Anda di halaman 1dari 10

AKUNTANSI HOTEL

RANGKUMAN MATERI KULIAH


SAP KE – 07
Dosen Pengampu:

Dr. I Nyoman Wijana Asmara Putra, S.E.,M.Si.,

Oleh:

Kelompok 7

Chandrika Hutami Prariadena (1515351103)

Ida Ayu Dewi Prayogi Manuaba (1515351105)

Ni Putu Ayu Indira Yuni (1515351112)

I Gusti Ayu Gita Saraswati (1515351129)

I Gusti Agung Trisna Dewi (1515351130)

Ni Putu Shinta Oktaviani (1515351131)

PROGRAM NON REGULER

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

2018

0
7.1. JENIS-JENIS PENERIMAAN KAS DAN BANK PADA HOTEL
7.1.1. Peran Kas
Kas merupakan akun yang penting dalam operasional suatu hotel, tanpa ditunjang
dengan kas yang memadai akan dapat mengganggu kelancaran aktivitas operasional suatu
hotel, karena kas juga sebagai modal kerja yang sangat menunjang kelangsungan aktivitas
keseharian suatu hotel. Suatu hotel dalam operasionalnya memerlukan dana yang tidak
sedikit, dimana dana tersebut akan digunakan untuk membiayai semua pengeluaran yang
disediakan sebagai fasilitas tamu selama menginap, dan dana tersebut baru bisa diperoleh
kembali oleh perusahaan setelah tamu yang menginap atau menggunakan fasilitas hotel sudah
melakukan pembayaran. Hampir sebagian besar tamu yang menggunakan agen akan
menunda pembayaran sampai mereka selesai menggunakan fasilitas yang ada, kecuali tamu
yang datang secara individu biasanya memberikan pembayaran di muka sebagai uang muka.
Penerimaan kas bisa berupa penerimaan hasil penjualan tunai dari outlet, hasil penjualan
yang diterima Front Office saat tamu check out dan hasil pengumpulan piutang dari agen.
7.1.2. Penerimaan Kas Pada Penjualan Kamar
a. Bagian yang Terlibat dalam Prosedur Penerimaan Kas (Penjualan Kamar)
a. Front Office (FO) dan FO cashier, dimana bagian ini bisa dirangkap oleh bagian FO
yang bertugas menerima dan melaporkan setiap pembayaran tamu.
b. Night Audit bertanggung jawab atas kebenaran dan ketelitian pemasukan data
penjualan tunai kamar dalam satu hari dari masing-masing outlet.
c. Income Audit mempunyai tugas untuk mencocokkan semua hasil penjualan tunai hotel
dan mengkoreksi kembali pekerjaan night auditor.
d. General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh atas semua penerimaan
penjualan kamar.
b. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan Kas (Penjualan Kamar)
a. Guest bill
b. Room Sales Recapitulation
c. Remittance of Fund
7.1.3. Penerimaan Kas Pada Penjualan Makanan dan Minuman
a. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Prosedur Penerimaan Kas (Makanan dan
Minuman)
a. Cashier Outlet mempunyai tanggung jawab penuh atas semua penerimaan outlet
(outlet restaurant).
b. Night Audit bertanggung jawab atas kebenaran dan ketelitian pemasukan data
penjualan tunai makanan dan minuman dalam satu hari.
c. Income Audit mempunyai tugas untuk mencocokkan semua hasil penjualan tunai
makanan dan minuman dan mengkoreksi kembali pekerjaan night auditor.
d. General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh atas semua penerimaan hasil
penagihan yang dilakukan oleh collector dalam satu hari.
1
b. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan Kas (Penjualan Makanan
dan Minuman)
a. Restaurant and Bar bill: mencatat transaksi penjualan makanan dan minuman yang
dilakukan tamu dan sebagai bukti tagihan kepada tamu.
b. Restaurant and Bar Summary of Sales: mencatat penjualan makanan dan minuman
baik tunai maupun kredit pada masing-masing shift.
c. Remittance of Fund: merupakan amplop yang digunakan untuk melaporkan dan
menyetorkan hasil penjualan pada hari itu.
7.1.4. Penerimaan Kas Hasil Pengumpulan Piutang dari Travel Agent
a. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Prosedur Penerimaan Kas (Pengumpulan
Piutang dari Travel Agent)
a. Account Receivable: mencatat penjualan kredit, dan menyiapkan faktur tagihan
serta melakukan penagihan.
b. Collector bertanggung jawab atas penagihan piutang ke travel agent.
c. General Cashier bertanggung jawab penuh atas semua penerimaan semua hasil
penagihan piutang yang dilakukan oleh collector dalam satu hari.
b. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan Kas (Pengumpulan
Piutang dari Travel Agent)
a. Guest bill
b. Reservation Form
c. Agent Voucher
d. Invoice
e. Cash Receipt
7.1.5. Penerimaan Kas Pada Penerimaan Uang Muka
a. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Penerimaan Uang Muka
a. Reservation menerima
Front reservasi dari tamu yang datang
Income langsung atau melalui
General
F&B Night Audit
Cashier
travel agent. Office Audit
b. Front Office cashier bertugas menerima dan melaporkan setiap pembayaran tamu.
c. Night Audit bertanggung
RBB GB jawab atas kebenaran dan ketelitian pemasukan data
uang muka dalam satu hari.
d.
+ Income Audit mempunyai
+ tugas untuk mencocokkan semua hasil penerimaan uang
muka dari tamu dan mengkoreksi kembali pekerjaan night auditor.
Keterangan:
e. General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh
SOS RBBatas semua penerimaan
= Restaurant & Bar Bill uang
RSR
SOS = Summary of Sales
muka dari tamu dalam satu hari.
GB = Guest Bill
b. Dokumen
+ yang Digunakan
+ pada Prosedur Penerimaan Kas (Penerimaan Uang
RSR = Room Sales Recapitulation
Muka) ROF = Remittance of Fund
a. Cash Receipt Uang
Uang
b. Reservation Form
7.2. BAGAN ALUR PROSEDUR PENERIMAAN KAS PADA HOTEL
7.2.1. Bagan Alur Penerimaan Kas dari Hasil Penjualan Kamar, Makanan dan
Minuman, dan Outlet lainnya
ROF ROF

