Anda di halaman 1dari 4

BAB XII

PERGELARAN MUSIK

A. Apresiasi Musik

1. Perkembangan Musik
 Era Kuno
Music awal terbentuk oleh tiga komponen budaya meliputi :
 Timur Tengah dan Mesir KUno
Timur Tengah dan Mesir Kuno meninggalkan artefak gambar-gambar
instrument yang sudah lengkap untuk memainkan himne yang diukin pada
batu tahun 800 SM. Lima ratus tahun kemudian Bangsa Mesir melakukan
hal yang sama.
 Yunani Kuno
Merupakan budaya yang paling berpengaruh pada perkembangan music di
Barat melalui bangsa Romawi yang menaklukkan mereka tetapi sekaligus
banyak yang mengadopsi budayanya. Sejarah Yunani baru dimulai sekitar
tahun 1000 SM tetapi segera memengaruhi bangsa-bangsa
sekitarnya.pemuja Apollo memainkan instrument music berdawai kithara
sejenis lyre adalah kaum yang berwatak objektif dan pengikut Dionysus
memainkan instrument tiup yang bersifat subjektif
 Romawi Kuno
Memprtoleh music dari Yunani
 Era Renaissance
Vocal lebih dipentingkan daripada instrument
Ciri Khas Era Renaissance :
 Accapella
 Klasik, Pengekangan, Menahan diri, dan kalem
 Melodi dan tekstur music masih menggunakan modus-modus sebelumnya
 Komposisi solo dengan iringan ansambel instrumental
 Teknik permainan instrument idiomatic

Komponis terkenal : Josquin de Pres, Orlandus Lassus, William Byrd

 Era Barok dan Rakoko


Perbedaan pokok gaya Barok dan Rakoko
 Tekstur Polifonik berangsur-angsur menjadi homofonik
 Pemakaian Kontinuo masih berfungsi dalam music gerejawi
 Zaman Barok motif yang pendek diperpanjang, Zaman Rakoko melodi-
melodi berbentuk frase
 Gaya Rakoko melodinya kontras

Komponis Terkenal : Johan Sebastian Bach, Antonio Vivakdi, dan George FH

 Era Klassik
 Dinamika keras menjadi lembut
 Perubahan tempo dengan accelerando dan ritartdando
 Pemakaian arnamentik dibatasi
 Penggunaan 3 akor nada

Komponis Terkenal : W.A Mozart, Beethoven, J. Haydin

 Era Romantik
 Music emosional
 Tema tentang alam, kepahlawanan, ciointa, tragedy, dan sesuatu yang
eksotis
 Gaya impressionisme
 Pola ritme tidak terbentuk

Komponis yang terkenal: Bella Barok, G. Gershwin, C. Debussy

2. Peranan Musik Daerah


 Perancis : permainan music accordion berfungsi sebagai pengiring dansa
 Irlandia dan Eropa Timur : masyarakat tradisional dengan bersemangat memainkan
alat music biola sebagai hiburan dan acara pesta
 Scotlandia : bagpipe digunakan untuk bersenandung dan sebagai kelompok music
militer Scotland
 Afrika Selatan : terompet tradisional untuk memberi semangat

Dapat disimpulkan bahwa music tradisional mancanegara memiliki beberapa


peranan dalam kehidupan:
- Media hiburan bagi para pendengarnya
- Media pendidikan dan pembelajaran seni
- Media informasi budaya serta komunikasi
- Media pengiring upacara keagamaan, upacara militer
- Media motivator

3. Pengalaman Musik Tradisional


 Gaya Musik
 Gaya dalam Kurun Waktu
Sifat music menunjukkan perbedaan pada kurun waktu
 Gaya Nasional
Watak music menunjukkan kebangsaan
 Gaya Perseorangan
Watak music menunjukkan karakter karakter music komponis tertentu
 Musik Tradisional Mancanegara
 Music Country
 Music Jazz
 Nilai Musik Tradisional Mancanegara
 Musik Country identic dengan fiddle, gitar dan banjo sebagai instrumennya.
Penyanyi harus mempunyai suara lurus dan tidak menggunakan vibra
 Musik Jazz ritme dan melodi cenderung improvisasi
 Mengembangkan Gagasan Kreatif Musik
 Memilih sebuah lagu
 Mengaransir lagu tersebut
 Membawakan lagu tersebut dengan music jazz atau country
B. Karya Tulis Musik Kreasi
Tidak luput dari pemahaman music. Hal penting lain adalah sistematika dan tata tulis, penulisan
tanda baca, tata kalimat, tata letak dalam unsur grafika estetis dan menarik, tipografi untuk
pemahaman memiliki tingkat keterbacaan.
C. Pergelaran Karya Tulis

D. Pergelaran Kaya Musik Kreatif


Untuk melakukan pergelaran karya music dibutuhkan factor-faktor penunjang, antara lain :
- Teknik bermain music yang benar dan tepat
- Gaya penampilan yang harmonis dank has
- Prosedur yang sistematis dan sesuai
- Sarana media dan fasilitas yang memadai, efektif, dan efisien