Anda di halaman 1dari 27

A.

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
World Health Organization (WHO) mempeerkirakan penduduk yang terkena
DBD telah meningkat selama 50 tahun terakhir. Insiden DBD terjadi baik di daerah
tropik maupun subtropik wilayah urban, menyerang lebih dari 100 juta penduduk tiap
tahun, termasuk 500.000 kasus DBD dan sekitar 30.000 kematian terutama pada
anak-anak dan menjadi endemik di 100 negara teermasuk Asia. Perubahan kondisi
lingkungan merupakan veriabel utama penyebab meeluasnya kasus DBD di berbagai
belahan dunia (Ilham, 2014).
Perkembangan zaman ternyata tidak hanya memberikan dampak pada bidang
teknologi dan ilmu pengetahuan, tapi juga telah memberikan kontribusi besar dalam
masalah kesehatan lingkungan. Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting
dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu
atau determinan dalam kesejahteraan penduduk. Lingkungan yang sehat sangat
dibutuhkan tidak hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi
juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efisiensi kerja dan belajar (Lintje,
2013). Lingkungan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam menunjang
terjangkitnya berbagai penyakit, misalnya dalam konteks lingkungan kampus
Universitas Hasanuddin.
Lingkungan kampus merupakan lingkungan dimana terdapat
mahasiswa/mahasiswi yang menjalani proses belajar dan melakukan aktivitas. Salah
satu penyakit yang disebabkan oleh kondisi sanitasi lingkungan kampus yang tidak
memenuhi syarat kesehatan adalah DBD. Lingkungan yang bersih merupakan
manifestasi kesehatan. Lingkungan kampus yang bersih dan sehat identik dengan
lingkungan yang jauh dari unsur kotor dan pengganggu lainnya. Pengganggu ini tidak
hanya datang dari sampah yang berserakan atau tempat yang kumuh, akan tetapi
lingkungan kampus yang bersih juga harus jauh dari unsur hewan pengganggu,
vektor, maupun hewan lain yang akan menambah kekumuhan tempat tersebut dan
mengganggu kesehatan misalnya larva/jentik nyamuk (Fanny, 2014).
Larva/jentik nyamuk apabila tumbuh manjadi nyamuk dewasa jika menggigit
manusia bisa menimbulkan penyakit, misalnya DBD yang disebabkan gigitan
nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. DBD adalah penyakit yang disebabkan
oleh virus dengue yang menyerang bagian utama dari sistem transportasi dalam
tubuh manusia, yakni darah. Sebagai akibat dari serangan virus ini, jumlah trombosit
dalam darah mengalami penurunan, jika tingkat serangan tinggi dan waktu
penanganan lambat berakibat fatal yaitu kematian (Lintje, 2013). Oleh karena itu,
pentinggnya dilakukan studi tentang larva/jentik di lingkungan kampus Universitas
Hasanuddin, agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat sekitar karena
penyebarannya yang cepat dan potensinya yang dapat menyebabkan kematian.
Dalam siklus hidupnya, nyamuk Aedes aegypti mengalami empat stadium yaitu telur,
larva, pupa, dan dewasa. Stadium telur, larva, dan pupa ini hidup di dalam air tawar
yang jernih serta tenang. Tempat penampungan air (TPA) sangat berpotensial sebagai
tempat perindukannya (Breeding place), dalam artian adalah genangan air yang
terdapat di dalam suatu wadah atau kontainer di lingkunan kampus (Faradillah,
2014).
Petugas CS (Cleaning service) yang berada di lingkungan kampus Universitas
Hasanuddin memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan kondisi kampus
yang bebas dari sumber penular penyakit. Wilayah sekitar kampus merupakan daerah
yang ramai dan padat penduduk, sehingga wilayah kampus harus terbebas dari
infestasi Aedes aegypti baik stadium larva/jentik maupun stadium nyamuk dewasa.
Upaya yang paling efektif untuk pemberantasan jentik adalah melakukan pemutusan
mata rantai penularan yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan kegiatan
yang sering disebut 3M plus. Kegiatan 3M plus yang meliputi menguras bak
mandi/bak penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air dan
memanfaatkan kembali/mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat
perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes aegypti.
Kegiatan plusnya antara lain menaburkan bubuk larvasida, mengganti air vas
bunga, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar, memelihara ikan
pemakan jentik, memasang kawat kasa, menggunakan kelambu dan memakai obat
yang dapat mencegah gigitan nyamuk. Faktor yang dapat mempengaruhi keberadaan
jentik Aedes aegypti adalah perilaku PSN yang meliputi pengetahuan. Dalam
melaksanakan upaya PSN harus ada kesadaran. Kesadaran ini timbul dari
pengetahuan yang baik. Pengetahuan merupakan hasil dari proses pembelajaran
melalui penginderaan terhadap sesuatu yang dilakukan oleh seseorang baik yang di
dengar maupun yang di lihat (Nani, 2017). CS (Cleaning service) yang sangat
memegang peran dalam upaya pemberantasan terhadap jentik Aedes aegypti, masih
sangat awam dan belum mengetahui tentang PSN tersebut. Sehingga pentingnya
pengetahuan tentang PSN terhadap petugas CS (Cleaning service).
B. METODE KEGIATAN, PENGOLAHAN, DAN ANALISIS DATA
Kegiatan ini besifat deskriptif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan data
dilakukan dengan cara observasi jentik atau larva Aedes aegypti di lingkungan fakultas
dan wawancara langsung dengan para petugas cleaning services (CS). Kegiatan survei
ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 16, 19-20 Maret 2018. Kegiatan
survei ini dilakukan di tiga fakultas yaitu Fakultas MIPA, Fakultas Peternakan, dan
Fakultas Kehutanan.
Populasi dalam surveei ini adalah seluruh cleaning services yang ada di tiga fakultas.
Dan sampel pada survei ini adalah cleaning services yang ada di fakultas MIPA
berjumlah 15 responden, fakultas peternakan berjumlah 10 responden, dan fakultas
kehutanan berjumlah 6 responden. Teknik pengambilan sampel dalam survei ini dengan
menggunakan total sampling. Kemudian pengolahan data hasil survei diolah
menggunakan program excel dan analisi data hasil survei ini dianalisis dengan
menggunakan 2 program yaitu program excel dan SPSS.
C. HASIL SURVEI DENGAN TABEL DISTRIBUSI DAN GRAFIK
Berdasarkan hasil kegiatan survei kelompok 2 yang dilakukan di tiga fakultas, maka
diperoleh sejumlah 31 cleaning services (CS) dengan rincian sebagai berikut :
1. Fakultas MIPA sebanyak 15 cleaning services (CS)
2. Fakultas Peternakan sebanyak 10 cleaning services (CS)
3. Fakultas Kehutanan sebanyak 6 cleaning services (CS)
Berikut kami sajikan hasil survei kelompok 2 di masing-masing akultas dala tabel
distribusi dengan berbagai variabel.
1. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Karakteristik Umum
Tabel 1
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Jenis Kelamin Di Tiga Fakultas
Tahun 2018

