Anda di halaman 1dari 8

Cacing tanah

?Cacing tanah (Lumbricus


terrestris)

Lumbricus terrestris, the Common European


Earthworm
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Annelida
Kelas: Clitellata
Ordo: Haplotaxida
Upaordo: Lumbricina
Families
Acanthodrilidae
Criodrilidae
Eudrilidae
Glossoscolecidae
Lumbricidae
Megascolecidae

Cacing tanah adalah nama yang umum digunakan untuk kelompok Oligochaeta, yang kelas
dan subkelasnya tergantung dari penemunya dalam filum Annelida.[rujukan?]

Daftar isi
[sembunyikan]

 1 Morfologi
 2 Aktivitas antimikroba
 3 Referensi
 4 Pranala luar
Morfologi
Cacing tanah jenis Lumbricus mempunyai bentuk tubuh pipih.[rujukan?] Jumlah segmen yang
dimiliki sekitar 90-195 dan klitelum yang terletak pada segmen 27-32.[rujukan?] Biasanya jenis
ini kalah bersaing dengan jenis yang lain sehingga tubuhnya lebih kecil.[rujukan?] Tetapi bila
diternakkan besar tubuhnya bisa menyamai atau melebihi jenis lain.[rujukan?]

Cacing tanah jenis Pheretima segmennya mencapai 95-150 segmen.[rujukan?] Klitelumnya


terletak pada segmen 14-16.[rujukan?] Tubuhnya berbentuk gilik panjang dan silindris berwarna
merah keunguan.[rujukan?] Cacing tanah yang termasuk jenis Pheretima antara lain cacing
merah, cacing koot dan cacing kalung.[rujukan?]

Aktivitas antimikroba
Cacing tanah merupakan makhluk yang telah hidup dengan bantuan sistem pertahanan
mereka sejak fase awal evolusi, oleh sebab itu mereka selalu dapat menghadapi invasi
mikroorganisme patogen di lingkungan mereka.[rujukan?] Penelitian yang telah berlangsung
selama sekitar 50 tahun menunjukkan bahwa cacing tanah memiliki kekebalan humoral dan
selular mekanisme.[rujukan?] Selain itu telah ditemukan bahwa cairan selom cacing tanah
mengandung lebih dari 40 protein dan pameran beberapa aktivitas biologis sebagai berikut:
cytolytic, proteolitik, antimikroba, hemolitik, hemagglutinating, tumorolytic, dan kegiatan
mitogenic.[rujukan?]

Cairan dari selom foetida Eisenia Andrei telah diteliti memiliki sebuah aktivitas antimikroba
terhadap Aeromonas hydrophila dan Bacillus megaterium yang dikenal sebagai patogen
cacing tanah.[rujukan?] Setelah itu diperoleh dua protein, bernama Fetidins, dari cairan selom
cacing tanah dan menegaskan bahwa aktivitas antibakteri ini disebabkan karena
fetidins.[rujukan?] Lumbricus rubellus juga memiliki dua agen antibakteri bernama Lumbricin 1
dan Lumbricin 2. Baru-baru ini, dua jenis faktor antibakteri yang mempunyai aktivitas seperti
lisozim dengan aktivitas hemolitik serta pengenalan pola protein bernama selom cytolytic
faktor (CCF) telah diidentifikasi dalam foetida Eisenia cacing tanah.[rujukan?] Lysenin protein
yang berbeda dan Eisenia foetida lysenin-seperti protein memiliki beberapa kegiatan yang
diberikan cytolytic hemolitik, antibakteri dan membran-permeabilizing properti.[1]

