Anda di halaman 1dari 29

Disampaikan pada Kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Penyelenggaraan Sertifikasi Penyuluh KKBPK bagi Asesor Provinsi,

Bekasi, 2017
Sistematika

STANDAR
MODEL
MSDMBK KOMPETENSI
KOMPETENSI
PKB
MANAJEMEN
SUMBER DAYA MANUSIA
BERBASIS
KOMPETENSI
KERANGKA SISTEM MANAJEMEN SDM
BERBASIS KOMPETENSI
PRINSIP MSDMBK(1)

 Arah organisasi masa kini fokus pada SDM


 Kunci keberhasilan organisasi dalam persaingan global
Kemampuan SDM dalam menghadapi kompetisi, produk
superior, memanfaatkan teknologi dan kapital secara
maksimal
 Memperjelas tuntutan dan harapan pelaksanaan
pekerjaan
 Memaksimalkan produktivitas
 Mengkaitkan antara perilaku dengan strategi dan nilai-
nilai organisasi

5
PRINSIP MSDMBK (2)
Pendekatan dalam manajemen SDM yang
didasari prinsip :
 SDM adalah sumber daya terpenting
 Manusia adalah modal yang dapat dikembangkan
kemampuannya
 Pentingnya mengembangkan komitmen SDM
melalui keterlibatan, keterbukaan dan
pengembangan individu; pentingnya keterlibatan
semua komponen dalam MSDM
 Keterpaduan kebijakan dan prosedur SDM
menentukan keberhasilan organisasi.
PERUBAHAN MANAJEMEN ASN

Sumber : MENPAN-RB
FOKUS MSDM BERUBAH DARI ADMINISTRATIF
KE TRANFORMASIONAL
Current State Desired Future State

Transactional (50%) Transactional (10%)


• Recruitment coordination
• Training Administration
• Payroll management Traditional (30%)
• Appraisal co-ordination
• SDM administration

Traditional (30%) Refocus HR Transformational (60%)


• Conflict Management • Competency Maps
• Critical Success Factors
• KPI
• Performance Management
• Leadership Building
Transformational (20%)
• Change Facilitator
• Vision Communicator • Structure Designer
• Facilitator • Future competencies Developer

Source: Shermon (2004)


Jabatan ASN

Jabatan Jabatan Jabatan


Pimpinan Tinggi Fungsional Administrasi
Jabfung Keahlian Jabfung Keterampilan

Ahli Utama Penyelia Administrator


JPT Utama
Ahli Madya Mahir
JPT Madya Pengawas
Ahli Muda Terampil
JPT Pratama Pelaksana
Ahli Pemula
Pertama

Sumber : UU No.5 tahun 2014


Tuntutan Kebutuhan
STANDAR KOMPETENSI JABATAN

KONDISI
KONDISI IDEAL RENCANA AKSI
OBJEKTIF

Profiling Susun Standar


Knowledge based Kompetensi Jabatan
kompetensi PNS
recruitment
dg metode AC Penilaian
Kompetensi PNS dg
Rekrutmen (seleksi metode AC
Profil/ & promosi) scr
kompetensi PNS ?
terbuka dan Talent Pool
kompetitif (Sistem
Merit)
Penyusunan Rencana
Pengembangan
Kompetensi PNS
Pengembangan Pengembangan
PNS berbasis PNS berbasis Pola Karier PNS
kompetensi ? kompetensi
MODEL
KOMPETENSI
KOMPETENSI: Karakteristik dan Kemampuan kerja yang mencakup aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai tugas dan/atau fungsi jabatan.

Keterampilan

Pengetahuan Sikap/Perilaku

Kompetensi
Kompetensi merupakan perpaduan aspek pengetahuan , keterampilan, dan sikap
yang terindikasikan dalam kemampuan dan perilaku seseorang sesuai tuntutan
pekerjaan.
Pengetahuan (Knowlegde)
Keterampilan (Skills) HARD COMPETENCY
• Lebih mudah untuk diamati
dan
dibentuk/dikembangkan
• Penting untuk berhasil tapi
tidak cukup

SOFT COMPETENCY :
• Lebih sulit untuk diamati
dan perlu waktu lama
•Konsep diri (self concept) untuk
• sikap (traits) dibentuk/dikembangkan
• Karakteristik mendasar
• Motif (motives)
yang penting untuk
keberhasilan
MODEL KOMPETENSI

Rumusan yang digambarkan


secara spesifik sebagai
kombinasi antara pengetahuan,
keterampilan dan perilaku agar
seseorang dapat menunjukkan
kinerja yang superior.
Permenakertrans 8 Tahun 2012, Perka BKN Nomor 7 Tahun 2013 tentang
Tentang Tata Cara Penetapan SKKNI Pedoman Penyusunan Standar
Perka BKN Nomor 8 Tahun 2013 tentang Kompetensi Manajerial PNS
Pedoman Perumusan Standar
Kompetensi Teknis PNS

