Anda di halaman 1dari 8

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

SP 1 Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi


Pertemuan Ke Satu
Tanggal 17 Juli 2017

Pertemuan :I
Tanggal : 17 Juli 2017
Nama Klien : Tn. I
Ruangan : Nyiur

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS: Klien mengatakan sering melihat bayangan-bayangan warna hitam, klien
mengatakan takut dengan bayangan-bayangan. Klien mengatakan
bayangan-bayangan tersebut sering muncul dan tak tentu waktunya
biasa pagi, siang dan malam. Klien mengatakan susah tidur kalau
malam
DO: Klien tampak berbicara dan tertawa sendiri serta tatap pandangan
kosong dengan pinggiran mata hitam

2. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Penglihatan

3. Tujuan Khusus
a. Klien dapat membina hubungan saling percaya
b. Klien dapat mengenal halusinasi yang dialaminya (jenis, isi, waktu dan
frekuensi)
c. Klien dapat melatih cara mengontrol halusinasinya dengan menghardik

4. Tindakan Keperawatan
a. Bina hubungan saling percaya
b. Identifikasi jenis halusinasi klien
c. Identifikasi isi halusinasi klien
d. Identifikasi waktu halusinasi klien
e. Identifikasi frekuensi halusinasi klien
f. Identifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi
g. Identifikasi respon klien terhadap halusinasi
h. Ajarkan klien menghardik halusinasi
i. Anjurkan klien memasukkan cara menghardik halusinasi dalam jadwal
kegiatan harian.

B. Proses Pelaksanaan Tindakan


1. Fase Orientasi
a. Salam Terapeutik : Selamat Siang bapak perkenalkan nama saya
Ahmad Suhir. Saya senang dipanggil Suhir. Saya mahasiswa STIKES
Graha Edukasi Makassar yang akan merawat bapak, saya praktek disini
selama 2 minggu dari tanggal 17-29 Juli tapi saya praktek diruangan
Asoka. Nama bapak siapa? senangnya dipanggil siapa?
b. Evaluasi / validasi : Bagaimana perasaan bapak hari ini ? Bagaimana
tidurnya semalam?
c. Kontrak
Topik : Bapak saya ingin berbincang – bincang tentang kemampuan
yang bapak miliki.
Waktu : Bapak kita akan berbincang – bincang jam berapa? Dan
berapa lama? bagaimana jika jam 13.00 sampai 13.10?
Tempat : Dimana kita akan berbincang – bincang, bagaimana kalau kita
berbincang – bincang diruang besuk?
d. Tujuan : Kita berbincang – bincang agar kita saling mengenal.
2. Fase Kerja
Bapak sudah berapa lama disini? apa yang bapak rasakan hari ini? waktu
dibawa kesini ada kejadian apa dirumah ? coba bapak ceritakan kepada saya
tentang bayangan yang sering bapak lihat, apa yang dilakukannya? Kapan
saja bayangan itu datang ? berapa kali bayangan itu datang dalam sehari?
Dalam situasi bagaimana bayangan itu datang? Apa yang bapak lakukan jika
bayangan itu datang. Bapak kalau bayangan itu datang hardik saja dan usir
bayangan itu. Caranya tutup kedua mata bapak dan katakan “saya tidak mau
lihat, saya tidak mau lihat, kamu adalah bayangan palsu”. Bapak boleh
lakukan sendiri atau panggil suster jika bayangan itu datang. Lalu masukkan
kegiatan – kegiatan menghardik ini dalam kegiatan harian bapak ya. Kalau
bapak mengerjakannya sendiri beri tanda M, kalau dibantu suster beri tanda
B, kalau tidak dikerjakan beri tanda T.
3. Fase Terminasi
a. Evaluasi Subyektif
Bagaimana perasaan bapak setelah berbincang – bincang dengan saya
dan belajar cara menghardik bayangan tadi?
b. Evaluasi Obyektif
Coba bapak ulangi cara menghardik atau mengusir bayangan yang telah
kita pelajari.
c. Rencana Tindak Lanjut
Saya harap bapak mengingat saya dan mengingat cara menghardik
bayangan yang datang dan jangan lupa masukkan dalam kegiatan harian.
d. Kontrak yang akan datang
Topik : Bagaimana kalau besok kita bertemu lagi dan berbincang –
bincang lagi tentang cara mengendalikan halusinasi dengan
cara bercakap – cakap dengan orang lain.
Waktu : Bagaimana kalau kita berbicang- bicang kembali besok jam
10.00 WITA selama 15 menit, apakah bapak setuju?
Tempat : Mau dimana besok kita berbincang – bincang, bagaimana
kalau ditempat ini lagi? Baiklah sampai bertemu lagi.
Assalamualaikum pak .