2 Catat pada
Cek ulang general cashier
Cek & catat summary &
pada daily simpan uang &
of sales arsip bukti
3
Prosedur Penerimaan Kas Hasil Penjualan Kamar, Makanan dan Minuman, dan Oulet
Lainnya
1) Pada akhir hari, semua kasir outlet memasukkan hasil penjualan beserta bukti pendukung
dan pelaporannya ke dalam ROF, kemudian menitipkan ROF pada front office, yang
selanjutnya akan dicek oleh night audit.
2) Keesokan harinya, semua ROF diserahkan ke income audit yang akan melakukan
pengecekan ulang, kemudian akan menyerahkan hasil penjualan yang berupa tunai,
seperti uang, slip kartu kredit, bank note, traveler cheque pada general cashier.
3) General Cashier akan mengecek kembali sesuai dengan laporan masing-masing outlet,
kemudian mencatat dalam buku kas, mengarsipkan laporan masing-masing outlet sebagai
bukti penerimaan kas, dan menyimpan atau menyetor uang ke bank.

7.2.2. Bagan Alur Penerimaan Kas dari Hasil Pengumpulan Piutang dari Travel Agent

Account Head General


Collector
Receiveable Department Cashier

Keterangan:
VA VA = Voucher Agent
RF = Registration Form
+ GB = Guest Bill
DPP = Daftar Penagihan Piutang
RF CR = Cash Receipt
GCS= General Cashier Summary
+ Penagihan ke
Persetujuan agen
GB

Invoice Invoice Invoice Invoice


Catat pada GCS
+ + + dan stempel
“paid”,
DPP DPP DPP DPP informasikan
pada account
+ + + + receivable, lalu
arsip
CR CR CR CR

4
Prosedur Penerimaan Kas Hasil Penjualan Pengumpulan Piutang dari Travel Agent
1) Account Receivable akan memantau umur piutang dari agen sesuai jatuh temponya, saat
tiba waktunya untuk melakukan penagihan, Account Receivable akan menyiapkan daftar
penagihan piutang beserta bukti pendukungnya (invoice, guest bill, agent voucher, dll),
dan menyiapkan cash receipt.
2) Account Receivable akan meminta persetujuan dari head department, kemudian akam
member data tersebut kepada collector untuk melakukan penagihan kepada agen.
3) Hasil penagihan piutang akan diserahkan kepada collector pada general cashier, yang
akan mencatat pada penerimaan kas, dan kemudian Collector akan menginformasikan
pada Account Receivable, yang mencatat pada kartu piutang agen.

