Anda di halaman 1dari 4

1. A.

Statistik
Jenis data statistik menurut cara memperolehnya dibagi menjadi dua yaitu data primer
dan data sekunder. Data primer adalah data yang secara langsung diambil melalui obyek
penelitian oleh peneliti secara individu maupun kelompok. Misalnya wawancara
langsung penonton bioskop XXI untuk penelitian pretensi konsumen bioskop. Sedangkan
data sekunder adalah data yang didapat secara tidak langsung dari obyek penelitian.
Disini peneliti mendapat data yang sudah dikumpulkan oleh pihak lain melalui berbagai
cara, baik komersial maupun tidak komersial. Misalnya peneliti menggunakan hasil riset
dari surat kabar yang akan digunakan untuk penelitian statistiknya.

B. Statistika
Statistika berbeda dengan statistik, jika dalam statistik terdapat jenis pengambilan data
namun di dalam statistika terdapat metode pengambilan sampel yang terdiri dari dua
teknik, yaitu teknik sampling dan teknik berdasarkan peluang dan teknik sampling tidak
berdasarkan peluang. Teknik sampling berdasarkan peluang adalah teknik pengambilan
sampel dengan setiap unit observasi yang terdapat dalam populasi tersebut memiliki
kesempatan yang sama untuk dijadikan pilihan sampel. Sedangkan teknik tidak
berdasarkan peluang adalah teknik pengambilan sampel di mana setiap unit dalam
populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.

2. Peranan Statistik dalam Penelitan


Sugiono dalam bukunya “Statistika untuk Penelitain” (2013: 20) menggambarkan peranan
statistik dalam penelitian sbb:
1. Alat untuk menghitung besarnya anggota sampel yang diambil dari suatu populasi.
Dengan demikian jumlah sampel yang diperlukan lebih dapat dipertanggungjawabkan.
2. Alat untuk menguji validitas dan reliabilitas instrument. Sebelum instrument digunakan
untuk penelitian, maka harus diuji validitas dan relabilitasnya terlebih dahulu.
3. Teknik-teknik untuk menyajikan data, sehingga data lebih komunikatif. Teknik-teknik
penyajian data seperti ini antara lain: table, grafik, diagram lingkaran dan pictogram.
4. Alat untuk analisis data seperti menguji hipotesis penelitian yang diajukan. Dalam hal ini
statistik yang digunakan antara lain: korelasi, regresi, t-test, anova dll
Statistik memegang peranan yang penting dalam penelitian terutama metode
penelitian kuantitatif, statistik berperan baik dalam penyusunan model, perumusan
hipotesa, dalam pengembangan alat dan instrumen pengumpulan data, dalam penyusunan
desain penelitian, dalam penentuan sampel dan dalam analisa data. Dalam banyak hal,
pengolahan dan analisa data tidak luput dari penerapan teknik dan metode statistik tertentu,
yang mana kehadirannya dapat memberikan dasar bertolak dalam menjelaskan hubungan-
hubungan yang terjadi. Statistik dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui apakah
hubungan kausalitas antara dua atau lebih variabel benar-benar terkait secara benar dalam
suatu kausalitas empiris ataukah hubungan tersebut hanya bersifat random atau kebetulan
saja.
Statistik telah memberikan teknik-teknik sederhana dalam mengklasifikasikan data
serta dalam menyajikan data secara lebih mudah, sehingga data tersebut dapat dimengerti
secara lebih mudah. Statistik telah dapat menyajikan suatu ukuran yang dapat mensifatkan
populasi ataupun menyatakan variasinya, dan memberikan gambaran yang lebih baik
tentang kecenderungan tengah-tengah dari variabel.
Statistik dapat menolong peneliti untuk menyimpulkan apakah suatu perbedaan
yang diperoleh benar-benarberbeda secara signifikan. Apakah kesimpulan yang diambil
cukup refresentatif untuk memberikan infrensi terhadap populasi tertentu.
Teknik-teknik statistik juga dapat digunakan dalam pengujian hipotesa, mengingat
tujuan penelitian pada umumnya adalah untuk menguji hipotesa-hipotesa yang telah
dirumuskan, maka statistik telah banyak sekali menolong peneliti dalam mengambil
keputusan untuk menerima atau menolak suatu hipotesa. Statistik juga dapat meningkatkan
kecermatan peneliti dalam rangka mengambil keputusan terhadap kesimpulan-kesimpulan
yang ingin ditarik.
Penarikan kesimpulan secara statistik memungkinkan peneliti melakukan kegiatan
ilmiah secara lebih ekonomis dalam pembuktian kebenaran hipotesis (dugaan sementara)
yang terlebih dahulu dirumuskan.

