Anda di halaman 1dari 24

ADANYA SISWA, KARYAWAN, MAUPUN GURU YANG MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH.

LINGKUNGAN
ALAT METODE

Kebijakan
terkait larangan
Belum terbentuknya
Tidak ada media rokok kurang
Kebiasaan lingkungan kawasan tanpa asap
penyuluhan tentang
sekitar yang merokok larangan merokok rokok

Tidak ada kantin Tidak ada sarana cuci


sehat tangan dengan sabun Institusi
Pendidikan yang
memenuhi 6-7
indikator PHBS
22%
Rokok masih dijual
bebas di pasaran
Rendahnya kesadaran Kurang kesadaran siswa, karyawan,
siswa untuk CPTS maupun guru tentang bahaya rokok
Tidak adanya kurang
media penyuluhan
tentang CPTS

MANUSIA
MATERIAL
No PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF
PEMECAHAN MASALAH
PEMECAHAN MASALAH
TERPILIH
Institusi Pendidikan yang memenuhi 6-7 1. Kurang kesadaran siswa, 1. Mengintensifkan penyuluhan 1. Pembentukan kawasan tanpa
1
indikator PHBS 22% karyawan, maupun guru tentang tentang bahaya merokok ke asap rokok
bahaya rokok kurang sekolah
2. Tidak ada media penyuluhan 2. Pembentukan kawasan tanpa
tentang larangan merokok asap rokok
3. Belum terbentuknya kawasan 3. Pemasangan media penyuluhan
tanpa asap rokok tentang larangan merokok
4. Kebijakan terkait larangan 4. Advokasi pembentukan kantin
merokok kurang sehat di sekolah
5. Rokok masih dijual bebas di 5. Pemasangan media penyuluhan
pasaran CTPS di sekolah
6. Tidak adanya Sarana CPTS 6. Penyuluhan cara CTPS yang
7. Tidak ada kantin sehat benar disekolah
8. Rendahnya kesadaran siswa untuk
CPTS
9. Tidak adanya media penyuluhan
tentang CPTS
10. Kurang kesadaran siswa,
karyawan, maupun guru tentang
bahaya rokok kurang.
PENYEBAB MASALAH KURANGNYA PENCAPAIAN
K4 IBU HAMIL

METODE
LINGKUNGAN ALAT

Kunjungan rumah Tidak maksimalnya


Social Budaya yang merugikan program kelas ibu
masyarakat tidak terjadwal
hamil, ANC terpadu,
Media Promkes Posyandu
untuk KIA tidak ada Kurangnya kerjasama
lintas sektor
Dukungan ANC dari suami, K4 IBU HAMIL
keluarga, msyarakat kurang
(-22,42%)

Kemampuan menejemen KIA


kurang Tidak dianggarkan dana ADD
untuk K1 murni
Beban kerja tinggi

Sosek masyarakat rendah

MANUSIA DANA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH
1 1. LINGKUNGAN
a. Social Budaya yang merugikan a. Penyuluhan tentang pentingnya
masyarakat pemeriksaan hamil sedini mungkin
pada bumil, keluarga dan
masyarakat
b. Dukungan ANC dari suami, b. 1. Sda
keluarga, msyarakat kurang b.2. Melakukan program gertak
siaga
2.ALAT
a.Media Promkes untuk KIA tidak ada a. Bekerjasama dengan promkes
untuk usulan media promkes bidang
KIA

3.METODE
K4 IBU HAMIL a. Kunjungan rumah tidak terjadwal a. Menjadwal kunjungan rumah tiap
(-22,42%) desa / tiap bidan
b. Kurangnya kerjasama lintas sektor b. Meningkatkan kualitas kerjasama
lintas sector
c. Tidak maksimalnya program kelas c. Memaksimalkan secara kualitas
ibu hamil, ANC terpadu, Posyandu kegiatan kelas ibu hamil, ANC
terpadu dan posyandu

4.MANUSIA
a. Kemampuan menejemen KIA
kurang
b.Beban kerja tinggi
c. Sosek masyarakat rendah
5.DANA
a. Tidak dianggarkan dana ADD untuk
K1 murni
CAPAIAN BUMIL KEK TINGGI

LINGKUNGAN ALAT METODE

Mitos periksa kehamilan trimester I Kurangnya penyuluhan


ke masyarakat tentang
Banyak pernikahan usia dini yang LILA
<23.5 dibiarkan akibat BUMIL KEK

Tidak adanya media


kesehatan tentang Metode penyuluhan tentang CAPAIAN
Mitos Pantangan makanan bergizi yang di
BUMIL KEK BUMIL KEK Kurang BUMIL KEK
larang orang tua/mertua/nenek /keluarga
optimal TINGGI