Protein yang dimiliki oleh cacing tanah memiliki mekanisme antimikroba yang berbeda
dengan mekanisme antibiotik.[rujukan?] Antibiotik membunuh mikrorganisme tanpa merusak
jaringan tubuh.[rujukan?] Antibiotik membunuh mikroganisme biasanya dengan dua cara, yaitu
dengan menghentikan jalur metabolik yang dapat menghasilkan nutrient yang dibutuhkan
oleh mikroorganisme atau menghambat enzim spesifik yang dibutuhkan untuk mmbantu
menyusun dinding sel bakteri.[rujukan?] Sedangkan, mekanisme yang dilakukan oleh protein
yang dimiliki oleh cacing tanah adalah dengan membuat pori di dinding sel bakteri.[rujukan?]
Hal ini menyebakan sitoplasma sel bakteri menjadi terpapar dengan lingkungan luar yang
dapat mengganggu aktivitas dalam sel bakteri dan menyebabkan kematian.[rujukan?] Dengan
cara ini, bakteri menjadi lebih susah untuk menjadi resisten karena yang dirusak adalah
struktur sel milik bakteri itu sendiri.[2]

B. Klasifikasi
Annelida terbagi atas 3 kelas yaitu:

1. Polychaeta
2. Olygochaeta
3. Hirudinea

Pelajari penjelasan tiap-tiap kelas berikut ini!

a. Polychaeta (cacing berambut banyak)

Ciri-ciri:

Polychaeta hidup dalam pasir atau menggali batu-batuan di daerah pasang


surut air laut. Tubuh memanjang dan mempunyai segmen. Setiap segmen
mempunyai parapodia dan setiap parapodia memiliki setae, kecuali pada
segmen terakhir.
Contoh cacing ini adalah :
1) Eunice viridis (cacing wawo)
2) Lysidice oele (cacing palolo)
3) Nereis virens (kelabang laut)

Gambar 25. A. Polychaeta dengan parapodia B. Polychaeta dengan bagian tubuh

b. Olygochaeta (cacing berambut sedikit)

Ciri-ciri:
• Sebagian besar hidup di air tawar atau di darat.
• Hermafrodit, tidak mempunyai parapodia dan terdapat beberapa setae pada pada setiap ruas

Contoh:
• Pheretima posthurna (cacing tanah – Asia)
• Lumbricus terrestris (cacing tanah – Eropa dan Amerika)
• Perichaeta (cacing hutan)
• Tubifex (cacing air)

Lumbricus terrestris

Lumbricus terrestris dikenal dengan cacing tanah,dan ciri-cirinya sebagai berikut

• Tubuh dengan segmen yang jelas, berjumlah 15 – 200 buah

• Alat eksresi berupa sepasang nefridia pada setiap segmen dan disebut metanefridia.

Gambar 26. Metanefridia pada cacing tanah

• Pada setiap segmen terdapat setae kecuali pada segmen pertama dan terakhir.
Hewan ini hermafrodit, tetapi pembuahan sendiri tidak akan terjadi melainkan

pembuahan silang yakni pada waktu dua hewan mengadakan kopulasi.

• Pada segmen ke 32 sampai segmen ke 37 terdapat klitelum sebagai alat kopulasi.

• Bernafas dengan menggunakan seluruh permukaan tubuh yang lembab.

Darah terdiri dari plasma darah, mengandung haemoglobin hingga berwarna



merah, sedangkan butir-butir darahnya tidak berwarna.

• Sistem saraf merupakan sistem saraf tangga tali.

Sistem pencernaan makanan sempurna, yaitu mulai dari mulut, faring, atau

esofagus, tembolok, lambung, usus dan anus.

a) Struktur tubuh cacing tanah (Lumbricus terestris)


Gambar 27. b) potongan melintang tubuh, dan
c) bagian sistem pencernaan didekat kepala

c. Hirudinea

Ciri-ciri Hirudinea:

• Banyak terdapat di air tawar, air laut atau di darat.

Tubuh tidak memiliki parapodia atau setae dan memiliki alat penghisap pada

bagian anterior dan posterior.

Pada hewan hermafrodit, lubang genetalia jantan terletak di muka lubang



genetalia betina.

Sistem pencernaan terdiri dari mulut, faring, tembolok, lambung, rektum, anus.

Anus terletak pada bagian dorsal.

• Peredaran darah tertutup dan pernafasan berlangsung melalui kulit.

• Pengeluaran (eksresi) melalui nefridium yang terdapat pada setiap segmen.

Hewan ini mempunyai kelenjar ludah yang menghasilkan sekret yang mengandung

bahan anti koagulasi (mencegah penggumpalan darah).

