Anda di halaman 1dari 28

CRITICAL JOURNAL REVIEW

Authors Jurnal Background of Purposes of


No. Title of Journal
(all) Name/Volume/No/Year Study study

5
Advantages

Interconnection Originality Update problem


Methodology Results Discussion between
elements
Disadvantages The Implications to

Cohesion and Interconnection Originality Update Cohesion and


coherence of between problem coherence of
research elements research
content content Theory
The Implications to

Government Discussion & Analysis


program
CRITICAL JOURNAL REVIEW

Nama Pengarang Nama


No. Judul Artikel
(semuanya) Jurnal/No/Volume/Tahun

Fitoremediasi Limbah
Cair UPT Laboratorium
1. Yuliana Herman Analitik Universitas
Welhelmus Djo, Udayana
2. Dwi Adhi Suastuti,
3. Iryanti Eka Jurnal Media Sains/Vol.1/No. Menggunakan
1 Tanaman Eceng
Suprihatin, 2/2017 Gondok (Eichhornia
4. Wahyu Dwijani crassipes) Ditinjau dari
Sulihingtyas Penurunan Nilai COD
dan Kandungan Logam
Berat Cu dan Cr
Penurunan Logam
Berat Timbal (Pb) Pada
Limbah Cair
1. Eko Siswoyo, Laboratorium Kualitas
2. Kasam,
2 Jurnal Sains dan Teknologi Lin Lingkungan Uii Dengan
3. Dian Widyanti Menggunakan
Tumbuhan Eceng
Gondok (Eichhornia
crassipes)

Analisa Sifat Adsorpsi


1. Sarah Mustari, Jurnal Material dan Energi Logam Berat Pada
2. Sri Suryaningsih,
3 Indonesia /Vol. 07/No. Eceng Gondok Dalam
3. Mariah Kartawidjaja 01/2017 Pengelolaan Air
Limbah Elektroplating
Sintesis dan
Karakterisasi
1. Adis Mahendra
UNESA Journal of Carboxymethyl
4 2. Mitarlis Chemistry/Vol.6/No.1/2017 Cellulose (CMC) dari
Selulosa Eceng Gondok
(Eichhornia crassipes)
Laju Penurunan Logam
Berat Plumbum (Pb)
J. Manusia Dan Dan Cadmium (Cd)
5 1. Ramadhan Tosepu Lingkungan/Vol.19/No.1/2012 Oleh Eichornia
Crassipes Dan Cyperus
Papyrus
Latar Belakang Masalah Tujuan Penelitian

Limbah laboratorium sebagian besar merupakan limbah


cair dengan kandungan logam berat yang tinggi dan Untuk mengetahui
mempunyai nilai BOD (Biological Oxygen Demand) dan efektivitas
COD (Chemical Oxygen Demand) yang tinggi pula. penurunan COD
Tingginya nilai BOD, COD, dan logam berat dalam limbah (Chemical Oxygen
cair laboratorium disebabkan oleh pemakaian bahan- Demand),
bahan kimia selama kegiatan di laboratorium. Salah satu kandungan logam
alternatif teknologi yang dapat digunakan untuk berat Cu dan Cr
mengolah limbah cair adalah teknik fitoremediasi. limbah cair
Fitoremediasi adalah upaya penggunaan tanaman untuk laboratorium
dekontaminasi limbah. Salah satu jenis tanaman yang analitik dan
dapat digunakan untuk meremediasi limbah adalah mengetahui daya
eceng gondok (Eichhornia crassipes). Eceng gondok serap eceng gondok
merupakan gulma air karena petumbuhannya yang terhadap COD dan
begitu cepat. Karena pertumbuhan yang cepat maka logam berat Cu dan
eceng gondok dapat menutupi permukaan air dan Cr.
menimbulkan masalah pada lingkungan.
Air limbah laboratorium yang dihasilkan dari kegiatan Untuk mencegah
pengujian dengan menggunakan bahan-bahan kimia dampak negatif dari
merupakan salah satu jenis limbah yang cukup air limbah ini, maka
berbahaya karena mengandung beberapa komponen diperlukan suatu
berbahaya. Salah satu komponen tersebut adalah logam upaya pengolahan
berat Timbal (Pb) dengan konsentrasi yang cukup tinggi. yang mampu
Untuk mencegah dampak negatif dari air limbah ini, menurunkan kadar
maka diperlukan suatu upaya pengolahan yang mampu dari logam berat
menurunkan kadar dari logam berat tersebut. tersebut.

