Anda di halaman 1dari 4

Sewa

2. Jelaskan klasifikasi sewa usaha (lease) dan perlakuan akuntansi untuk masing-masing jenis sewa
usaha.

Menurut PSAK 30 (revisi 2014), sewa adalah suatu perjanjian yang mana lessor memberikan kepada
lessee hak untuk menggunakan suatu aset selama periode waktu yang disepakati. Sebagai imbalannya,
lessee melakukan pembayaran atau serangkaian pembayaran kepada lessor.

Ruang lingkup sewa pada akuntansi diterapkan pada seluruh jenis sewa, kecuali:

1. Sewa untuk eksplorasi atau penambangan-penambangan alam yang tidak dapat di perbaharui
seperti mineral, minyak dan gas alam.
2. Sewa untuk perjanjian lisensi dalam hal ini berupa karya yang mencakup film, rekaman video,
karya panggung, manuskrip (karya tulis), hak paten, dan hak cipta.

Klasifikasi Sewa

Terdapat dua klasifikasi sewa yaitu sewa pembiayaan dan sewa operasi. Sewa pembiayaan adalah
adalah sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan
kepemilikan suatu aset. Hak milik pada akhirnya dapat dialihkan atau dapat juga tidak dialihkan.
Sedangkan sewa operasi adalah sewa yang tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset.

Contoh dari situasi yang diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan adalah sebagai berikut:

a. Sewa mengalihkan kepemilikan aset kepada lessee pada akhir masa sewa;
b. Lessee memiliki opsi untuk membeli aset pada harga yang diperkirakan cukup rendah
dibandingkan nilai wajar pada tanggal opsi mulai dapat dilaksanakan, sehingga pada awal sewa
dapat dipastikan bahwa opsi tersebut akan dilaksanakan;
c. Masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomik aset meskipun hak milik tidak
dialihkan;
d. Pada awal sewa, nilai kini dari jumlah pembayaran sewa minimum secara substansial mendekati
seluruh nilai wajar aset sewaan; dan
e. Aset sewaan bersifat khusus dan hanya lessee yang dapat menggunakannya tanpa perlu
modifikasi secara material.

Indikator dari situasi yang secara individual ataupun gabungan dapat juga menunjukkan bahwa sewa
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan adalah:

a. Jika lessor mengalami kerugian yang diakibatkan oleh pembatalan sewa oleh lessee, maka
kerugian atas pembatalan tersebut akan ditanggung oleh lessee;
b. Jika terdapat perubahan dalam nilai wajar, maka keuntungan atau kerugian dibebankan pada
lessee; dan
c. Dalam melanjutkan sewa untuk periode kedua, lessee memiliki kemampuan untuk
mendapatkan nilai rental yang lebih rendah dari pada nilai pasar rental.

Akuntansi Untuk Sewa dalam laporan keuangan-Lessee

Sewa pembiayaan

Pengakuan awal

Pada awal sewa, sewa pembiayaan akan diakui sebagai aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. Jika nilai kini
tersebut lebih rendah daripada nilai wajar, penilaian ditentukan pada awal masa sewa. Tingkat diskonto
yang digunakan adalah suku bunga implicit dalam sewa, atau menggunakan suku bunga pinjaman
incremental lessee. Biaya langsung awal dari lessee ditambahkan dalam jumlah yang diakui sebagai aset.

Walaupun secara hukum, lessee tidak mendapatkan aset sewaan, tetapi lessee mendapatkan manfaat
ekonomik dari penggunaan aset sewaan tersebut. Maka, lessee yang akan menanggung kewajiban untuk
hak tersebut sebesar masa pemakaian. Jadi, sewa pembiayaan diakui dalam laporan posisi keuangan
lessee sebagai aset dan kewajiban untuk membayar sewa masa depan.

Pengukuran selanjutnya

Sewa pembiayaan menimbulkan beban penyusutan untuk aset tersusutkan dan beban keuangan pada
setiap periode akuntansi. Aset sewaan akan disusutkan secara penuh selama jangka waktu yang lebih
pendek antara masa sewa dan umur manfaatnya jika lessee memiliki kepastian untuk mendapatkan hak
kepemilikan pada akhir masa sewa. Jumlah beban penyusutan aset dan beban keuangan untuk periode
sangat jarang akan sama nilainya dengan jumlah pembayaran utang sewa untuk periode tersebut, oleh
karena itu dalam PSAK 30, tidak tepat jika pembayaran utang sewa langsung diakui sebagai beban.

