Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN AUDIT FARMASI SELURUH KLINIK KORINDO

Tempat Tanggal Penanggungjawab Hasil Temuan Saran / Penyampaian


Klinik 8-1-2018 Desi 1.Perencanaan
POP-A Waktu (Asisten apoteker) Dilihat dari buku pengeluaran harian dan Sudah benar tetapi harus dilihat juga
08.30 WIT- obat yang sering diresepkan dari kartu stok
12.30 WIT 2.Pengadaan
-Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order melalui PBF
-Untuk obat emergency dari PBF di
Merauke
-Dari dinas kesehatan (melalui Asiki)
3. Penerimaan
Dimasukkan kartu stok dan input di Sudah benar
komputer
4.Penataan
4.1.Penataan di gudang menurut abjad -Penataan di gudang maupun di stok
tetapi ada yang tidak sesuai apotik sebaiknya sama
4.2.Penataan stok harian di apotik -Bisa menurut abjad atau menurut
kurang teratur farmakologi/kegunaan
-Dipisahkan antara obat generik
dengan paten,syrup,vial,ampul,dll

5.Kartu stok
5.1.Kartu stok di gudang obat ada Kartu stok harus ada untuk menge-
5.2.Di tempat penyimpanan vaksin,kartu tahui keluar masuknya obat,bahan
stok hanya sebagian habis pakai,alat kesehatan,dll
5.3.Form kartu stok tidak ada:sumber dari terutama untuk penyimpanan stok
mana,no.batch,tanggal kadaluarsa di gudang
6.Penyimpanan
6.1.Penyimpanan vaksin temperatur 2°C- -Sudah benar tetapi temperatur
8°C harus dikontrol setiap hari sesuai
temperatur tersebut
6.2.Lemari narkotik ada di gudang obat, -Lemari harus segera diperbaiki
dalam keadaan terkunci tetapi kunci- supaya bisa dibuka kembali dan
nya hilang ada penanggungjawab yang me-
megang kunci
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4.AC di UGD rusak,kurang dingin padahal -AC harus diperbaiki untuk menjaga
ada beberapa ampul dan obat rektal kualitas obat
yang harus disimpan pada temperatur
kurang dari 25°C
7.Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat Sudah benar
pada buku pengeluaran gudang dan kartu
stok
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu
-Resep untuk obat yang bukan narkotik/ Seharusnya semua resep ada kop
psikotropika memakai kertas biasa,untuk nya
obat psikotropika memakai resep yang
ada kop nya
8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan -Sudah benar
ke perusahaan
- Laporan narkotika,psikotropika dan obat -Laporan ke dinas kesehatan setiap
keras tertentu ke dinas kesehatan Boven tanggal 1 paling lambat tanggal 10
Digoel -Laporan juga dikirim ke BPOM

