencananya yang meningkat dan
dikelola secara ekonomis.dalam sistem pengajaran
Lancaster,pemakaian media masih sederhana. Seperti
menggunakan pasir dalam melatih siswa menulis.

e. Metode Pestalozi

Pengamatan pada alam merupakan landasan utama dari


proses daktifnya. Pengetahuan bermula dari adanya
pengamatan, dan pengamatan menimbulkan pengertian.
Dapat dikatakan bahwa perintisan ke arah pendayagunaan
perangkat keras atau hardware, seperti penciptaan papan
3
aritmatik yang terbagi dalam kotak-kotak tang disetiap
kotaknya diberi garis-garis yang secara keseluruhan
berjumlah 100 kotak kecil.

f. Metode Froebel

Metode froebel didasarkan pada metodologi dan pandangan


filsafatnya yang intinya mengatakan bahwa pendidikan masa
kanak-kanak merupakan hal paling penting untuk keseluruhan
kehidupannya. Karena itulah froebel mendirikan kindergarden
atau Taman Kanak- kanak. Metode pengajaran kindergarden
meliputi kegiatan :

 Bermain dan bernyanyi


 Membentuk dengan melakukan kegiatan
 Grift dan occupation

g. Metode Friedrich Herbart

Praktek pendidikan Herbert terlihat adanya pengaruh


Freobert terutama pada aspek perkembangan moral sebagai
tujuan utama pendidikan. Metode instruksionalnya didasarkan
kepada ilmu jiwa yang sistematis. Dengan demikian siswa
secara psikologis dibentuk oleh gagasan yang datang dari
luar.

B. Esensi yang terkandung dalam setiap metode

a. Metode Kaum Sofi

Metode ini mengharuskan guru untuk terlebihdahulu


memberikan penjelasan atas materi yang akan dipelajari,
menyebutkan tema, sub tema yang akan dipelajari,
menerangkan materi sesuai kegiatan yang akan
dilakukan.setelah selesai guru memberi kebebasan kepada
anak didik untuk mengutarakan pendapat atas materi yang
dipelajari dengan bahasa mereka sendiri. Dan guru dapat

4
memberikan penilaian secara langsung dengan
mendengarkan hasil diskusi anak didik atas materi yang
dipelajari. Guru dapat mengetahui tingkatan pemahaman
yang sudah didapatkan anak dari materi yang diberikan.

b. Metode Socrates

Guru dan murid dapat melakukan kegiatan belajar mengajar


dengan cara melaksanakan diskusi atau tanya jawab, tentang
masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari hari dalam
konsep mengenal sebab akibat. Guru dan murid juga dapat
bekerjasama mencari jalan keluar atas masalah yang
didiskusikan untuk mencapai hasilyang dinginkan dalam
menyelesaikan materi pembelajaran.

c. Metode Abelard

Guru dapat menggunakan metode tanya jawab dengan materi


menyebutkan hal hal yang disukai atau tidak disukai oleh anak
didik, dengan meminta anak memberikan alasan atas pilihan
yang diambil.

d. Metode Lancaster

Guru dapat membiarkan anak untuk melatih motorik halus


dengan menulis dengan menggunakan media lain selain
pensil atau spidol, guru dapat membiarkan anak menulis
dengan menggunakan media pasir dengan cara menulis
diatas pasir dengan menggunakan jari tangan atau pun benda
lain.

e. Metode Pestalozi

Guru dapat mengajak anak untuk mengamati tumbuhan yang


ada di lingkungan sekolah, dengan mengenalkan bagian
bagian tumbuhan, mengajak anak berdiskusi mengenal dan
menyebutkan nama dan warna dari bagian bagian tumbuhan

5
f. Metode Froebel

Metodeini biasanya digunakan pada anak anak berusia 4-5


tahun yang masih mengutamakan konsep bermain sambil
belajar, anak diberi kebebasan memilih kegiatan sendiri yang
akan dilakuan, anak dibebaskan memilih permainan dan juga
menentukan konsep permainan yang ingin dilakukan. Guru
dengan tidak langsung melibatkan diri pada kegiatan yang
dilakukan anak dan guru dapat sesekali memberikan
pertanyaa atas kegiatan yang dilakukan anak dengan
mengarah pada pemahaman anak atas kegiatan yang
dilakukan.

g. Metode Friedrich Herbart

Guru dapat mengguanakan metode bercerita untuk


menanamkan nilai nilai moral pada anak, melalui cerita cerita
rakyat, dongeng yang mengandung pesan moral dan sosial
yang secara tidak langsung akan diterima anak dalam
mengenal lingkungan.