Pengungkapan

Lessee juga menungkapkan hal seperti berikut :

a. Jumlah tercatat neto untuk setiap kelompok aset pada tanggal pelaporan
b. Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum masa depan pada akhir periode pelaporan
dan nilai kininya. Lalu, entitas mengungkapkan total pembayaran sewa minimum masa depan
pada akhir periode pelaporan, dan nilai kininya untuk setiap periode sampai dengan satu tahun,
periode satu sampai lima tahun, dan periode lebih dari lima tahun
c. Rental kontijen yang diakui sebagai beban pada periode
d. Total perkiraan penerimaan pembayaran minimum sewa-lanjut masa depan dari kontrak sewa-
lanjut yang tidak dapat dibatalkan pada akhir periode pelaporan.
e. Penjelasan umum isi pengaturan sewa yang material yang meliputi dasar penentuan utang
rental kontijen, keberadaan dan persyaratan dari opsi pembaruan atau pembelian, dan
pembatasan yang ditetapkan dalam pengaturan sewa.
Sewa Operasi

Pembayaran sewa dalam sewa operasi diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa
sewa, kecualu terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari
manfaat aset yang dinikmati pengguna. Dalam sewa operasi, pembayaran sewa diakui sebagai
beban dengan dasar garis lurus, kecuali terdapat dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan pola
waktu dari manfaat yang dinikmati pengguna.

Jurnal akuntansi bagi lessee:

Pada saat kontrak leasing disepakati:

Aktiva tetap leasing XXX


PPN masukan XXX
Biaya bunga leasing ditangguhkan XXX
Hutang leasing XXX
bank XXX

Pada saat pelunasan angsuran leasing:

Hutang leasing XXX


Bank XXX

Pada akhir tahun:

Biaya penyusutan leasing XXX


Akumulasi penyusutan leasing XXX

Akuntansi Untuk Sewa dalam laporan keuangan-Lessor

Sewa pembiayaan

Pengakuan awal

Dalam pengakuan awal sewa pembiayaan, lessor mengakui aset berupa piutang sewa pembiayaan
dalam laporan posisi keuangan sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto. biaya langsung
awal sering dikeluarkan oleh lessor yang meliputi komisi, biaya hukum, dan biaya internal. Dalam sewa
pembiayaan, biaya langsung awal diperhitungkan sebagai bagian dari pengukuran awal piutang sewa
pembiayaan dan mengurangi penghasilan yang diakui selama masa sewa. Biaya yang dikeluarkan oleh
lessor yang terkait dengan negosiasi dan pengaturan sewa tidak termasuk biaya langsung awal. Sehingga
biaya tersebut tidak termasuk dalam investasi sewa neto dan diakui sebagai beban ketika laba penjualan
diakui.
Pengukuran selanjutnya

Lessor mengakui laba rugi penjualan pada periode sesuai dengan kebijakannya atas penjualan biasa. Jika
suku bunga rendah artificial yang digunakan, maka laba penjualan dibatasi sebesar laba jika
menggunakan suku bunga pasar. Biaya yang dikeluarkan oleh lessor sehubungan dengan negosiasi dan
pengaturan sewa diakui sebagai beban ketika laba penjualan diakui.

Lessor mengakui pendapatan penjualan pada awal masa sewa sebesar nilai wajar aset, atau jika lebih
rendah, sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum yang dihitung pada suku bunga pasar. Beban
penjualan pada awal masa sewa adalah biaya perolehan, atau jumlah tercatat jika berbeda, dari aset
sewaan dikurangi nilai kini dari nilai residu yang tidak dijamin.

Pengungkapan

Lessor mengungkapkan hal seperti berikut:

a. Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan
b. Pendapatan keuangan yang belum diterima
c. Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor
d. Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum
e. Rental kontijen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
f. Penjelasan umum isi pengaturan sewa lessor yang material

Sewa operasi

Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa
sewa, kecuali terdapat dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan pola waktu yang mana
penggunaan manfaat aset sewaan menurun.

Biaya langsung awal yang dikeluarkan oleh lessor dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa operasi
ditambahkan dalam jumlah tercatat aset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan
dasar yang sama dengan pendapatan sewa.

Pengungkapan

Pada sewa operasi, lessor mengungkapkan hal berikut:

a. Jumlah gabungan pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode kurang dari satu tahun, lebih dari satu sampai lima tahun,
dan lebih dari lima tahun.
b. Total rental kontijen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
c. Penjelasan umum isi pengaturan sewa lessor.