Rendahnya Kesadaran
masyarakat untuk pengetahuan ibu hamil
periksa kehamilan masih rendah tentang
trimester I akibat bumil KEK

Suami kurang berperan aktif untuk


periksa dan memantau
perkembangan kehamilan
MATERIAL MANUSIA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

Capaian BUMIL KEK Tinggi 1. Rendahnya Kesadaran masyarakat 1. Penyuluhan tentang pentingnya Mengoptimalkan Penyuluhan
untuk periksa kehamilan trimester I periksa kehamilan di trimester I Tentang Resiko BUMIL KEK

2. Suami kurang berperan aktif dlm 2. Mengoptimalkan SUSI (suami


periksa dan memantau siaga)
perkembangan kehamilan

3. pengetahuan ibu hamil masih rendah


3. Penyuluhan pada kelas ibu hamil
tentang akibat bumil KEK tentang bumil KEK
4. Kurangnya penyuluhan ke 4. Mengoptimalkan penyuluhan
masyarakat tentang Resiko BUMIL bumil KEK
KEK

5. Metode penyuluhan tentang BUMIL 5. Mengoptimalkan penyuluhan


KEK Kurang optimal bumil KEK

6. Tidak adanya media kesehatan 6. Pegannggaran media kesehatan


tentang BUMIL KEK tentang bumil KEK
7. Penyuluhan Pada Masyarakat
7. Mitos periksa kehamilan trimester I Tentang Resiko bumil KEK
8. Advokasi pada pemdes dan linsek
8. Banyak pernikahan usia dini yang tentang akibat pernikahan usia
LILA <23.5 dibiarkan Mitos dini
9. Penyuluhan tentang
9. Pantangan makanan bergizi yang di mitos/pantangan makanan pada
bumil dan keluarga
larang orang tua/mertua/nenek
/keluarga
AKUPAN UCI DESA KURANG DARI TARJET

LINGKUNGAN ALAT METODE

Mitos Masyarakat setelah


pemberian Imunisasi,
Pemberian Imunisasi
menyebabkan anak tambah sakit Keterampilan secara Injeksi masih
Distribusi vaksin Petugas masih ditakuti masyarakat
kadang terlambat kurang
Dukungan lintas sector kurang Cakupan UCI
desa kurang dari
target

Kemauan Masyarakat untuk


datang keposyandu dan Pengetahuan Masyarakat
imunisasi masih kurang Masih kurang

MATERIAL MANUSIA
PENEMUAN SUSPECT TB KURANG DARI TARGET

LINGKUNGAN ALAT METODE

Kurang aktifnya
Kepadatan penduduk tinggi Belum adanya petugas untuk
labolatorium untuk melakukan
Penemuan
pemeriksaan penjaringan TB
Suspect TB
sputum TB kurang dari
target

Tidak adanya petugas


Labolatorium
Kurangnya pengetahuan
masyarakat tentang TB
Kesadaran masyarakat untuk
melakukan pemeriksaan BTA
kurang

MATERIAL MANUSIA
NO. PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PEMECAHAN MASALAH TERPILIH

1 PROGRAM IMUNISASI 1. Tingkat pengetahuan 1. Memberikan penyuluhan secara 1. Memberikan penyuluhan


masyarakat tentang Imunisasi
rutin diposyandu tentang secara rutin diposyandu
Cakupan UCI Desa kurang dari kurang
pentingnya imunisasi , manfaat dan tentang pentingnya
target 2. Kemauan masyarakat untuk
keugian bila tidak dilakukan imunisasi , manfaat dan
datang keposyandu dan
Mengimunisasikan anaknya 2. Refresing kader untuk meningkatkan keugian bila tidak dilakukan
masih kurang pengetahuan kader tentang 2. Refresing kader untuk
3. Pemberian Imunisasi secara imunisasi sehingga bisa memberi meningkatkan pengetahuan
injeksi masih ditakuti motivasi kepada masyarakat kader tentang imunisasi
masyarakat
3. Peningkatan kemampuan petugas sehingga bisa memberi
4. Ketrampilan Petugas masih
untuk melakukan Imunisasi secara motivasi kepada
kurang
Injeksi masyarakat
5. Mitos masyarakat setelah
4. Melakukan sweeping bila anak tidak 3. Melakukan sweeping bila
pemberian imunisasi,
menyebabkan anak saki datang keposyandu untuk Imunisasi anak tidak datang
keposyandu untuk
6. Distribusi vaksin kadang
datang terlambat Imunisasi