9. Pemusnahan
Belum ada pemusnahan dalam waktu Bila ada pemusnahan harus dibuat
dekat ini berita acara pemusnahan
10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja asisten apoteker
Klinik 9-1-2018 -Fitri 1.Perencanaan
POP-B (Administrasi) -Dilihat dari buku pengeluaran harian dan Sudah benar tetapi harus dilihat
Waktu
-Afnier obat yang sering diresepkan juga dari kartu stok
09.00 WIT-
(Administrasi) 2.Pengadaan
12.00 WIT
-Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order melalui PBF
dilanjutkan
-Untuk obat emergency dari PBF di
13.00 WIT-
Merauke
14.00 WIt
-Kadang dari puskesmas Getentiri karena -Pencatatan penerimaan obat dari
banyak pasien dari Getentiri, Ujungkia puskesmas harus dipisah
3.Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok -Penerimaan harus dimasukkan
-Di input di komputer kartu stok bukan hanya di input
di komputer
4.Penataan
4.1.Penataan di gudang menurut abjad -Penataan boleh menurut abjad
tetapi tidak dipisahkan antara obat tetapi dipisahkan antara obat
generik dan paten paten,generik,syrup,vial,ampul dll
4.2.Penataan stok harian di apotik menu- -Penataan di gudang maupun stok
rut farmakologi/kegunaan di apotik sebaiknya sama
5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok karena ada buku Kartu stok harus ada untuk menge-
pengeluaran gudang dan pengeluaran tahui keluar masuknya obat,bahan
stok di apotik habis pakai,alat kesehatan,dll
terutama untuk penyimpanan stok
di gudang
6.Penyimpanan
6.1.Gudang obat pengap karena tidak ada -Harus ada AC supaya tidak pengap
AC,ventilasi/jendela untuk menjaga kualitas obat
6.2.Lemari narkotik ada di ruangan dokter -Harus ada pencatatan tersendiri
untuk keluar masuknya obat,dokter di kartu stok dan buku untuk
sendiri yang mengurus keluar masuknya narkotika/psi-
kotropika
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4.Vaksin dan obat rektal disimpan di -Kulkas harus dikontrol tempera-
kulkas tetapi tidak ada pengontrol turnya setiap hari dan diberi
temperatur pengontrol temperatur 2°C-8°C
-Kalau ada AC, obat rektal tidak
perlu dimasukkan dalam kulkas
7. Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat -Harus ada kartu stok sehingga
pada buku pengeluaran gudang pengeluaran obat juga ditulis di
kartu stok
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih -Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu
-Semua resep narkotika/psikotropika dan -Seharusnya semua resep ada kop
resep biasa memakai resep yang tidak nya
ada kopnya

8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan -Sudah benar
ke perusahaan
- Laporan narkotika,psikotropika diurus -Laporan ke dinas kesehatan setiap
dokter tanggal 1 paling lambat tanggal 10
-Laporan juga dikirim ke BPOM

9.Pemusnahan
-Ada berita acara tetapi tidak ada kolom -Pada form berita acara ditulis:
harga pemusnahan dengan cara apa
dan ada kolom harga barang
yang dimusnahkan

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja administrasi Seharusnya minimal ada asisten
apoteker
Klinik 10-1-2018 -Sarce Rande Pakan 1. Perencanaan
POP-M Waktu (Analis) Dilihat dari buku pengeluaran harian, Sudah benar tetapi harus dilihat
19.00 WIT- -Ana Muliana pengeluaran gudang dan obat yang sering juga dari kartu stok
22.00 WIT (Bidan) diresepkan

2.Pengadaan
- Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order harus melalui
- Untuk obat emergency dari PBF di PBF
Merauke
- Dari dinas kesehatan
3. Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok Sudah benar tetapi seharusnya di-
-Dicatat di buku penerimaan lalu diinput masukkan juga ke kartu stok
di komputer
4.Penataan
4.1.Penataan di gudang menurut farmako- Penataan boleh menurut abjad
Logi/kegunaan atau menurut farmakologi/kegu-
4.2.Penataan stok harian di apotik menu- naan
rut farmakologi/kegunaan

5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok karena ada buku Kartu stok harus ada untuk menge-
pengeluaran gudang,tiap 1 minggu tahui keluar masuknya obat,bahan
di input ke komputer habis pakai,alat kesehatan,dll
terutama untuk penyimpanan stok
di gudang
6.Penyimpanan
6.1.Di gudang ada AC dengan pengontrol -Sudah benar
temperatur 25°C
6.2.Lemari narkotika ada di gudang -Harus ada pencatatan tersendiri
di kartu stok dan buku untuk
keluar masuknya narkotika/psi-
kotropika
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4.Vial, ampul dan obat rektal disimpan -Kulkas harus dikontrol tempera-
di kulkas tetapi tidak ada pengontrol turnya setiap hari dan diberi
temperatur pengontrol temperatur 2°C-8°C
-Kalau ada AC, obat rektal tidak
perlu dimasukkan dalam kulkas

7. Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat -Harus ada kartu stok sehingga
pada buku pengeluaran gudang pengeluaran obat juga ditulis di
kartu stok
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih -Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu
-Semua resep narkotika/psikotropika dan -Seharusnya semua resep ada kop
resep biasa memakai resep yang tidak nya
ada kopnya
8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan Sudah benar
ke perusahaan
-Untuk obat narkotika/psikotropika dan -Laporan ke dinas kesehatan setiap
obat keras tertentu tidak ada pelaporan tanggal 1 paling lambat tanggal 10
ke dinas kesehatan -Laporan juga dikirim ke BPOM

9.Pemusnahan
- Pemusnahan kurang lebih 6 bulan lalu, -Berita acara pemusnahan harus
yang melakukan bagian pembuangan diarsipkan
limbah tetapi berita acara tidak
diarsipkan

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja analis dan bidan Seharusnya minimal ada asisten
apoteker tetapi karena POP-M
ikut kabupaten Merauke harus ada
apoteker

Klinik 13-1-2018 -Lusiana Patiku 1.Perencanaan


BCA Waktu (Perawat) -Obat yang diresepkan setiap hari jumlah -Untuk lebih memudahkan seharus-
08.15 WIT- -Dwi Widayati nya dicatat di kertas kemudian diinput ke nya dilihat dari kartu stok dan dari
11.00 WIT (Perawat) komputer tetapi dalam bentuk harga bu- buku pengeluaran di gudang
kan jumlah barang sehingga untuk me-
ngetahui jumlah barang yang dibutuhkan
untuk rencana permintaan obat,jumlah
harga dibagi harga persatuan barang
-Dilihat dari obat yang sering diresepkan
2.Pengadaan
- Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order melalui PBF
- Untuk obat emergency dari PBF di
Merauke
- Dari dinas kesehatan

3. Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok Penerimaan harus dimasukkan
-Dicatat di buku penerimaan lalu diinput kartu stok bukan hanya di input
di komputer di komputer

4.Penataan
4.1.Penataan di gudang tidak beraturan, -Penataan harus diatur sesuai abjad
hanya dipisahkan antara box,botol, atau farmakologi/kegunaan
bahan habis pakai,ampul,dll
4.2.Penataan stok harian di apotik menu-
rut farmakologi/kegunaan

5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok karena ada buku Kartu stok harus ada untuk menge-
pengeluaran gudang,setiap hari diinput tahui keluar masuknya obat,bahan
ke komputer habis pakai,alat kesehatan,dll
terutama untuk penyimpanan stok
di gudang

6.Penyimpanan
6.1.Gudang obat bukan berupa ruangan, -Sebaiknya gudang obat berupa
hanya 2 lemari yang tertutup tetapi ruangan yang terkunci tetapi bila
tidak ada kuncinya tidak ada ruangan khusus,lemari
harus dikunci
6.2.Tidak ada lemari narkotika,bila ada -Untuk obat narkotika/psikotropika
obat psikotropika disimpan di lemari harus ada lemari khusus yang
yang untuk gudang obat terkunci,tidak boleh digabung
dengan obat yang lain
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4.Vial, ampul dan obat rektal disimpan -Kulkas harus dikontrol tempera-
di kulkas tetapi tidak ada pengontrol turnya setiap hari dan diberi
temperatur pengontrol temperatur 2°C-8°C
-Kalau ada AC, obat rektal tidak
perlu dimasukkan dalam kulkas
6.5.Dalam satu ruangan digunakan untuk -Harus ada AC untuk menjaga
apotik, rak menyimpan rekam medis, kualitas obat pada temperatur
gudang obat (lemari),tidak ada AC, yang sesuai dengan obat tersebut
udara panas

7. Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat -Harus ada kartu stok sehingga
pada buku pengeluaran gudang pengeluaran obat juga ditulis di
kartu stok
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih -Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu
-Semua resep narkotika/psikotropika dan -Seharusnya semua resep ada kop
resep biasa memakai resep yang tidak nya
ada kopnya

8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan -Sudah benar
ke perusahaan
-Untuk obat narkotika/psikotropika dan -Laporan ke dinas kesehatan setiap
obat keras tertentu tidak ada pelaporan tanggal 1 paling lambat tanggal 10
ke dinas kesehatan -Laporan juga dikirim ke BPOM

