Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memiliki beberapa sistem bagian (sub-sistem) yang
berupa siklus-siklus akuntansi. Siklus akuntansi menunjukkan prosedur akuntansi mulai dari
sumber data sampai ke proses pencatatan/ pengolahan akuntansinya. Dalam siklus pendapatan
(daur penjualan) yang merupakan prosedur pendapatan dimulai dari bagian penjualan, otorisasi
kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai dengan penerimaan kas.

Sistem Informasi Akuntansi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang


mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan,
menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan
mengenai penjualan. Melalui makalah ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai sistem penjualan.

B. Rumusan Masalah

 Apa yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi penjualan?


 Apa saja fungsi perancangan sistem informasi akuntansi penjualan?
 Apa yang dimaksud sistem penjualan Tunai dan Kredit?
 Dokumen serta catatan apa saja yang digunakan?

C. Tujuan

 Untuk mengetahui pengertian Sistem Informasi Akuntansi Penjualan.


 Untuk mengetahui fungsi perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan.
 Untuk mengetahui sistem penjualan Tunai dan Kredit.
 Untuk mengetahui dokumen serta catatan apa saja yang digunakan.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Penjualan

Sistem Informasi Akuntansi Penjualan adalah sub-sistem informasi bisnis yang


mencakup kumpulan prosedur yang melaksanakan, mencatat, mengkalkulasi, membuat dokumen
dan informasi penjualan untuk keperluan manajemen dan bagian lain yang berkepentingan, mulai
dari diterimanya order penjualan sampai mencatat timbulnya Tagihan/Piutang Dagang.

Menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi, menyebutkan


bahwa: “Penjualan adalah kegiatan yang terdiri dari penjualan barang atau jasa baik secara kredit
maupun secara tunai.

 Jenis Penjualan

Terdapat beberapa cara dalam menjual. Untuk itu sistem yang diaplikasikan disesuaikan
dengan operasi di lapangan. Dalam pembahahan ini saya membahas pada sebuah perusahaan
dagang yang teridentifikasi beberapa jenis penjualan di perusahaan ini yaitu :

 Penjualan langsung yaitu penjualan dengan mengambil barang dari supplier dan langsung
dikirim ke customer.

 Penjualan stock gudang yaitu penjualan barang dari stock yang telah tersedia di gudang.

 Penjualan kombinasi ( langsung + stock ) yaitu penjualan dengan mengambil barang


sebagian dari supplier dan sebagian dari stock yang tersedia di gudang.

 Tujuan sistem informasi penjualan yaitu:

 Mencatat order penjualan dengan cepat dan akurat.


 Memastikan bahwa perusahaan menjual kepada konsumen yang memang layak
menerima kredit (sehingga kalau boleh, tidak ada kredit macet).

2
 Memastikan bahwa konsumen menerima kiriman produk dan jasa tepat waktu, sesuai
yang dijanjikan.
 Menagih tepat waktu dan akurat, sehingga perputaran kas lebih cepat.
 Mencatat dan mengelompokkan transaksi keuangan secara cepat dan akurat (ke dalam
jurnal maupun ke buku besar).
 Memastikan keamanan aset perusahaan (barang dagangan maupun kas dari penjualan).

B. Fungsi Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan

 Fungsi perancangan sistem informasi akuntansi penjualan :

1. Fungsi Kas

Fungsi ini bertanggung jawab sebagai penerima kas dari pembeli.

2. Fungsi Gudang

Fungsi gudang berfungsi untuk menyediakan barang yang diperlukan oleh pelanggan
sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan yang diterima dari fungsi
penjualan.

3. Fungsi Akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab sebagai pencatat transaksi penjualan dan penerimaan kas
dan pembuatan laporan penjualan.

4. Fungsi Pengiriman

Fungsi pengiriman berfungsi untuk menyerahkan barang yang kuantitas, mutu, dan
spesifikasinya sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan yang diterima
dari fungsi penjualan.

