Anda di halaman 1dari 3

No Diagnosa Keperawatan NOC NIC

1 Disfungsi seksual b.d. Fungsi Seksual Konseliang Seksual


ganguan struktur tubuh Idndikator : Aktivitas – aktivitas
1. Mengekpresikan  Bangun hubuhang terapeutik,
kepercayaan diri (3 – didasarkan pada kepercayaan dan
4) rasa hormat
2. Mengekspresikan  Tetapkan lamanya konseling
pengetahuan seks  Berikan privasi dan jaminaan
personal (3 – 4) kerahasiaan
 Informasikan pada pasien di awal
hubungan bahwa seksualitas
merupakan bagaian yang penting
dalam kehidupan dan bahwa
penyakit, mendikasi dan stress
sering menrubah fungsi seksual
 Dahului dengan pertanyaan
mengenai seksualitas dengan
mengatakan bahwa bayak orang
yang mengalami kesulitan seksual
 Kumpulkan riwayat seksualitas
paasien, beri perhatian pada pola
normal fungsi seksual dan istilah
yang dipakai untuk mendiskripsikan
fungsi seksual
 Monitor timbulnya stress
kecemasan dan depresi sebagai
kemungkinan penyebab dan
disfungsi seksual
 Tentukan tingkat pengetahuan
pasien dan pengertian mengenai
seksualitas secera umum

2 Gangaun citra tubuh b.d. Citra Tubuh Peningkatan Citra Tubuh


perubahan fungsi tubuh indicator : Aktivitas – aktivitas :
1. Gambaran internal  Tentukan harapan citra diri pasien
diri (2 – 3) didasarkan pada tahap
2. Kesesuaian antara perkembangan
realita tubuh dan  Gunakan bimbingan antisipasif
idela tubuh dengan menyiapkan pasien terkait dengan
penampilan tubuh (3 perubahan – perubahan citra tubuh
– 4) yang telah di prediksikan
3. Penyesuaian  Bantu pasien menetukan
terhadap perubahan keberlanjutan dari perubahan –
tampilan fisik ( 2 – 4 ) perubahan actual daru tubuh atau
4. Penyesuaian tingkat fungsinya
terhadap perubahan  Bantu pasien untuk mendiskusikan
status kesehatan ( 2 perubahan – perubahan
–4) disebabkan oleh faktor penuaan
5. Penyesuaian dengan cara yang tepat
terhadap perubahan  Ajarkan pada pasien menganai
tubuh akibat proses perubahan – perubahan normal
penuaan (2 – 3) yang terjadi dalam tubuh yang
terkait dengan beberapa tahap
proses penuaan, dengan cara yang
tepat
 Indentifkasi dampak dari budaya
pasien, agama, ras, jenis kelamin,
danusia terkait dengan citra diri
 Monitor pernyataan yang
mengidentifikasi citra tubuh
mengenai ukuran dan berat badan
 Tetukan persepsi pasien dan
keluarga terkait dengan perubahan
citra diri dan realita

3 Ketidakefektifan pola Indentitas Seksual Pengajaran : seks aman
seksual b.d. kurang Indicator :  Dapatkan riwayat seksual, termasul
pengetahuan tentang 1. Menegaskan diri jumlah pasagan seksual terakhir,
alternative yang sebagai makhluk frekuansi hubungan dan kejadian
berhubungan dengan seksual (3 – 4) serta pengobatan masa lalu terkait
seksual 2. Menunjukkan dengan infeksi manular seksual
perasan yang jelas  Diskusikan pengetahuan pasien,
tetang orientas pemahaman, motivasi dan tingkat
seksual (3 – 4) komitmen menganai berbagai
3. Mengintegrasikan metode pelindungan seksual
orientas seksual  Diskusikan agama, budaya,
dalam peran perkembangan, sosio ekomi dan
kehidupan (3 – 4) pertimbangan individu berkenaan
4. Menunjukkan dengan pilihan perlindungan
keyamana dengan seksual
orientasi seksual (2 –  Berikan informasi akurat
3) berkenaan dengan memiliki
5. Mencari dukungan bebrapa mitra seksual
seksualitas ( 2 – 3)  Instruksikan pasien mengenai
praktik – praktik berisiko rendah,
seperti menghindari penetrasi
tubuh atau pertukaran cairan
tubuh
 Anjurkan pasien unutuk mendapat
pemeriksaan – pemeriksaan rutin
dan melaporkan tanda dan gejala
pada penyedia layanan kesehatan
 Pertimbangan faktor – faktro
berbasis populasi yang
mempengaruhi pendidikan seks
yang aman