Anda di halaman 1dari 8

Laporan Sementara Manajemen Industri

Kelompok 3/THP-B
Irfan Kurniawan (H3116068)
Niken Anggraheni (H3116062)
Risma Aprilya (H3116070)
Sri Dewi Lestari (H3116075)

SOAL LATIHAN ACARA V MANAJEMEN INDUSTRI

Sebuah perusahaan sedang merencanakan untuk mendirikan sebuah


pabrik disalah satu lokasi yang sedang dipelajari dan terdapat dua buah
alternative lokasi. Lokasi tersebut yaitu (1) Solo, (2) Pati, (3) Sragen, (4)
Jogja, (5) Kebumen. Terdapat dua jenis biaya yang harus ditanggung
perusahaan nantinya dan jumlah barang atas dasar kota tujuan, yaitu :
Perhatian : Untuk tabel biaya variable, angkanya ditambahkan
sejumlah nomor kelompok, missal kelompok 7 pada lokasi Solo
Raya variabelnya 319 Rp/unit produk.
Tabel 5.1 Tabel Biaya
Biaya Tetap Biaya Variabel (Rp/unit
Lokasi
(Rp/tahun) produk)
Solo 404.000 315
Pati 545.000 398
Sragen 725.000 498
Jogja 539.000 308
Kebumen 514.000 482
Tabel 5.2 Tabel Permintaan
Kota Tujuan Unit/tahun
A 70.000
B 40.000
C 50.000

Dalam biaya variable/unit termasuk biaya transport produk.


Perusahaan tersebut nantinya akan mensuplay permintaan di tiga kota
tujuan dengan jumlah permintaan seperti tabel di atas. Jarak antar kelima
lokasi alternative dengan ketiga lokasi permintaan dan biaya transportasi
unit/km seperti pada tabel dibawah ini :

Tabel 5.3 Tabel Biaya Transportasi dan Jarak yang Ditempuh


Rata-rata biaya
Lokasi Jarak (km)
(unit/km)
Pabrik
A B C A B C
Solo 320 721 480 21 22 24
Pati 485 695 521 20 21 22
Sragen 279 579 429 21 23 23
Jogja 370 385 400 23 24 21
Kebumen 400 715 518 21 22 25

Berdasarkan tabel biaya produksi dan biaya transportasi ditemukan


lokasi yang mana sebaiknya dipilih untuk mendirikan sebuah pabrik.
Perhitungan Kota Solo :
1. Biaya Transportasi
Biaya Transportasi = rata-rata biaya x permintaan x jarak
Tujuan A : 21 x 70.000 x 320 = 470.400.000
Tujuan B : 22 x 40.000 x 721 = 634.480.000
Tujuan C : 24 x 50.000 x 480 = 576.000.000
2. Total Biaya Transportasi
Total Biaya Transportasi = Biaya Transportasi (A + B + C)
= 470.400.000 + 634.480.000 + 576.000.000
= 1.680.880.000
3. Total Permintaan
Total Permintaan = permintaan kota tujuan A + B + C
= 70.000 + 40.000 + 50.000
= 160.000
4. Biaya Produksi
Biaya Produksi = biaya tetap + (biaya variable x total permintaan) +
total biaya transportasi
= 404.000 + (315 x 160.000) + 1.680.880.000
= 1.731. 684.000

Perhitungan Kota Pati


1. Biaya Transportasi
Biaya Transportasi = rata-rata biaya x permintaan x jarak
Tujuan A : 20 x 70.000 x 485 = 679.400.000
Tujuan B : 21 x 40.000 x 695 = 583.800.000
Tujuan C : 22 x 50.000 x 521 = 573.100.000
2. Total Biaya Transportasi
Total Biaya Transportasi = Biaya Transportasi (A + B + C)
= 679.400.000+ 583.800.000+ 573.100.000
= 1.835.900.000
3. Total Permintaan
Total Permintaan = permintaan kota tujuan A + B + C
= 70.000 + 40.000 + 50.000
= 160.000
4. Biaya Produksi
Biaya Produksi = biaya tetap + (biaya variable x total permintaan) +
total biaya transportasi
= 545.000 + (398 x 160.000) + 1.835.900.000
= 1.900.125.000
Perhitungan Kota Sragen :
1. Biaya Transportasi
Biaya Transportasi = rata-rata biaya x permintaan x jarak
Tujuan A : 21 x 70.000 x 279 = 410.130.000
Tujuan B : 23 x 40.000 x 579 = 532.680.000
Tujuan C : 23 x 50.000 x 429 = 493.350.000
2. Total Biaya Transportasi
Total Biaya Transportasi = Biaya Transportasi (A + B + C)
= 410.130.000 + 532.680.000 + 493.350.000
= 1.436.160.000
3. Total Permintaan
Total Permintaan = permintaan kota tujuan A + B + C
= 70.000 + 40.000 + 50.000
= 160.000
4. Biaya Produksi
Biaya Produksi = biaya tetap + (biaya variable x total permintaan) +
total biaya transportasi
= 725.000 + (498x160.000) + 1.436.160.000
= 725.000 + 79.680.000 + 1.436.160.000
= 1.516.565.000
Perhitungan Kota Jogja :
1. Biaya Transportasi
Biaya Transportasi = rata-rata biaya x permintaan x jarak
Tujuan A : 23 x 70.000 x 370 = 595.700.000
Tujuan B : 24 x 40.000 x 385 = 369.600.000
Tujuan C : 22 x 50.000 x 400 = 440.000.000
2. Total Biaya Transportasi
Total Biaya Transportasi = Biaya Transportasi (A + B + C)
= 595.700.000 + 369.600.000 + 440.000.000
= 1.405.300.000
3. Total Permintaan
Total Permintaan = permintaan kota tujuan A + B + C
= 70.000 + 40.000 + 50.000
= 160.000
4. Biaya Produksi
Biaya Produksi = biaya tetap + (biaya variable x total permintaan) +
total biaya transportasi
= 539.000 + (308 x 160.000) + 1.405.300.000
= 539.000 + 49.280.000 + 1.405.300.000
= 1.455.119.000
Perhitungan Kota Kebumen :
1. Biaya transportasi
Biaya Transportasi = rata-rata biaya x permintaan x jarak
Tujuan A : 21 x 70.000 x 400 = 588.000.000
Tujuan B : 22 x 40.000 x 715 = 629.200.000
Tujuan C : 25 x 50.000 x 518 = 647.500.000
2. Total Biaya Transportasi
Total Biaya Transportasi = Biaya Transportasi (A + B + C)
= 588.000.000 + 629.200.000 + 647.500.000
= 1.864.700.000
3. Total Permintaan
Total Permintaan = permintaan kota tujuan A + B + C
= 70.000 + 40.000 + 50.000
= 160.000
4. Biaya Produksi :
Biaya Produksi = biaya tetap + (biaya variable x total permintaan) +
total biaya transportasi
= 514.000 + (482 x 160.000) + 1.864.700.000
= 514.000 + 77.120.000 + 1.864.700.000
= 1.942.334.000
Tabel 5.4 Total Biaya Transportasi dan Biaya Produksi
Total Biaya
Lokasi Total Biaya Produksi
Transportasi
Solo 1.680.880.000 1.731. 684.000
Pati 1.835.900.000 1.900.125.000
Sragen 1.436.160.000 1.516.565.000
Jogja 1.405.300.000 1.455.119.000
Kebumen 1.864.700.000 1.942.334.000