Fakultas
Jenis Kelamin Jumlah
MIPA Peternakan Kehutanan
Laki-laki 4 3 3 10
Perempuan 11 7 3 21
Jumlah 15 10 6 31
Sumber : Data Primer 2018
Laki-laki Perempuan

11

4
3 3 3 3
2
1

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 1 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Jenis Kelamin Di
Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 1 dan Grafik 1 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Jenis Kelamin Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa dari
jumlah Cleaning Services 31 jiwa, terdapat Cleaning Services laki-laki sebanyak 10
jiwa dan Cleaning Services perempuan sebanyak 21 jiwa yang tersebar di tiga
fakultas. Di fakultas MIPA terdapat Cleaning Services laki-laki sebanyak 4 jiwa dan
Cleaning Services perempuan sebanyak 11 jiwa. Di fakultas peternakan terdapat
Cleaning Services laki-laki sebanyak 3 jiwa dan Cleaning Services perempuan
sebanyak 7 jiwa. Serta di fakultas kehutanan terdapat Cleaning Services laki-laki
sebanyak 3 jiwa dan Cleaning Services perempuan sebanyak 3 jiwa.
Tabel 2
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Kelompok Umur Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Fakultas
Jumlah
Kelompok Umur (Tahun) MIPA Peternakan Kehutanan
n n n n
19-28 3 5 0 8
29-38 6 3 3 12
39-48 4 2 2 8
49-58 1 0 1 2
59-68 1 0 0 1
Jumlah 15 10 6 31
Sumber : Data Primer 2018
Fakultas MIPA n Fakultas Peternakan n Fakultas Kehutanan n
6

