Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

POKOK BAHASAN : KEPERAWATAN GERONTIK

SUB POKOK BAHASAN : LANJUT USIA YANG BAHAGIA

SASARAN : MASYARAKAT LANJUT USIA DAN KELUARGA FKM

UMI

HARI/TANGGAL : SENIN /19 MARET 2018

WAKTU : ± 20 MENIT

TEMPAT : POSYANDU LANSIA DI FKM UMI

MEDIA : FLIP CHART DAN LEFTLET

METODE : CERAMAH, DISKUSI DAN TANYA JAWAB

Tujuan Umum

Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat lansia dan keluarga mampu

menjelaskan dan memahami tentang kunci menuju lansia yang bahagia,

berguna dan berkualitas

Tujuan Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan, warga masyarakat diharapkan mampu :

1. Mengetahui arti bahagia bagi lansia

2. Mengetahui factor-faktor yang dapat mewujudkan

hidup bahagia bagi lansia


Kegiatan Penyuluhan

No Tahap Kegiatan Waktu


1 Pendahuluan  Memberi salam terapeutik 5 menit
 Menjelaskan tujuan
 Kontrak waktu
2 Penyajian  Menjelaskan Berat badan 12 menit
yang berlebihan supaya dihindari
 Menjelaskan Aturan makanan
hingga sesuai/kurangi lemak atau
kolesterol
 Menjelaskan cara
menghindari factor-faktor resiko
penyakit jantung iskemik/koroner
 Menjelaskan cara agar terus
merasa berguna dengan mempunyai
kegiatan/hobby yang bermanfaat
 Menjelaskan Gerak badan
teratur, wajib untuk dilakukan
 Menjelaskan untuk mengikuti
nasehat petugas kesehatan dan hindari
situasi tegang
 Menjelaskan cara mengawasi
kesehatan dengan memeriksakan
badan secara periodic
 Memberi kesempatan pada lansia
3 Penutup
untuk bertanya.
 Menjawab pertanyaan drai lansia. 3 menit
 Menyimpulkan materi penyuluhan
 Menutup dengan salam terapeutik
Evaluasi

Setelah diadakan penyuluhan, warga masyarakat lansia dan keluarga

mampu menjelaskan dan memahami tentang kunci menuju lansia yang

bahagia, berguna dan berkualitas dengan tanda :

1. Mengetahui arti bahagia bagi lansia

2. Mengetahui factor-faktor yang dapat mewujudkan hidup bahagia bagi lansia


KUNCI MENUJU LANJUT USIA YANG BAHAGIA, BERGUNA DAN

BERKUALITAS

Apa itu bahagia ?

B : Berat badan yang berlebihan supaya dihindari

A : Aturlah makanan hingga sesuai/kurangi lemak atau kolesterol

H : Hindari factor-faktor resiko penyakit jantung iskemik/koroner

A : Agar terus merasa berguna dengan mempunyai kegiatan/hobby yang

bermanfaat

G : Gerak badan teratur, wajib untuk dilakukan

I : Ikuti nasehat petugas kesehatan dan hindari situasi tegang

A : Awasi kesehatan dengan memeriksakan badan secara periodic

B : Berat badan yang berlebihan supaya dihindari

Selalu menimbang berat badan untuk menghindari berat badan yang berlebih

karena dapat berisiko terkena penyakit kardiovaskuler

A : Aturlah makanan hingga sesuai/kurangi lemak atau kolesterol

Cukup gizi lebih sehat, kelebihan gizi membahayakan jantung. Disarankan :

Kurangi lemak yang banyak terdapat pada daging ‘merah’ seperti daging

babi, daging kambing, daging kerbau, kuning telur, otak, dsb.


Untuk mencukupi kebutuhan protein makanlah daging ‘putih’ seperti daging

ayam, ikan, putih telur, dsb.

Makan makanan yang berserat untuk mencegah sembelit

Susu skim juga sangat bermanfaat bagi kesehatan para lansia

Prinsip makanan 4 sehat 5 sempurna tetap dianjurkan,

Makan teratur tiga kali sehari

H : Hindari faktor-faktor resiko penyakit jantung iskemik/koroner

Faktor-faktor yang bisa menyebabkan gangguan peredaran darah otot jantung :

Merokok

Tekanan darah tinggi

Kolesterol tinggi

Penyakit gula

Kegemukan

Kurang gerak fisik

Tekanan batin

Untuk mencegah timbulnya penyakit tersebut, maka yang harus dilakukan adalah :

Hentikan merokok

Berobat teratur bila ada penyakit tekanan darah tinggi

A : Agar terus merasa berguna dengan mempunyai kegiatan/hobby yang

bermanfaat
Supaya Anda tetap merasa berguna, lakukan kegiatan sesuai dengan hobby

Anda. Tentu saja hobby yang sehat dan bermanfaat. Kegiatan yang bisa menjadi

pilihan adalah :

Membaca

Mendengarkan ceramah agama

Mengarang

Melukis

Kerajimam tangan

Berkebun

Beternak

G : Gerak badan teratur, wajib untuk dilakukan

Kurang gerak dapat menimbulkan kelesuan dan menurunkan kualitas fisik dan

sebagai dampaknya, penyakit bisa dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Olahraga yang baik dapat mempengaruhi hal-hal sebagai berikut:

Memperlambat proses degenerasi karena perubahan usia

Mempermudah untuk menyesuaikan kesehatan jasmani dalam kehidupan

(adaptasi)

Memperbaiki tenaga cadangan dalam fungsinya terhadap bertambahnya

tuntutan.