2. Setiap ilmu pengetahuan memiliki objek kajian, bagaimana


cara mendapatkan ilmu pengetahuan, dan manfaat dari ilmu
pengetahuan tersebut. Jelaskan apa objek kajian, cara
mendapatkan ilmu, dan manfaat dari ilmu teknologi
pendidikan?

 Objek kajian : adalah suatu materi yang menjadi fokus


pembahasan dalam sebuah kegiatan pembelajaran yang
bertujuan untuk mendapatkan hasil pemahaman yang lebih
baik.

 Cara mendapatkan ilmu: untuk mendapatkan ilmu pendidikan


yang kita inginkan sebagai tujuan perluasan pemahaman baik
untuk diri sendiri dan orang lain, kita perlu menggali semua
pengetahuan dari segala aspek yang mendukung

6
pembelajaran yang kita inginkan. Ilmu bukan hanya didapat
dari kegiatan yang hanya membaca buku ataupun mengikuti
materi pembelajaran di dalam kelas, untuk mendapatkan ilmu
bisa juga melalui pengalaman yang kita alami dikehidupan
sehari hari, dan melalui pengalaman yang dialami oleh orang
lain.

 Manfaat ilmu teknologi pendidikan : manfaat yang dapat


kita ambil dari mempelajari teknologi pendidikan adalah
kita mampu mengembangkan potensi diri dalam
memberikan materi pembelajaran yang dibutuhkan oleh
peserta didik dalam mengebangkan kecerdasan dengan
mengembangkan kreatifitas dan juga pengembangan
materi yang lebih efektif.

3. Jelaskan bagaimana persamaan dan perbedaan antara


belajar menurut teori psikologi Behaviorisme Asosiasi
(koneksionisme) Thorndike, Counditioning Pavlov, dan
Operant Conditioning Skinner?

Persamaan

Antara teori yang digunakan adalah meggunakan hewan


sebagai bahan percobaan pengembangan teori

 Teori Behaviorisme Asosiasi Thorendike menggunakan


kucing dengan teori trial and error.

Percobaan yang dilakukan adalah seekor kucing yang


sudah dibiarkan lapar dimasukkan ke dalam sangkar yang
tertutup yang pintunya dapat terbuka secara otomatis jika
kenop yang tersentuh. Dalam percobaan tersebut apabila
diluarsangkar diletakkan makanan, maka kucing berusaha
untuk mencapainya dengan cara melompat lompat kesana
kemari,dengan percobaan yang berkali kalikucing akan
dengan tidak sengaja menginjak kenop ,maka pintu secara
otomatis akan terbuka dan kucing akan langsung berlari

7
kearah makanan. Percobaan ini dilakukan berulang kali
sampai kucing berhasilmenginjak kenop.

 Teori Conditioning Pavlov menggunakan Anjing dengan


teori stimulus and respon

Percobaan yang silakukan terhadap anjing, dimana


perangsang asli dan netraldipasangkan dengan stimulus
bersyarat secara berulang-ulangsehingga memunculkan
reaksi yang diinginkan.
ia mengadakan percobaan dengan cara mengadakan
operasileher. Sehingga kelihatan kelenjar air liurnya dari
luar. Jika diperlihatkan suatu makanan maka keluarlah air
liuranjing tersebut. Sebelum makanan diperlihatkan, maka
yang diperlihatkan adalah sinar merah terlebih dahulu,
baru makanan. Dengan sendirinya air liurakan keluar pula.
Apabila perbuatan yang demikian dilakukan berulang-
ulang, maka padasuatu ketika dengan hanya
memperlihatkan sinar merah saja tanpa makanan maka air
liurpun akan keluarpula. Makanan adalah rangsangan
wajar, sedang sinar merah adalah rangsangan buatan.