7. Dukungan lintas sektor masih


kuran

8.
2. PROGRAM TB 1. Kurangnya Pengetahuan 1. Penyuluhan kepada masyarakat 1. Melaksanakan penyuluhan
Masyarakat tentang penyakit TBC
2. Pelacakan kasus kontak Penderita kepada masyarakat tentang
Penemuan Suspeck TB Kurang
2. Kurang aktifnya petugas dalam TB/kontak tracing penyakit TB
dari target penjaringan TB 3. Home visit penderita TB/ 2. Melakukan pelacakan kasus

3. Kesadaran masyarakat untuk pemantauan ketaatan minum obat kontak penderita TB


melakukan pemeriksaan BTA 4. Pengusulan laboratorium dan 3. Home visit penderita TB
kurang
petugas untuk ketaatan minum obat
4. Belum adanya Laboratorium untuk
melakukan pemeriksaan BT 4. Melakukan pengusulan
untuk pengadaan
5. Belum adanya petugas laborat
laboratorium dan petugas.
PENYEBAB MASALAH PELAYANAN KESEHATAN REMAJA TIDAK TERCAPAI

LINGKUNGAN
ALAT METODE

Kurangnya sosialisasi KRR


di masyarakat
Banyak remaja putus
sekolah yang tidak
mendapatkan Tidak adanya wadah / organisasi remaja di
pelayanan KRR masyarakat

Pelayanan
kesehatan remaja
tidak tercapai

Tidak ada dana Desa


untuk pertemuan
Petugas kurang disiplin
remaja
melakukan pencatatan

MANUSIA
DANA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

1 Pelayanan kesehatan remaja tidak tercapai 1. METODE Mengintensifkan penyuluhan


- Advokasi ke kepala desa ke sekolah-sekolah
Kurangnya sosialisasi KRR di untuk membentuk Ormas
masyarakat.
Tidak adanya wadah / Remaja
organisasi remaja di
masyarakat - Dibentuk organisasi
2. ALAT remaja pada tiap-tiap desa
Kurangnya media promkes
- Mengintensifkan
3. LINGKUNGAN
penyuluhan ke sekolah-
Banyak remaja putus sekolah sekolah
yang tidak mendapatkan
pelayanan KRR
- Mengajukan usulan ADD
4. DANA
untuk pertemuan remaja.
Tidak adanya dana desa untuk
pertemuan remaja

5. MANUSIA

Peugas kurang aktif dalam


melakukan pencatatan.
PENYEBAB MASALAH ALAT UKS DAN MEDIA PENYULUHAN SANGAT MINIM/KURANG MEMADAI

LINGKUNGAN ALAT METODE

Tidak adanya poster kesehatan


di sekolah
Usulan ke dinkes
Alat UKS sangat pengadaaan UKS KIT Tidak adanya pelatihan
minim/ terbatas masih belum ada kader triwisada
Tidak adanya sarana jawaban Alat UKS dan
pendukung/ LCD di sekolah media
penyuluhan
sangat minim/
kurang memadai

Kurangnya pengetahuan kader


Tidak ada dana untuk
triwisada untuk membantu Kurangnya keterampilan
pengadaan alat UKS dan media
memberikan penyuluhan petugas dalam
penyuluhan
mengoperasikan komputer

MATERIAL MANUSIA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PEMECAHAN MASALAH
TERPILIH

Alat UKS/UKS KIT dan media 1. 1. Tidak adanya poster 1. Pengadaan poster kesehatan di sekolah
Usulan pengadaan UKS KIT ke
penyuluhan yang sangat terbatas kesehatan di sekolah. 2. Pengadaan alat UKS/UKS KIT
3. Usulan pengadaan pelatihan kader triwisada dinkes
2. Tidak adanya sarana 4. Koordinasi dg sekolah utk menyediakan sarana
pendukung/LCD di sekolah. pendukung/LCD
5. Pelatihan petugas kesehatan dalam
3. Alat UKS sangat minim/ terbatas mengoperasikan computer
6. Usulan pengadaan UKS KIT ke dinkes
4. Usulan ke dinkes pengadaaan
UKS KIT masih belum ada
jawaban

5. Tidak adanya pelatihan kader


triwisada

6. Tidak ada dana untuk


pengadaan alat UKS dan media
penyuluhan

7. Kurangnya pengetahuan kader


triwisada untuk membantu
memberikan penyuluhan

8. Kurangnya keterampilan dalam


mengoperasikan Komputer

9.
PENYEBAB MASALAH PASIEN DATANG DALAM KONDISI GIGI SUDAH RUSAK PARAH DAN TIDAK MEMUNGKINKAN UNTUK
DITAMBAL

METODE
LINGKUNGAN ALAT

Kondisi air yang dibuat minum


kurang mineral /air sumur
Sikat gigi dipakai Frekuensi dan cara
bergantian dalam satu Malas membersihkan gosok gigi yang salah
keluarga gigi setiap hari dan
Kondisi topografi yg jauh dari Pasien datang
makan makanan manis
puskesmas dalam kondisi
gigi sudah rusak
parah dan tidak
memungkinkan
untuk ditambal

