Anda di halaman 1dari 8

PRE PLANNING PENYULUHAN SENAM LANSIA

A. Latar Belakang
Usia lanjut dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada
daur kehidupan manusia. Usia lanjut adalah seseorang yang telah
mencapai usia lebih dari 60 tahun. Orang-orang yang berusia lanjut
harus pintar menjaga pola hidup untuk mempertahankan kesehatn dan
kebugarannya. Salah satu contoh menjaga kesehatan bagi lansia yaitu
dengan berolahraga dan makan makanan yang bergizi cukup.
Untuk mencegah dan mengatasi keluhan-keluhan yang dialami,
lansia harus banyak melakukan latihan fisik yang teratur. Hal ini
disebabkan latihan fisik dapat membantu mencegah keadaan atau
penyakit kronis seperti osteoporosis, diabetes, hipotensi, dan lain-lain.
Latihan fisik atau diluar rumah juga merupakan kesempatan bagi
lansia untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan sesama.
Apabila banyak bersosialisi dan berinteraksi dengan orang lain, akan
membantu mencegah terjadinya pikun pada lansia.
Akan teteapi, ada konsep yang dalam masyarakat yaitu bahwa
lansia harus mengurangi atau membatasi aktivitas. Seperti salah
satunya jangan jauh-jauh, sebaiknya memakai tongkat, duduk saja di
rumah, bersantai, dan lain sebagainya. Namun, justru tidak adanya
dan berkurangnya kativitas mempercepat kemunduran semua fungsi
dari organ lansia. Sehingga apabila lansia dibiarkan kurang
beraktifitas, contohnya terlalu banyak duduk santai dan tidur akan
menambah atrofi otot. Selain itu, kurangnya pergerakan dapat
menimbulkan keluhan-keluhan lain seperti sulit buang air besar, susah
tidur, pikun, terjadi pembengkakan pada kaki bagian bawah, serta
keluhan nyeri otot lainnya.
Oleh karena itu, kami akan melakukan penyuluhan terhadap lansia
mengenai pentingnya olahraga dalam hal ini adalah senam lansia.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan tentang senam lansia, lansia
dapat memahami tentang pentingnya berolahraga.

2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan tentang senam lansia, lansia
diharapkan dapat :

a. Menyebutkan manfaat olahraga bagi lansia.


b. Menyebutkan prinsip olahraga bagi lansia dengan benar
c. Menyebutkan langkah-langkah olahraga bagi lansia dengan
benar
d. Mendemonstrasikan langkah-langkah olahraga bagi lansia
dengan benar

C. Sasaran
Sasaran dalam penyuluhan ini adalah lansia di PSTW.

D. Strategi Pelaksanaan
1. Metode : Ceramah, diskusi dan demonstrasi
2. Media : Flip chart, Leaflet
3. Materi : Terlampir
4. Hari/Tanggal : Senin/19 Maret 2018
5. Waktu : Pukul 10.00 WITA
6. Tempat : PSTW
7. Alokasi waktu : 25 menit
E. Evaluasi
1. Proses
a. Lansia dapat bekerjasama dengan mahasiswa
b. Peserta dapat mengerti maksud penyuluhan
c. Peserta terlibat aktif dalam penyuluhan
d. Peserta menunjukkan minat terhadap penyuluhan
e. Peserta memberikan respon terhadap materi yang
disampaikan
2. Hasil
a. 100 % lansia hadir
b. 100 % peserta yang hadir berperan aktif dalam penyuluhan
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
SENAM LANSIA

Cabang Ilmu : Keperawatan Gerontik

Pokok Bahasan : Olahraga

Sub Pokok Bahasan : Senam Lansia

Sasaran : Para Lansia di PSTW

Hari / Tanggal : Senin / 19 Maret 2018

Waktu : Pukul 07:00 WITA

Tempat : PSTW

Metode : Ceramah, diskusi dan demonstrasi

Media : Leaflet dan Flip chart

A. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, lansia mampu memahami
pentingnya olahraga bagi lansia.

B. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah diberikan penjelasan selama 25 menit diharapkan lansia
dapat :
1. Menyebutkan manfaat senam bagi lansia dengan benar
2. Menyebutkan prinsip senam bagi lansia dengan benar
3. Menyebutkan langkah-langkah senam bagi lansia dengan benar
4. Mendemonstrasikan langkah-langkah olahraga bagi lansia dengan
benar

C. Kegiatan Penyuluhan

Tahap Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta


Kegiatan
Pendahuluan  Memberi salam Memperhatikan
(5 menit)  Memperkenalkan diri
 Membuka penyuluhan
 Kontrak Waktu
2.