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


SP 2 Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi
Pertemuan Ke Dua
Tanggal 18 Juli 2017

Pertemuan : III
Tanggal : 18 Juli 2017
Nama Klien : Tn. I
Ruangan : Nyiur

C. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS: Klien mengatakan sering melihat bayangan-bayangan warna hitam, klien
mengatakan takut dengan bayangan-bayangan. Klien mengatakan
bayangan-bayangan tersebut sering muncul dan tak tentu waktunya
biasa pagi, siang dan malam. Klien mengatakan susah tidur kalau
malam
DO: Klien tampak berbicara dan tertawa sendiri serta tatap pandangan
kosong dengan pinggiran mata hitam

2. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Penglihatan

3. Tujuan Khusus
a. Klien mampu menyebutkan kegiatan yang sudah dilakukan
b. Klien mampu mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap
dengan orang lain

4. Tindakan Keperawatan
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap
dengan orang lain (kegiatan yang biasa dilakukan pasien)
c. Menganjurkan pasien memasukan dalam jadwal kegiatan harian
D. Proses Pelaksanaan Tindakan
1. Fase Orientasi
a. Salam terapeutik
“ Assalamualaikum Pak Ijas . Apa kabar hari ini?
b. Memperkenalkan Diri
Pak Ijas masih ingat dengan saya? Ayo siapa nama saya? Benar pak.
Ingatan bapak luar biasa.
c. Membuka Pembicaraan dengan Topik Umum
“Pak Ijas, sepertinya tadi saya lihat Pak Ijas sedang bercakap-cakap
sendiri. Bagaimana kalau kita berbincang-bincang disini?”
d. Evaluasi / validasi
Bagaimana Pak Ijas masih ingat apa yang kita pelajari kemarin? Apakah
bayangan-bayangannya masih muncul? Apakah sudah dicoba cara yang
telah kita latih? Berkurangkan bayangan-bayangannya. Bagus !
e. Kontrak
Sesuai janji kita kemarin saya akan latih cara kedua untuk mengontrol
halusinasi dengan bercakap-cakap dengan orang lain. Kita akan latihan
selama 15 menit. Tempatnya di tempat tidur. Bagaimana apa Pak Ijas
sudah siap? “
2. Kerja :
“Cara kedua untuk mencegah/mengontrol halusinasi yang lain adalah
bercakap-cakap dengan orang lain. Jadi kalau Pak Ijas mulai melihat
bayangan-bayangan langsung saja cari teman untuk diajak ngobrol. Minta
teman untuk mengobrol dengan Pak Ijas. Contohnya begini...”Tolong,
saya melihat bayangan-bayangan. Ayo ngobrol dengan saya!. Begitu..coba
Pak Ijas lakukan seperti saya tadi lakukan. Ya..begitu ..Pak Ijas..bagus! Coba
sekali lagi. Bagus..! Nah laih terus ya Pak Ijas!”.
” Jadi cara kedua untuk mengontrol halusinasi adalah yaitu dengan bercakap-
cakap dengan orang lain ya Pak Ijas.”
3. Terminasi :
a. Evaluasi Subjektif
“Bagaimana perasaan Pak Ijas setelah latihan ini?”
b. Evaluasi Objektif
” Coba Pak Ijas ulangi lagi apa yang sudah kita bicarakan. Jadi ada
berapa cara untuk mengontrol halusinasi?”
c. Rencana tindak lanjut
“Bagaimana kalau kita masukan dalam jadwal kegiatan harian Pak
Ijas. Mau jam berapa latihan bercakap-cakap? Nah nanti lakukan secara
teratur serta sewaktu-waktu bayangan itu muncul! Nanti 30 menit lagi saya
akan ke mari lagi”.Dan kita latih lagi sesuai jadwal.
d. Kontrak
1. Topik : Bagaimana kalau kita latih cara yang ketiga yaitu melakukan
aktivitas terjadwal ?”
2. Tempat : “Mau di mana?. Di ruang besuk?”
3. Waktu : Mau jam berapa? Bagaimana kalau jam 10.00 ?”
Sampai nanti Pak. Assalamualaikum”
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
SP 3 Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi
Pertemuan Ke Dua
Tanggal 19 Juli 2017