I : Ikuti nasehat petugas kesehatan dan hindari situasi tegang

Saran-saran yang diberikan kepada lansia agar tetap sehat adalah sebagai berikut
Berolahraga agar tetap sehat dan segar. 2-3 kali seminggu

Jangan makan makanan yang berlemak secara berlebihan

Makan sayur-sayuran yang banyak mengandung serat seprti : buncis,

kangkung dan selada

Makan buah-buahan tetapi batasi makan buah alpukat, sawo, pisang dan

durian karena mengandung kalori yang tinggi

Biasakan sarapan pagi

Miliki rasa humor

Tidur yang cukup (7-8 jam)

Hindari tekanan batin yang tidak perlu.

A : Awasi kesehatan dengan memeriksakan badan secara periodic

Menurut Stiglitz, pemeriksaan kesehatan berkala dan konsultasi kesehatan

merupakan kunci keberhasilan dari upaya pemeliharaan kesehatan lansia karena

dengan pemeriksaan berkala, bisa ditemukan penyakit dalam waktu sedini

mungkin.
Daftar Pustaka

Nugroho, Wahjudi, 2000.Keperawatan Gerontik, Edisi 2, Jakarta : EGC

Watson, Roger, 2003.Perawatan pada lansia, Jakarta : EGC

Oswari. E. (1997). Menyongsong Usia Lanjut dengan Bugar dan Bahagia. Jakarta:
Pustaka Sinar Harapan.
TUGAS PANUM
PRE PLANNING PENYULUHAN

A. Pengertian
1. Definisi Lanjut Usia

Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh kembang. Manusia tidak
secara tiba-tiba menjadi tua, tetapi berkembang dari bayi, anak-anak, dewasa
dan akhirnya menjadi tua. Hal ini normal, dengan perubahan fisik dan tingkah
laku yang dapat diramalkan yang terjadi pada semua orang pada saat mereka
mencapai usia tahap perkembangan kronologis tertentu. Lansia merupakan
suatu proses alami yang ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semua orang
akan mengalami proses menjadi tua dan masa tua merupakan masa hidup
manusia yang terakhir. Diamana seseorang mengalami kemunduran fisik,
mental dan sosial secara bertahap
Lanjut usia adalah seseorang yang berusia lebih dari 65 atau 70 tahun
yang dibagi lagi dengan 70-75 tahun (young old), lebih dari 80 tahun (very
old)). mendefinisikan lanjut usia berdasarkan karakteristik sosial masyarakat
yang menganggap bahwa orang yang telah tua menunjukan ciri fisik seperti
rambut beruban, kerutan kulit dan hilangnya gigi. Dalam peran masyarakat
tidak bisa melaksanakan lagi fungsi peran orang dewasa, seperti pria yang
tidak lagi berkaitan dengan kegiatan ekonomi produktif, dan wanita tidak dapat
memenuhi tugas rumah tangga. Kriteria simbolik seseorang dianggap tua
ketika cucu pertamanya lahir.
Dapat disimpulkan bahwa Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh
kembang yang terjadi didalam suatu kehidupan. Proses perkembangan itu
dimulai dari bayi, anak-anak, dewasa dan akhirnya menjadi tua. Lanjut usia
menunjukan ciri fisik seperti rambut beruban, kulit mengendur, dan kehilangan
gigi, dan dialam peran masyarakat nya lanjut usia tidak bisa lagi
melaksanakan fungsi peran orang dewasa, seperti pria yang tidak lagi
berkaitan dengan kegiatan ekonomi produktif, dan wanita tidak dapat
memenuhi tugas rumah tangga. Dan seseorang lanjut usia adalah seseorang
yang berusia lebih dari 65 atau 70 tahun
B. TUJUAN
 Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat lansia dan keluarga

mampu menjelaskan dan memahami tentang kunci menuju lansia

yang bahagia, berguna dan berkualitas

 Tujuan Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan, warga masyarakat diharapkan

mampu :

 Mengetahui arti bahagia bagi lansia

 Mengetahui factor-faktor yang dapat mewujudkan hidup bahagia

bagi lansia

C. Sasaran
Sasaran dalam penyuluhan ini adalah masyarakat lansia

D. Strategi Pelaksanaan
1. Metode : Ceramah, diskusi dan tanya tawab
2. Media : Flip chart, Leaflet
3. Materi : Terlampir
4. Hari/Tanggal : Senin/19 Maret 2018
5. Waktu : Pukul 10.00 WITA
6. Tempat : Gedung FKM lantai 4
7. Alokasi waktu : 20 menit
E. Evaluasi
1. Proses
a. Masyarakat (lansia) dapat bekerjasama dengan
mahasiswa
b. Peserta dapat mengerti maksud penyuluhan
c. Peserta terlibat aktif dalam penyuluhan
d. Peserta menunjukkan minat terhadap
penyuluhan
e. Peserta memberikan respon terhadap materi
yang disampaikan
2. Hasil
a. 50 % lansia yang diundang hadir
b. 55 % peserta yang hadir berperan aktif dalam penyuluhan