Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS CANGKREP
Jln. WR. Supratman No.15 Teip. ( 0275 ) 321856 PURWOREJO 54117

TERM OF REFERENCE (TOR)


KERANGKA ACUAN KEGIATAN
PENYULUHAN HIV – AIDS DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DADIREJO

I. LATAR BELAKANG

Strategipenanggulangan HIV-AIDS ditujukan untuk mencegah dan


mengurangi risiko penularan HIV, meningkatkan kualitas hidup ODHA,
serta mengurangi dampak social dan ekonomi akibat HIV dan AIDS pada
individu, keluarga dan masyarakat, agar individu dan masyarakat
menjadi produktif dan bermanfaat untuk pembangunan. Hal ini
memerlukan peran aktif multi pihak baik pemerintah maupun
masyarakat termasuk mereka yang terinfeksi dan terdampak, sehingga
keseluruhan upaya penanggulangan HIV dan AIDS dapat dilakukan
dengan sebaik-baiknya, yang menyangkut area pencegahan,
pengobatan, mitigasi dampak dan pengembangan lingkungan yang
kondusif.

Untuk keberhasilan program pencegahan dan pengobatan


diperlukan peran aktif dari kelompok populasi kunci yaitu : (1) Orang-
orang berisiko tertular atau rawan tertular karena perilaku seksual
berisiko yang tidak terlindung, bertukar alat suntik tidak steril; (2)
Orang-orang yang rentan adalah orang yang karena pekerjaan,
lingkungannya rentan terhadap penularan HIV, seperti buruh migran,
pengungsi dan kalangan muda berisiko; dan (3) ODHA adalah orang
yang sudah terinfeksi HIV.

Seperti diketahui situasi epidemi HIV dan AIDS di Indonesia telah


memasuki epidemic terkonsentrasi. Berdasarkan hasil Surveilans
Terpadu HIV dan Perilaku (STHP, Populasi Kunci, 2007) menunjukkan
prevalensi HIV pada populasi kunci :Wanita Pekerja Seks (WPS)
langsung 10,4%; WPS tidak langsung 4,6%; waria 24,4%; pelanggan
WPS 0,8%; lelaki seks dengan lelaki (LSL) 5,2%; pengguna napza suntik
52,4%. Di provinsi Papua dan Papua Barat terdapat pergerakan kearah
generalized epidemic dengan prevalensi HIV sebesar 2,4% pada
penduduk 15-49 tahun (STHP, Penduduk Papua, 2007).

Dalam menghadap iepidemi HIV tersebut perlu dilakukan upaya


pencegahandan penanggulangan HIV dan AIDS yang lebih intensif,
menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi, untuk menghasilkan program
yang cakupannya tinggi, efektif dan berkelanjutan.

Rumah Sakit Dian Harapan sebagai salah saturumah sakit


rujukan bagi orang dengan HIV dan AIDS (SK Menkes
No.760/MENKES/SK/VI/2007 tentang Penetapan Lanjutan RumahSakit
Rujukan Bagi Orang Dengan HIV dan AIDS) iikut serta dalam upaya
pencegahan dan penaggulangan HIV-AIDS dengan mengadakan kegiatan
berupa penyuluhan tentang HIV-AIDS dan IMS kekelompok resiko tinggi
dan kelompok yang rentan tertular HIV yang menjadi populasi kunci
dalam keberhasilan enganggulangan HIV-AIDS ini.

II. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud Kegiatan

Maksud kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan


pengetahuan kelompok resiko tinggi dan kelompok rentan tertular HIV
tentang HIV – AIDS danPenyakit Infeksi Menular Seksual (IMS).

Tujuan Kegiatan

Tujuan kegiatan ini adalah dengan meningkatnya pengetahuan


tentang HIV – AIDS dan Penyakit IMS, kelompok resiko tinggi dan
kelompok rentan tertular HIV dapat membagikan dan menyebarkan
pengetahuan ini kepada anggota kelompok yang lain. Sehingga populasi
kunci ini secara langsung dapat ikut berperan secara aktif dalam upaya
pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDs

III. RINCIAN KEGIATAN

Uraian Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kepada kelompok resiko


tinggi dan rentan tertular HIV tentang masalah HIV-AIDS dan penyakit
IMS.

Kriteria Peserta

Peserta yang hadir adalah yang termasuk dalam kelompok resiko


tinggi dan rentan tertular HIV-AIDS dan penyakit IMS, yaitu ibu yang
dating ke posyandu

Jumlah Peserta

Jumlah peserta keseluruhan yang akan hadir diperkirakan 20


orang.

Waktu dan Tempat Kegiatan

Kegiatan ini diselenggarakan sebanyak 12 kali, masing-masing


kegiatan diadakan selama 1 (satu) hari yaitu pada :Kegiatan atau
bersamaan dengan jadwal posyandu

IV. PESERTA KEGIATAN


Peserta kegiatan adalah para ibu yang dating ke Posyandu

V. METODA KEGIATAN DAN JADWAL ACARA

Metoda Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan dengan metoda-metoda sebagai berikut:

1. Paparan materi penyuluhan dari narasumber


2. Tanya jawab

Purworejo, 24 mei 2016


Kepala
BLUD UPT Puskesmas Dadirejo

Dr. Agustinus Triyono


NIP.196103121989031008