Pertumbuhan penduduk dunia yang sangat cepat dan


perkembangan industri yang semakin pesat Untuk mengetahui
menyebabkan semakin banyak bahan buangan yang sifat adsorpsi eceng
bersifat racun yang dibuang ke lingkungan dalam bentuk gondok pada limbah
limbah padat, cair dan gas. Limbah dalam bentuk cair cair yang
yang ada dalam industri elektroplating sebagai proses diperlakukan dalam
elektrolisa yang menyisakan logam berat seperti Fe, Cu variasi waktu
dan Pb. Tanaman Eceng gondok (Eichornia Crassipes) perendaman selama
dapat dimanfaatkan menjadi bahan adsorben yang 30, 60, dan 90
merupakan tanaman gulma dengan waktu tumbuh menit.
sangat cepat, sehingga dapat mengganggu aliran air dan
mempercepat pendangkalan perairan.
Eceng gondok merupakan tanaman air yang hidup di
daerah tropis maupun subtropis. Struktur anatomi Untuk mengetahui
eceng gondok terdiri dari struktur batang, struktur daun, karakteristik CMC
dan struktur akar. Batang tanaman eceng gondok yang dihasilkan dari
(petiola) yang berbentuk bulat menggembung, di variasi jenis pelarut
dalamnya penuh dengan ruang-ruang udara yang selulosa yang
berfungsi untuk mengapung di atas permukaan air. merupakan bahan
Penelitian ini tentang sintesis CMC dari variasi jenis dasar sintesis CMC.
pelarut selulosa masih belum banyak dilakukan.
Untuk :
Air merupakan salah satu sumber kehidupan bagi umat 1. Menganalisis
lama waktu (hari)
manusia. Apabila air telah tercemar maka kehidupan
laju penurunan
manusia akan terganggu. Hampir semua mahluk hidup logam berat
di muka bumi ini memerlukan air, dari mikroorganisme plumbum dan
sampai mamalia. Tanpa air tiada kehidupan di muka
bumi ini. Pengolahan air limbah menjadi air bersih dapat cadmium oleh
Eichornia crassipes
dilakukan dengan tiga cara yakni pengolahan secara dan Cyperus
fisik, kimia, dan biologi. Pengolahan yang paling papyrus.
sederhana dan tidak membutuhkan biaya adalah 2. Membandingkan
pengolahan secara biologi, salah satunya dengan laju penurunan
menggunakan tumbuhan Eichornia crassipes dan logam lumbum dan
Cyperus papyrus. Metode inilah yang akan dilakukan cadmium oleh
oleh peneliti dalam upaya untuk mengetahui laju
Eichornia crassipes
penurunan logam berat Plumbum dan Cadmium oleh dan Cyperus
tumbuhan Eichornia crassipes dan Cyperus papyrus. papyrus.
Metodologi Hasil

Hasil penelitian menunjukkan


terjadinya penurunan COD,
kandungan logam berat Cu dan
1. Persiapan Penelitian
2. Penyiapan Sampel Limbah Cr, yang diduga akibat adanya
aktivitas biologi yang
Cair mengoksidasi senyawa organik
3. Penyediaan Tanaman maupun anorganik yang
Eceng Gondok (Eichhornia terkandung dalam air limbah.
crassipes) Konsentrasi awal COD, Cu dan
4. Proses Fitoremediasi Cr sebelum perlakuan adalah
Limbah Cair UPT 47,04; 0,375; dan 2,58 mg/L
Laboratorium Analitik dan setelah perlakuan selama
Pemeriksaan awal 14 hari menjadi 26,34; 0,111;
5. Analisis Data dan 0,72 mg/L. Efektivitas
penurunan COD, Cu dan Cr
berturut-turut 42,36%, 68,73%,
dan 42,40%.
Dari hasil pengujian diperoleh
bahwa efisiensi penurunan
tertinggi terjadi pada hari ke-
12. Semakin rendah konsentrasi
Pb dalam limbah, maka tingkat
penurunan yang terjadi
semakin tinggi. Pada
konsentrasi limbah 25 % dan 50
1. Limbah Laboratorium % dengan input 0,0318 mg/l
2. Tumbuhan Eceng gondok dan 0,0675 mg/l diperoleh
3. Reaktor CW output kurang dari 0,001 mg/l
4. Waktu pengujian yang merupakan batas
5. Analisis data terendah pembacaan AAS yang
dipergunakan. Pada konsentrasi
air limbah 75 % kemampuan
penurunan mencapai 88,86 %
sedangkan pada konsentrasi
limbah 100 % tingkat
penurunan yang terjadi hanya
17,31 %.

