Anda di halaman 1dari 6

Askep pada Glaukoma, Konjungtivitis, Uveitis, dan Orbita Selulitis

Definisi: Sekelompok penyakit yang disebabkan oleh kerusakan pada saraf optik yang bisa
berangsur-angsur menghilangkan semua penglihatan

(Sumber: PearleVision.com)

Glaukoma adalah kumpulan penyakit mata ditandai oleh kerusakan saraf optik karena tekanan
intraokuler yang terlalu tinggi. Hal ini yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan di dalam
mata yang dapat menjadi kerusakan optik secara progresif bila tak diobati

fakta-fakta kunci

Mempengaruhi 65 juta orang di seluruh dunia


Tidak ada obatnya
Glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan
Penyebab utama kebutaan pada orang Afrika Amerika (6-8 kali lebih sering terjadi daripada pada
orang Kaukasia)
Menghasilkan lebih dari tujuh juta kunjungan dokter setiap tahunnya

implikasi fungsional
Kegiatan kehidupan sehari-hari (berkendara, olahraga, dll) dapat dipengaruhi oleh:
Sensitivitas kontras berkurang
Kepekaan cahaya
Kesulitan dengan silau
Perlu membangun kebiasaan dan rutinitas baru untuk pengobatan

Bagian mata yang terkena

Saraf optik
Badan Ciliary
Sudut chamber Anterior

Etiologi

 Penyakit yang ditandai dengan peninggian tekanan intraocular , di sebabkan :


a) Peningkatan produksi cairan mata atau aqueous humor oleh badan siliar
b) Terganggunya proses pengeluaran cairan mata atau aqueous humor di daerah sudut bilik
mata atau celah pupil

Faktor resiko
 Usia > 40 tahun
 Jenis kelamin : perempuan lebih beresiko dari pada laki-laki
 Kondisi medis : diabetes melitus , hipertensi
 Ras kulit hitam 4x > ras kulit putih
 Riwayat anggota keluarga yang terkena glaukoma
 Miopia
 Trauma mata
 Penggunaan steroid yang berkepanjangan
 Operasi yang berkomplikasi

glaukoma bisa dari

Bawaan
Adventitious
Progresif
Stabil saat dikelola secara medis

beberapa jenis glaukoma


Bawaan:
kondisi yang diwariskan pada bayi, perkembangan saluran drainase yang tidak lengkap selama
periode prenatal
Sekunder:
Hasil dari penyebab lain seperti obat-obatan, luka, tumor, radang

Sudut Primer / Terbuka:


Bentuk yang paling umum, jumlah cairan yang benar
tidak bisa mengalir keluar dari mata (pipa tersumbat)

Penutupan Sudut Glaukoma:


Bentuk paling langka,
tekanan mata meningkat dengan
cepat saat saluran drainase diblokir / tertutup (stopper)
parameter glaukoma
Asal
Primer (ideopatik: penyakit memiliki penyebab yang tidak diketahui)
Sekunder (terkait dengan kondisi okular atau sistemik lainnya)
2. Keadaan anterior chamber angle
sudut terbuka
sudut tertutup
3. Kronisitas
Akut: durasi pendek
Kronis: sedang berlangsung

Diagnosis ditegakkan
Tonometer:
mengukur tekanan
Pachymeter:
mengukur ketebalan kornea
Uji lapangan visual:
mengukur penglihatan tepi
Ophthalmoscopy:
pengamatan langsung saraf optik
Teknologi Pencitraan:
memindai saraf optik dan serat saraf retina
Gonioskopi: gunakan cermin untuk melihat bagian dalam mata

tahapan
Awalnya, tidak ada gejala, rasa sakit, atau kehilangan penglihatan
Kehilangan penglihatan tepi
Bidang visual secara bertahap menyempit menjadi penglihatan
terowongan
Jika dibiarkan maju tanpa perawatan, menyebabkan hilangnya
penglihatan

Pengobatan: • meningkatkan drainase cairan atau menurunkan


produksi cairan
Medicated Eye Drops
Resep Lisan
Betagan
Pilocarpine
Usul
Timoptik
Operasi
Tradisional
Laser

Konjungtivitis
DEFINISI :
 Inflamasi pd selaput konjungtiva.
ETIOLOGI :
◦ Bakteria.
◦ Virus.
◦ Kecederaan – bahan kimia.
◦ Alahan – ubat mata topikal, kosmetik & debunga

KONJUNKTIVITIS BAKTERIA
ETIOLOGI :
1. Streptokokus pneumonia.
2. Streptokokus pyogenes.
3. Stafilokokus aureus/epidermis.
4. Haemophilus influenza

MANIFESTASI KLINIS :
 Kedua mata terkena infeksi.
 Mata – gatal, berpasir & tidak sakit.
 Discharge – mukopurulen/purulen, bulu & kelopak mata melekat, berkerak.
 Konjungtival tarsal & bulbar – merah, kemosis akut.
 Penglihatan normal
 Kelopak mata bengkak.
 Fotofobia jika kornea terinfeksi.

Treatment:
1. Kebersihan diri.
2. Kes pulih dlm masa 10-14 hari.
3. Cuci discharge hingga bersih.
4. Beri Obat tetes Antibiotik 4x sehari 1 tetes

KONJUNGTIVITIS VIRUS
ETIOLOGI :
1. Adenovirus.
2. Herpes simpleks virus.
3. Chlamydia (virus trakoma ).
MANIFESTASI KLINIS :
 Kedua mata dapat terjadi.
 Mata – merah, seperti ada benda asing.
 Kelopak - ada folikel & edema.
 Adenovirus –penglihatan kabur,
Blepharospasma, sakit, fotofobia & air mata meningkat ( seperti keratitis).
 Herpes simpleks –Ulser kornea dendritik.

TREATMENT:
1. Adenovirus.
 Bisa sembuh secara spontan
 Gutt Prednisolone 0.1% tds untuk kurangkan inflamasi. (Rujuk jika serius).