3. Paling sedikit empat alasan sederhana mengapa mahasiswa diharuskan mengambil mata
kuliah statistika dan mengembangkan penguasaan dalam subjek itu.

1. Mahasiswa harus dapat membaca literatur profesional dimana penggunaan statistika


tidak dapat dihindari.
2. Mahasiswa harus menguasai berbagai teknik statistika yang diperlukan dalam mata
kuliah lanjutan.
3. Statistika merupakan bagian yang perlu dan penting dalam pelatihan profesional.
4. Statistika merupakan dasar dan alat dalam berbagai kegiatan penelitian.

Selanjutnya, beberapa keuntungan pemikiran statis dan penggunaan statistika dalam


penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut.
1. Statistika memberikan deskripsi yang lebih eksak.
2. Statistika mengarahkan pemikiran dan prosedur kerja menjadi lebih tepat dan eksak.
3. Statistia memungkinkan kita merangkum hasil pengamatan dalam bentuk yang berarti
dan menyenangkan.
4. Statistika memungkinkan kita menggambarkan kesimpulan umum, dan proses
mengambil kesimouan yang dilaksanakan sesuai aturan yang diterima secara ilmiah.
5. Statistika memungkinkan kita menganalisis beberapa faktor penyebab dari suatu
peristiwa kompleks.
6. Statistika memungkinkan kita menganalisis berapa banyak hal yang akan terjadi
dalam kondisi yang kita ketahui dan kita sudah atur.

Demikian beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan pemikiran statistis dan
penerapannya dalam penelitian. Karena itu, tujuan yang perlu dicapai mahasiswa dalam
belajar statistika adalah :

1. Menguasai perbendaharaan kata dan istilah statistika;


2. Mendapatkan, melatih, dan mengembangkan keterampilan menghitung;
3. Belajar menafsirkan hasil statistika dengan cara yang benar;
4. Menangkap logika berpikir statistika;
5. Mengetahui dimana dan kapan statistika dapat digunakan dan dimana dan kapan tidak
dibutuhkan;
6. Memahami beberapa konsep matematis dari statistika.

4. Ada beberapa metode pada statistik salah satunya yaitu Metode statistika yaitu bagaimana
cara-cara mengumpulkan data atau fakta, mengolah, menyajikan, dan menganalisa, penarikan
kesimpulan serta pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan fakta dan
penganalisaan yang dilakukan. Misalkan ada masalah mengenai jumlah penduduk pada kota
atau desa tertentu. Maka metode inilah yang digunakan untuk mengetahui jumlah total
dari jumlah penduduk dari suatu desa atau kota tertentu

5. Ketika menentukan suatu keakuratan data yang mempuni computer memiliki peran besar
dalam bidang statistika yaitu mengenai Jumlah angka atau data yang dapat di olah bisa
sampai jumlah yang besar, cara kerja computer yang relative dapat di percaya, data yang
dihasilkan bisa diteliti lebih dahulu sebelum diambil dan dapat di olah degan mudah,
kecanggihan computer dalam menghitung, membaca, serta memproses data sudah cukup
cepat dan canggih, serta dengan computer data dapat selesai dalam waktu yang cepat.

6. Probabilitas teoritis adalah suatu kemungkinan yang didapat dari tokoh tertentu
sedangkan probabilitas empiris adalah suatu kemungkinan atau peluang yang didapat
secara observasi secara lansung