Hasil dari pengujian sebelum


perlakuan dan sesudah
perlakuan yaitu memiliki nilai
maksimum pada waktu 60
menit yaitu memiliki massa
Pengujian adsorpsi pada dalam persentase sebesar
eceng gondok dengan 2,453% pada unsur Fe sehingga
metoda SEM-EDS (Scanning terdapat penyerapan pada
Electron Microscopy-Energy eceng gondok atau penurunan
Dispersive X-Ray konsentrasi pada limbah cair
Spectroscopy). elektroplating sebesar 99,24%
diketahui dengan pengujian
AAS pada limbah cair
elektroplating. Eceng gondok
dapat dijadikan sebagai
adsorben.
Karakteristik CMC terbaik
diperoleh dari CMC dengan
variasi jenis pelarut selulosa
dengan H2O2 karena memiliki
warna yang lebih putih (cerah)
Penelitian ini terdiri dari 4
tahap, tahap pertama adalah dibandingkan dengan CMC dari
jenis pelarut selulosa yang lain,
persiapan sampel, tahap memiliki kadar air terendah
kedua adalah isolasi selulosa, sebesar 8,6625%, memiliki nilai
tahap ketiga adalah sintesis DS terbaik 0,95, memiliki nilai
CMC, dan tahap keempat pH yang mendekat netral
adalah karakterisasi CMC . sebesar 7,79, memiliki kadar
NaCl yang mendekati CMC
standar sebesar 1,2859%, dan
memiliki kemurnian yang
mendekati mutu 1 SNI sebesar
98,7141%..
Karakteristik CMC terbaik
diperoleh dari CMC dengan
variasi jenis pelarut selulosa
dengan H2O2 karena memiliki
warna yang lebih putih (cerah)
Metode penelitian ini adalah dibandingkan dengan CMC dari
jenis pelarut selulosa yang lain,
Quasi memiliki kadar air terendah
Eksperiment/Eksperimen
sebesar 8,6625%, memiliki nilai
Semu dengan rancangan
rangkaian waktu (Time series DS terbaik 0,95, memiliki nilai
pH yang mendekat netral
design). sebesar 7,79, memiliki kadar
NaCl yang mendekati CMC
standar sebesar 1,2859%, dan
memiliki kemurnian yang
mendekati mutu 1 SNI sebesar
98,7141%.
Keunggulan Pen

Pembahasan

Kegayutan antar
elemen

Sistem Fitoremediasi dengan eceng gondok selama 14 hari dapat


menurunkan nilai COD sebesar 20,7 mg/L, logam Cu dan Cr masing-masing Dari jurnal ini
sebesar 0,264 dan 0,86 mg/L, dengan efektivitas penurunan berturutturut menyajikan
sebesar 38,15%, 63,06% dan 36,48%. Daya serap eceng gondok dalam sistem materi secara
fitoremediasi untuk COD sebesar 0,1232 mg/g eceng gondok, logam Cu dan berurutan secara
Cr masing-masing 0,0016 mg/g eceng gondok dan 0,0051 mg/g eceng dan sistematis.
gondok
CW dengan menggunakan tumbuhan Eceng gondok mampu menurunkan
kadar Pb dalam air limbah laboratorium dengan tingak efisiensi berbeda Jurnal ini memiliki
tergantung konsentrasi limbah yang dipergunakan. kegayutan antar
Peran tumbuhan Eceng gondok terlihat dari perbedaan tingkat efisiensi elemen sesuai
penurunan Pb yang terjadi antara reaktor dengan tumbuhan dibanding dengan teori dan
reaktor tanpa tumbuhan tersebut.
faktanya.
Pada konsentrasi limbah yang cukup tinggi tumbuhan Eceng gondok
mengalami gangguan dan bahkan mati.

