Anda di halaman 1dari 6

TUGAS RC BIOKIMIA II

METABOLISME LIPID, OKSIDAN, ANTI-OKSIDAN, DAN


RADIKAL BEBAS

NAMA : LYSDIANA DWI INDRAWATI

NPM/KELAS : 12700384 / 2012 D

DOSEN : dr. LOO HIAN DAO

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

2015/2016
1. Jelaskan mekanisme kerja asam askorbat yang bertindak sebagai anti oksidan
pada paparan asap rokok!
Vitamin C atau asam askorbat sebagai antioksidan hidrofilik yang berperan
dalam memutus reaksi berantai, melakukan regenerasi vitamin E, dan menangkal
secara langsung senyawa oksidan di dalam cairan ekstraseluler karena vitamin ini
hanya larut dalam air. Vitamin ini akan bertindak sebagai pendonor electron
untuk oksidan dan membentuk radikal semi dehidroaskorbat (DHA). Sedangkan
vitamin E atau alfa tokoferol sebagai senyawa antioksidan lipofilik memiliki
peran melindungi serta memutus peroksidase lipid pada membrane sel. Vitamin ini
pun memberikan donor elektronnya pada oksidan dan membentuk tokoferol O.
Tokoferol O akan bereaksi dengan vitamin C membentuk suatu radikal bebas
yang lemah yaitu semidehidroaskorbat. Sementara beta karoten yang terdiri atas
dua molekul vitamin A mempunyai kemampuan bereaksi dengan oksidan terbatas
karena vitamin ini mengalami auto oksidasi. Kerjasama antara senyawa
antioksidan dalam hepar dengan antioksidan yang terkandung dalam madu
diharapkan dapat membersihkan semua oksidan asap rokok yang masuk ke dalam
hepar.

2. Jelaskan mekanisme kerja glutathion peroksidase yang bertindak sebagai anti


oksidan pada keadaan obesitas!
3. Jelaskan mekanisme terjadinya respiratory burst pada keadaan septicaemia!
4. Jelaskan peranan sistem p-450 monooksigenase di dalam pembentukan ROS!
Radikal bebas adalah suatu senyawa atau molekul yang mengandung
satu atau lebih elektron tidak berpasangan pada orbital luarnya. Radikal bebas
seperti superoksida, radikal hidroksil, alkoxyl, dan peroxyl termasuk bagian
dari ROS. ROS diproduksi dalam sel dengan rantai transport elektron dan
beberapa enzim seperti xanthine oxidase, aldehida oksidase, sitokrom-P450
monooksigenase.

5. Jelaskan mekanisme terbentuknya ROS akibat adanya kerusakan kompleks 3


rantai respirasi!
6. Jelaskan mekanisme terjadinya short-half life pada suatu ROS!
7. Jelaskan mekanisme terbentuknya singlet oksigen di dalam tubuh dan apa
kerugian yang timbul akibat adanya singlet oksigen tersebut!
Oksigen singlet merupakan oksigen dalam kondisi tereksitasi (excited state) dimana
lebih reaktif dibanding dengan oksigen triplet. Oksigen singlet dapat terbentuk
melalui proses fotosintesis atau melalui eksitasi reaksi kimia yang tidak membutuhkan
cahaya. Oksigen singlet tidak mengikuti aturan hund dan terdapat 2 awan elektron
yang bertemu pada orbital phi x. Oksigen inilah yang menyebabkan mahkluk hidup
dapat menghasilkan energi. Akan tetapi, hasil sampingan dari oksigen ini, yang kita
kenal dengan radikal bebas, merupakan sesuatu hal yang perlu diwaspadai.
Reduksi oksigen singlet di dalam tubuh, akan diubah menjadi senyawa superokside.
Percobaan secara invitro dapat diketahui bahwa superokside dapat diperoleh secara
elektrolisis oksigen, melarutkan KO2 ke dalam air, dll. Di dalam sistem biologis,
superokside dapat dibentuk pada mitokondria (ubiquionone cythocrom c reductase
dan NADH Dehydrogenase), membran retikulum endoplasma (NADPH-cytochrome
P-450 Reductase), leukosit (NADPH Oxidase) dan sitoplasma (Flavin, katekolamin,
hydroquinone, thiols, melanin, microsomal electron transport chain, cytochrom
oxidase, ferrodoxin dsb). Radikal superokside yang berlebihan, akan menimbulkan
reaksi autooksidasi yang berakibat pada kerusakan jaringan.
Radikal superokside dapat bereaksi dengan senyawa lain karena senyawa ini bersifat
nucleophilic (menyerang inti) dan dengan adanya H (abstraksi hidrogen) dapat
membentuk senyawa perhidroksil atau peroxynitrit yang beracun ( bersifat sitotoksik).