Penyajian 1.
(15 menit)  Menjelaskan pengertian senam Memperhatikan
lansia
 Menjelaskan tujuan senam
lansia
 Menjelaskan manfaat dari
senam lansia
 Menjelaskan prinsip senam
lansia
 Menjelaskan langkah-langkah
senam lansia
 Mendemonstrasikan langkah-
langkah senam lansia Mengikuti langkah-
langkah senam lansia

Penutup  Menyimpulkan materi yang Memperhatikan


(5 menit) telah disampaikan
 Menutup pertemuan dan
memberi salam terapeutik Memperhatikan dan
membalas salam
MATERI PENYULUHAN SENAM LANSIA

A. Pengertian
Senam lansia adalah satu bentuk latihan fisik yang memberikan
pengaruh baik terhadap tingkat kemampuan fisik lansia, bila
dilaksanakan dengan baik dan benar. Senam atau latihan fisik sering
diidentifikasi sebagai suatu kegiatan yang meliputi aktifitas fisik yang
teratur dalam jangka waktu dan intensitas tertentu.
Senam merupakan bagian dari usaha menjaga kebugaran
termasuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan sebagai bagian
dari program retabilitas bagi mereka yang telah menderita.

B. Tujuan
1. Untuk menjaga tubuh dalam keadaan sehat dan aktiif
2. Memperbaiki pasokan oksigen dan proses metabolisme.
3. Membangun kekuatan dan daya tahan tubuh
4. Meningkatkan kondisi otot dan sendi

C. Manfaat senam
1. Sebagai pencegahan timbulnya suatu penyakit
2. Hidup lebih sehat dan segar bugar
3. Ketahanan tubuh semakin bertambah
4. Mencegah terjadinya pikun
5. Awet muda
6. Dapat berinteraksi dengan masyarakat
7. Mencegah menculnya penyakit kronis
D. Prinsip – prinsip senam pada lansia
1. Selalu mempertahankan keselamatan.
2. Melakukan senam dengan teratur dan tidak terlalu berat
3. Lama latihan selama 15-60 menit
4. Mencegah terjadinya cedera

E. Langkah-Langkah Senam
1. Latihan kepala dan leher
a. Lihat keatap kemudian menunduk sampai dagu ke dada
b. Putar kepala dengan melihat bahu sebelah kanan lalu sebelah
kiri
c. Miringkan kepala ke bahu sebelah kanan lalu kesebelah kiri
2. Latihan bahu dan lengan
a. Angkat kedua bahu ke atas mendekati telinga kemudian
turunkan kembali perlahan-lahan
b. Tepukan kedua telapak tangan dan renggangkan lengan
kedepan lurus dengan bahu.
c. Pertahankan bahu tetap lurus dan kedua tangan bertepuk
kemudian angkat lengan keatas kepala
d. Satu tangan kebelakang dari leher kemudian raihlah punggung
sejauh mungkin yang dapat dicapai.
e. Bergantian tangan kanandan kiri
3. Latihan punggung
a. Letakan tangan dipinggang dan tekan kedua kaki, putar tubuh
dengan melihat bahu kekiri dan kekanan.
b. Tepukan kedua tangan dibelakang dan regangkan kedua bahu
ke belakang
4. Latihan paha
a. Latihan ini dapat dilakukan dengan berdiri tegak dan
memegang sandaran lalu lipat satu lutut sampai pada dada
dimana kaki yang lain tetap lurus, dan tahan beberapa waktu.
b. Duduklah dengan kedua kaki lurus kedepan.
c. Pertahankan kaki lurus tanpa membengkokan lutut, kemudian
tarik telapak kaki kearah kita dan regangkan kembali.
d. Tekuk dan regangkan jari-jari kaki tanpa menggerakan lutut.
e. Pertahankan lutut tetap lurus, putar telapak kaki kedalam
sehingga permukaannya saling bertemu kemudian kembali lagi
5. Latihan pernafasan
a. Duduklah di kursi dengan punggung bersandar dan bahu
relaks.
b. Letakkan kedua telapak tangan pada tulang rusuk.
c. Tarik nafas dalam-dalam maka terasa dada mengambang
d. Sekarang keluarkan nafas perlahan-lahan sedapatnya
6. Latihan muka
a. Kerutkan muka sedapatnya kemudian tarik alis keatas
b. Tutup mata kuat-kuat, kemudian buka lebar-lebar
c. Kembangkan pipi keluar sebisanya. Kemudian isap kedalam
d. Tarik bibir kebelakang sedapatnya, kemudian ciutkan dan
bersiul