3 3 3

2 2

1 1 1

19-28 0 29-38 39-48 49-58


0 59-68
0 0

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 2 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Kelompok Umur Di
Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 2 Dan Graik 2 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Kelompok Umur Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dilihat bahwa dari total
31 Cleaning Services di tiga fakultas, jumlah Cleaning Services terbanyak terdapat
pada kelompok umur 29-38 tahun yaitu sebanyak 12 jiwa yang tersebar di fakultas
MIPA sebanyak 6 jiwa, fakultas peternakan sebanyak 3 jiwa, dan fakultas kehutanan
sebanyak 3 jiwa. Serta jumlah Cleaning Services paling sedikit terdapat pada
kelompok umur 59-68 tahun yaitu 1 jiwa yang berada di fakultas MIPA.
Tabel 3
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Tingkat Pendidikan Di Tiga
Fakultas Tahun 2018
Fakultas
Pendidikan Jumlah
MIPA Peternakan Kehutanan
SD 5 5 1 11
SLTP 3 2 0 5
SMA 6 2 4 12
Tidak Sekolah 1 1 1 3
Jumlah 15 10 6 31
Sumber : Data Primer 2018

Fakultas MIPA Fakultas Peternakan Fakultas Kehutanan


6

5 5

2 2

1 1 1 1

SD SLTP 0 SMA Tidak Sekolah

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 3 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Tingkat Pendidikan Di
Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 3 dan Grafik 3 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Tingkat Pendidikan Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, tidak sekolah sebanyak 3
jiwa, tamat SD sebanyak 11 jiwa, tamat SLTP sebanyak 5 jiwa, dan tamat SMA
sebanyak 12 jiwa.
2. Distribusi Responden Berdasarkan Pengetahuan Khusus
Tabel 4
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Larva/Jentik Di Tiga
Fakultas Tahun 2018
Istillah Larva/Jentik
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 17 54.8 54.8 54.8
Tidak 14 45.2 45.2 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 4 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Larva/Jentik Di
Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 4 Dan Grafik 4 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Istilah Larva/Jentik Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang
mengetahui istilah larva/jentik yaitu sebanyak 17 jiwa, dan Cleaning Services yang
tidak mengetahui istilah larva/jentik yaitu sebanyak 14 jiwa.
Tabel 5
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Arti Istilah Larva/Jentik Di Tiga
Fakultas Tahun 2018
Arti Dari Istilah Larva/Jentik
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 16 51.6 51.6 51.6
Tidak 15 48.4 48.4 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018

Grafik 5 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Arti Istilah Larva/Jentik


Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 5 Dan Grafik 5 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Arti Istilah Larva Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa dari
31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang
mengetahui arti dari istilah larva/jentik yaitu sebanyak 16 jiwa, dan Cleaning Services
yang tidak mengetahui istilah larva/jentik yaitu sebanyak 15 jiwa.
Tabel 6
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Penyataan Ciri-ciri Larva/jentik
Di Tiga Fakultas Tahun 2018
Penyataan Ciri-ciri Larva/jentik
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 29 93.5 93.5 93.5
Tidak 2 6.5 6.5 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 6 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Penyataan Ciri-ciri
Larva/jentik Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 6 Dan Grafik 6 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Penyataan Ciri-ciri Larva/jentik Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat
dilihat bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning
Services yang membenarkan pernyataan tentang ciri-ciri larva/jentik yaitu sebanyak
29 jiwa, dan Cleaning Services yang tidak membenarkan pernyataan tentang ciri-ciri
larva/jentik yaitu sebanyak 2 jiwa.
Tabel 7
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Cara Mengetahui Jentik Aedes Di
Tiga Fakultas Tahun 2018