 Teori Operant Conditioning Skinnermenggunakan tikus


dengan teori pengondisian

Dalam laboratorium Skinner memasukkan tikus yang


sudah dilaparkan dalam kotak yang disebut “skiner box”
yangsudah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan
yaitu tombol, alat pemberi makanan, penampung
makanan,lampu yang dapat diatur nyalanyadan lantai yang
dapatdialiri listrik. Karena dorongan lapar tikus berusaha
keluaruntuk mencari makanan. Selama tikus bergerak
sesana kemari untuk keluardari box, tidak sengaja ia
menekan tombol, makanan keluar.secaraterjadwal
diberikan makanan secara bertahap sesuai peningkatan
perilaku yang ditunjukkan si tikus,prosesini disebut
shapping.

8
Perbedaan

 Dari percobaan teori Thorendike menemukan hukum-hukum


belajarsebagai berikut

a. Hukum kesiapan : semakin siap suatu organisme


memperoleh suatu perubahan tingkah laku, maka
pelaksanaan tingkah laku tersebut akan menimbulkan
kepuasan individu sehingga asosiasi cenderung
diperkuat.

b. Hukum latihan : semakin sering tingkah laku diulang atau


dilatih, maka asosiasi tersebut akan semakin kuat.

c. Hukum akibat : hubungan stiulus responcenderung


diperkuat bila akibarnya menyenangkan dan cenderung
diperlemah jika perbuatannya tidak memuaskan.

 Dari percobaan teori Pavlov

Individu dapat dikendalikan melalui cara mengganti


stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk
mendapatkan pengulangan respon yang
diinginkan,sementara individu tidak menyadari bahwaia
dikendalikan oleh stimulus yang bersal dariluar dirinya.

 Dari teori Skinner

Unsur terpenting dalam belajaradalah penguatan.


Pengetahuan yang terbentuk melalui ikatan stimulus respon
akan semakin kuat apabiladiberi penguatan. Skinner
membagi penguatan menjadi dua yaitu penguatan positif
dan negatif.bentuk penguatan positif berupa hadiah,
perilaku, atau penghargaan. Bentuk penguatan negatif
antara lain menunda atau tidakmemberi penghargaan,

9
memberikan tugastambahan atau menunjukkan perilaku
tidak senang.

4. Jelaskan esensi ilmu komunikasi dan mengapa ilmu


komunikasi dijadikan sebagai salah satu landasan ilmu
teknologi pendidikan?

Sebagai makhluk sosial,komunikasi merupakan hal yang


paling dekat dengan kita. Komunikasi dapatkita artikan
sebagai berbagi pikiran, informasi dan inteligen. Segala
bentuk aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dengan
tujuan menyampaikan pesannya pada orang lain merupakan
tujuan komunikasi.

Unsur-unsur utama komunikasi (David K. Berlo, 2004)


 Sumber : sebagai pengirim informasi/pesan/gagasan,
 Pesan : sesuatu berupa pengetahuan, hiburan, informasi,
nasehat, atau propaganda yang disampaiknan pengirim
kepada penerima,
 Saluran komunikasi terdiri atas komunikasi (lisan, tertulis,
elektronik). Media (alat atau sarana yang digunakan
memindahkan pesan),

Memiliki kemampuan ilmu komukasi sangat dibutuhkan


dalam menjalankan pekerjaan yang melibatkan banyak
orang, komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam dunia
pendidikan, karena melalui komunikasi yang baik dan juga
penyampaian pesan yang tepat maka akan tercapai tujuan
pengambangan ilmu yang ingin disalurka kepada peserta
didik, komunikasi yang baik dapat mempermudah pendidik
dan peserta didik menyampaikan dan menerima informasi
penting dalam pembelajaran,sehingga akan tercipta hasil
yang baik.

