Anda di halaman 1dari 3

Beberapa ciri gaya belajar anak:

1. Ciri gaya belajar Visual

a. Anak akan berusaha untuk melihat muka gurunya yang sedang menyampaikan materi.
b. Anak tidak suka untuk menjadi terdepan dalam berbicara dan anak cenderung tidak suka untuk
mendengarkan penjelasan orang lain.
c. Anak tidak cepat dalam memahami pembelajaran yang disampaikan secara lisan
d. Anak dapat berdiam diri dan tetap konsentrasi manakala lingkungannya banyak keributan dan
ramai.
e. Ketika anak kesusahan dalam menyampaikan sesuatu maka anak akan menggunakan gerakan
tubuh untuk membantu dalam penyampaian.
f. Mementingkan penampilan
g. Anak akan mudah mengingat apa yang dibacanya dan anak suka dengan membaca.

2. Ciri gaya belajar Auditori

a. Anak lebih suka dengan pembelajaran dengan metode diskusi dan anak akan mampu untuk
mengingat pelajaran yang disampaikan secara lisan.
b. Anak auditori lebih senang banyak bicara dan fasih dalam menyampaikan.
c. Anak akan mudah mengingat lirik lagu ataupun jingle iklan yang ia dengar dan dapat
mengikutinya secara lengkap.
d. Anak tidak pandai dalam membuat karangan maupun menulis.
e. Anak bukan pembaca yang baik sehingga anak akan mengalami kesulitan untuk mengingat apa
yang telah dibacanya dan anak biasanya akan mengeraskan bacaannya
f. Anak tidak suka melihat hal-hal baru disekitarnya seperti anak baru, papan pengumuman sekolah
dan lain-lain.
g. Anak suka berbicara sendiri
h. Anak sulit berkonsentrasi ketika berada di tempat yang bising dan penuh keributan.

3. Ciri gaya belajar kinestetik

a. Anak tidak akan bisa berdiam diri dan cenderung lebih menyukai gerak
b. Tangannya selalu aktif
c. Anak kinestetik akan memiliki koordinasi tubuh yang cukup baik
d. Anak kinestetik cenderung lebih sulit untuk memahami dan mempelajari yang sifatnya
abstrak. Misalnya mengenai simbol matematika, melihat peta, rumus kimia dan lain-lain.
e. Anak lebih suka menyentuh dan memegang benda yang dijumpainya.
f. Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika sedang membaca.
g. Suka mengekspresikan dengan gerakan
Ciri-ciri gaya belajar visual ini yaitu :
1. Cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar
2. Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi
3. Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya akan melihat teman-teman lainnya baru
kemudian dia sendiri yang bertindak
4. Tak suka bicara didepan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. Terlihat pasif dalam
kegiatan diskusi.
5. Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
6. Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan
7. Dapat duduk tenang ditengah situasi yang rebut dan ramai tanpa terganggu

Ciri-ciri gaya belajar Auditori yaitu :


1. Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan kelas, atau materi yang didiskusikan dalam
kelompok/ kelas
2. Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan/ lagu di televise/ radio
3. Cenderung banyak omong
4. Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat
dengan baik apa yang baru saja dibacanya
5. Kurang cakap dalm mengerjakan tugas mengarang/ menulis
6. Senang berdiskusi dan berkomunikasi dengan orang lain
7. Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru dilingkungan sekitarnya, seperti hadirnya anak baru, adanya
papan pengumuman di pojok kelas, dll

Ciri-ciri gaya belajar Kinestetik yaitu :


1. Menyentuh segala sesuatu yang dijumapinya, termasuk saat belajar
2. Sulit berdiam diri atau duduk manis, selalu ingin bergerak
3. Mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Contoh: saat guru menerangkan
pelajaran, dia mendengarkan sambil tangannya asyik menggambar
4. Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar
5. Sulit menguasai hal-hal abstrak seperti peta, symbol dan lambing
6. Menyukai praktek/ percobaan
7. Menyukai permainan dan aktivitas fisik

8. Selain ketiga tipe belajar tersebut, DePetter juga menambahkan bahwa ada tipe campuran
dari tiga tipe belajar diatas, misalnya Auditori-visual atau Visual-kinestetik atau bisa
ketiga-tiganya tapi biasanya satu tipe belajar lebih mendominasi.
9. Tidak setiap orang memiliki gaya belajar dominan di satu gaya saja, tetapi adakalanya
memiliki gaya belajar campuran dua atau tiga gaya sekaligus. Anda yang memiliki gaya
belajar campuran ini berarti modalitas belajar anda tidak hanya satu saja yang dominan
misalnya visual, tetapi bisa keduanya atau ketiganya dari modalitas visual, auditif dan
kinestetik ini dominan. Misalnya gaya belajar Audio-Kinestetik, maka bacalah
penjelasan gaya belajar audio, dan kemudian baca juga gaya belajar kinestetik seperti
terurai di atas, kemudian kombinasikan strategi keduanya sebagai strategi gaya belajar
anda.
10. Tentu saja, orang yang memiliki gabungan ketiganya semakin mudah dalam menangkap
pelajaran.