Berdasarkan Tabel 5.4 Total Biaya Transportasi dan Biaya Produksi


lokasi yang akan dipilih untuk mendirikan sebuah pabrik adalah Kota
Jogja.
Laporan Sementara Manajemen Industri
Kelompok 3/THP-B
Irfan Kurniawan (H3116068)
Niken Anggraheni (H3116062)
Risma Aprilya (H3116070)
Sri Dewi Lestari (H3116075)

SOAL LATIHAN ACARA II MANAJEMEN INDUSTRI

Sebuah perusahaan PT. NuriFood ingin membuat produk dengan biaya tetap setahun adalah
80.000.000 dan biaya produksi sebesar Rp. 5750/kg. Sedangkan harga jual produk sebesar
Rp. 9000/kg. Kapasitas bahan baku mampu menghasilkan sebanyak 98.000 kg produk.
Kapasitas jam tenaga kerja menghasilkan 65.000 unit, kapasitas kerja mesin sebesar 50.000
unit. Sedangkan jumlah permintaan diperkirakan 60.000 permintaan.

a. Hitung rencana kapasitas produksi dengan metode BEP


b. Gambar grafik BEP
c. Berapa jumlah produksi maksimal dan minimal yang dapat diproduksi

Data Umum PT. NuriFood


1. Biaya tetap dalam satu tahun sebesar Rp80.000.000
2. Biaya produksi sebesar Rp. 5750/kg
3. Harga jual sebesar Rp. 9000/kg
4. Persediaan bahan baku mampu menghasilkan produk 98.000 kg
5. Kapasitas jam kerja mampu menghasilkan 65.000 unit
6. Kapasitas kerja mesin sebesar 50.000 unit
7. Permintaan dari hasil peramalan sebesar 60.000 permintaan

Perhitungan
1. DK=DU + A*100.000
= Rp80.000.000 + 3*100.000
= Rp80.300.000
2. DK=DU+A*100
= Rp5750/kg + 3*100
= Rp6.050/kg
3. DK = DU+A*150
= Rp9000/kg + 3*150
= Rp9.450/kg
4. DK = DU+A*150
5. DK = DU+A*500
6. DK = DU+A*500
7. DK = DU+A*500
= 60.000 + (3*500)
= 60.000 + 1.500
= 61.500
8. Variabel cost (VC) = Biaya Produksi x Permintaan
= 6.050 x 61.500
= 372.075.000
9. Total cost (TC) = FC + VC
= 80.300.000 + 372.075.000
= 452.375.000
10.TR = Permintaan x Harga Jual
11.BEP/unit = FC/(Harga jual - harga produk)
12.BEP/rupiah = FC/(1-VC/TR)

Biaya Tetap (Fix


Cost) DK=DU + A*100000 80.300.000
Biaya Produksi DK=DU+A*100 6.050
Harga Jual DK=DU+A*150 9.450
Persediaan Bahan
Baku DK=DU+A*150 98.450
Kapaitas jam kerja DK=DU+A*500 66.500
Kapasitas Mesin DK=DU+A*500 51.500
Permintaan DK=DU+A*500 61.500
372.075.00
Variabel cost (VC) Biaya Produksi x Permintaan 0
452.375.00
Total cost (TC) FC + VC 0
581.175.00
TR Permintaan x Harga Jual 0
FC/(Harga jual - harga
BEP/unit produk) 23.617,647
223.186.76
BEP/rupiah FC/(1-VC/TR) 5