10
5. Jelaskan 5 faktor mudah dan cepat diseminasi suatu inovasi
menurut Rogers?

Rogers (1961)
 2,5 % kelompok perintis (innovator)
Individu yang pertama kali mengadopsi inovasi. Cirinya :
petulang, berani mengambil resiko, mobile, cerdas,
kemampuan ekonomi tinggi,

 13,5 % kelompok pelopor (early adopter)


Yang menjadi paraperintis dalam penerimaan inovasi.
Cirinya : parateladan ( pemuks pendapat), orang yang
dihormati, akses di dalam tinggi,

 34,0 % kelompok penganut dini ( early mayority)


Yang menjadi pera pengikut awal. Cirinya : penuh
pertimbangan, interaksi internal tinggi,

 34,0 % kelompok penganut lambat ( late mayority)


Yang menjadi pengikut akhir dalam penerimaan inovasi.
cirinya : skeptis, menerima karena pertimbangan
ekonomiatau tekanan sosial, terlalu hati-hati,

 16 % kelompok orang-orang kolot/naluri (laggard)


Cirinya : tradisional,terisolasi, wawasan terbatas, bukan
opinion leaders, sumberdaya terbatas.

11
6. Jelaskan definisi Teknologi Pendidikan berkaitan dengan
komponen : 1). Teori dan praktek, 2). Desain, pengembangan,
pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian, 3). Proses dan
sumber, 4). Untuk keperluan belajar!

1. teori dan praktek

analismedis.weebly.com

 teori

serangkaian bagian atau variabel, definisi,dan dalil


yang saling berhubungan yang menghadirkan sebuah
pandangan sistematis mengenai fenomena dengan
menentukan hubungan antar variabel, dengan maksud
menjelaskan venomena alamiah.
Labovitz dan Hagedorn mendefinisikan teori sebagai
ide pemikiran “pemikiran teoritis” yang mereka
definisikan sebagai “menentukan” bagaimana dan
mengapa variabel-variabel dan pernyataan hubungan
dapat saling berhubungan.
Singkatnya, teori hanya berupa suatu yang statis (tidak
bergarak) dan bersifat semu.

 Praktek

Melaksanakan sesuatu secara nyata seperti apa yang


disebutkan dalam teori.
Singkatnya, praktek adalah perbuatan melakukan teori.

12
2. desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan,
penilaian

www.kumpulanmakalah.com

 desain

a. Bagi Reigeluth (1983)

Kisi-kisi dari penerapan teori belajar dan


pembelajaran untuk belajar dan pembelajaran
untukmemfasilitasi proses belajar seseorang.

b. Rothwell dan Kazanas (1992)

Terkait dengan peningkatan mutu kinerja seseorang


dan pengaruhnya bagi organisasi

c. Gantry (1994)

Suatu proses yang merumuskan dan menentukan


tujuan pembelajaran, strategi, teknik, dan media
agar tujuan umum tercapai

www.academia.edu

 Pengembangan

Suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis,


teoritis, konseptual, dan moral karyawan sesuai dengan
kebutuhan pekerjaan / jabatan melaui pendidikan dan
latihan.

13
Edwin B. Flippo

Pengembangan adalah pendidikan berhubungan


dengan peningkatan pengetahuan umum dan
pemahaman atas lingkungan kita secara meyeluruh

Andrew F. Sikula

Pengembangan adalah suatu proses pendidikan jangka


panjang menggunakan suatu prosedur yang sistematis
dan terorganisasi dengan mana manager belajar
pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan
umum.

www.definisi-pengertian.com

 Pemanfaatan

Pemanfaatan merupakan turunan kata dari kata


“manfaat”, yakni suatu penghadapan yang semata-mata
menunjukkan kegiatan menerima.

Prof. Dr. J.S. badudu dalam KBBI

Pemanfaatan adalah hal,cara, hasil kerja dalam


emanfaatkan sesuatu yang berguna.