Jurnal ini memiliki


Hasil uji SEM-EDS unsur logam berat besi (Fe), timbal (Pb), dan tembaga (Cu) kegayutan antar
elemen yang
yang terserap pada eceng gondok dengan menunjukkan peningkatan sesuai dengan
penyerapan yang lebih besar dibandingkan logam lainnya. Besi (Fe)
merupakan unsur yang memiliki peningkatan kadar logam sebesar 2,453% teori dan fakta
sehingga
pada perendaman dalam limbah cair elektroplating selama 60 menit. pembaca mudah
mengerti.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat diambil kesimpulan Jurnal ini
yaitu, perbedaan jenis pelarut selulosa yang merupakan bahan dasar dari mempunyai
sintesis CMC mempengaruhi hasil dari semua uji CMC dan karakter CMC kegayutan antar
terbaik terdapat pada selulosa dengan pelarut H2O2. Penelitian lebih lanjut elemen yang
diperlukan dalam pengembangan sintesis CMC dengan variasi pelarut disajikan secara
selulosa terutama menganalisis kadar selulosa pada selulosa hasil isolasi dan baik dan
kadar natrium glikolat pada CMC hasil sintesis. sistematis.
Konsentrasi logam berat plumbum mampu diturunkan Eichornia crassipes
sampai titik nol, di hari yang ke-30. Logam berat cadmium terakumulasi habis Jurnal ini memiliki
di hari yang ke-24. Konsentrasi logam berat plumbum mampu diturunkan kegayutan antar
Cyperus papyrus sebesar 0,04 ppm di hari yang ke-30 titik II, selanjutnya elemen sehingga
stagnan sampai hari ke-36. sedangkan logam berat cadmium terakumulasi mudah dipahami
habis di hari yang ke-33. Laju penurunan logam berat plumbum dan karna ada sebab
cadmium oleh Eichornia crassipes lebih cepat dibandingkan dengan Cyperus dan akibab.
papyrus
Keunggulan Penelitian Kelemahan Penelitian

Kohesi &
Originalitas Kemutakhiran Kegayutan antar Originalitas Kemutakhiran
Koherensi isi
temuan masalah elemen temuan masalah
penelitian

Originalitas
Jurnal ini Jurnal ini sangat temuan pada
memiliki membantu Pada jurnal ini jurnal ini
originalitas khususnya untuk sudah cukup masih terjaga Kemutakhiran
temuan yang masyarakat baik saling sehingga tidak
Tidak ada masalah pada
sudah dalam pangan terkait kalimat kelemahan pada ada jurnal ini tidak
dicantumkan bagi kesehatan. dan kata kata kegayutan antar kelemahan, ada, maka jurnal
sumber- Masyarakat nya sehingga data dan
elemen grafiknya pun ini layak untuk
sumber yang dapat membuat dapat pembaca
sudah suatu air yang dimengerti semua lengkap
dicantumkan bebas dari logam pembaca beserta
dalam jurnal. berat. pembahasann
ya
Dalam jurnal
ini original Kemutakhiran Kohesi dalam
temuan masalah sudah jurnal ini sudah Original
terjaga jelas,karena memeilih diksi Tidak ada temuan masih Kemutakhiran
(terdapat sangat penting yang baik. kelemahan pada terjaga masalah tentu ada
catatan kaki, berkaitan Koherensi kegayutan antar sehingga maka dapat dibaca
dan dengan dalam jurnal elemen dapat oleh pembaca.
dicantumkan kesehatan sudah hampir diposting
sumber- masyarakat. bagus
sumbernya).

Kohesi dalam
Originalitas
Kemutakhiran jurnal ini sudah Jurnal ini
Originalitas masalah tentu memilih kata terbukti
ada maka dari yang bagus
temuan originalitasnya
itu jurnal ini sehingga Tidak ada Kemutakhiran
terjaga. . Hanya saja
dibuat dan dapat paham untuk kelemahan pada masalah ada
Dituliskan pada data
dibaca ataupun dibaca. kegayutan antar sehingga dapat
sumber- kurang
dijadikan Koherensinya. elemen dibaca
sumber menjelaskan
sumber untuk Kalimat dalam
dengan jelas. penelitian pembahasan
jurnal ada dari data tabel
berikutnya. sebab dan tabelnya.
akibat.
Kohesi sudah
baik hanya ada Kegayutan dalam Originalitas
Kemutakhiran kekurangan jurnal belum
originalitas masalah ada, temuan dalam
sedikit. begitu baik Kemutakhiran
temuan jurnal ini
dicantumkan mensintesis CMC dalam jurnal dikarenakan
yaitu Koherensi ada masalah ada
dicantumkan
antar elemen sehingga dapat
sumber- tetapi sumber
sumbernya. pada selulosa juga sudah baik yang tidak dibaca
yang dipakai
eceng gondok hanya ada mempunyai masih sedikit.
kekurangan kegayutan.
sedikit.
Kemutakhiran
Originalitas masalah ini ada,
temuan sehingga jurnal Kohesi sudah
terjaga, dapat dijadikan baik dan tepat Kegayutan antar Originalitas Kemutakhiran
dicantumkan referensi untuk sehingga elemen sudah masalah tentu ada
sumber- pembaca sesuai pada jurnal temuan sudah
koherensi baik maka dapat dibaca
sumber yang menambah ilmu baik.
dengan kalimat ini. oleh pembaca.
memberi di pangan yang efektif.
dasar teori ataupun
pada jurnal. referensi untuk
penelitian.
tian Implikasi Terhadap