3
C. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai dan Penjualan Kredit

 Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai


Penjualan tunai merupakan penjualan dengan mengambil barang dari supplier dan
langsung dikirim ke customer secara pembayaran langsung dengan menggunakan uang
tunai. Sistem penjualan tunai pada umumnya didasarkan pada asumsi bahwa pembeli
akan mengambil barang setelah harga barang dibayar ke kasir.
Arus Penjulan tunai :

4
Di atas tersaji arus penjualan tunai. Agar karyawan tidak memiliki peluang untuk
melakukan kecurangan (fraud), maka sebaiknya penjualan tunai dilakukan oleh paling tidak 2
orang karyawan. Karyawan pertama bertugas sebagai pramuniaga. Sedangkan karyawan kedua
bertanggung jawab untuk menerima kas dari pelanggan (kasir). Bagian pengambilan barang
dapat dirangkap oleh karyawan pertama.
Faktur penjualan tunai cukup dibuat rangkap dua. Pramuniaga akan menyiapkan faktur
dua lembar dan menyerahkan faktur ke pelanggan. Pelanggan membawa faktur ke kasir dan
membayar. Kasir menerima kas, dan mencap lunas kedua lembar faktur. Kedua lembar faktur
dibawa oleh konsumen ke pramuniaga untuk mengambil barang. Pramuniaga mencap "telah
diambil" pada kedua faktur tersebut. Faktur lembar pertama diserahkan ke konsumen sebagai
bukti konsumen telah lunas membayar. Faktur lembar kedua diarsip pramuniaga. Sore hari, total
faktur lembar kedua dari penjualan sepanjang hari harusnya cocok dengan saldo kas yang ada di
tangan kasir. Total kas dan seluruh faktur akan diserahkan ke pemilik toko pada saat tutup toko.

 Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit


Penjualan kredit adalah penjualan yang pembayarannya tidak diterima sekaligus
(tidak langsung lunas). Pembayarannya bisa diterima melalui dua tahap atau lebih yang
dilakukan pembayaran secara angsuran.
Arus Penjualan Kredit

Arus ini dibuat dengan asumsi, berikut ini:

a. Perusahaan menjual secara kredit.

b. Perusahaan memproses transaksi penjualan secara manual.

c. Lokasi gudang terpisah dengan lokasi kantor (lokasi tempat parmuniaga melayani
pesanan konsumen).

5
D. Dokumen serta Catatan yang Digunakan dalam Sistem Informasi Akuntansi
Penjualan

1. Dokumen yang digunakan

Dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi penjualan, menurut Mulyadi dalam
bukunya Sistem Akuntansi adalah sebagai berikut :

a. Faktur Penjualan Tunai

Dokumen ini digunakan untuk merekam berbagai informasi yang diperlukan oleh
manajemen mengenai transaksi penjualan tunai.

b. Bukti Setor Bank

Dibuat oleh fungsi kas sebagai bukti penyetoran kas ke bank.

6
c. Rekap Harga Pokok Penjualan

Digunakan oleh fungsi akuntansi untuk meringkas harga pokok produk yang dijual
selama satu periode.

2. Catatan yang Digunakan

Menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi, catatan akuntansi yang
digunakan dalam sistem penjualan adalah:

a. Jurnal Penjualan

Jurnal Penjualan, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat transaksi penjualan
baik secara kredit maupun tunai.

b. Jurnal Umum

Jurnal Umum, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat harga pokok produk yang
dijual selama periode tertentu.

c. Kartu Persediaan.

Kartu Persediaan, catatan akuntansi ini merupakan buku pembantu yang berisi rincian
mutasi setiap jenis persediaan.

7
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Sistem Informasi Akuntansi Penjualan merupakan sub sistem informasi bisnis yang
mencakup kumpulan prosedur yang melaksanakan, mencatat, mengkalkulasi, membuat dokumen
dan informasi penjualan untuk keperluan manajemen dan bagian lain yang berkepentingan, mulai
dari diterimanya order penjualan sampai mencatat timbulnya tagihan/piutang dagang. Jadi,
dengan adanya sistem informasi penjualan ini, kita dapat mengetahui rekap data penjualan dari
suatu perusahaan baik sekarang ataupun di masa lalu. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan
dalam menyusun/membuat data penjualan saat ini berdasarkan data yang ada di masa lalu, serta
dapat digunakan sebagai pembanding sistem penjualan saat ini dengan yang terdahulu untuk
mengetahui apakah perlu perbaikan atau tidak dalam sistem penjualan perusahaan tersebut.

8
DAFTAR PUSTAKA

http://loessorion.blogspot.co.id/2014/02/makalah-sia-sistem-informasi-akuntansi.html

http://gerytrisaputra.blogspot.co.id/2010/11/sistem-informasi-akuntansi-penjualan.html

http://blogakuntansi.blogspot.co.id/2008/03/sistem-penjualan.html

http://arvanbones.blogspot.co.id/2012/10/sistem-informasi-akuntansi-penjualan.html

http://tjiaieming.blogspot.co.id/2012/04/sistem-informasi-akuntansi-penjualan.html

http://tugassi.blogspot.co.id/2011/11/sistem-informasi-akuntansi-sistem.html

http://kbpkbp.blogspot.co.id/2013/06/makalah-sistem-informasi-penjualan.html