Anda di halaman 1dari 3

III.

METODE PRAKTIKUM

A. Waktu dan Tempat

Praktikum ini dilaksanakan pada hari Senin, 20 Oktober 2017, pukul

08.00-10.00 WITA. Bertempat di Laoratorium Zoologi, Jurusan Biologi,

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo

Kendari.

B. Bahan Praktikum

Bahan yang digunakan pada praktikum ini tercantum pada Tabel 1.

Tabel 1. Bahan dan Fungsi


No. Bahan Fungsi
1 2 3
1. Reptil dan Sebagai objek pengamatan
Amphibi

C. Alat Praktikum

Alat yang digunakan pada praktikum ini tercantum pada Tabel 2.

Tabel 2. Alat dan Fungsi


No. Alat Fungsi
1 2 3
1. 5 buah ember Tempat masuknya objek pengamatan
2. Spons Untuk menjaga kelembaban
3. Plastik berukuran Sebagai jalur objek pengamatan masuk kedalam
panjag 5 meter ember
4. Pacul Untuk menggali tanah
5. Alat tulis Mencatat hasil pengamatan
6. Kamera Untuk mendokumentasikan.
D. Prosedur Kerja

Prosedur kerja pada praktikum ini adalah sebagai berikut :

1. Menentukan transek tempat peletakan perangkap

2. Pada perlakuan pertama, membenamkan kedalam tanah 4 buah perangkap

yang telah dinomori sepanjang garis lurus dengan jarak antara 1 perangkap

dengan perangkap yang lain adalah 2 meter. Sepanjang garis tersebut dipasang

plastic dengan panjang 8 meter dan tinggi 10 cm dari permukaan tanah.

3. Perlakuan kedua membenamkan 1 buah perangkap kedalam tanah. Memasang

plastic berukuran panjang 4 meter dan tinggi 10 cm dengan posisi horizontal

dan vertical terhadap perangkap.

4. Mengamati perangkap pada pagi dan sore hari selama 4 hari berturut-turut.

Jika terdapat hewan herpetofauna yang berhasil terjebak dalam perangkap

segera dikeluarkan untuk diidentifikasi.

5. Hewan yang berhasil tertangkap selanjutnya diidentifikasi nama jenisnya,

jumlah individu dan nomor perangkap.

6. Mengambil dokumentasi setiap jenis hewan yang tertangkap

7. Jenis-jenis yang belum diketahui nama jenisnya dapat dibawah ke

laboratorium untuk pengamatan lebih lanjut. Individu yang sudah diketahui

nama jenisnya dapat segera dilepaskan.

8. Mengamati kondisi microhabitat di sekitar tempat peletakan perangkap (tipe

habitat, ketebalan serasah, penutup vegetasi).