Anda di halaman 1dari 2

STANDAR INTERNASIONAL MANAJEMEN PELAYANAN

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERUSAHAAN


ALIEXPRESS (ALIBABAGROUP)

AliExpress adalah sebuah perusahaan online shop global dibawah naungan


AlibabaGroup. Tidak seperti online shop di indonesia sebut saja lazada, tokopedia, dan
bukalapak yang hanya ada di negara lokal. AliExpress ini online shop yang digunakan oleh
seluruh negara. kalau kita bandingkan itu seperti Amazon.com . Dalam konteks ini, secara
prinsip, ada 5 (lima) domain proses utama yang harus diperhatikan secara sungguh-sungguh
dalam memastikan terjadinya pelayanan berbasis teknologi informasi yang handal, oleh karena
itu alibaba menggunakan kelima domain ini , yaitu :
1. Service Strategy
Mengisyaratkan bahwa setiap organisasi semacam perusahaan harus memiliki sebuah
Strategi Pelayanan yang menjadi panduan bagi setiap aktivitas “services” yang terjadi
dalam perimeter organisasi. Secara prinsip, strategi ini berisi bagaimana cara dan
mekanisme yang dianut serta perlu dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan
organisasi di dalam usahanya untuk memberikan layanan yang baik, oleh karena itu
perusahaan AliExpress memiliki strategi untuk melayani lebih banyak pelanggan sembari
menjadikan penggunaan lintas perangkat lebih mudah.
2. Service Design
Memperlihatkan bagaimana organisasi merancang ekosistem (infrastruktur dan
superstruktur) teknologi informasi untuk memenuhi atau melayani para pemangku
kepentingannya. Melalui desain ini, diharapkan tercipta suatu lingkungan kondusif bagi
divisi teknologi informasi dalam memberikan layanan prima ke segenap individu,
kelompok, dan unit/divisi pengguna pada organisasi. Pada domain ini aliexpres merancang
sebuah sistem dimana client dengan mudahnya memasuki dan memahami web aliexpres .
Dan juga AliExpress merancang sebuah design agar webnya dapat di akses via mobile.
Sekarang konsumen berbelanja di mana saja dan kapan saja di seluler, AliExpress ingin
memberikan kekuatan penuh dan kemudahan penggunaan yang mereka harapkan, mulai
dari penelusuran dan pemilihan produk hingga pembayaran dan pengelolaan pesanan.
3. Service Transition
Menggambarkan bagaimana organisasi bertransformasi atau menjalankan perubahan
menuju rancangan lingkungan pelayanan yang diinginkan. Tahapan transisi ini harus
dikawal dengan sebaik-baiknya agar efektif dan tidak terjadi chaos. Di domain ini
AliExpress menciptakan sebuah project bernama AliPay. Alipay adalah layanan
pembayaran online yang aman untuk transaksi jual beli yang terjadi di AliExpress,dimana
proses pembayaran yang semula offline menjadi online.Dalam perubahan dari offline ke
online payment inipun sangat memudahkan client ,cukup scan barcode yang tersedia di
masing-masing counter atau barang, masukkan harga barang atau jasa yang akan dibeli,
dan pencet tombol "save". Transaksi tuntas, tanpa repot mengeluarkan uang dan menanti
kembalian uang yang sangat atau menggesek kartu yang membutuhkan waktu.
4. Service Operation
Mendeskripsikan secara detail dan jelas mengenai inti dari rangkaian proses manajemen,
yaitu pengelolaan pelayanan itu sendiri pada tahap operasionalnya. Di sinilah para
pelanggan internal maupun eksternal (pemangku kepentingan) akan mendapatkan langsung
manfaat dari keberadaan teknologi informasi dan komunikasi. Di dalam AliExpress sendiri
mempunyai customer service memudahkan dan mengarahkan clientnya untuk proses
refund dan reture.
5. Continual Service Improvement
Mengingatkan perlunya dilakukan perbaikan berkesinambungan terus menerus dari masa
ke masa. Hal ini tidak saja berarti bahwa organisasi yang bersangkutan senantiasa belajar
dan selalu berkembang dari masa ke masa, namun mengandung makna bahwa organisasi
selalu siap menghadapi berbagai perubahan karena dinamika global. AliExpress pun
meningkatkan service nya salah satunya meningkatkan pada bagian Service Design yaitu
pada project AliPay dengan mengembangkan sistem pengenalan wajah. Teknologi "Smile
and Pay" ini menggunakan kamera 3D yang bisa memfilter wajah pemilik akun untuk
kemudian bisa dilakukan pembayaran.