Anda di halaman 1dari 2

Agromedis merupakan cabang ilmu di bidang kedokteran yang mempelajari tentang penyakit-

penyakit yang berkaitan dengan agroindustry maupun masyarakat agraris.

Untuk cakupan agromedis sendiri ada banyak, ada 22 cakupan,diantaranya yaitu:

1. migrant worker health issue


2. agricultural respiratory illness
3. zoonotic disease
4. occupational and environmental concers of veterinary pharmacuticals, biological, and antibiotic
5. agricultural toxicologi
6. injures from physical agent and agricultural trauma
7. resources for fram family member with disability
8. agricultural environment health issue
9. behavior in the farming country
10. skin disease of agricultural worker
11. ergonomic in agriculture
12. occupational low back pain
13. cancer in farm environment
14. prevention of illness and injury in agricultural population
15. farm children and youth at risk
16. farm and rural health clinic tour
17. certified safe fram auditor introduction
18. skin cancer and precancer lesions
19. personal protective equipment
20. agricultural respiratory protection
21. rural health care delivery issue
22. integration of agricultural occupation health care into an entability health care.

Selain ke-22 cakupan agromedis tersebut, ada 5 poin penting mengenai bidang-bidang yang terkait
dalam agromedis, yaitu:

1. rural health medicine (kesehatan penduduk yang terisolir)


2. trofical medicine (penyakit infeksi)
3. kedokteran kepulauan
4. herbal medicine (obat dari ramuan herbal)
5. traditional medicine (ilmu pengobatan dasar turun temurun)

Agroindustry adalah suatu kegiatan yangmemanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku,
merancang, dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut.

Contoh kegiatan agroindustry seperti bertani (padi, jagung, tebu, kapas, dsb), membuat rokok,
membuat kasur, dan lain-lain.

Ada 3 variabel pokok yang saling berinteraksi ketika seseorang bekerja yaitu :

1. karakteristik pekerja
2. jenis dan beban kerja
3. lingkungan kerja
Jika salah satu variable tersebut tidak memenuhi persyaratan akanmenimbulkan gangguan
kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan (kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja).

Lingkungan kerja yang dimaksud ada 4 cakupan, yaitu:

1. fisik: iklim kerja, kebisingan, getaran, radiasi, debu, penerangan


2. kimia: bahan-bahan kimia, pestisida
3. biologi: virus, bakteri, jamur, parasite
4. ergonomic dan psikososial:sikap tubuh tidak alamiah, desain kerja yang tidak ergonomis

Pengendalian resiko yang dapat dilakukan yaitu :

1. Eliminasi
2. Substitusi
3. engineering control (rekayasa teknik)
4. administrative control (terkait kebijakan)
5. PPE (Personal ProtectiveEquipment)/APD (Alat Pelindung Diri)

Untuk penyakit yang sering dialami di dunia agroindustry, diantaranya yaitu:

1. Heat stroke
2. Pneumokinosis (asbestosis, silicosis, tabakosis, bisinosis,dsb)
3. Green tobacco sickness (karena terhirup debu tambakau basah)
4. Keracunan pestisida akut dan kronis
5. Dermatitis kontak
6. Kecacingan
7. Low back pain
8. Carpal tunnel syndrome

Anda mungkin juga menyukai