Gambar 28. Struktur dalam tubuh lintah

Sebelumnya kami selaku Admin Blog Fisika dasar Memohon maaf, karena sudah Lebih dari
seminggu blog kami tidak di update, karena ada satu dan lain hal, yang salah satunya adalah
musim ujian teman-teman SMA dan SMK, nah sambil off kami kemarin merumuskan
bagaimana kedepannya blog fisika dasar ini. nah akhirnya dengan berbagai sumber kami
akan mengupdate blog ini sesuai dengan kurikulum SMA-SMK, Nah jika sudah selesai akan
di sesuaikan navigasi-navigasinya sehingga bisa di manfaatkan oleh teman-teman di SMP
maupun SMA/SMK, kemudian kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas
kritik dan sarannya, siapapun itu semoga Tuhan Yang Maha Kuasa Membalas amal
kebaikannya.

Nah Untuk Sekarang Materi tentang Momentum dan Impuls, yang akan dimulai dengan
Pengertian, bahasan selanjutnya akan hadir esok hari. kami ambil dari berbagai sumber, yang
diantaranya isekolah, gurumuda, wikipedia, dan buku andalan, tulisan P.A. Tipler dengan
D.H. resnick.

okeh kita mulai saja.


klik aja ya selanjutnya.

Setiap benda yang bergerak mempunyai momentum.


Momentum juga dinamakan jumlah gerak yang besarnya berbanding lurus dengan massa dan
kecepatan benda.
Suatu benda yang bermassa m bekerja gaya F yang konstan, maka setelah waktu Δt benda
tersebut bergerak dengan kecepatan :

vt = vo + a . Δt
vt = vo + . Δt
F . Δt = m . vt – m.vo

Besaran F. Δt disebut : IMPULS sedangkan besarnya m.v yaitu hasil kali massa dengan
kecepatan disebut : MOMENTUM

m.vt = momentum benda pada saat kecepatan vt


m.vo = momentum benda pada saat kecepatan vo

Kesimpulan

Momentum ialah :
Hasil kali sebuah benda dengan kecepatan benda itu pada suatu saat.
Momentum merupakan besaran vector yang arahnya searah dengan
Kecepatannya.
ada juga yang mengatakan sebagai karakteristik suatu benda.

Satuan dari mementum adalah kg m/det atau gram cm/det

Impuls adalah :
Hasil kali gaya dengan waktu yang ditempuhnya. Impuls merupakan
Besaran vector yang arahnya se arah dengan arah gayanya.

Perubahan momentum adalah akibat adanya impuls dan nilainya sama dengan impuls.

IMPULS = PERUBAHAN MOMENTUM


sedangkan Hukum II Newton “yang sebenarnya” hanya bisa digunakan untuk kasus massa benda tetap. Jadi

ketika menganalisis hubungan antara gaya dan gerak benda, di mana massa benda konstan, kita bisa

menggunakan Hukum II Newton “yang sebenarnya”, tapi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan

Hukum II Newton versi momentum. Ketika kita meninjau benda yang massa-nya tidak tetap alias berubah, kita

tidak bisa menggunakan Hukum II Newton “yang sebenarnya” (F = ma). Kita hanya bisa menggunakan Hukum

II Newton versi

momentum. Contohnya roket yang meluncur ke ruang angkasa. Massa roket akan berkurang

ketika bahan bakarnya berkurang atau habis.

Hubungan Antara Momentum Dan Impuls

Pernahkah dirimu dipukul teman anda ?, coba lakukan percobaan impuls dan momentum berikut…

pukul tangan seorang temanmu menggunakan jari anda. Gunakan ujung jari anda. Coba tanyakan kepada

temanmu, mana yang lebih terasa sakit; ketika dipukul dengan cepat

(waktu kontak antara jari pemukul dan tangan yang dipukul sangat singkat) atau ketika dipukul

lebih lambat (waktu kontak antara jari pemukul dan tangan yang dipukul lebih lambat). Kalau dilakukan dengan

benar (besar gaya sama), biasanya yang lebih sakit adalah ketika tanganmu dipukul dengan cepat. Ketika dirimu

memukul tangan temanmu, tangan dirimu dan tangan temanmu saling bersentuhan, dalam hal ini saling

bertumbukan.

