Anda di halaman 1dari 3

MANFAAT PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

DALAM MENINGKATKAN KINERJA INSTALASI RAWAT INAP

I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN

Kebutuhan masyarakat akan jasa layanan kesehatan semakin tinggi, hal itu disebabkan
karena semakin tingginya kesadaran masyarakat akan adanya kesehatan. Untuk menjawab
kebutuhan masyarakat akan jasa layanan masyarakat kesehatan, Rumah sakit berusaha untuk
selalu memenuhinya. Rumah sakit adalah bagian integral dari keseluruhan sistem pelayanan
kesehatan yang dikembangkan melalui perencanaan pembangunan kesehatan.
Seiring dengan meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan semakin banyak
munculnya Rumah Sakit, maka RSUD Kabupaten Badung Mangusada harus dapat beroperasi
secara efektif dan efisien agar dapat bersaing dengan Rumah Sakit lainnya. RSUD Kabupaten
Badung Mangusada dapat beroperasi dengan efektif dan efisien apabila fungsi manajemen
dilaksanakan dengan baik dimana fungsi ini dimulai dari perencanaan sampai dengan
pengendalian (planning, Organizing, Actuating, Controling).
Yang dimaksud dengan sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang
digunakan oleh manajer untuk mempengaruhi anggota organisasi lain guna melaksanakan
strategi perusahaan secara efektif dan efisien. Dari definisi tersebut terdapat 3 kata kunci
yaitu sistem, strategi dan efisien. Penulis dalam penelitian ini akan lebih memfokuskan pada
masalah manfaat penerapan sistem pengendalian manajemen pelayanan pasien rawat inap
dalam meningkatkan kinerja instalasi rawat inap. Penulis berpendapat bahwa pentingnya
topik tersebut untuk dikaji kembali adalah untuk mengetahui ada tidaknya manfaat penerapan
sistem pengendalian manajemen pelayanan pasien rawat inap dalam meningkatkan kinerja
instalasi rawat inap.dalam pelayanan pasien rawat inap terdapat aktivitas-aktivitas yang
sangat kompleksitas dimana pasien akan memperoleh pelayanan yang bermacam-macam.
Diperlukannya sistem pengendalian manajemen adalah untuk menuntun dan memotivasi
usaha guna mencapai tujuan organisasi maupun untuk mengoreksi unjuk kerja yang tidak
efektif dan tidak efisien.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, penulis tertarik untuk mengambil judul skripsi
sebagai berikut :
“MANFAAT PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DALAM
MENINGKATKAN KINERJA INSTALASI RAWAT INAP”
1.2 IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dikemukakan di atas, penulis
mengidentifikasikan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana efektifitas penerapan sistem pengendalian manajemen pelayanan pasien
rawat inap di RSUD Kabupaten Badung Mangusada.
2. Bagaimana kinerja instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Badung Mangusada meningkat

1.3 TUJUAN PENELITIAN


Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah :
1. Mengetahui efektivitas penerapan sistem pengendalian manajemen pelayanan pasien
rawat inap di RSUD Kabupaten Badung Mangusada
2. Mengetahui kinerja instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Badung Mangusada telah
meningkat

1.4 KEGUNAAN PENELITIAN


Dengan adanya penelitian ini penulis berharap terdapat kegunaan terhadap berbagai
pihak diantaranya :
a) Bagi penulis
Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam
pemahaman terhadap disiplin ilmu manajemen, khususnya hal-hal yang berkaitan
dengan sistem pengendalian manajemen yang diterapkan di rumah sakit.
b) Bagi Rumah Sakit
 Dapat bermanfaat bagi rumah sakit sebagai bahan pertimbangan untuk
meningkatkan efektivitas sistem pengendalian manajemen pelayanan kesehatan
pasien rawat inap di rumah sakit
 Dapat memberikan saran-saran yang dapat dijadikan tolok ukur dan bahan
pertimbangan di dalam menyusun rencana selanjutnya

1.5 KERANGKA PEMIKIRAN


Setiap organisasi/perusahaan dalam hal ini rumah sakit sangat memerlukan suatu
pengendalian untuk menjamin bahwa aktivitas perusahaan tersebut telah dilaksanakan sesuai
dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Sistem pengendalian akan mengarahkan dan
menuntun perusahaan ke tujuan yang diinginkan. Pengendalian perusahaan secara
keseluruhan ini memerlukan sisitem pengendalian oleh para manajer yang disebut dengan
sistem pengendalian manajemen.
Sistem pengendalian yang baik akan mengarahkan berbagai macam usaha yang
dilaksanakan oleh semua unit organisasi ke arah tujuan organisasi. Pengendalian yang baik
dalam arti dapat diandalkan dan memadai adalah jika pengendalian tersebut dapat
mengindikasikan bahwa sistem, prosedur dan metode yang dijalankan sesuai dengan
kebijakan dan ketentuan yang telah ditetapkan, secara efektif dan efisien dalam penggunaan
sumber daya yang ada. Pengendalian manajemen merupakan mutu proses dimana manajer
menjamin bahwa sumber-sumber yang diperoleh digunakan secara efektif dan efisien dalam
mencapai tujuan organisasi.
Penerapan sistem pengendalian manajemen yang memadai terdiri dari penyusunan
perogram, penyusunan anggaran, pelaksanaan dan pengukuran serta pelaporan dan analisis
oleh perusahaan agar pengendalian terhadap pelayanan pasien rawat inap dapat berjalan
dengan efektif.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis membuat hipotesa sebagai berikut :
“ SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP
YANG EFEKTIF DAPAT MENINGKATKAN KINERJA INSTALASI RAWAT INAP”

1.6 METODOLOGI PENELITIAN

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yaitu
suatu pendekatan yang bertujuan memberikan gambaran keadaan objek penelitian penelitian
yang sebenarnya. Data-data yang diperoleh kemudian diolah, dianalisis dan diproses lebih
lanjut dengan dasar teori-teori yang telah dipelajari untuk kemudian ditarik kesimpulan.
Untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperlukan dalam penelitian ini penulis
menggunakan teknik-teknik sebagai berikut :
1. Penelitian lapangan
penelitian dilakukan secara langsung di tempat penelitian, dengan maksud untuk
memperoleh data primer yang meliputi :
a. Wawancara, melakukan tanya jawab untuk mendapatkan informasi tentang
permasalahan yang diteliti dengan pihak-pihak yang berwenang.
b. Dokumentasi, dokumen diperoleh di bagian rekam medis rumah sakit
c. Kuesioner, cara pengisisn kuesioner atau daftar pertanyaan terstruktur dari masing-
masing bagian yang terkait serta kepada pasien rawat inap tiap-tiap ruangan.
2. Studi kepustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data sekunder dengan mempelajari literatur-
literatur tertentu yang berkaitan dengan objek penelitian yang diteliti.

1.7 LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN

Penelitian ini berlangsung di setiap unit instalasi rawat inap RSUD Kabupaten
Badung Mangusada. Penelitian ini berlangsung dari bulan Maret – April 2017.