Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

BAHAYA MEROKOK

PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN

oleh

Elisya Nurri Syani

NIM 162310101154

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS JEMBER

2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

BAHAYA MEROKOK

PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN

Disusun dengan pemenuhan Ujian Praktikum Pendidikan dan Promosi Kesehatan


dengan dosen penguji: Ns. Kholid Rosyidi MN., MNS

oleh

Elisya Nurri Syani

NIM 162310101154

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS JEMBER

2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENDIDIKAN KESEHATAN

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS JEMBER

Topik : Bahaya Merokok

Sub Topik : Pengertian Rokok, tipe-tipe perokok, Zat-zat yang terkandung


dalam Rokok, Bahaya Merokok

Sasaran : Remaja Desa Ketawang Gondanglegi

Hari/Tanggal : Kamis, 30 November 2017

Tempat : Balai Desa Ketawang Gondanglegi

Waktu : 30 menit

Penyuluh : Elisya Nurri Syani

I. Analisa Data
A. Kebutuhan Peserta Didik
Remaja Desa Ketawang Gondanglegi mempunyai karakteristik
bervariasi. Berdasarkan survey yang telah dilakukan, remaja desa
ketawang gondanglegi kebanyakan merokok, padahal aktifitas tersebut
dapat merusak kesehatan bagi tubuhnya dan misalkan ini dilakukan
terus-menerus dapat menjadi perokok yang aktif dan kemungkinan
terburuknya adalah dapat mengancam nyawanya sendiri. Maka dari itu
perlu diadakan penyuluhan yang penyuluhan itu berfungsi untuk
memberi pengetahuan kepada remaja yang belum mengetahui tentang
bahaya merokok
B. Karakteristik Peserta Didik
Remaja yang rata-rata belum mengetahui isi kandungan rokok dan
bahaya merokok bagi tubuh yang dapat mengancam nyawanya.
II. Tujuan Intruksional Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan, remaja desa ketawang
gondanglegi dapat mengerti dampak menggunakan atau mengkonsumsi
rokok.

III. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 1x30 menit, diharapkan
remaja desa ketawang gondanglegi mampu:
a. Menjelaskan pengertian rokok
b. Menyebutkan tipe-tipe perokok
c. Menyebutkan dan menjelaskan zat-zat kimia yang terkandung
dalam rokok
d. Menjelaskan bahaya dari merokok

IV. Materi Penyuluhan


a. Pengertian rokok
b. Zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok
c. Bahaya merokok
V. Metode
1. Metode
2. Tanya jawab
VI. Media/alat bantu
Booklet

VII. Kegiatan Penyuluhan


NO Tahapan dan Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
Waktu
1 Pembukaan 1. Memberikan salam, 1. Menjawab salam
(5 menit) memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
2. Kontrak waktu memperhatikan
3. Menjelaskan tujuan
4. Menjelaskan isi materi
yang akan diberikan
2 Inti Menjelaskan materi 1. Menjawab
(20 menit) tentang: pertanyaan
a. Pengertian rokok penyuluhan
b. Tipe-tipe perokok 2. Mendengarkan dan
c. Zat-zat kimia memperhatikan
yang terkandung 3. Bertanya pada
dalam rokok penyuluh bila masih
d. Bahaya merokok ada yang belum jelas
3 Penutup 1. Menutup pertemuan 1. Menjawab
(5 menit) dengan memberikan pertanyaan
pertanyaan kepada 2. Memperhatikan
remaja terkait dengan 3. Menjawab salam
semua materi yang
telah disampaikan
2. Menutup pertemuan
dan memberikan
salam serta ucapan
terimakasih atas
ketersediaan
waktunya untuk
remaja
3. Mengucapakan salam

VIII. Evaluasi
1. Struktur
a. Kesiapan materi
b. Kesiapan SAP
c. Kesiapan media: booklet
d. Peserta hadir di tempat penyuluhan minimal 10 orang
2. Proses
a. Fase dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan
b. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara
benar
c. Suasana penyuluhan tertib dan tenang.
d. Tidak ada peserta meninggalkan tempat penyuluhan
e. Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal 10 orang
3. Hasil
Peserta dapat:
1. Menjelaskan pengertian rokok
2. Menyebutkan dan menjelaskan zat-zat kimia yang terkandung
dalam rokok
3. Menjelaskan bahaya dari merokok

XI. Referensi
Tirtosastro, S. dan a S. Murdiyati. 2010. Kandungan kimia tembakau dan
rokok. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri 2. 2(1):33–
43.
Kesehatan, K. dan R. Indonesia. 2016. Inilah 4 bahaya merokok bagi
kesehatan tubuh. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2–3.
Afwan, Chabib. Focus Group Diskusi: Bahaya Merokok Bagi Generasi
Muda. Dalam Presentasi Focus Group Discussion (FGD) Bahaya Merokok
Bagi Generasi Muda, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Bogor:
25 Juni 2013.
MATERI PENYULUHAN

I. Pengertian Rokok
Rokok adalah zat adiktif yang dapat mengakibatkan bahaya bagi
kesehatan. Ada yang menyebutkan juga bahwa rokok itu hasil olahan
tembakau terbungkus termasuk cerutu, dihasilkan dari tanaman Nicotina
Tabacum, Nicotiana Rustica yang sintesisnya mengandung nikotin dan tar
dengan tanpa bahan tambahan.

