Anda di halaman 1dari 2

HASIL DISKUSI

Kelompok 5
1. Aushofusy Syarifah A.
2. Dita Perdana
3. Gissa Adela P.W.
4. Rido Sigit W
Tema : Siklus belajar 6E, 7E, dan Pembelajaran langsung
Moderator : Koko Murdianto
Notulis : Lelly Luckitasari & Luthfianti Fanani
Hari, tanggal : Kamis, 22 Maret 2018
DISKUSI
SESI 1
1. Regia
Fase extend apa harus selalu terlihat di kelas? Bagaimana cara guru mengamati
penerapannya?
2. Dwi
Bagaimanakah pernyataan mengenai siklus belajar harus urut, tapi apakah bisa tidak
urut juga?
Apa beda direct teaching dengan demonstrasi?
3. Inovira
Direct teaching itu karakteristiknya masih techer center, apakah ini masih relevan
dengan k13 yang pada dasarnya student center?

Jawaban

1. Gissa: Sebenarnya tidak apabila penerapannya di rumah. Tujuannya hanya ingin tahu
bagaimana siswa menerapkan konsep tersebut. Yang dapat terlihat adalah dari penilaian
tugas-tugas sekolah, kemudian juga pembelajaran berbasis proyek seperti kampanye,
pembuatan produk bioteknologi, dan lain-lain.
Regia: berarti tidak semua materi dapat terlihat extend nya?
Gissa: ya benar, karena penerapannya bisa di semua KI.
2. Rido: Tahapan tidak selalu berurutan, tapi pada penerapannya saling berkaitan antara fase
elicit dan engage, kemudian akan diterapkan di explore dan tahap selanjutnya. Jika belum
memahami, bisa kembali ke tahap selanjutnya. Tapi pada dasarnya explore dan explain
saling beriringan.
3. Asa: Demonstrasi itu gurunya saja yang berperan. Pada pembelajaran langsung,
demonstrasi hanya bagian sintaknya, karena selanjutnya ada tahap mencoba yang
dilakukan siswa. Peran siswa pada demonstrasi hanya terbatas, kemudian pada
pembelajra langsung dapat mencoba.
Feedback
Dwi: pada saat pembelajran demonstrasi ada peran siswa? Bagaimana dengan
tanggapannya?
Dita: berbeda porsinya.
Inovira: untuk demonstrasi pada pembelajaan langsung dan pembelajran lain berbeda.
Kalau pada pmbelajran langsung dapat pure dr guru. Tapi pada model lain dapat
dilibatkan siswa. Bisa jadi setiap model berbeda tipe demonstrasinya. Apa benar?
Asa: kalau demontrasi siswa boleh ikut mencoba krena tidak ada anjutannya.
Sedangkan pada direct t ada tahapan selanjutnya yakni mencoba pendemonstrasian
guru.
Desi: kalau demonstrasi hanya bagian dari model suatu pembelajtran. Demontrasi itu
hanya bagian dari sintaks. Kalau dalam direct, sintaks demontrasi hanya bagiannya saja
4. Dita: Masih relevan dalam beberapa KD tertenu karena pembelajan ini tidak digunakan
secara penuh, tapi bisa dikombinasikan dengan model lain. Bisa dilaksanakan ketika
menyangkut pembelajran yang mungkin eksperimen atau menggunakan bahan yang
perlu didemonstrasikan dulu.
Rido: pembahasan masih diperlukan, meskipun student center, masih diperlukan
pemantapan dan review guru mnggunakan pembelajran langsung sehingga siswa jga
daat mencapa indikator sesuai standar.