Anda di halaman 1dari 7

8.

KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN PERAWATAN ANAK DENGAN DIARE

SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. Topik : Perawatan Anak dengan Diare


2. Sub Topik : a. Pengertian Diare
b. Penyebab Diare
c. Tanda dan Gejala Diare
d. Cara Penanganan Diare
e. Pencegahan Diare
3. Hari/Tanggal : Selasa/13 Maret 2018
4. Waktu : 30 menit
5. Tempat : Puskesmas Teladan
6. Sasaran : Ibu yang memiliki anak bayi maupun balita
7. Penyaji : Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Fakultas Keperawatan
Universitas Sumatera Utara

1. Tujuan
1. 1 Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mengikuti penyuluhan, diharapkan keluarga dapat mencegah dan
melakukan penanganan dini diare pada bayi dan balita.
1.2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan keluarga mampu menjelaskan tentang
perawatan anak dengan diare.

2. Metode
2.1. Ceramah
2.2. Diskusi

3. Media
3.1 Leaflet
3.2 Poster

4. Kegiatan Penyuluhan

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN ESTIMASI METODE


PENYULUH MASYARAKAT WAKTU
Pendahuluan

Deskriptif dan Menyampaikan pokok Mendengarkan 1.5 menit Ceramah


Relevansi pembahasan dari
kegiatan penyuluhan
Menyebutkan tujuan Memperhatikan
Tujuan umum dan tujuan
khusus dari kegiatan
penyuluhan.

Penyajian

Uraian Menjelaskan Mendengarkan 27 menit Ceramah


pengertian, penyebab,
tanda dan gejala, cara
penanganan, dan
pencegahan diare

Memperhatikan
Contoh Menyebutkan contoh
kasus penyakit yang
timbul jika anak
mengalami diare.

Latihan Meminta pasien Mencatat


menyebutkan hal-hal
yang dapat dilakukan
untuk menghindari
terjadinya diare pada
anak
Penutup

Test Menanyakan kembali Memperhatikan 1.5 menit Ceramah dan


diskusi
kepada pasien tentang
pengertian, penyebab,
tanda dan gejala, cara
penanganan, dan
pencegahan diare

Umpan Balik Penyaji mendengarkan Mengulang kembali


secara seksama materi penyuluhan
jawaban dari peserta
(masyarakat)
Tindak lanjut Penyaji memberikan
motivasi agar peserta
mampu melakukan
pencegahan dan
penanganan dini diare
pada anak

4. Evaluasi

 Evaluasi Proses
Ibu-ibu mendengarkan dan memperhatikan penjelasan dari penyaji
tentang Imunisasi
 Evaluasi Hasil
Ibu-ibu mampu menjelaskan kembali tentang:
a. Pengertian Imunisasi
b. Penyebab diare
c. Tanda dan gejala diare
d. Cara penanganan diare
e. Pencegahan diare
Lampiran Materi

PENCEGAHAN DIARE PADA BAYI DAN ANAK

1. Pengertian Diare

Diare adalah suatu keadaan dimana frekuensi buang air besar lebih dari 4 x pada bayi dan

lebih dari 3 x pada anak-anak dengan konsistensi encer, dapat berwarana hijau atau

bercampur lendir dan darah atau lendir saja.

2. Penyebab Diare

a. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit

b. Alergi terhadap makanan atau obat tertentu

c. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti : campak,

infeksi telinga,, infeksi tenggorokan, malaria,dll

d. Pemanis buatan

e. Stress

3. Tanda dan Gejala Diare

Diare merupakan suatu keadaan dimana tinja encer dengan frekuensi 4 x sehari atau lebih

yang kadang disertai :

- Muntah

- Badan lesu

- Panas

- Tidak nafsu makan

- Darah dan atau lendir dalam kotoran


4. Akibat lanjut dari diare

a. Tanpa dehidrasi, tanda-tanda :

- anak tetap aktif

- rasa haus tidak meningkat

- kelopak mata tidak cekung

- BAK sering

b. Dehidrasi ringan-sedang, tanda-tanda :

- anak gelisah

- rasa haus meningkat

- kelopak mata cekung

- BAK mulai berkurang

c. Dehidrasi berat, tanda-tanda :

- anak lemas atau tidak sadar

- tidak mampu minum

- kelopak mata sangat cekung

- turgor kulit buruk

5. Penatalaksanaan Diare

a. Anak diberikan cairan lebih dari biasanya

b. Anak tidak boleh dipuasakan. Makanan harus tetap diberikan tapi hindari

sayuran karena serat sulit untuk dicerna sehingga bisa meningkatkan frekuensi

diare

c. Hindari buah-buahan kecuali pisang dan apel karea mengandung kaolin,

pektin, kalium yang berfungsi untuk memadatkan tinja serta menyerap racun.
d. Untuk anak yang masih menyusu, tetap berikan ASI

e. Beri cairan oralit dengan cara memasukkan bubuk oralit kemasan kecil ke dalam

air matang satu gelas belimbing atau bubuk oralit kemasan besar ke dalam air

matang satu liter atau lima gelas belimbing.jangan lupa mencuci tangan sebelum

membuat larutan oralit

f. Jika tidak mempunyai bubuk oralit dapat dibuai d rumah dengan cara :

- sediakan satu gelas air matang ( sebanyak 200 cc ) atau air teh

- masukkan gula pasir sebanyak satu sendok the

- masukkan garam dapur yang halus seperempat sendok the

- aduklah merata

g. Bila tidak ada oralit, dapat menggunakan air sayur, air tajin atau air kelapa.

6. Pencegahan Diare

1. Selalu mencuci tangan sebelum dan setelah makan. Anak harus diajarkan

untuk mencari tangan sedangkan bayi harus sering dilap tangannya.

2. Jaga kebersihan makanan, minuman dan tempat tinggal

3. Berikan ASI eksklusif minimal 6 bulan karena mengandung antibodi untuk bayi

4. Berikan imunisasi lengkap pada anak

DAFTAR PUSTAKA
FK UI.1999. Kapita selekta kedokteran. Edisi 3 jilid 1. Jakarta:Media
FKUI. 2007. Ilmu kesehatan anak. Jakarta : Infomedika Jakarta
Ngastiah.1998. Perawatan anak sakit. Jakarta:EGC