Anda di halaman 1dari 3

Hari, tanggal : Rabu, 28Maret 2018

Nama/ NIM : Lelly Luckitasari/ 150341600339


Offering : A-A1
Prodi : S1 Pendidikan Biologi

JURNAL BELAJAR METODE PENELITIAN PENDIDIKAN


Pada hari Rabu, tanggal 28 Maret tahun 2018, mata kuliah metode penelitian
pendidikan melanjutkan presentasi mengenai penelitian eksperimental. Presenter pada
materi ini adalah kelompok 6 yang beranggotakan Saya, Hisyam, Luthfi, dan Christine.
Variabel bebas dalam penelitian eksperimental juga sering disebut sebagai eksperimen,
atau perlakuan, variabel. Variabel terikat, juga dikenal sebagai kriteria, atau hasil,
variabel, mengacu pada hasil atau hasil penelitian. Kelompok eksperimen menerima
perlakuan sejenis (seperti buku teks baru atau metode pembelajaran yang berbeda),
sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan. Variabel bebas dalam
penelitian eksperimental dapat ditetapkan dalam beberapa cara, antara lain: salah satu
bentuk variabel dibandingkan yang lain, kehadiran dibandingkan ketidakhadiran dalam
bentuk tertentu, dan berbagai tingkat dalam bentuk yang sama.
Cara peneliti meminimalisir atau menghilangkan perlakuan yang terjadi pada
karakteristik subjek yaitu pengacakan, memegang variabel-variabel tertentu yang
konstan, membangun variabel ke dalam desain, matching, menggunakan subjek
sebagai kontrol mereka sendiri, dan menggunakan analisis kovarians. Desain penelitian
eksperimen dibedakan menjadi rancangan pra eksperimen, rancangan true-experiment,
dan quasi experiment. Bentuk pre- experimental designs ini ada beberapa macam
antara lain: one-shot case study design, one-group pretest-posttest design, static-group
comparison design, static-group design pretest-posttest. Rancangan penelitian
ekperimen murni (True-Experimental Design) digunakan untuk mengungkapkan
hubungan sebab-akibat dengan cara melibatkan kelompok control disamping
kelompok eksperimental, yang pemilihan kedua kelompok tersebut menggunakan
tekhnik acak. Terdapat tiga karakter dalam rancangan penelitian ini; yaitu, adanya
kelompok kontrol, siswa ditarik secara random/acak dan ditandai untuk masing-masing
kelompok, sebuah tes awal dilakukan untuk mengetahui perbedaan antar kelompok.
Penelitian eksperimen semu adalah penelitian yang dilaksanakan dengan
menggunakan seluruh subjek dalam kelompok belajar (intact group) untuk diberi
perlakuan (treatment) dan bukan menggunakan subjek yang diambil secara acak.
Penggunaan rancangan ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang merupakan
perkiraan bagi informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen yang sebenarnya
dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol dan/atau
memanipulasikan semua variabel yang relevan.
Untuk memastikan bahwa penelitian menghasilkan laporan yang valid, maka
keseluruhan ancaman validitas di atas harus dikendalikan oleh peneliti. Teknik yang
dilakukan sangat beragam, tergantung kebutuhan dan jenis ancaman yang muncul. Bila
ancaman-ancaman ini diabaikan, sangat mungkin hasil penelitian tidak valid dan tidak
memberikan kesimpulan yang berarti. Pengontrolan atas perlakuan pada penelitian
eksperimental merupakan syarat penting yang harus dilakukan yang mengacu kepada
apa, siapa,kapan dan bagaimana perlakuan itu diberikan. Kerangka laporan penelitian
eksperimental yaitu judul, tujuan, definisi, penelitian sebelumnya, hipotesis,
sampel,instrumen, prosedur, diskusi/intepretasi, analisis data/hasil dan simpulan.
Setelah presentasi maka diteruskan dengan sesi tanya jawab. Karena waktunya
sudah mau habis, maka hanya dibuka satu sesi tanya jawab saja. Pada sesi ini yang
memberikan pertanyaan adalah Siti dan Koko. Pertanyaan pertama yaitu bagaimana
jika variabel terikat yang ingin diteliti oleh peneliti lebih dari satu. Jawabannya yang
diberikan Luthfi yaitu tidak masalah jika variabel terikat yang ingin diteliti oleh peneliti
lebih dari satu, asalkan variabel tersebut bisa dimanipulasi. Pertanyaan kedua yaitu
dalam penelitian eksperimental dilakukan pretest dan posttest, kapan waktu yang tepat
untuk melaksanakan pretest dan posttest tersebut, apakah di awal dan akhir topik
pmbelajaran atau di setiap pertemuan. Jawaban yang diberikan oleh Christine yaitu
minimal pretest dan postest diberikan setelah topik pembelajaran selesai, akan tetapi,
setiap awal dan akhir pertemuan pun bisa dilakukan untuk melihat perkembangan
kognitif sisiwa. Setelah itu, kerangka proposal yang telah kita kerjakan dikumpulkan.
Prof. Hera juga memberi kita penguatan dan pada hari Rabu dilaksanakan test.
Pembelajaran yang dapat diambil pada kuliah hari ini adalah penelitian eksperimental
adalah penelitian yang sangat rumit dan kompleks, akan tetapi menghasilkan penelitian
yang berkualitas. Setiap mahasiswa memiliki minat masing-masing, maka dari itu
pilihlah minatmu.