SKKNI – SK3 - SKT – SI


KAMUS KOMPETENSI – SKJ
SKT - PNS

Instansi Pemerintah Instansi Pemerintah (Kementerian,


Lembaga Profesi/Asosiasi Lembaga Pemerintah Non
Instansi Swasta/Industri Kementerian,
Perangkat Daerah)

Pendekatan

REGIONAL MODEL COMPETENCY MODEL OF OCCUPATION SKILL


STANDARD (RMCS) STANDARD (MOSS)
Berbasis Fungsi dan Proses Pekerjaan Berbasis Jabatan Kerja (leveling)
4
MODEL KOMPETENSI ASN
ISI MODEL KOMPETENSI

Kompetensi Kompetensi
teknis, diukur manajerial,
dari tingkat dan diukur dari
spesialisasi tingkat
pendidikan,
Kompetensi Kompetensi pendidikan,
pelatihan teknis Teknis Manajerial pelatihan
fungsional dan KAMUS struktural atau
STANDAR
KOMPETENSI
pengalaman manajemen dan
bekerja secara KOMPETENSI KOMPETENSI
pengalaman
teknis; kepemimpinan
Kompetensi Sosial
Kultural

Kompetensi sosial kultural, diukur dari


pengalaman kerja berkaitan dengan
masyarakat majemuk dalam hal agama,
Sumber:
suku dan budaya sehingga memiliki UU 5/2014 ttg ASN
wawasan kebangsaan ;
Ruang Lingkup Kompetensi ASN

KOMPETENSI KOMPETENSI
KOMPETENSI TEKNIS
MANAJERIAL SOSIAL KULTURAL
Kepemimpinan
Analisis kebijakan Berpikir analitis/ Sistem integritas dan
Mengembangkan konseptual/strategis dan mengelola kualitas
metode kerja/inovasi visioner diri
Komunikasi efektif, Pelayanan publik yang Keteladan dan
kolaborasi/mem prima kepeloporan
bangun kerja sama Pengambilan
Membangun budaya
Menjamin kualitas keputusan/strategis
Memimpin dan organisasi
kerja mengelola perubahan Membangun
Mengelola konflik Manajemen kinerja karakter,kepribadian
Penguasaan dan Pemberdayaan staf / dan nasionalisme
pemanfaatan masyarakat pelayan publik.
teknologi informasi Pengembangan
organisasi.
Jenis Kompetensi

Soft • Karakteristik yang mendasari individu


dalam menampilkan kinerja pada jabatan
Competency tertentu
• Perka BKN No 7 Tahun 2013 tentang
(Kompetensi Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi
Manajerial) Manajerial PNS

Hard • Kemampuan yang bersifat teknis/


fungsional berkaitan dengan bidang
Competency pekerjaannya
(Kompetensi • Perka BKN Nomor 8 Tahun 2013 tentang
Pedoman Perumusan Standar Kompetensi
Teknis) Teknis PNS
SISTEMATIKA
MODEL KOMPETENSI

UNIT KAMUS STANDAR


KOMPETENSI KOMPETENSI KOMPETENSI
PROSES

KOMPETENSI
Pengelompokkan Pekerjaan
(Rumpun Jabatan) TEKNIS

Wawancara Pemegang Jabatan


Wawancara Ahli 1. Pendataan Keluarga
Uraian Pekerjaan 2. Pemetaan Keluarga
3. Advokasi
4. Konseling
5. KIE
Tuntutan Perilaku 6. Pembinaan Poktan
7. Pencatatan dan
Pelaporan
Pengelompokan Perilaku

Alternatif Kompetensi
PROSES
KOMPETENSI
MANAJERIAL
WAWANCARA BOD
WAWANCARA NARASUMBER
URAIAN PEKERJAAN
PANDANGAN KONSULTAN
1. Integritas
2. Inovasi
3. Berpikir Konsetual
4. Berpikir Analisis
5. Perencanaan
Tuntutan Perilaku 6. Mencari Informasi
7. Komunikasi

Alternatif Kompetensi
PROSES VALIDASI

SUPERIOR
MODEL PERFORMANCE

KOMPETENSI LOWER
PERFORMANCE

COMPETENCY BEHAVIOR
INTERVIEW /EXPERT PANEL
PERFORMANCE REVIEW / PA
KAMUS KOMPETENSI
1. Nama Kompetensi 2. Definisi Kompetensi 3. Tingkat Keahlian 4. Indikator Perilaku

1 INTERPERSONAL COMMUNICATION (KOMUNIKASI INTERPERSONAL)


Berkomunikasi efektif dengan orang lain, berhadapan dengan individu maupun
2 kelompok. mendengarkan orang lain dengan seksama,menunjukkan pengertian
dan secara konstruktif memberikan umpan balik.