II. Tipe-tipe perokok

Perokok Aktif: Perokok yang mengisap batang rokok yang telah dibakar.

1. Perokok berat yang menghisap lebih dari 15 batang rokok dalam


sehari.
2. Perokok sedang yang menghisap 5-14 batang rokok dalam sehari.
3. Perokok ringan yang menghisap 1-4 batang rokok dalam sehari.

Perokok pasif: orang yang ikut menghirup asap yang dikeluarkan oleh
perokok aktif

III. Zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok


1. Tar
Zat berwarna coklat yang berisi berbagai jenis hidrokarbon aromatic
polisiklik, amin aromatic dan N-nitrosamine yang bersifat lengket dan
menempel pada paru-paru yang mengandung bahan-bahan karsinogen
yang menghasilkan asap yang akan menimbulkan iritasi pada saluran
pernapasan, menyebabkan bronchitis, kanker nasofaring dan kanker
paru
2. Nikotin
Nikotin dapat meningkatkan adrenalin yang membuat jantung berdebar
lebih cepat dan bekerja lebih keras, frekuensi jantung meningkat dan
kontraksi jantung meningkat sehingga menimbulkan tekanan darah
meningkat(Tawbariahet al., 2014). Jadi Nikotin ini apabila diisap akan
menimbulkan rangsangan psikologis bagi perokok dan membuatnya
ketagihan. Di dalam asap, nikotin berpengaruh terhadap beratnya rasa
isap. Jika semakin tinggi kadar nikotin rasa isapnya semakin berat,
sebaliknya jika kadar nikotin rendah rasanya hambar.
3. Karbon Monoksida (CO)
Gas yang berbahaya yang terkandung dalam asap pembuangan
kendaraan. CO menggantikan 15% oksigen yang harus dibawah oleh
sel-sel darah merah. Co juga dapat merusak lapisan dalam pembuluh
darah dan meninggikan endapan lemak pada dinding pembuluh darah,
menyebabkan pembuluh darah tersumbat sehingga menyebabkan
kematian.

IV. Bahaya Merokok


1. Terhadap Gigi
Hubungan antara merokok dengan kejadian karies, berkaitan
dengan penurunan fungsi saliva yang berperan dalam proteksi gigi.
Sehingga resiko terjadinya kehilangan gigi bagi orang yang
merokok, tiga kali lebih tinggi dibanding pada perokok pasif.
2. Terhadap mata
Rokok merupakan penyebab penyakit katara nuclear, yang terjadi
di tengah lensa. Meskipun mekanisme penyebab tidak diketahui,
banyak logam dan bahan kimia lainnya yang terdapat dalam asap
rokok dapat merusak protein lensa.

3. Terhadap reproduksi
Merokok akan mengurangi terjadinya konsepsi, fertilisasi pria
maupun wanita. Pada wanita hamil yang merokok, anak yang
dikandung akan mengalami penurunan berat badan, lahir
premature, bahkan kematian pada janin.
4. Penyakit stroke
Stroke adalah penyakit deficit neurologis akut yang disebabkan
oleh gangguan pembuluh darah otak yang terjadi secara mendadak
serta menimbulkan gejala dan tanda yang sesuai daerah otak yang
terganggu.
5. Jantung coroner
Merokok terbukti merupakan factor risiko terbesar untuk mati
mendadak. Resiko terjadinya penyakit jantung coroner meningkat
2-4 kali pada perokok dibandingkan dengan perokok pasif. Risiko
ini meningkat dengan bertambahnya usia dan jumlah rokok yang
dihisap.
6. Kanker paru-paru
Kanker adalah penyakit yang disebabkan pertumbuhan yang tidak
terkendali dari sel abnormal yang ada di bagian tubuh. Hubungan
merokok dan kanker paru-paru telah diteliti dalam 4-5 dekade
terakhir ini. Didapatkan hubungannerat antara kebiasaan merokok,
terutama sigaret, dengan timbulnya kanker paru-paru. Sehingga
rokok sebagai penyebab utama terjadinya kanker paru-paru.
FORMAT PENILAIAN UJIAN PRAKTIKUM
PROMOSI KESEHATAN 2017

NAMA : ELMA DWI CAHYANTI

NIM : 162310101221

KELAS :C

NO. VARIABLE PENILAIAN NILAI NILAI YANG


MAKSIMAL DIPEROLEH
1. Media 10
2. TeknikPenyajian 10
3. Penguasaanmateri 30
4. Interactive 20
5. SAP 20
6. Penampilandansikap 10
Jumlah 100

KeteranganNilai :Nilai lulus > 70

A :≥ 80 (Istimewa)
AB : 75 ≤ AB < 80 (SangatBaik) Jember,_______________2017
B: 70 ≤ B< 75 (Baik)
Pembimbing/Tutor
BC:65 ≤ BC< 70 (CukupBaik)
C : 60 ≤ C < 65 (Cukup) PSIK UniversitasJember
CD:55 ≤ CD< 60 (Kurang)
D: 50 ≤ D< 55 (Kurang)
DE :45 ≤ DE < 50 (SangatKurang)
E :<45 (SangatKurang)
……………………………………