Anda di halaman 1dari 1

A.

METODE
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei.
Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi jentik atau larva Aedes aegypti di
lingkungan fakultas dan wawancara langsung dengan para petugas (CS) cleaning
services. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 16, 19-20 Maret
2018. Penelitian ini dilakukan di tiga fakultas yaitu Fakultas MIPA, Fakultas Peternakan,
dan Fakultas Kehutanan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh cleaning services
yang ada di tiga fakultas. Dan sampel pada penelitian ini adalah cleaning services yang
ada di fakultas MIPA berjumlah 15 responden, fakultas peternakan berjumlah 10
responden, dan fakultas kehutanan berjumlah 6 responden. Teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling.
E. SIMPULAN

1. Berdasarkan Hasil wawancara Responden pada pengetahuan khusus tentang istilah


larva/jentik yaitu dengan persentase 54.8% yang menetahui dan persetase 45.2% yang
tidak mengetahui. Responden yang mengetahui arti dari istilah larva/jentik dengan
persentase 51.6%, dan yang tidak mengetahui arti dari istilah larva/jentik dengan
persentase 48.4%. Responden yang mengetahui ciri-ciri larva/jentik dengan persentase
93.5%, dan yang tidak mengetahui 6.5%. Kemudian responden yang mengetahui cara
mengidentiikasi jentik dengan persentase 22.6%, dan yang tidak mengetahui 77.4%.
Responden yang pernah mendengar istilah nyamuk Aedes dengan persentase 64,5% dan
yang tidak mengetahui 35,5 %. Responden yang mengetahui tentang DBD 74,2 % dan
yang tidak mengetahui 25,8 %.
2. Responden yang mengetahui teentang istilah PSN 6,5 % dan yang tidak mengetahui 93,5
%. Responden yang mengetahui erakan 3M 54,8 % dan yang tidak mengetahui 45,2 %.
Responden yang menguras TPA 90,3 % dan yang tidak menguras 9,7 %. Responden
yang sering menguras TPA 32,3 % dan yang kadang kadang menguras 67,7 %.Respondn
yang memmbuang airnya saja 38,7 % dan yang menyikat denga menggunakan sabun 61,3
%. Responden yang mengetahui istilah 3M adalah 54,8 % dan yang tidak mengeetahui
45,2 %. Responden yang mengurs TPA 90,3 % dan yang tidak menguras 9,7 %.
Responden yang menguras TPA minimal sekali seminggu 32,3 % dan yang menguras
TPA lebih dari seminggu 67,7 %. Responden yang menguras TPA dengan cara
membuang airnya saja 38,7 % dan yang menyikat dengan menggunakan sabun 61,3%.
Responden yang menutup TPA 51,6% dan yang tidak meenutup TPA 48,4 %. Rsponden
yang melakukan 3M adalah 100%. Responden yang melakukan perlakuan secara
continue terhadap barang – barang bekas 93,5 % dan yang tidak 6,5%.
3.