Anda di halaman 1dari 7

TUGAS RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI

INTERPRETASI PENYAKIT PULPA DAN PERIAPIKAL PADA


GAMBARAN PANORAMIK DAN PERIAPIKAL
Sebagai tugas

Mata kuliah Radiologi Kedokteran Gigi

Dosen pembimbing: drg. Shanty Chairani, M.Si.

Disusun oleh:

Saphira Pramudita

(Nomor Induk Mahasiswa: 04031281621037)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

TAHUN AJARAN 2016/2017


Sumber:

Dental Management of a Child with Dentinogenesis Imperfecta: A Case Report

Interpretasi:

Elemen Gigi 17, 16, 15, 14, 13, 12, 11, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 38, 37, 36, 35, 34, 33, 32, 31, 41,
42, 43, 44, 45, 46, 47, 48

Kondisi Gigi 17, 16, 15, 14, 13, 12, 11, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 37, 36, 35, 34, 33, 32, 31, 41, 42, 43,
44, 45, 46, 47 : Pada sepertiga servikal hingga ujung akar terlihat gambaran radioopak
yang menutupi hampir seluruh pulpa dengan hanya menyisakan struktur pulpa ± 1mm,
terlihat mahkota berbentuk bulbus dengan akar yang pendek dan ramping.

35: Terlihat permukaan oklusal gigi 35 berada dibawah sepertiga servikal distal gigi 34

36: Pada oklusal gigi 36 terdapat gambaran radioopak berbatas jelas berbentuk ireguler
single mencapai dentin yang merupakan restorasi direk kelas I berbahan amalgam

46 : Pada oklusal gigi 46 terdapat gambaran radioopak berbatas jelas berbentuk ireguler
single meluas ke bagian proksimal distal mencapai dentin yang merupakan restorasi
direk kelas II berbahan amalgam

Kondisi Periapikal Tidak terdapat kelainan

Kondisi Periodontal Tidak terdapat kelainan

Radiodiagnosis Dentinogenesis Imperfekta tipe II

35: displacement akar

36: restorasi direk amalgam

37 : restorasi direk amalgam


Sumber:

A radiographic correlation between systemic disorder and pulp stones

Interpretasi:

Elemen Gigi 14, 16, 17


Mahkota
Kamar Pulpa dan Saluran Akar 16: Pada sepertiga servikal hingga ujung akar
terdapat gambaran radioopak berbatas tidak
jelas (difus) berbentuk ireguler single
berukuran lebih dari 2 mm meluas hampir
menutupi seluruh pulpa dengan menyisakan ±1
mm kamar pulpa.

17 : Pada sepertiga servikal hingga ujung akar


terdapat gambaran radioopak berbatas tidak
jelas (difus) berbentuk ireguler single
berukuran lebih dari 2 mm meluas hampir
menutupi seluruh pulpa.
Akar 16 : Pada duapertiga akar gigi 16 terdapat
gambaran radiolusen berbatas jelas berbentuk
oval merupakan kelanjutan dari saluran akar
Ruang Ligamen Periodontal
Lamina Dura
Puncak Tulang Alveolar  Pada mesial gigi 16 dan distal gigi 14
terdapat kerusakan tulang alveolar mencapai
sepertiga servikal dengan pola horizontal

 Pada mesial gigi 17 dan distal gigi 18


terdapat kerusakan tulang alveolar mencapai
sepertiga servikal dengan pola horizontal
Furkasi
Periapikal
Radiodiagnosis 16 : Terdapat batu pulpa
17: terdapat batu pulpa dan resorbsi interna
Sumber :

Single visit nonsurgical endodontic therapy for periapical cysts: A clinical study

Interpretasi :

Elemen Gigi 21, 22, 23


Mahkota 21 : Pada sepertiga insisal gigi 21 kehilangan
struktur dan terdapat gambaran radioopak
berbatas jelas berbentuk irregular single
mencapai kamar pulpa yang merupakan
restorasi direk sementara berbahan ZOE dan
terdapat gambaran radiolusen dibawahnya.

22 : Pada sepertiga insisal gigi 22 kehilangan


struktur dan terdapat gambaran radioopak
berbatas jelas berbentuk irregular single
mencapai kamar pulpa yang merupakan
restorasi direk sementara berbahan ZOE dan
terdapat gambaran radiolusen dibawahnya.
Kamar Pulpa dan Saluran Akar 21 : Pada puncak tertinggi mahkota 21 hingga
kurang dari 1 mm ujung akar terdapat
gambaran radioopak berbentuk kerucut vertikal
dengan ukuran kurang dari 2 mm disusun
secara hermetis
22 : Pada puncak tertinggi mahkota 22 hingga
kurang dari 1 mm ujung akar terdapat
gambaran radioopak berbentuk kerucut vertikal
dengan ukuran kurang dari 2 mm disusun
secara hermetis
Akar Tidak terdapat kelainan
Ruang Ligamen Periodontal
Lamina Dura Terdapat kehilangan lamina dura pada apikal
gigi 21 dan apikal gigi 22
Puncak Tulang Alveolar Tidak terdapat kelainan
Furkasi -
Periapikal 22 : Pada periapikal sepertiga akar gigi 22
terdapat gambaran radiolusen berbatas jelas
terkortikasi berbentuk bulat single berukuran
±2 mm yang mengalami perluasan hingga
sepertiga akar 21dan duapertiga akar 23 hingga
mencapai dinding sinus maksilaris
Radiodiagnosis 21 : Perawatan saluran akar disertai restorasi
non metal sementara dan karies sekunder
22 : Perawatan saluran akar disertai kista
periapikal dan karies sekunder