7.2.3. Bagan Alur Penerimaan Kas dari Penerimaan Uang Muka

Income General
Reservation Agen FO Cashier Night Audit
Audit Cashier

RF Reservasi

RF
RF RF
+ Catat pada
general
+
Uang cashier
Cek summary, dan
Uang Cek informasikan
Ulang
account
CR receivable,
Keterangan: lalu arsip
RF = Reservation Form
CR = Cash Receipt
ROF = Remittance Of Fund
ROF

Prosedur Penerimaan Kas dari Penerimaan Uang Muka


1) Suatu agen membayar uang muka untuk tamu-tamunya pada saat reservasi,
pembayaran uang muka tersebut akan diterima oleh front office cashier, dengan
membuatkan cash receipt dilampiri reservation form, kemudian melaporkannya pada
room sales recapitulation dan memasukkannya dalam ROF bersama-sama dengan hasil
penjualan kamar lainnya.
5
2) Agen tersebut akan menerima cash receipt asli, yang nantinya akan dipakai
untuk memperhitungkan kekurangan pembayarannya setelah tamu dari agen tersebut
menggunakan fasilitas hotel.
3) Pada esok harinya, General Cashier akan menerima uang muka tersebut dan
mencatatnya sebagai penerimaan kas. Kemudian General Cashier akan
menginformasikan pada Account Receivable akan adanya pembayara uang muka tersebut.

7.2.4. Laporan Yang Dihasilkan


Genereal Cashier Summary, yang merupakan laporan yang dibuat oleh General
Cashier pada akhir periode yang berisi semua penerimaan kas.

6
Soal no 3 : Gambar dan jelaskan prosedur penerimaan kas dari penagihan piutang
dari travel agent

Jawab:

Account Head General


Collector
Receiveable Department Cashier

Keterangan:
VA VA = Voucher Agent
RF = Registration Form
+ GB = Guest Bill
DPP = Daftar Penagihan Piutang
RF CR = Cash Receipt
GCS= General Cashier Summary
+ Penagihan ke
Persetujuan agen
GB

Invoice Invoice Invoice Invoice


Catat pada GCS
+ + + dan stempel
“paid”,
DPP DPP DPP DPP informasikan
pada account
+ + + + receivable, lalu
arsip
CR CR CR CR

Prosedur Penerimaan Kas Hasil Penjualan Pengumpulan Piutang dari Travel Agent
1) Account Receivable akan memantau umur piutang dari agen sesuai jatuh temponya, saat
tiba waktunya untuk melakukan penagihan, Account Receivable akan menyiapkan daftar
penagihan piutang beserta bukti pendukungnya (invoice, guest bill, agent voucher, dll),
dan menyiapkan cash receipt.
2) Account Receivable akan meminta persetujuan dari head department, kemudian akam
member data tersebut kepada collector untuk melakukan penagihan kepada agen.
3) Hasil penagihan piutang akan diserahkan kepada collector pada general cashier, yang
akan mencatat pada penerimaan kas, dan kemudian Collector akan menginformasikan
pada Account Receivable, yang mencatat pada kartu piutang agen.

7
Soal no 4 : Gambar dan jelaskan prosedur penerimaan kas dari pembayaran uang
muka.

Jawab:

Income General
Reservation Agen FO Cashier Night Audit
Audit Cashier

RF Reservasi

RF
RF RF
+ Catat pada
general
+
Uang cashier
Cek summary, dan
Uang Cek informasikan
Ulang
account
CR receivable,
Keterangan: lalu arsip
RF = Reservation Form
CR = Cash Receipt
ROF = Remittance Of Fund
ROF

Prosedur Penerimaan Kas dari Penerimaan Uang Muka


1) Suatu agen membayar uang muka untuk tamu-tamunya pada saat reservasi, pembayaran
uang muka tersebut akan diterima oleh front office cashier, dengan membuatkan cash
receipt dilampiri reservation form, kemudian melaporkannya pada room sales
recapitulation dan memasukkannya dalam ROF bersama-sama dengan hasil penjualan
kamar lainnya.
2) Agen tersebut akan menerima cash receipt asli, yang nantinya akan dipakai untuk
memperhitungkan kekurangan pembayarannya setelah tamu dari agen tersebut
menggunakan fasilitas hotel.
3) Pada esok harinya, General Cashier akan menerima uang muka tersebut dan mencatatnya
sebagai penerimaan kas. Kemudian General Cashier akan menginformasikan pada
Account Receivable akan adanya pembayara uang muka tersebut.

8
REFERENSI

Dexsuar. 2013. Akuntansi Perhotelan Penerimaan Kas. diakses pada 16 Maret 2018.
(http://dexsuar.wordpress.com/2013/12/25/akuntansi-perhotelan-penerimaan-kas/)
Widanaputra, A. A. GP., Herkulanus Bambang Suprasto, Dodik Aryanto, Maria M Ratna Sari.
2009. Akuntansi Perhotelan (Pendekatan Sistem Informasi). Yogyakarta: Graha Ilmu.