Dennis Mc Quail dan sven Windahl

Manfaat merupaka harapan sama artinya dengan


explore (penghadapan semata-mata menunjukkan
suatu kegiatan menerima.

14
Ada dua hal yang mendorong munculnya suatu
pemanfaatan, yaitu :
1. Adanya oposisi terhadap pandangan determinitis
tentang efek media massa.
2. Adanya keinginan untuklepasdari debat yang
berkepanjangan tentang selera media massa.

carapedia.com

 Pengelolaan

PGRI

Pengelolaan adalah suatu keahlian yang diperlukan


untuk memimpin, mengatur, menggerakkan waktu,
ruang, manusia, dan dana untuk mencapai tujuan
tertentu.

Ibrahim Mamat

Pengelolaan adalah pengaturan, penyusunan dan


pelaksanaan perancangan yang dibuat dan melibatkan
penggemblengan semua elemen yang ada di sekolah.

mahasiswaupiserang blog

 Penilaian

Adalah prosedur yang digunakan untuk mendapatkan


informasi tentang prestasi atau kinerja peserta didik,
hasil penilaian digunakan untuk melakukan evaluasi.

Asmawi Zainul dan Noehi Nasution

Penilaian adalah suatu proses untuk mengambil


kepurtusan dengan menggunakan informasi yang

15
diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang
menggunakan tes maupun nontes.

3. proses dan sumber

id.m.wikipedia.org

 proses

Adalah urutan pelaksanaan ata kejadian yang saling


terkait yang bersama-sama mengubah masukan
menjadi keluaran. Pelaksanaan ini dapat dilakukan oleh
mmanusia, alam, atau mesin dengan menggunakan
berbagai sumber daya.

www.scribd.com

 sumber

satu set bahan atau sistem yang diwujudkan dengan


bertujuan untuk memperoleh pembelajaran seseorang
pelajar.

harisnst33.blogspot.co.id

4. keperluan belajar

Prof. Djuju Sudjana

Kebutuhan belajar dapat diartikan sebagai suatu jarak


antara tingkat pengetahuan, keterampilan, dan/atau sikap
yang ingin diperoleh seseorang, kelompok, lembaga, dan /
atau masyarakat yang hanya dapat dicapai melalui
kegiatan belajar.

a. Kawasan Desain : desain didefinisikan sebagai “proses


untuk menentukan kondisi belajar” (Seelsdan Richey, 1994

16
:32). Kawasan desain meliputi desain sistem pembelajaran,
desain pesan, strategi pembelajaran,karakteristik peserta
didik. Tujuan desainadalah untuk menciptakan strategi dan
kurikulum, dan padatngkat mikro seperti pelajaran dan
modul.

b. Kawasan Pengembangan : berorientasi padaproduksi


media pembelajaranyang kisi-kisi modelnya dihasilkan dari
kawasan desain. Arti pengembangan yaitu proses
penerjemahan spesifikasi desain kedalam bentuk fisik.
Pengembangan mencakup pengembangan teknologi
cetak, teknologi audio-visual,teknologi berbasis komputer,
dan multimedia. Pengembangan bersifat progresif, karena
pengaruh kemajuan teknologi perangkat kerasyang dapat
dimanfaatkan untuk pembelajaran.

c. Kawasan Pemanfaatan : Aktivitas mengguanakan proses


dan sumber untuk belajar. Kawasan pemanfaatan sering
terkena “imbas” kemajuan teknologi dan kebijakannya.
kawasan pemanfaatan meliputi pemanfaatan media, difusi
inovasi, implementasi dan institusionalisasi, kebijakan dan
regilasi.

d. Kawasan Pengelolaan : Bagian integral dan sering dihadapi


oleh parateknologpendidikan. Pengelolaan meliputi
pengendalian teknologi pembelajaran
melaluiperencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan supervisi. Kerumitan
pengelolaanakan semakin meningkat dengan
membesarnya usaha sebuah sekolahkecilmenjadibesar
(Seelsdan Richey, 1994: 54)

e. Kawasan Penilaian : Kegiatan untuk mengkaji serta


memperbaiki suatu produk atau program
(Prawiradilaga,2012:54). Perbaikan dilakukanberdasarkan
masukan atau informasi yang diterima.Kawasan penilaian

17
meliputi analisis masalah,pengukuran acuan patokan, dan
penilaian formatif dan sumatif.