Cara Mengetahui Jentik Aedes


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 7 22.6 22.6 22.6
Tidak 24 77.4 77.4 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 7 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Cara Mengetahui
Jentik Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 7 Dan Grafik 7 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Cara Mengetahui Jentik Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services
yang mengetahui cara mengidentifikasi jentik Aedes yaitu sebanyak 7 jiwa, dan
Cleaning Services yang tidak mengetahui cara mengidentifikasi jentik Aedes yaitu
sebanyak 24 jiwa.
Tabel 8
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Mendengar Istilah Nyamuk
Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018
Mendengar Istilah Nyamuk Aedes
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 20 64.5 64.5 64.5
Tidak 11 35.5 35.5 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 8 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Mendengar Istilah
Nyamuk Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 8 Dan Grafik 8 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Mendengar Istilah Nyamuk Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat
dilihat bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning
Services yang pernah mendengar istilah tentang nyamuk Aedes yaitu sebanyak 20
jiwa, dan Cleaning Services yang tidak pernah mendengar istilah tentang nyamuk
Aedes yaitu sebanyak 11 jiwa.
Tabel 9
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Pernyataan Tentang DBD Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Pernyataan Tentang DBD


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 23 74.2 74.2 74.2
Tidak 8 25.8 25.8 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 9 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Pernyataan Tentang
DBD Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 9 Dan Grafik 9 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Pernyataan Tentang DBD Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services
yang membenarkan pernyataan tentang DBD yaitu sebanyak 23 jiwa, dan Cleaning
Services yang tidak membenarkan pernyataan tentang DBD yaitu sebanyak 8 jiwa.
3. Distribusi Responden Berdasarkan Pengetahuan Secara Umum Terkait PSN
Tabel 10
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Gerakan PSN Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Istilah Gerakan PSN


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 2 6.5 6.5 6.5
Tidak 29 93.5 93.5 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 10 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Gerakan PSN
Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 10 Dan Grafik 10 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Istilah Gerakan PSN Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang
pernah mendengar istilah gerakan PSN yaitu sebanyak 2 jiwa, dan Cleaning Services
yang tidak pernah mendengar istilah gerakan PSN yaitu sebanyak 29 jiwa.
Tabel 11
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Gerakan 3M Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Istilah Gerakan 3M
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 17 54.8 54.8 54.8
Tidak 14 45.2 45.2 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 11 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Istilah Gerakan 3M
Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 11 Dan Grafik 11 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Istilah Gerakan 3M Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang
pernah mendengar istilah gerakan 3M yaitu sebanyak 17 jiwa, dan Cleaning Services
yang tidak pernah mendengar istilah gerakan 3M yaitu sebanyak 14 jiwa.
Tabel 12
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Program Menguras TPA Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Program Menguras TPA


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 28 90.3 90.3 90.3
Tidak 3 9.7 9.7 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 12 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Program Menguras
TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 12 Dan Grafik 12 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Program Menguras TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services
yang sering mengguras TPA yaitu sebanyak 28 jiwa, dan Cleaning Services yang tidak
sering mengguras TPA yaitu sebanyak 3 jiwa.
Tabel 13
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Frekuensi Menguras TPA Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Frekuensi Menguras TPA


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Minimal seekali
10 32.3 32.3 32.3
seminggu
Lebih dari seminggu
21 67.7 67.7 100.0
sekali
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 13 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Frekuensi Menguras
TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 13 Dan Grafik 13 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Frekuensi Menguras TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services
yang sering mengguras TPA minimal sekali seeminggu yaitu sebanyak 10 jiwa, dan
Cleaning Services yang mengguras TPA lebih dari seminggu sekali yaitu sebanyak 21
jiwa.
Tabel 14
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Cara Menguras TPA Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Cara Menguras TPA


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Membuang airnya saja 12 38.7 38.7 38.7
Menyikat Dengan
19 61.3 61.3 100.0
menggunakan sabun
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 14 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Cara Menguras
TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 14 Dan Grafik 14 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Cara Menguras TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang
sering mengguras TPA hanya dengan membuang airnya saja yaitu sebanyak 12 jiwa,
dan Cleaning Services yang mengguras TPA dengan menyikat menggunakan sabun
yaitu sebanyak 19 jiwa.
Tabel 15
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Menutup TPA Di Tiga Fakultas
Tahun 2018