Pertemuan : III
Tanggal : 19 Juli 2017
Nama Klien : Tn. I
Ruangan : Nyiur

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS: Klien mengatakan masih melihat bayangan-bayangan warna hitam, klien
mengatakan takut dengan bayangan-bayangan. Klien mengatakan
bayangan-bayangan tersebut tidak sering muncul lagi
DO: Klien tampak berbicara dan tertawa sendiri serta tatap pandangan
kosong

2. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Penglihatan

3. Tujuan Khusus
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
b. Klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara melakukan kegiatan-
kegiatan klien secara terjadwal
c. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

4. Tindakan Keperawatan
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan membaut kegiatan-
kegiatan klien secara terjadwal.
c. Menganjurkan pasien memasukan dalam jadwal kegiatan harian

B. Proses Pelaksanaan Tindakan\


1. Fase orientasi
a. Salam terapeutik
“ Assalamualaikum Pak Ijas . Apa kabar hari ini?
b. Memperkenalkan Diri
Pak Ijas masih ingat dengan saya? Ayo siapa nama saya? Benar pak.
Ingatan bapak luar biasa.
c. Membuka Pembicaraan dengan Topik Umum
Sepertinya bapak udah mulai sehat. Pak Ijas udah ngapain aja pagi ini.??
Bagaimana kalau kita bincang-bincang lagi.
d. Evaluasi / validasi
Bagaimana Pak Ijas masih ingat apa yang kita pelajari kemarin? Apakah
bayangan-bayangannya masih muncul? Apakah sudah dicoba cara yang
telah kita latih? Berkurangkan bayangan-bayangannya. Bagus
e. Kontrak
Sesuai janji kita kemarin saya akan latih cara ketiga untuk mengontrol
halusinasi dengan membuat jadwal kegiatan bapak setiap harinya. Kita
akan membuat secara bersama-sama selama 15 menit. Tempatnya
di ruang besuk. Bagaimana apa Pak Ijas sudah siap? “
2. Kerja :
Cara ketiga untuk mengendalikan halusinasi adalah dengan melakukan
kegiatan-kegiatan seperti merapikan tempat tidur, mandi, menyapu ruangan.
Baiklah sekarang mari kita buat jadwal kegiatan harian dari pagi sesudah
bangun tidur sampai malam hari sebelum tidur. Hal ini tujuannya untuk
meminimalkan pak Ijas melihat bayangan-bayangan aneh itu lagi . ( buat
jadwal kegiatan bersama klien/ yang di sepakati oleh klien )
Bagus, sekarang pak Ijas sudah memiliki jadwal kegiatan harian untuk hari
ini, yang untuk besok dan hari selanjutnya nanti kita buat bersama – sama
lagi ya pak?
3. Terminasi :
a. Evaluasi Subjektif
“Bagaimana perasaan Pak Ijas setelah kita buat jadwal kegitan bapak ini?”
b. Evaluasi Objektif
Cara ketiga untuk mengendalikan halusinasi yaitu apa pak ? Bagus pak
bisa menyebutkannya . dengan melakukan kegiatan – kegiatan yang
sesuai dengan jadwal kegiatan harian yang telah kita buat tadi, berarti
tidak ada waktu untuk melamun/merenung sendiri.
c. Rencana tindak lanjut
“Bapak ... mau kan melaksanakan kegiatan – kegiatan sesuai dengan
jadwal yang telah kita buat ? dan jangan lupa di buat juga jadwal kegiatan
hariannya untuk hari besok dan hari- hari selanjutnya. Nanti saya akan
bantu
d. Kontrak
Topik : Besok kita akan bercakap-cakap tentang obat-obatan yang
bapak... minum dimana gunanya untuk mengatasi bayangan
yang diliat dan mengganggu.
Tempat : Kita akan bercakap-cakap disini juga ya, setuju?
Waktu : 10 menit saja.
” Sekarang pak... mau kemana ? Bagaimana kalau bapak ikut berkumpul
dengan temam- temanya yang lain di taman, kan bisa ngobrol-ngobrl”