Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL PENGEMBANGAN SDM

(TALENT MANAGEMENT)

DI SUSUN OLEH :

NAMA : MARTA HERDIAN DINATA

NIK : 55115120046

PROGRAM STUDI : MAGISTER MANAGEMENT

UNTUK MEMENUHI TUGAS


STRATEGIC HUMAN RESOURCES MANAGEMENT
PROPOSAL PENGEMBANGAN SDM
(TALENT MANAGEMENT)

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

PT. Paramount Enterprise International saat ini memiliki lebih dari 20 bisnis unit dan memiliki
3 cabang property yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia dan hingga saat ini total
karyawan mencapai 2.882 orang. Sampai saat ini upaya percepatan dalam pengembangan
perusahaan terus dilakukan demi mencapai target perusahaan sesuai dengan visi perusahaan yaitu
“Paramount Land aims to be a leader within the property and lifestyle industry by building the
necessary platform as Indonesia moves into its golden era of development over the next 20 to 30
years”. Terkait dengan upaya percepatan pengembangan Perusahaan akan membutuhkan banyak
calon-calon pemimpin pada masing-masing divisi, branch bahkan bisnis unit sekalipun, dan pada
tahun 2016 MPP kebutuhan untuk level coordinator above mencapai 42 posisi (Coordinator 25
posisi, Junior Manager 10 posisi, Senior Manager 5 Posisi dan General Manager 2 Posisi). People
& Development saat ini melakukan dua cara dalam upaya pemenuhan karyawan, yaitu Rekrutmen
(pemenuhan dari eksternal), dan Assessmen (pemenuhan dari internal). Seiring dengan semakin
pesatnya perkembangan bisnis maka dirumuskanlah suatu pendekatan yang lebih progresif dalam
mengelola sumber daya manusia yaitu Talent Management.
Talent Management merupakan program persiapan kepemimpinan untuk karyawan yang
memiliki kualitas unggul berdasarkan hasil penilaian kompetensi, performance, rekomendasi user
dan dewan komite. Setelah karyawan teridentifikasi maka karyawan dimasukkan ke dalam talent
pool kemudian dilakukan perencanaan karir. Selanjutnya dilakukan analisa kebutuhan
pengembangan. Adapun area pengembangannya meliputi soft competency, technical competency
dan bussiness proces. Tahap akhir dari program Talent Management yaitu melakukan proses
assessment untuk mengukur kompetensi talentis pada jabatan selanjutnya.
Program Talent Management tidak hanya menyediakan SDM yang tepat, pada waktu yang tepat
dan pada penempatan yang tepat, tetapi juga akan memunculkan sosok-sosok yang mempunyai
jiwa kepemimpinan, sehingga siap menggantikan seniornya pada saat mutasi maupun karena
memasuki masa purna karya (pensiun). Untuk itu semua Manajer Lini harus memahami dan
mengerti akan Program Talent Management ini sehingga dapat terlibat dengan tulus dan ikhlas
serta penuh tanggungjawab, dan pada akhirnya hal ini akan meningkatkan motivasi seluruh
pegawai guna mengembangkan diri, yang pada gilirannya akan menunjang tercapainya tujuan
strategis perusahaan.
B. Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai Talent Management adalah Membantu menciptakan dan
mempertahankan keunggulan organisasi melalui manajemen talenta yang proaktif dengan cara
memenuhi kebutuhan sumber daya manusia berkualitas untuk posisi-posisi kunci.
C. Manfaat
Manfaat yang akan diperoleh dari program Talent Management adalah :
1. Menciptakan dan mempersiapkan calon-calon pemimpin perusahaan yang memahami
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan serta yang memiliki knowledge dan skill yang baik.
2. Mempertahankan dan memberdayakan talent-talent terbaik perusahaan
3. Pengembangan karyawan tepat pada sasaran dan sesuai kebutuhan perusahaan
4. Meningkatkan motivasi karyawan dalam menampilkan kinerja unggul

D. Kualifikasi

Subyek talent management harus memenuhi kriteria umum sebagai berikut :


a. Karyawan tetap Paramount Group, sehat jasmani dan rohani
b. Level officer, coordinator dan midle manager
c. Masa kerja minimal 1 tahun
d. Tidak dalam periode menjalankan SP (Surat Peringatan)

E. Cakupan dan Subyek Pengembangan


Subyek pengembangan program talent management ini akan dimulai dari level
Officer yang akan dipersiapkan menjadi Coordinator. Yang selanjutnya dipersiapkan untuk
level coordinator dan juga managerial.
II. RENCANA PELAKSANAAN TALENT MANAGEMENT