Kohesi & Program


Koherensi isi Teori pembangunan di Pembahasan & Analisis
penelitian Indonesia

Pada jurnal ini


program
Pada jurnal ini teori- pembagunan di
Indonesia sangat
teori yang digunkan berdampak,
Kohesi & yang sudah biasa
Koherensi isi karena eceng Jurnal ini sudah
dipakai atau yang
penelitian sudah terbukti fakta- gondk sangat menjelaskan
sudah bagus berpengaruh pembahasan dan analisis
faktanya sehingga
tidak ada untuk menetralisir secara baik.
kelemahannya. pembaca mudah air dari logam
mendapatkan
logam berat yang
manfaatnya kurang
menyehatkan bagi
tubuh.
Jurnal ini dapat
Tidak ada membantu
kelemahan masyarakat untuk
pada jurnal ini. menjadikan
Penulis sangat Pada jurnal ini teori- limbah limbah Jurnal ini sudah
bisa membuat teori sudah disekitaran menjelaskan sangat
langkah langkah ditemukan faktanya. mereka menjadi bagus analisisnya.
penelitian yang
bersih dari logam
sangat bisa logam berat
dipahami dengan tanaman
pembaca eceng gondok

Kohesi dalam
jurnal ini sudah Jurnal ini dapat
memeilih diksi Pada jurnal ini teori- membantu
yang baik. teori yang dipakai masyarakat Jurnal ini sudah
Koherensi sudah dibuktikan menganalisa dijelaskan pembahasan
dalam jurnal adanya fakta. Dalam dampak buruk dan dan analisanya, jadi
adanya kalimat jurnal ini ada dapat pencgahan dalam sudah dapat dijadikan
yang kurang digunakan sumber pengelolaan air referensi.
efektif. Dalam untuk penelitian lagi. limbah
kata kunci elektroplating
belum sesuai
dengan abjad.
Kohesi dan
koherensi sudah
baik tetapi ada Program Dalam jurnal sudah
salah memilih Teori yang digunakan pembangunan di dijelaskan pembahasan
kata ataupun dapat dijadikan fakta Indonesia akan bahkan analisanya
menjadikan sejahtera ketika
oleh peneliti dalam sehingga dapat dijadikan
kalimat kurang jurnal ini, dan dapat memiliki ilmu referensi kepada siapa
efektif dan kembali tentang
terdapat spasi diterapkan yang ingin meneliti
pemanfaatan
yang salah atau pada peneliti tentang eceng gondok
eceng gondok dan
berikutnya. untuk mengetahui logam
tidak hasil dari berat.
mempunyai sintesanya
spasi diantara
kata.
Penurunan logam
berat pada Dalam jurnal ini dapat
Teori yang digunakan sumber diketahui pembahasan
Kohesi dan
koherensi juga oleh fakta-fakta yang kebutuhan
sudah dibuktikan adan analisa yang
manusia bagaimana digunakan
sudah tepat ada. Sehingga teori berpengaruh peneliti. Untuk peneliti
pada jurnal
sehingga sedikit ini dapat dijadikan besar pada berikutnya disarankan
referensi untuk kesehatan menggunakan lebih dari
kali terjadi belajar ataupun manusia, sehingga satu metode sehingga
kesalahan peneliti berikutnya. dibutuhkan eceng jurnal ini dapat dijadikan
gondok dan referensi.
Cyperus papyrus.