7. Apa yang dimaksud dengan kodeetikprofesi?

Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah


disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode
etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila
adakodeetik yang memiliki sanksi yang agak berat,maka
masukdalamkategori normahukum.
Kode etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tatacara,
tanda, pedoman etis dalammelakukan suatu kegiatan atau
pekerjaan.kodeetik merupakan pola aturanatau tatacara
sebagai pedoman berprilaku. Tujuan kodeetik agar
profrsionalmemberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai
atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi
perbuatan yang tidak profesional.

8. Mengapa Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI)


Perlu mengatur kode etik? Dan berikan contoh bagaimana
penerapan kode etik IPTPI!

id.m.wikipedia.org

kode etik dapat diartikan sebagai pla aturan, tata cara, tanda,
pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.
Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai
pedoman berprilaku dan brbudaya. Tujuan kode etik agar
profesionalisme memberikan jasa sebaik-baiknya kepada
pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik akan
melindungi perbuatan yang tidak profesional.

amucuys.blogspot.co.id

IPTPI adalah singkatan dari Ikatan Profesi teknologi


Pendidikan Indonesia. IPTPI merupakan suatu organisasi
profesi yang berasakan Pancasila dan bertujuan

18
menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi pengembangan
teknologi pendidikan sebagai suatu teori,lapangan / bidang.
Dan profesi di tanah air bagi kemanfaatan kemajuan bangsa In
donesia.

9. Ada tiga konsep utama dalam TP, sebutkan dan jelaskan


masing-masing konsep tersebut!

ivlokalb.blogspot.co.id

1. Landasan filosofis

Konsep model pendidikan teknologi secara filosofis mirip


dengan model pendidikan klasikal, yaitu bertumpu pada
asumsi bahwa model pendidikan itu hendaknya merupakan
suatu bentuk atau contoh utama dari masyarakat yang lebih
luas sebagai hasil karya pendidikan.
Pendidikan adalah modifikasi dari perilaku yang dicapai
melaui aplikasi kondisi yang diperkuat, melalui peralatan
teknologi. Kurikulum teknologis berorientasi ke masa depan,
yang memandang teknologi sebagai dunia yang dapat
diamati serta diukur secara pasti. Dalam proses belajar
mengajar, model pendidikan teknologis lebih
menitikberatkan kemampuan siswa secara individual
dimana materi pelajaran disusun ketingkat kesiapan
sehingga siswa mampu mempwertunjukkan perilaku
tertentu yang diharapkan.

Pengaturan kode etik bagi IPTPI sangan penting, karena


menyangkut pada seluruh kegiatan yang mengatur proses
kerjasama dengan bidang pendidikan agar terciptanya
profesionalisme para pendidik yang ada didalam lembaga
tersebut. Dengan adanya kode etik yang mengaungi IPTPI
maka akan menjadi jaminan yang baik bagi seluruh kinerja
pendidik. Dan menghindari kurangnya tanggung jawab yang
berasal dari para pelaku pendidikan.

19
2. Landasan sosiologis

Manusia selalu hidup berkelompok, sesuatu yang juga pada


makhluk hidup yang lain, yaitu hewan. Kehidupan sisial
manusia tersebut dipelajari oleh, yang berusaha mencari
hakikat masyarakat yang sebenarnya. Filsafati sosial sering
mebedakan antar manusia sebagai individu dan masyarakat.
Kegiatan pendidikan atau pembelajaran merupakan suatu
proses interaksi muda mengembangkan diri. Kegiatan
pendidikan yang sistematis terjadi dilembaga sekolah yang
dengan sengaja dibentuk oleh masyarakat.
Ruang lingkup yang dipelajari oleh sosiologi pendidikan
meliputi :
a. Hubungan system pendidikan dengan aspek masyarakat
lain
b. Hubungan kemanusiaan di sekolah
c. Pengaruh sekolah pada perilaku anggotanya
d. Sekolah dalam komunitas, yang mempelajari pola
interaksi antar sekolah dengan kelompok sisial lain
didalam komunitasnya