Level 5 Level 4 Level 3 Level 2 Level 1


3
Tinggi Sedang Rendah

Indikator Perilaku
• Memberikan saran dan umpan yang • Memberikan • Melihat kembali dan memberikan
konstuktif terhadap rekan kerja untuk masukan komentar pada memo atau laporan, untuk
meningkatkan unjuk kerja, meski mereka terhadap kinerja menjelaskan bila diminta.
4 tidak menyetujui masukan tersebut. orang lain dalam • Memahami penjelasan lisan tentang
• Mengikuti petunjuk lisan dari orang lain unit kerja atau kebijakan-kebijakan perusahaan.
untuk penyelesaian tugas yang baru dan kelompok yang • Memberikan masukan tentang kinerja
kompleks. sama. orang lain, bila diminta.
• Mempelajari proposal dan mengajukan .
saran konsutruktif terhadap masalah
yang sedang hangat.

Sumber : LOMA Competency Dictionary


STANDAR KOMPETENSI
PENYULUH KKBPK
Peraturan Kepala BKKBN Nomor 2 Tahun 2017
tentang Standar Kompetensi PKB

19 13 2
Kompetensi
Teknis
Kompetensi
Manajerial
Kompetensi
Sosial Kultural
Kompetensi Teknis
KODIFIKASI UNIT KOMPETENSI
bkkbn.pk.01.001.01 1. Melakukan Updating Pendataan Keluarga
bkkbn.pk.01.002.01 2. Membuat Peta Keluarga
bkkbn.pk.01.003.01 3. Melakukan Pendataan IMP
4. Melakukan Pendataan Dokter Bidan Mandiri (DBM) dan
bkkbn.pk.01.004.01
Faskes
bkkbn.pk.01.005.01 5. Melakukan Fasilitasi dan Koordinasi Kemitraan KKBPK
bkkbn.pkb.01.001.01 6. Menyusun Rencana Penyuluhan KKBPK
bkkbn.pkb.01.002.01 7. Menyiapkan Materi Penyuluhan KKBPK
8. Melaksanakan Advokasi, KIE, dan Penggerakkan Program
bkkbn.pkb.01.003.01
KKBPK
bkkbn.pkb.01.004.01 9. Melaksanakan Konseling KB
bkkbn.pkb.01.005.01 10. Melaksanakan Pembinaan Kader IMP
bkkbn.pkb.01.006.01 11. Mengembangkan Media Advokasi, KIE, Konseling
bkkbn.pkb.01.007.01 12. Melaksanakan Pembinaan Peserta KB
bkkbn.pkb.01.008.01 13. Menyusun Rencana Pelayanan KB
bkkbn.pkb.01.009.01 14. Melakukan Pendampingan Calon Akseptor KB
bkkbn.pkb.01.010.01 15. Melakukan Pendampingan Komplikasi Peserta KB
16.Menginisiasi dan Memfasilitasi Pembentukan Kelompok
bkkbn.ppk.01.001.01
Bina-bina (BKB, BKR, BKL), PIK-R/M, dan UPPKS
bkkbn.ppk.01.002.01 17.Melaksanakan pembinaan kelompok (BKB, BKR, BKL),
PIK-R/M, dan UPPKS
bkkbn.ppk.01.003.01 18. Melakukan Monitoring dan Evaluasi Program KKBPK
bkkbn.ppk.01.004.01 19. Menyusun Laporan Kegiatan KKBPK
Kompetensi Manajerial &
Sosial Kultural
JENJANG JABATAN PKB / LEVEL KOMPETENSI
NO UNIT KOMPETENSI
Pemula Trampil Mahir Penyelia Pertama Muda Madya

KOMPETENSI MANAJERIAL
1 Integritas 1 1 2 3 3 3 4
2 Inovatif 1 1 2 3 3 3 4
3 Perencanaan 1 1 2 3 3 3 3
4 Berpikir Analisis 1 1 2 3 3 3 4
5 Berpikir Konseptual 1 1 2 3 3 3 4
6 Berorientasi pada Kualitas 1 1 2 2 3 3 4
7 Berorientasi pada Pelayanan 1 1 2 2 3 3 3
8 Komunikasi Lisan 1 1 2 3 3 3 4
9 Komunikasi Tertulis 1 1 2 3 3 3 4
10 Kerjasama 1 1 2 2 3 3 3
11 Interaksi Sosial 1 1 2 3 3 3 4
12 Membangun Hubungan Kerja 1 1 2 2 3 3 4
13 Pencarian Informasi 1 1 2 2 2 3 3
KOMPETENSI SOSIAL KULTURAL
1 Wawasan Kebangsaan 1 1 2 2 3 3 4
2 Mengelola Keberagaman 1 1 2 2 3 3 4
KAMUS KOMPETENSI
PENYULUH KKBPK

1. Daftar Unit Kompetensi


2. Uraian Unit Kompetensi
• Kode Unit
STANDAR KOMPETENSI • Judul Unit
PENYULUH KB • Deskripsi Unit
• Elemen dan Kriteria Unjuk Kerja
atau Tingkat Kemahiran (level
dan Deskripsi) dan Indikator
Perilaku
3. Batasan Variabel
4. Panduan Penilaian
Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional
2017
TERIMA KASIH