9.Pemusnahan
Obat yang rusak/kadaluarsa tidak dimus- -Pada form daftar obat yang dimus-
nahkan sendiri,diikutkan ke klinik Asiki nahkan ditulis : alasan pemusna-
tetapi dalam form daftar obat yang dimus- han(rusak/kadaluarsa) dan harga
nahkan tidak ada alasan pemusnahan barang
dan harga

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja perawat Seharusnya minimal ada asisten
apoteker tetapi karena klinik BCA
ikut kabupaten Merauke harus ada
apoteker

Klinik 15-1-2018 -Tri Syanti 1. Perencanaan


POP-F Waktu (Bidan) Dilihat dari buku pengeluaran gudang dan Sudah benar tetapi harus dilihat
(PAL) 10.30 WIT- -Adeltrudis obat yang sering diresepkan juga dari kartu stok
12.00 WIT (Perawat)
Dilanjutkan 2.Pengadaan
13.00 WIT- - Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order melalui PBF
14.00 WIT - Tidak ada orderan obat emergency ke -Kalau mengambil obat di klinik
Merauke Asiki harap membawa surat
- Dari dinas kesehatan permintaan karena untuk arsip
- Dari klinik POP-A di klinik Asiki
3. Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok Penerimaan harus dimasukkan
-Dicatat di buku penerimaan lalu diinput kartu stok bukan hanya di input
di komputer di komputer

4.Penataan
4.1.Penataan di gudang tidak beraturan,
hanya dipisahkan antara box,botol, -Penataan di gudang maupun di
bahan habis pakai,ampul,dll stok harian apotik harus diatur
4.2.Penataan stok harian di apotik juga sesuai abjad atau farmakologi/
tidak beraturan kegunaan

5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok karena jumlah Kartu stok harus ada untuk menge-
obat yang diresepkan setiap hari tahui keluar masuknya obat,bahan
diinput ke komputer habis pakai,alat kesehatan,dll
terutama untuk penyimpanan stok
di gudang

6.Penyimpanan
6.1.Gudang obat berupa ruangan kecil, -Harus ada AC untuk menjaga
ada ventilasi tapi agak pengap karena kualitas obat pada temperatur
tidak ada AC yang sesuai dengan obat tersebut
6.2.Tidak ada lemari narkotika karena
tidak ada obat narkotika/psikotropika
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4 Ampul yang harus disimpan pada tem- -Ampul yang bertuliskan disimpan
peratur 25°C disimpan di gudang 25°C harus disimpan pada ruangan
ber-AC
6.5.Vaksin disimpan di rumah bidan kare- -Harus ada kulkas untuk menjaga
na di klinik kulkas rusak sudah 1 tahun kualitas obat pada temperatur
lalu,sudah diperbaiki rusak lagi,sudah yang sesuai dengan obat tersebut
diorderkan tetapi belum diberi dan ada pengontrol temperatur

7. Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat -Harus ada kartu stok sehingga
pada buku pengeluaran gudang pengeluaran obat juga ditulis di
kartu stok
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih -Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu

8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan
ke perusahaan Sudah benar

9. Pemusnahan
-Sudah pernah melakukan pemusnahan Harus dibuat berita acara pemus-
obat dengan dibakar tetapi tidak dibuat nahan:tempat,waktu,cara pemus-
berita acara dan tidak ada daftar obatnya nahan,yang melakukan dan tanda-
tangan saksi dengan melampirkan
daftar obat,jumlah,harga,alasan
pemusnahan

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja bidan dan perawat Seharusnya minimal ada asisten
Apoteker
Klinik 16-1-2018 Farah Finahri 1. Perencanaan
Tunas (Asisten apoteker) Hanya perkiraan saja dari obat yang sering Untuk mengetahui jumlah obat
Waktu diresepkan yang dibutuhkan harus melihat
11.30 WIB- dari kartu stok dan buku penge-
14.00 WIB luaran di gudang

