Anda di halaman 1dari 3

PERJANJIAN PINJAM PAKAI

Yang bertanda tangan dibawah ini:


Nyonya ……., pekerjaan ………, bertempat tinggal di ………………, pemegang Kartu
Tanda kelurahan …… No…… tertanggal……., selanjutnya diseubat juga
pihak Pertama;
Tuan…….…, pekerjaan ………, bertempat tinggal di ………………, pemegang Kartu
Tanda kelurahan …… No…… tertanggal…..…., selanjutnya diseubat juga
pihak Kedua;
Para pihak menerangkan:
- Bahwa pihak pertama adalah pemilik sah dari sebidang tanah dan bangunan yang
terletak di alamat ……. dengan Sertifikat Hak Milik tanah No…
- Bahwa di dalam bangunan tersebut terdapat alat-alat rumah tangga miliknya pihak
pertama dengan perincian sebagai berikut:
1). Kulkas merek xxx
2). TV 21 Inch merek xxx
3). dst…
Selanjutnya disebut juga alat rumah tangga;
- Salah pihak kedua memerlukan bangunan tersebut berikut alat-alat rumah tangga
untuk tempat tinggal
- Bahwa pihak pertama bersedia membantu pihak kedua dengan meminjam pakai dan
bangunan dan alat-alat rumah tangga tersebut diatas
- bahwa pihak pertama bersedia membantu biar keluar dengan menginjak bagaikan
bangunan dan alat-alat rumah tangga tersebut
Berhubung dengan apa yang diuraikan di atas maka dengan ini telah saling setuju untuk
dapat salah ini menetapkan sebagai berikut:
“Pihak pertama menyerahkan secara pinjam pakai dari pihak pertama: sebuah bangunan
seluas …...m2, letak rumah tangga yang berdiri di atas sebidang tanah yang pertama
seluas…. m2, yang terletak di dalam daerah …. Setempat dikenal sebagai…., terbuat dari
dinding tembok, lantai semen dan atap genteng”.

Selanjutnya kedua belah pihak menerangkan bahwa perjanjian ini dilangsungkan dan
diterima dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1
Perjanjian pinjam pakai ini dimulai pada tanggal…. dan berakhir pada tanggal….

Pasal 2
Pihak kedua wajib memelihara dan menjaga apa yang dipinjam pakaikan dengan perjanjian
ini sebaik-baiknya atas biaya tidak berbuah sendiri

Pasal 3
Pihak kedua berjanji dan mengikatkan diri terhadap pihak pertama, bawa apa yang
dipinjam pakaikan dengan perjanjian ini hanya akan dipakai oleh pihak kedua beserta
keluarganya sebagai tempat tinggal
Pasal 4
Karena perjanjian pinjam pakai ini dibuat dengan mengingat pribadi pihak kedua maka
pihak kedua tidak berhak dan tidak diizinkan untuk mengoperkan dan/atau menyerahkan
dengan cara atau dari apapun juga apa yang dipinjam pakaikan dengan perjanjian ini
kepada orang atau pihak lain.

Pasal 5
Apabila pihak kedua melanggar salah satu ketentuan dari perjanjian ini maka pihak
pertama berhak untuk dan seketika mengakhiri perjanjian pakai ini dan meminta kembali
bangunan beserta alat rumah tangga yang dipinjam pakaikan dengan perjanjian ini dari
pihak kedua dan dalam hal demikian berlaku ketentuan-ketentuan seperti termaktub dalam
pasal 8 perjanjian ini

Pasal 6
Mengenai perjanjian pinjam pakai ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak
menyampingkan dengan tegas ketentuan-ketentuan yang termaktub dalam pasal 1266 dan
1267 kitab undang-undang hukum perdata (Burgerlijke Wetboek) dan ketentuan dalam
pasal 10 peraturan pemerintah nomor 49 tahun 1993
Karena hubungan hukum antara pihak pertama dengar dia kedua bukan hubungan sewa
menyewa

Pasal 7
Jika perjanjian pinjam pakai ini berakhir pada... ataupun jika perjanjian ini berakhir
sebelum tanggal tersebut di atas menurut ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini atau
menurut ketentuan-ketentuan lain yang sah pihak kedua belum atau tidak menyerahkan
kembali bangunan dan alat-alat rumah tangga tersebut dalam keadaan yang dimaksud
dalam ayat pertama pasal ini, maka pihak kedua wajib menyerahkan kembali bangunan
yang dipinjam pakaikan dengan perjanjian ini dalam keadaan kosong sama sekali (artinya
taidak dihuni/dipaikai oleh seseorang pun beserta alat-alat rumah tangga tersebut di atas
serta dalam keadaan terawatt baik dan terpelihara kepada Pihak Pertama.
- Apabila pada tanggal….. atau selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah
diakhirinya perjanjian pinjam pakai ini menurut ketentutan dalam perjanjian ini atau
menurut ketentuan-ketentuan lain yang sah, pihak kedua belum atau tidak
menyerahkan kembali bangunan dan alat-alat rumah tangga tersebut dalam keadaan
yang dimaksud dalam pasal pertama ayat ini, maka pihak kedua dengan ini,
sekarang untuk waktunya, memberi kuasa penuh dan ijin kepada pihak pertam
untuk mengosongkan bangunan termaksud di atas seluruhnya atas biaya dan
tanggung jawab pihak kedua sendiri.
Tetapi jika dalam bangunan tersebut terdapat orang atau pihak lain yang tidak mau
mengosongkan bangunan tersebut menurut perjanjian ini, maka dalm hal ini semua
biaya dan ongkos yang berhubungan dengan pengosongan terhadap orang atau
pihak lain itu, termasuk ongkos pengacara, untuk mengajukan pengosongan,
ongkos-ongkos penanggungan dan/atau ongkos-ongkos ganti rugi untuk pindah,
seluruhnya menjadi tanggungan dan wajib dibayar oleh pihak kedua;
- Dengan ini pihak kedua melepaskan haknya untuk memproses/mengajukan
keberatan terhadap jumlah-jumlah yang berhubungan dengan ketentuan di atas yang
harus dibayar olehnya, asal saja terdapat bukti-bukti tertulis yang sah, bahwa pihak
pertama telah mengeluarkan pembiayaan seperti termaksud.

Pasal 8
Kuasa yang diberikan dalam pasal 8 di atas, merupakan bagian yang terpenting dan tidak
dapat dipisahkan dari perjanjian ini, yang dengan tidak adanya kuasa tersebut tidak akan
dibuatnya dan karenanya kuasa tersebut tidak dapat ditarik kembali atau dibatalkan dan
pula tidak akan berakhir karena meninggalnya pihak kedua atau karena sebab apapun juga.

Pasal 9
Tentang perjanjian pinjam pakai ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak memilih
tempat kediaman tetap danser umumnya di kantor kepaniteraan pengadilan negeri...
Demikianlah perjanjian ini dibuat dengan rangkap 2 kedua-duanya mempunyai kekuatan
hukum yang sama aslinya dipegang oleh pihak pertama tembusannya dipegang oleh pihak
kedua.

Yogyakarta, 15 juni 2017

Pihak Pertama, Pihak Kedua,

Nama lengkap Nama lengkap