Anda di halaman 1dari 4

Program Studi D-III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian

Jln.Tuanku Tambusai, Desa Rambah Kec. Rambah Hilir, Kab. Rokan Hulu, Riau
UPP Kode Pos. 28557

DAFTAR TILIK

Nama Mata Kuliah : Kegawatdaruratan


Nama Keterampilan : Laserasi Jalan Lahir
Tanggal Penilaian :
Nama Mahasiswa :
Nama Dosen / instruktur :

PENILAIAN
Penilaian tiap langkah kerja menggunakan skala sebagai berikut :
1. Ya : langkah dikerjakan dengan benar, tepat tanpa ragu-ragu/ tanpa perlu bantuan dan sesuai
dengan urutan
1. 2. Tidak : Langkah kerja tidak dikerjakan atau tidak sesuai prosedur
2.
PETUNJUK
Petunjuk tingkat keterampilan peserta dengan memberi tanda (√ ) pada kolom yg sesuai

B. Cara Kerja Hecting


No ASPEK YANG DINILAI YA TIDAK KET
I Persiapan alat
Bak instrumen kecil
- Nald folder
- Pinset anatomi
- Pinset cirurgis
- Nald hecting ( nald otot dan kulit )
- Kassa secukupnya
- Benang hecting
- Gunting benang
- Handscoond
2. Perlindungan Pribadi : kaca mata, masker, celemek,
dan alas kaki yang tertutup
3. Tempat sampah basah : 1 buah
4. Tempat sampah kering : 1 buah
Program Studi D-III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian
Jln.Tuanku Tambusai, Desa Rambah Kec. Rambah Hilir, Kab. Rokan Hulu, Riau
UPP Kode Pos. 28557

5. Nier bekken : I buah.


6. Wadah + chlorine 0.5 % : 1 buah
7. Air DTT : 1 buah
8. Alat perlindungan diri (APD)
9. Phantom perineum / spons
II Persiapan Penjahitan
Cara kerja
1 Bersihkan sarung tangan di dalam larutan klorin 0,5 %,
lepaskan dalam keadaan terbalik dan rendam dalm klorin
0,5%
2 Buka alat suntik 10 ml sekali pakai, masukkan ke dalam
wadah set partus
3 Patahkan tabung lidokain (lidokain 1 % tanpa epinefrin)-
perkirakan volume lidokain yang akan digunakan yang
akan digunakan – sesuaikan dengan besar / dalamnya
robekan. Bila tidak tersedia larutan jadi lidokain 1 %, dapat
digunakan lidokain 2 % yang diencerkan 1:1 dengan
menggunakan aquadest steril
4 Masukkan lidokain ke dalam spuit
5 Posisikan bokong ibu pada sudut ujung tempat tidur,
dengan posisi litotomi
6 Pasang kain bersih di bawah bokong ibu
7 Atur lampu sorot ke arah vulva atau perineum ibu
8 Pakai satu sarung tangan
9 Isi tabung suntik 10 ml dengan larutan lidokain 1 / 2 %
tanpa epinefrin
10 Pakai sarung tangan kedua
11 Gunakan kassa bersih, untuk membersihkan daerah luka
dari darah atau bekuan darah, dan nilai kembali luas dan
dalamnya robekan pada daerah perineum
Anestesi lokal
12 Beritahu ibu akan disuntik dan mungkin timbul rasa kurang
nyaman
13 Tusukkan jarum suntik pada ujung luka/robekan perineum,
masukkan jarum suntik secara subkutan sepanjang tepi
luka
14 Aspirasi untuk memastikan tidak ada darah yang terhisap,
bila ada darah, tarik jarum sedikit dan kembali masukkan.
Ulangi lagi aspirasi (cairan lidokain yang masuk ke dalam
Program Studi D-III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian
Jln.Tuanku Tambusai, Desa Rambah Kec. Rambah Hilir, Kab. Rokan Hulu, Riau
UPP Kode Pos. 28557

pembuluh darah dapat menyebabkan denyut jantung tidak


teratur)
15 Suntikkan cairan lidokain sambil menarik jarum suntik
pada tepi luka daerah perineum
16 Tanpa menarik jarum suntik keluar dari luka, arahkan
jarum suntik sepanjang tepi luka pada mukosa vagina,
lakukan aspirasi, suntikan cairan lidokain sambil menarik
jarum suntik (bila robekan besar dan dalam, anestesi daerah
bagian dalam robekan – alur suntikan anestesi akan
berbentuk seperti kipas : tepi perineum, dalam luka, tepi
mukosa vagina)
17 Lakukan anestesi pada kedua tepi robekan
18 Tunggu 1-2 menit sebelum melakukan penjahitan untuk
mendapatkan hasil optimal dari anestesi

Penjahitan robekan
19 Lakukan inspeksi vagina dan perineum untuk melihat
robekan
20 Jika ada perdarahan yang terlihat menutupi luka episiotom,
pasang tampon atau kassa ke dalam vagina, sebaiknya
gunakan tampon berekor
21 Lihat dengan jelas batas luka episiotomi
22 Lakukan penjahitan pertama ± 1 cm di atas puncak luka
robekan di dalam vagina. Ikat jahitan pertama dengan
simpul mati. Potong ujung benang dengan yang bebas
(ujung benag tanpa jarum) hingga tersisa ± 1 cm
23 Jahit mukosa vagina dengan menggunakan jahitan jelujur
hingg tepat di belakang lingkaran himen
24 Bila robekan yang terjadi sangat dalam :
- Lepaskan jarum dari benang
- Ambil benag baru dan pasang pada jarum
- Buat jahitan terputus pada robekan bagian dalam
untuk menghindari rongga bebas/dead space gunting
sisa benang
Program Studi D-III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian
Jln.Tuanku Tambusai, Desa Rambah Kec. Rambah Hilir, Kab. Rokan Hulu, Riau
UPP Kode Pos. 28557

Pasang kembali jarum pada benang jahitan jelujur semula


25 Teruskan jahitan jelujur pada luka perineum sampai bagian
bawah luka robekan
26 Bila menggunakan benag plain cat gut, buat simpul mati
pada jahitan jelujur paling bawah
27 Jahit jaringan subkutis kanan-kiri ke arah atas hingga tepat
di muka lingkaran himen
28 Tusukkan jarum dari depan lingkaran himen ke mukosa
vagina di belakang lingkaran himen. Buat simpul mati di
belakang lingkaran himen dan potong benang hingga
tersisa ± 1 cm
29 Bila menggunakan tampon, keluarkan tampon. Masukkan
jari telunjuk ke dalam rektum dan rabalah dinding atas
rektum (Bila teraba jahitan, ganti sarung tangan dan
lakukan penjahitan ulang)
30 Bereskan alat dan rapikan ibu
31 Cuci tangan
32 Dokumentasi