A. Alur Proses Talent Management

B. Pihak yang terlibat dalam talent management.


1. Talentis
Karyawan yang masuk program telent management adalah karyawan dengan hasil appraisal dan
assessment baik serta lulus dalam proses seleksi talent management.
2. Talentor
Talentor adalah team yang mengelola para talentis, mulai dari proses seleksi, analisa kebutuhan
pengembangan, pengembangan, serta evaluasi bersama team lain. Memastikan talentis
mendapatkan pengembangan yang sudah direncanakan serta berkoordinasi dengan departement
lain untuk suksesi talentis.
3. Trainer
Trainer berperan sebagai team development dengan memberikan training internal atau
mengirimkan talentis untuk training external yang bersifat klasikal dan in class, dengan materi soft
skill maupun technical skill.
4. Mentor
Mentor adalah karyawan yang mampu membimbing dan mengembangkan kompetensi talentis.
5. Assessor
Assessor berperan saat penilaian kompetensi untuk promosi jabatan atau memotret gap
kompetensi.
6. Atasan langsung
Atasan langsung berperan sebagai pembimbing dan melakukan monitoring terhadap karyawan
dalam program pengembangan.
C. Infrastruktur
Untuk menjalankan program talent management, infrastruktur yang dibutuhkan adalah

No Infrastruktur Ada Belum ada Keterangan


1 Performance Appraisal V Manual
2 Assessment Data V Manual
3 Struktur Organisasi V Manual
4 Data MPP V Manual
5 Data Karyawan V Manual
6 Report Laporan Development V Manual
7 Learning & Assessment Center V Ruangan Memadai
8 Perencanaan Bisnis Masa Depan V Berubah-ubah

III. RENCANA PENGEMBANGAN

Area pengembangan untuk talentis meliputi Bussiness Process, Soft Competency dan Technical
Competency.
a. Bussiness Process
Pada program pengembangan ini talentis di beri tugas untuk mempelajari segala aspek business
process. Pada program pengembangan ini, talentis terjun langsung ke beberapa department terkait
untuk mendapatkan pengetahuan mengenai bussiness process secara langsung dan dibimbing oleh
mentor yang ditunjuk.
b. Soft Competency
Program pengembangan soft competency diberikan kepada talentis berdasarkan gap kompetensi
pada jabatan targetnya. Metode pengembangan yang digunakan yaitu penugasan, training, reading
dan shadowing.
c. Technical Competency
Program pengembangan technical competency yang diberikan kepada talentis sesuai dengan gap
competency pada jabatan targetnya. Untuk saat ini technical competency pada setiap jabatan belum
ada, sehingga untuk menentukan gap competencynya talentor melibatkan user untuk mengukur
talentis. Setelah gap competency didapatkan program pengembangan dijalankan dengan metode
rotational assignment, training, reading dan sharing with expert.
IV. ANGGARAN BIAYA
Untuk pelaksanaan program pengembang SDM dibutuhkan budget (biaya) dalam hal
pelaksanaan Assessment center dan juga Training (Pelatihan) dengan rincian sebagai berikut:
Budget Assessment Center
Jumlah MPP : 42 Target Calon kandidat : 84
Target: 6 Batch
No Budget Variable @Rp Keterangan
Snack 5,000 1 Hari
Peserta Assessment
Lunch 15,000 1 Hari
Center 84 kandidat
1 Modul Assessment 5,000 1 Hari
Budget @Peserta 25,000 1 Hari
Total 2,100,000 All Batch
Assessor 6 orang Snack 5,000 1 Hari
dengan pelaksanaan 2 hari
assessment center 6 30,000 (Assessment
2 batch Lunch center + Integrasi)
Budget @Assessor 35,000 1 Hari
Total 1,260,000 All Batch
Total Budget Assessment
Center 3,360,000

Budget Training (Pelatihan)


Jumlah MPP : 42 Target Peserta Training : 42
N
o Budget Variable @Rp Keterangan
Snack 5,000 1 Hari
Peserta Training Internal
Lunch 15,000 1 Hari
42 Peserta
1 Modul Assessment 5,000 1 Hari
Budget @Peserta 25,000 1 Hari
Total 25,200,000 All Batch (24 Batch)
Snack 5,000 1 Hari
Trainer
Lunch 15,000 1 Hari
2
Budget @Trainer 20,000 1 Hari
Total 480,000 All Batch

Peserta Training Eksternal 1 x mengikuti Materi


3 3,500,000 1 Batch
42 Peserta pelatihan eksternal

Total 147,000,000
Total Budget Training
(Pelatihan) 172,680,000
V. PENUTUP

Setiap organisasi perusahaan dibentuk dan dijalankan adalah untuk mencapai dan memuaskan
berbagai tujuan, baik tujuan organisasi perusahaan maupun anggota / karyawan itu sendiri.
Biasanya kegagalan implementasi manajemen talenta disebabkan ketidak konsistenan manajemen
dalam menerjemahkan model perilaku dan karakter ke dalam sistem rekrutmen dan seleksi,
pengembangan kompetensi dan karakter, karier manajemen, penilaian kinerja, serta reward and
pusnisment. Demikian proposal Talent Management ini kami buat, dengan tujuan
mengembangkan karyawan potensial di Paramount Group, Mohon bantuan dan suport bapak-ibu
semua demi berjalanya program ini dengan baik. Atas perhatian dan kerjasamanya yang baik kami
ucapkan terimakasih.

Gading Serpong, Tangerang


Tanggal : …………………

Diajukan oleh, Diusulkan oleh, Disetujui oleh,

Nama : Nama : Nama : Nama : BOD

Talent Human Capital Human Capital Human Capital


Management General Manager Associate Director Director
Department