Anda di halaman 1dari 2

Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta 2015

MIGMATITE

Migmatite adalah batuan yang merupakan campuran dari batuan


metamorf dan batuan beku . Hal ini dapat terbentuk ketika batuan metamorf
seperti gneiss mencair sebagian, dan kemudian bagian yang mencair mengalami
rekristalisasi menjadi batuan beku, menciptakan campuran dari bagian metamorf
yang meleleh dengan bagian beku yang telah terrekristalisasi. Batuan ini juga
dapat dikenal sebagai diatexite.
Migmatites terbentuk di bawah kondisi suhu tinggi yang ekstrim selama
proses metamorfosis , dimana pencairan sebagian terjadi pada batuan yang sudah
ada sebelumnya. Migmatites tidak mengkristal dari bahan yang benar-benar cair,
dan umumnya tidak terbentuk akibat hasil dari reaksi solid-state. Umumnya,
migmatites terjadi dalam batuan sangat rusak yang mewakili dasar rantai gunung
terkikis, biasanya dalam blok prakambrium kratonik .
Migmatites sering muncul sebagai urat, lipatan yang tidak jelas pada
ptigmatite, dan segregasi dari granit berwarna cerah dengan komposisi yang
disebut leucosome, dan apabila ia berwarna gelap dan kaya akan amphibole serta
biotit biasa disebut melanosom.

Gambar 1. Mineral felsik terang dan mineral mafic gelap yang salig
terlipat pada batuan migmatite

Migmatite, atau “batuan tercampur”, dalam bahasa Yunani adalah


gabungan batuan yang berbeda-beda tersusun dari metamorf yang bercampur-baur
dengan komponen beku. Urat-urat, lapisan yang terubah bentuk, dan kulit tak
teratur dari granit kaya akan silika terjadi dalam struktur dari besi berfoliasi dan
batuan metamorf kaya akan Mg seperti gneiss, sekis, & amphibolites.

Nama : Barlian Aditama


Nim : 111.130.004
Kelas :C
Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta 2015

Karena batuan metamorf dibentuk dari rekristalisasi mineral tanpa


meleleh, dan batu beku seperti granit dibentuk oleh kristalisasi mineral dari
magma yang meleleh, yang sulit dijelaskan koeksistensi mereka dalam batuan
tunggal. Jelas, bagaimanapun, migmatites terbentuk di permulaan antara
rekristalisasi metamorfik yang tinggi dan sempurnanya pelelehan batu beku.
Migmatite sebagian meleleh selama pembentukan. Beberapa migmatite
rupanya telah dibentuk oleh intrusi dari lelehan granitic cair kedalam gabungan
batuan metamorf yang ada sebelumnya. Dalam contoh ini, inklusi/pemasukkan
granit memiliki kontak yang tajam dengan batu metamorf.

Gambar 2. Batuan migmatite


Pada kondisi tekanan rendah dengan temperatur sekitar 800°C, sekis
dan gneiss dengan komposisi kimia yang relatif sama dengan granit, akan mulai
mencair. Mineral silikat yang berwarna terang seperti kuarsa dan potassium
feldspar, meruakan mineral yang pertama mencair, sedangkan mineral silikat
gelap seperti amfibol dan biotit masih tetap padat.
Bila batuan yang telah mencair sebagian itu mengalami pendinginan,
maka terbentuk batuan beku yang berwarna terang bersama-sama dengan material
metamorf yang berwarna gelap. Batuan semacam ini merupakan peralihan antara
batuan beku dan batuan metamorf dan disebut migmatite.

Nama : Barlian Aditama


Nim : 111.130.004
Kelas :C