3. Landasan psikologis

Tujuan pendidikan, termasuk pengajaran, pada hakikatnya


adalah diperolehnya perubahan tingkah laku individu.
Perubahan tersebut merupakan akibat dari perubahan
belajar, bukan sebagai akibat kematangan.
Pada akhir abad ke 19 ada dua aliran psikologi belajar yang
sangat menonjol, yakni aliran behavioristik dan aliran
kognitif atau teori komplehensif.

Ada tiga teori belajar aliran behavioristik


1. Teori koneksionosme
Belajar adalah pembentukan asosiasi atau koneksi antara
kesan-kesan panca indra dengan kecenderungan untuk
bertindak.

20
2. Teori konditioning operan dari Skinner
 Respondent response
Respons yang secara alami timbul karena rangsangan
yang sesuai dengan stimulustersebut
 Operant response
Respon yang timbul dan perkembangannyadiikuti oleh
stimulus tertentu yang dapat memperkuat terjadinya
respons

10. bagaimana menurut anda prospek profesi dan keahlian


teknologi penddikan dalam bidang persekolahan, perkantoran,
kesehatan!

a. Prospek profesi bidang persekolahan

ikadeksuartama.blogspot.co.id

Salak satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah


penyajian informasi. Dalam menyajikan informasi, haruslah
komunikatif. Dalam komunikasi pada umumnya, demikian
pula dalam pendidikan, informasi yang tepat disajikan
adalah informasi yang dibutuhkan yakni yang bermakna,
dalam arti : 1) secara ekonomis menguntungkan, 2) secara
teknis memungkinkan dapat dilaksanakan, 3) secara sosial
psikologis dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-
nilai yang ada, dan 4) sesuai atau sejalan dengan kebijakan /
tuntutan perkembangan yang ada. Komsep “bermakna” ini
penting bagi keberhasilan penyebarluasan informasi yang
dapat diserap dan dilaksanakan sasaran / peserta didik.

b. Prospek profesi bidang pemerintahan

www.berkuliah.com

Jurusan ilmu pemerintahan tentu erat kaitannya dengan


pemerintahan. Jurusan ilmu pemerintahan yang biasanya

21
tergabung dalam fakultas ilmu sosial dan ilmu politik ini
berusaha memberikan pendidikan mengenai ilmu
pemerintahan beserta seluk beluknya, untuk menghasilkan
lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi dalam
membentuk pemerintahan yang baik, efektif, serta
maksimal. Prospek kerja dari lelesan ilmu pemerintahana :

1. Aparat pemerintah / pengurus pemerintah pusat atau


daerah
2. Asisten peneliti
3. Staf ataupun anggota legislatif pusat maupn daerah
4. Anggota partai politik
5. Aktivis LSM / organisasi masyarakat
6. Jurnalis pemerintahan / politik
7. Konsultan pemerintahan
8. Tenaga pendidik / dosen

c. Prospek profesi bidang kesehatan

www.terbaur.com

Jurusan kuliah kesehatan masyarakat sangat erat kaitannya


dengan kesehatan masyrakat. Perkuliahan dan prospek
kerja jurusan kesehatan masyarakat adalah program studi
yang secara umumnya mempelajari tentang kondisi
kesehatan masyarakat berdasarkan lingkungannya,
mengenali berbagai penyakit yang menjangkit di lingkungan
masarakat dan mengenali prilaku masyarakat itu sendiri.

Prospek kerja jurusan kesehatan masyarakat


1. Administrasi kebijakan kesehatan
2. Gizi kesehatan masyarakat
3. Keselamatan dan keswehatan kerja
4. Promosi kesehatan masyarakat
5. Epidemiologi dan biostatistik
6. Wiraswasta

22