Ketika terjadi tumbukan, gaya meningkat dari nol pada saat terjadi kontak dan menjadi nilai yang

sangat besar dalam waktu yang sangat singkat. Setelah turun secara drastis menjadi nol kembali. Ini yang

membuat tangan terasa lebih sakit ketika dipukul sangat cepat(waktu

kontak antara jari pemukul dan tangan yang dipukul sangat singkat).

Hukum II Newton versi momentum yang telah kita turunkan di atas menyatakan bahwa laju

perubahan momentum suatu benda sama dengan gaya total yang bekerja pada benda tersebut. Besar gaya yang

bekerja pada benda yang bertumbukan dinyatakan dengan persamaan :


Ingat bahwa impuls diartikan sebagai gaya yang bekerja pada benda dalam waktu yang sangat singkat.

Konsep impuls membantu kita ketika meninjau gaya-gaya yang bekerja pada benda dalam selang waktu yang

sangat singkat. Misalnya ketika ronaldinho menendang bola sepak, atau ketika tanganmu dipukul dengan cepat.

Penerapan Konsep Impuls Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada penjelasan di atas sudah dijelaskan bahwa impuls merupakan gaya yang bekerja pada benda

dalam waktu yang sangat singkat. Konsep ini sebenarnya sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Ketika

pada tubuh kita dikerjakan gaya impuls dalam waktu yang sangat singkat maka akan timbul rasa sakit. Semakin

cepat gaya impuls bekerja, bagian tubuh kita yang dikenai gaya impuls dalam waktu sangat singkat tersebut

akan terasa lebih sakit. Karenanya, penerapan konsep impuls ditujukan untuk memperlama selang waktu

bekerjanya impuls, sehingga gaya impuls yang bekerja menjadi lebih kecil. Apabila selang waktu bekerjanya

gaya impuls makin lama, maka rasa sakit menjadi berkurang, bahkan tidak dirasakan.

Beberapa contoh penerapan konsep impuls dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :

1. Sarung Tinju
Pernah nonton pertandingan Tinju di TV ? nah, sarung tinju yang dipakai oleh para petinju itu berfungsi untuk

memperlama bekerjanya gaya impuls. ketika petinju memukul lawannya, pukulannya tersebut memiliki waktu

kontak yang lebih lama. Karena waktu kontak lebih lama, maka gaya impuls yang bekerja juga makin kecil.

Makin kecil gaya impuls yang bekerja maka rasa sakit menjadi berkurang.

2.Palu atau pemukul

Mengapa palu tidak dibuat dari kayu saja, kok malah dipakai besi atau baja ? tujuannya supaya selang waktu

kontak menjadi lebih singkat, sehingga gaya impuls yang dihasilkan lebih besar. Kalau gaya impulsnya besar

maka paku, misalnya, akan tertanam lebih dalam.

3. Matras

Matras sering dipakai ketika dirimu olahraga atau biasa dipakai para pejudo. Matras dimanfaatkan untuk

memperlama selang waktu bekerjanya gaya impuls, sehingga tubuh kita tidak terasa sakit ketika dibanting.

Bayangkanlah ketika dirimu dibanting atau berbenturan dengan lantai ? hal itu disebabkan karena waktu kontak

antara tubuhmu dan lantai sangat singkat.

Tapi ketika dirimu dibanting di atas matras maka waktu kontaknya lebih lama, dengan demikian

gaya impuls yang bekerja juga menjadi lebih kecil.

4. Helm

Kalau anda perhatikan bagian dalam helm, pasti anda akan melihat lapisan lunak. Kaya gabus atau spons…

lapisan lunak tersebut bertujuan untuk memperlama waktu kontak seandainya kepala anda terbentur ke aspal

ketika terjadi tabrakan. Jika tidak ada lapisan lunak tersebut, gaya impuls akan bekerja lebih cepat sehingga

walaupun memakai helm, anda akan pusing-pusing ketika terbentur aspal.

Momentum Dan Impuls