Anda di halaman 1dari 4

PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT BALITA DI

POSYANDU BALITA LINGKUNGAN GROGOL KELURAHAN


SINGONEGARAN

Penanggungjawab : Maria Yopita Eniliana Kolin

Anggota : Noor Azizah Siskawati

Iftitah Rahma

Hesty Setyarini

Elisa Dwi Restiana

Indah Pitriani

Linda Delima

Hari/ Tanggal : Rabu, 9-September-2015

Waktu : 09.00- Selesai

Lokasi : Pustu Grogol Kelurahan Singonegaran

Sasaran : Ibu-Ibu dan Balita

Jumlah peserta : 60 Balita

Tujuan : Untuk meningaktkan kesehatan gigi dan mulut balita agar


terhindar dari early childhood caries, serta mengedukasi Ibu
cara membersihkan gigi dan mulut balita

Manfaat :

1. Mencegah balita dari early childhood caries


2. Mengetahui kapan waktu yang tepat balita boleh
menyikat gigi sendiri
3. Mengetahui cara membersihkan gigi dan mulut
balita menggunakan kain kasa steril

Materi Penyuluhan

Masa lima tahun awal dalam tahap perkembangan anak adalah masa golden
age, ialah suatu masa emas dalam periodepertumbuhan dan perkembangan anak.
Pada masa ini segala hal yang tercurah dan terserap pada diri anak akan menjadi
dasar dan memori yang tajam pada diri anak tersebut. Hal ini terkait dengan
kesehatan gigi, jika pada masa emas anak ini telah terbentuk memori, perilaku,
kebiasaan, dan sikap tentang cara merawat gigi dan mulut, maka setiap hidup ini
akan terbawa nantinya kelak dewasa, sehingga pengetahuan tentang cara
memelihara kesehatan gigi dan mulut perlu ditanmkan pada masa balita. Orang
tua dapat menjadi contoh bagi anak (Cameron and Widmer, 2003).

Cara Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak Usia Balita

A. Anak usia 0-6 bulan


1. Memberikan informasi tentang masa pertumbuhan dan erupsi gigi
pada orang tua
2. Menganjurkan cara pembersihan gigi yang tepat dan benar secara
teratur. Pada gigi yang baru erupsi gunakan kain yang lembut dan
lembab
3. Menganjurkan untuk tidak memberikan susu botol pada anak
waktu tidur
4. Menganjurkan penggunaan gelas sebagai pengganti botol setelah
anak dapat minum dari gelas pada usia kira-kira 12 bulan
B. Anak usia 7-12 bulan
1. Memberikan informasi anak usia 0-6 bulan
2. Menganjurkan kepada ibu atau pengasuh untuk mulai
membersihkan gigi anak setelah gigi mulai erupsi
3. Menganjurkan pemberian makanan bergizi dan membatasi
pemberian makanan manis pada anak diantara dua waktu makan
C. Anak usia 12-24 bulan
1. Memberikan informasi mengenai nutrisi yang baik, pemberian
suplemen fluor jika diperlukan dan penggunaan sikat gigi lembut
2. Menganjurkan penggunaan pasta gigi sesuai usia, seukuran sebutir
kacang polong atau selapis tipis
3. Menganjurkan sikat gigi minimal dua kali sehari (sehabis makan
dan sebelum tidur malam hari) dibantu orang tua
4. Membiasakan anak untuk makan makanan ringan yang sehat

D. Anak usia 24-36 bulan

Pada usia ini anak sudah mampu menyikat gigi sendiri, namun masih
tetap harus dibimbing dan diawasi oraang tua, minimal 2 kali sehari
dengan cara yang benar. Cara menyikat giginya : menyikat semua
permukaan gigi atas dan bawah dengan geraakan maju mundur dan
pendek-pendek, selama 2 menit dan paling sedikit 8 gerakan untuk
setiap permukaan gigi
E. Anak umur 3-5 tahun
1. Mengajurkan anak untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari
dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor sebesar
biji kacang polong, terutama pagi setelah sarapan dan malam tidur
dibawah pengawasan orang tua
2. Menganjrkan anak agar tidak berkumur setelah menyikat gigi,
cukup diludahkan
3. Mengajurkan untuk mengurangi makanan dan minuman yang
mengandung gula
4. Mwnganjurkan untuk menghentikan kebiasaan buruk yang dapat
menggangu perkembangaan gigi seperti menghisap ibu jari,
bernafas melalui mulut, mendorong lidah, menggigit bibir bawah

Rincian Pengeluaran :
 Leaflet (@70x250) = Rp. 17.500,00
 Konsumsi (@70x 1500) = Rp.105.000, 00
Total Rp.122.500,00