2.Pengadaan
- Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Seharusnya order melalui PBF
- Tidak ada orderan obat emergency ke -Kalau mengambil obat di klinik
Merauke Asiki harap membawa surat
- Dari dinas kesehatan (sudah lama) permintaan karena untuk arsip
- Dari klinik POP-A di klinik Asiki

3. Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok Penerimaan harus dimasukkan
-Tidak dicatat di buku penerimaan kartu stok dan buku penerimaan
-Tidak ada komputer,untuk membuat barang
laporan diketik di kantor

4.Penataan
4.1.Penataan di gudang tidak beraturan, -Kalau macam obatnya tidak ba-
hanya dipisahkan antara box,botol, nyak sebaiknya ditata secara
bahan habis pakai,ampul,dll. farmakologi/kegunaan
Biasanya ditata sesuai abjad tetapi
karena banyak obat yang habis jadi
dikumpulkan saja
4.2.Penataan stok harian di apotik menu- -Sudah benar tetapi tiap kotak se-
rut farmakologi/kegunaan baiknya diberi etiket menurut
kelompoknya untuk memudahkan
pencarian waktu mengambil obat
5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok -Kartu stok harus ada untuk me-
ngetahui keluar masuknya obat,
bahan habis pakai,alat kesehatan,
dll,terutama untuk penyimpanan
stok di gudang
5.2.Sebenarnya ada blangko kartu stok -Kartu stok supaya tidak mudah
menurut abjad nama obat ditaruh tercecer boleh ditaruh dalam satu
dalam satu map tetapi tidak digunakan map dan diberi penandaan huruf
di tepinya untuk memudahkan
pencarian nama obat

6.Penyimpanan
6.1.Dalam satu ruangan digunakan untuk -Sebaiknya gudang obat berupa
apotik, rak menyimpan rekam medis, ruangan yang terkunci tetapi bila
gudang obat yang berupa rak terbu- tidak ada ruangan khusus,bisa be-
ka, tidak ada AC, udara langsung dari rupa lemari yang harus dikunci
luar karena jendela dan pintu dibuka -Harus ada AC untuk menjaga
kualitas obat pada temperatur
yang sesuai dengan obat tersebut
6.2.Tidak ada lemari narkotika karena
tidak ada obat narkotika/psikotropika
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4 Ampul yang harus disimpan pada tem- -Ampul yang bertuliskan disimpan
peratur 25°C disimpan di rak 25°C harus disimpan pada ruangan
ber-AC
7. Pengeluaran -Harus ada kartu stok sehingga
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat pengeluaran obat juga ditulis di
pada buku pengeluaran gudang kartu stok
-Sudah benar
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih
dekat dikeluarkan lebih dahulu

8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan Sudah benar
ke perusahaan

9.Pemusnahan
Obat yang rusak/kadaluarsa tidak dimus- -Pada form daftar obat yang dimus-
nahkan sendiri,diikutkan ke klinik Asiki nahkan ditulis : alasan pemusna-
tetapi dalam form daftar obat yang dimus- han(rusak/kadaluarsa) dan harga
nahkan tidak ada alasan pemusnahan barang
dan harga

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja asisten apoteker tetapi se- Ada beberapa hal yang perlu dibe-
mentara ini cuti melahirkan sehingga nahi sesuai saran di atas
dikerjakan bidan dan perawat

Klinik 17-1-2018 -Ruth Tarik Allo 1.Perencanaan


Inocin Waktu (Perawat) -Dihitung nilai resep setiap hari Untuk mengetahui jumlah obat
09.00 WIT- -Rony Todingkaraeng -Dilihat dari laporan bulanan,jumlah penge- yang dibutuhkan harus melihat
11.30 WIT (Perawat) luaran 3 bulan terakhir dirata-rata untuk dari kartu stok dan buku penge-
rencana order 3 bulan ke depan luaran di gudang
2.Pengadaan -Seharusnya order melalui PBF
- Dari apotik IKP melalui klinik Asiki -Kalau mengambil obat di klinik
- Tidak ada orderan obat emergency ke Asiki harap membawa surat
Merauke permintaan karena untuk arsip
- Dari dinas kesehatan (melalui klinik Asiki) di klinik Asiki
- Dari klinik POP-A