Menutup TPA
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 16 51.6 51.6 51.6
Tidak 15 48.4 48.4 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 15 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Menutup TPA Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 15 Dan Grafik 15 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Menutup TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa dari 31
jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, Cleaning Services yang sering
menutup TPA yaitu sebanyak 16 jiwa, dan Cleaning Services yang tidak menutup TPA
yaitu sebanyak 15 jiwa.
Tabel 16
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Perlakuan Terhadap Barang-
barang Bekas Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Perlakuan Terhadap Barang-barang Bekas


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 3M 31 100.0 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 16 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Perlakuan Terhadap
Barang-barang Bekas Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 16 Dan Grafik 16 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Perlakuan Terhadap Barang-barang Beka Di Tiga Fakultas Tahun 2018
dapat dilihat bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, semua
cleaning services yang sering melakukan 3 M terhadap barang-barang bekas.

Tabel 17
Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Perlakuan Secara Continue
Terhadap Barang-barang Bekas Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Perlakuan Secara Continue Terhadap Barang-barang Bekas


Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Ya 29 93.5 93.5 93.5
Tidak 2 6.5 6.5 100.0
Total 31 100.0 100.0
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 17 Distribusi Cleaning Services (CS) Berdasarkan Perlakuan Secara
Continue Terhadap Barang-barang Bekas Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 17 Dan Grafik 17 Distribusi Cleaning Services (CS)


Berdasarkan Perlakuan Secara Continue Terhadap Barang-barang Beka Di Tiga
Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga
fakultas. Dimana, cleaning services yang sering melakukan 3 M secara continue
terhadap barang-barang bekas yaitu sebanyak 29 jiwa. Dan cleaning services yang
tidak sering melakukan 3 M secara continue terhadap barang-barang bekas yaitu
sebanyak 2 jiwa.
4. Analisis Crosstab
Tabel 18
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Istilah Larva/Jentik Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Pendidikan Responden * Istillah Larva/Jentik Crosstabulation


Istillah Larva
Ya Tidak Total
Pendidikan Responden SD 5 6 11
SLTP 3 2 5
SMA 9 3 12
Tidak Sekolah 0 3 3
Total 17 14 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 18 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Istilah Larva/Jentik
Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 18 Dan Grafik 18 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Istilah Larva/Jentik Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa dari 31
jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat pendidikan
responden yang paling banyak mengetahui istilah larva/jentik terdapat pada
pendidikan SMA sebanyak 9 jiwa, sedangkan responden yang paling sedikit
mengetahui istilah larva/jentik terdapat pada pendidikan SLTP sebanyak 2 jiwa.
Tabel 19
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Cara Mengetahui Jentik Aedes
Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Pendidikan Responden * Cara Mengetahui Jentik Aedes Crosstabulation

Cara Mengetahui Jentik Aedes


Ya Tidak Total
Pendidikan Responden SD 2 9 11
SLTP 1 4 5
SMA 4 8 12
Tidak Sekolah 0 3 3
Total 7 24 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 19 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Cara Mengetahui
Jentik Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 19 Dan Grafik 19 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Cara Mengetahui Jentik Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat
pendidikan responden yaitu responden yang masih beelum mengetahui cara
mengidentifikasi larva/jentik Aedes yang terdapat pada pendidikan SD sebanyak 9
jiwa, sedangkan responden yang mengetahui cara mengidentifikasi larva/jentik Aedes
terdapat pada pendidikan SMA sebanyak 4 jiwa.
Tabel 20
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Mendengar Istilah Nyamuk
Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Pendidikan Responden * Mendengar Istilah Nyamuk Aedes Crosstabulation

Mendengar Istilah Nyamuk


Aedes
Ya Tidak Total
Pendidikan Responden SD 7 4 11
SLTP 3 2 5
SMA 9 3 12
Tidak Sekolah 1 2 3
Total 20 11 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 20 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Mendengar Istilah
Nyamuk Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 20 Dan Grafik 20 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Mendengar Istilah Nyamuk Aedes Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat
pendidikan responden yaitu responden terbanyak yang pernah Mendengar Istilah
Nyamuk Aedes terdapat pada pendidikan SMA sebanyak 9 jiwa, sedangkan responden
yang terbanyak yang tidak pernah Mendengar Istilah Nyamuk Aedes terdapat pada
pendidikan SMA sebanyak 4 jiwa.
Tabel 21
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Istilah Gerakan PSN Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Pendidikan Responden * Istilah Gerakan PSN Crosstabulation