8. Jelaskan mekanisme terjadinya modifikasi side-chain asam amino oleh ROS dan
kerugian yang timbul akibat proses tersebut!
9. Jelaskan mekanisme ceruloplasmin yang bertindak sebagai preventif anti
oksidan!

Antioksidan alami tubuh seperti molekul transferin yang mengandung zat besi dan

seruloplasmin protein bekerja dengan mencegah produksi radikal bebas. Antioksidan

melindungi molekul target antara lain dengan cara mengikat ion logam yang dapat

menyebabkan timbulnya reaksi fenton yang menghasilkan radikal bebas (seruloplasmin,

transferin).
10. Jelaskan mekanisme kerusakan DNA akibat terbentuknya ROS!

Efek toksik ROS pada DNA yaitu terjadinya modifikasi basa DNA atau pemotongan
cincin DNA yang mengakibatkan penuaan dan kanker. Radikal bebas dapat
menimbulkan berbagai perubahan pada DNA yang antara lain berupa hidroksilasi
basa timin dan sitosin, pembukaan inti purin dan pirimidin serta terputusnya rantai
fosfodiester DNA.
1. Jelaskan mekanisme pengaruh dari apoprotein AII pada proses
metabolisme lkipid di dalam tubuh!
2. Jelaskan mekanisme pengaruh dari class B type I scavenger reseptor (SR-
BI) pada penderita hiperkolesterolemia!
3. Jelaskan mekanisme pembentukan arcus korneal pada penderita
hiperkolesterolemia familial!
4. Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke tempat praktek dokter
umum untuk memeriksakan kesehatannya karen ayahnya meninggal
pada usia 44 tahun akibhat infark miokard dan kakak wanitanya yang
berusia 26 tahun menderita hiperlipidemia. Pada pemeriksaan fisik di
dapatkan
: tendon xantomata ada tendon achilles dan arcus korneal bilateral. Pada
pemeriksaan laboratorium di dapatkan :
Cholesterol 11.4 mmol/L (Normal : 3.5-5.0 mmol/L)
Triglycride 1.1 mmol/L (Normal : 0.3-1.5 mmol/L)
HDL cholesterol 1.2 mmol/L (Normal : 1.0-1.8 mmol/L)
Glucose 7.5 mmol/L (Normal : 5.5-11.1 mmol/L)
Fungsi liver, tiroid, renal dalam batas normal.
Apa yang terjadi dengan perempuan tersebut? Jelaskan mekanismenya!
5. Jelaskan mekanisme pembentukan ateroskelosis akibat adanya small
dense LDL!
6. Dalam suatu penelitian dengan menggunakan kultur cell-line tertentu di
dapatkan hasil oksidasi-beta asam lemak di dalam mitokhondria yang
meningkat ketika sintesa denovo asam lemak (lipogenesis) ditingkatkan.
Padeahal dalam keadaan normal ke-2 proses tersebut adalah berlawanan.
Jelaskan mekanisme yang menyebabkan hal tersebut di atas!
7. Seorang perempuan berusia 27 tahum datang ke tempat praktek dokter
umum dengan keluhan kulit kemerahan, bengkak, gatal, serta terdapat
beberapa lesi pada kulit. Selain itu, perempuan ini juga mengeluh adanya
luka gores yang tidak mengering akibat terjatuh dari sepeda meskipun
kejadian tersebut sudah terjadi 1 bulan yang lalu. Perempuan ini juga
menjalani program diet bebas lemak sejak 1 tahun yang lalu. Apa yang
terjadi denganh perempuan tersebut? Jelaskan mekanisme metabolisme
lipid yang terganggu pada perempuan tersebut!
8. Jelaskan mekanisme pelepasan asam arachidonat dari membran sel
akibat adanya Platelet Activating Factor!
9. Seorang bayi laki-laki berusia 7 bulan di bawa oleh orang tuanya ke
tempat praktek dokter umum karena orang tuanya merasa si bayi
memberikan respon yang lambat terhadap rangsangan dari luar. Selain
itu, mereka jga memperhatikan bahwa bayi laki-laki tersebut
menunjukkan respon kaget yang berlebihan (tiba-tiba kedua lengan dan
kakinya ekstensi) bila mendengar suara yang keras serta tampaknya
kehilangan kemampuan motorik dan mental yang sudah ada sebelumnya.
Apa yang terjadi dengan bayi laki-laki tersebut? Jelaskan mekanisme
metabolisme lipid yang terganggu pada bayi tersebut!
10. Jelaskan peranan leukotrien pada terjadinya sesak nafas pada penderita
asma bronkialis!