Anda di halaman 1dari 1

RINGKASAN / KESIMPULAN SEJARAH PURLOU / LIANG PURI

1. Setiap tahun makan hasil muda, perempuan muda/ gadis-gadis harus masuk dalam goha
liang puri berpantun-pantun , ada pula yang berpantun-pantun, ada pula yang
berpantun atas cinta mereka.
2. Untuk ibu-ibu yang sudah berkeluarga, jaga dimulut goha/ dibawah goha dengan
beberapa jenis buah-buahan hasil muda gubna gadis-gadis yang didalam goha dan laki-
laki yang latihan perang-perangan .
3. Sedang Laki -Laki latihan perang-perangan di lapangan bahagian bawah dan ibu- ibu
yang jaga di mulut Gowa memberi makan kepada Laki-laki yang sedang Latihan perang-
perangan.
4. Dalam memakan hasil muda/pesta Liang Puri selama satu bulan,orang –orang Tua di
kampung masing-masing turun di pantai bakar ubi-ubian serta hasil makanan muda
lainnya dan mereka langsung memakannya sambil menunggu gadis-gadis yang sedang
Lego-Lego di dalam Gowa Liang Puri.
5. Laki-laki yang Latihan perang-perangan sampai sore mereka pulang dan orang yang di
kampung siap berperang lagi dengan mereka di pinggir kampung sebelum mereka
masuk di kampung.
6. Setelah sesudah pesta Liang Puri,semua orang Laki-Laki dan perempuan, kecil besar,dari
kampung Kelabana dan Sibera berkumpul di kampung Kiraman,dan oran tua-tua dari
semua suku,masuk dalam rumah adat Tamal Akana Kadin,Tutur Sejarah sambil makan
jenis buah-buahan dan kulitnya di kumpul kemudian di isi ke dalam Gong Pusaka dan di
Timang-timang lalu di susul dengan lagu sejarah yang berjudul:KUL TETELI BUS TETELI
MAN ARUSI YEN BE’BEK MARAN BALA.
7. Sesudah hampir siang di umumkan kepada semua orang yang berada di dalam gudang
adat itu agar tidak boleh ada yang keluar buang air sampai semua kulit atau ampas
makanan dalam gudang adat yang di tamping itu,setelah orang Tua-tua tumpahkan
kulit-kulit buah tsb baru di bolehkan kepada semua orang untuk keluar buang air,maka
selesai sudahlah Pesta Liang Puri dan menunggu sampai Tahun depan.
8. Gadis yang Tahun itu mau kawin,harus berjanji kepada Gowa Liang Puri bahwa: Tahun
depan saya tidak turut lagi dalam kegiatan pesta muda mudi ini,nanti anak saya yang
bisa turut dalam pesta muda mudi di tahun-tahun yang akan datang.,demikian pesan
gadis yang mau pergi untuk kawin.

Demikian sejarah singkat dari situs Gowa Liang Puri.

Ikami,06 Juli 2002


Nara Sumber,

( Ch. Karimaley )