Istilah Gerakan PSN


Ya Tidak Total
Pendidikan Responden SD 0 11 11
SLTP 1 4 5
SMA 1 11 12
Tidak Sekolah 0 3 3
Total 2 29 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 21 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Mendengar Istilah
Gerakan PSN Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 21 Dan Grafik 21 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Mendengar Istilah Gerakan PSN Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat
pendidikan responden yaitu responden terbanyak yang pernah Mendengar Istilah
gerakan PSN terdapat pada pendidikan SLTP dan SMA masing-masing sebanyak 1
jiwa, sedangkan responden yang terbanyak yang tidak pernah Mendengar Istilah
gerakan PSN terdapat pada pendidikan SD dan SMA masing-masing sebanyak 11
jiwa.
Tabel 22
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Istilah Gerakan 3M Di Tiga
Fakultas Tahun 2018

Pendidikan Responden * Istilah Gerakan 3M Crosstabulation


Istilah Gerakan 3M
Ya Tidak Total
Pendidikan Responden SD 6 5 11
SLTP 3 2 5
SMA 8 4 12
Tidak Sekolah 0 3 3
Total 17 14 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 22 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Mendengar Istilah
Gerakan 3M Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 22 Dan Grafik 22 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Mendengar Istilah Gerakan 3M Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat
bahwa dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat
pendidikan responden yaitu responden terbanyak yang pernah Mendengar Istilah
gerakan 3M terdapat pada pendidikan SMA sebanyak 8 jiwa, sedangkan responden
yang terbanyak yang tidak pernah Mendengar Istilah gerakan PSN terdapat pada
pendidikan SD sebanyak 5 jiwa.
Tabel 23
Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Frekuensi Menguras TPA Di
Tiga Fakultas Tahun 2018
Pendidikan Responden * Frekuensi Menguras TPA Crosstabulation
Frekuensi Menguras TPA

Minimal seekali Lebih dari


seminggu seminggu sekali Total
Pendidikan Responden SD 6 5 11
SLTP 2 3 5
SMA 1 11 12
Tidak Sekolah 1 2 3
Total 10 21 31
Sumber : Data Primer 2018

Sumber : Data Primer 2018


Grafik 23 Analisis Crosstab Pendidikan Responden Dengan Frekuensi Menguras
TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018

Berdasarkan Tabel 23 Dan Grafik 23 Analisis Crosstab Pendidikan Responden


Dengan Frekuensi Menguras TPA Di Tiga Fakultas Tahun 2018 dapat dilihat bahwa
dari 31 jiwa Cleaning Services di tiga fakultas. Dimana, berdasarkan tingkat
pendidikan responden yaitu responden terbanyak yang mengguras TPA semingggu
sekali terdapat pada pendidikan SD sebanyak 6 jiwa, sedangkan responden yang
terbanyak yang menguras TPA lebih dari seminggu sekali terdapat pada pendidikan
SMA sebanyak 11 jiwa.
D. PEMBAHASAN
Jentik nyamuk Aedes aegypti merupakan cikal bakal nyamuk dewasa yang dapat
diamati di sarangsarang nyamuk, semakin banyak jentik nyamuk Aedes aegypti
ditemukan maka semakin banyak nyamuk dewasa yang berterbangan dan semakin besar
juga risiko penularan penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Apabila jentik nyamuk Aedes aegypti dibiarkan hidup, maka akan menambah banyak
populasi nyamuk pembawa penyakit yang ditularkan oleh nyamuk tersebut. Keberadaan
jentik Aedes aegypti merupakan indikator dari potensi keterjangkitan masyarakat akan
penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti DBD.
Berdasarkan hasil observasi dari tia fakultas yaitu fakultas MIPA, fakultas Peternakan,
dan fakultas kehutanan. Didapatkan jumlah responden secara keseluruhan yaitu 31 jiwa.
E. Simpulan
1. Berdasarkan Hasil Distribusi Responden tentang pengetahuan khusus