3. Penerimaan
-Tidak dimasukkan kartu stok Penerimaan harus dimasukkan
-Tidak dicatat di buku penerimaan kartu stok dan buku penerimaan
-Tidak ada komputer,untuk membuat barang
laporan diketik di kantor
-Penerimaan langsung dimasukkan ke
laporan bulanan berdasarkan laporan
pengiriman obat dari klinik Asiki

4.Penataan
4.1.Penataan di gudang menurut farmako- -Sudah benar tetapi tiap rak se-
logi/kegunaan baiknya diberi etiket menurut
4.2.Penataan stok harian di apotik menu- kelompoknya untuk memudahkan
rut farmakologi/kegunaan pencarian waktu mengambil obat

5.Kartu stok
5.1.Tidak ada kartu stok -Kartu stok harus ada untuk me-
ngetahui keluar masuknya obat,
bahan habis pakai,alat kesehatan,
dll,terutama untuk penyimpanan
stok di gudang
6.Penyimpanan
6.1.Gudang obat bukan berupa ruangan, -Sebaiknya gudang obat berupa
hanya 2 lemari yang tertutup tetapi ruangan yang terkunci tetapi bila
tidak ada kuncinya tidak ada ruangan khusus,lemari
harus dikunci
6.2.Tidak ada lemari narkotika,karena
tidak ada obat narkotika/psikotropika
6.3.Obat untuk keperluan harian di UGD -Boleh asalkan tidak lupa dalam
langsung mengambil di stok harian pencatatan obat keluar
apotik
6.4.Vial, ampul dan obat rektal disimpan -Kulkas harus dikontrol tempera-
di kulkas tetapi tidak ada pengontrol turnya setiap hari dan diberi
temperatur dan bunga es tebal jarang pengontrol temperatur 2°C-8°C
dibersihkan -Kalau ada AC, obat rektal tidak
perlu dimasukkan dalam kulkas
-Kulkas harus dibersihkan secara
teratur tidak boleh sampai bunga
es tebal karena mempengaruhi
temperatur di dalam kulkas
6.5.Dalam satu ruangan digunakan untuk -Harus ada AC untuk menjaga
apotik, rak menyimpan rekam medis, kualitas obat pada temperatur
gudang obat (lemari),tidak ada AC, yang sesuai dengan obat tersebut
ada kipas angin,udara dari jendela
yang terbuka

7. Pengeluaran
-Pengeluaran dari gudang perbox dicatat -Harus ada kartu stok sehingga
pada buku pengeluaran gudang pengeluaran obat ditulis di kartu
stok untuk mengetahui jumlah
pengeluaran dalam satu bulan
-Untuk mengetahui pengeluaran dalam
satu bulan dilihat dari laporan bulanan:
sisa bulan lalu ditambah pemasukan
lalu dihitung stok barang yang ada
-Obat yang tanggal kadaluarsanya lebih -Sudah benar
dekat dikeluarkan lebih dahulu

8. Pelaporan
- Stok opname setiap tanggal 20, laporan Sudah benar
ke perusahaan

9.Pemusnahan
- Obat yang rusak/kadaluarsa tidak dimus- -Pada form daftar obat yang dimus-
nahkan sendiri,diikutkan ke klinik Asiki nahkan ditulis : alasan pemusna-
tetapi dalam form daftar obat yang dimus- han(rusak/kadaluarsa) dan harga
nahkan tidak ada alasan pemusnahan barang
dan harga
-Di klinik tidak menyimpan arsipnya -Klinik yang membawa obat untuk
dimusnahkan ikut klinik Asiki,harus
menyimpan arsipnya

10.Ketenagakerjaan
Tenaga kerja perawat Seharusnya minimal ada asisten
apoteker
Asiki, 23 Januari 2018

Dibuat oleh:
Ketua auditor

Anita Hadisaputro, S.Farm.,Apt