Tidak ada dana untuk Pasien menganggap gigi tidak Pasien lebih senang cabut
perawatan gigi terlalu penting/kurang peduli gigi karena tuntas dan tidak
dengan kesehatan gigi kambuh lagi

Kurangnya pengetahuan
tentang kesehatn gigi dan
mulut
MATERIAL MANUSIA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

Pasien datang dalam kondisi gigi sudah 1. Keluarga tidak mendukung 1. Penyuluhan tentang
Penyuluhan kesehatan gigi
parah dan tidak memungkinkan untuk perawatan gigi/tambal gigi pentingnya kesehatan gigi
dan mulut dan mulut
ditambal
2. Kurangnya pengetahuan tentang 2. Pengadaan media
kesehatan gigi dan mulut. penyuluhan berupa leaflet,
poster, banner
3. Tidak ada dana untuk perawatan 3. Sosialisasi pencegahan
gigi penyakit gigi dan mulut pada
masyarakat
4. Sikat gigi dipakai bergantian dalam 4. Konseling dan edukasi
satu keluarga 5. Meningkatkan kerjasama
lintas program dan lintas
5. Pasien menganggap gigi tidak sector
terlalu penting/kurang peduli 6. Pembinaan kader kesehatan
dengan kesehatan gigi

6. Malas membersihkan gigi setiap


hari dan makan makanan manis

7. Factor psikologi pasien takut ke


puskesmas untuk perawatan gigi.
PENYEBAB MASALAH RASIO KUNJUNGAN RUMAH KURANG OPTIMAL

LINGKUNGAN ALAT METODE

Kurangnya sosialisasi tentang


program perkesmas di Tidak adanya jadwal
Terbatasnya jumlah Kurangnya kerja sama
lingkungan masyarakat dan target kunjungan
alat kesehatan yang lintas sektor.
keluarga yang sakit
dimiliki petugas
secara pasti
Medan sulit untuk
dijangkau Rasio kunjungan
rumah kurang
optimal

Pengetahuan masyarakat
Dana untuk transport tentang perkesmas masih Petugas kurang aktif
petugas kesehatan kurang kurang melakukan kunjungan rumah

MATERIAL MANUSIA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

Rasio kunjungan rumah kurang optimal 1. Kurangnya sosialisasi tentang 1. Sosialisasi tentang program Sosialisasi tentang program
program perkesmas di lingkungan perkesmas kepada stake holder perkesmas kepada stake
masyarakat dan masyarakat holder dan masyarakat
2. Dana untuk transport petugas 2. Mengusulkan tambahan dana
kesehatan kurang BOK untuk transport petugas
3. Pengetahuan masyarakat tentang 3. Pengadaan dana kesehatan untuk
perkesmas masih kurang pembelian alat- alat kesehatan.
4. Petugas kurang aktif melakukan 4. Membuat perencanaan jadwal
kunjungan rumah kunjungan rumah.
5. Kurangnya kerja sama lintas sektor. 5. Menjalin kerja sama lintas sektor
6. Tidak adanya jadwal dan target dengan baik.
kunjungan keluarga yang sakit
7. Medan sulit untuk dijangkau
8. Terbatasnya jumlah alat kesehatan
yang dimiliki petugas

10.
PENYEBAB MASALAH PELAYANAN LANSIA KURANG OPTIMAL

LINGKUNGAN ALAT METODE

Sistem 5 meja tidak berjalan


Banyak lansia yang
bekerja
Kurangnya sarpras Kurangnya kerja
yang dimiliki (KMS, sama lintas sektor
Cek GDA, asam
urat,Kolesterol)

Pelayanan lansia
kurang optimal

Minimnya danaswadaya
masyarakat untuk kesehatan
lansia Kurangnya kader lansia
Tidak ada dana Desa untuk
penyediaan makanan
Kesadaran lansia untuk
tambahan bagi posyandu
melakukan pemeriksaan
lansia
kesehatan secara berkala
masih rendah

MANUSIA
MATERIAL
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

Pelayanan lansia kurang optimal 1. Tidak ada dana Desa untuk 6. Melakukan advokasi dengan Melakukan penyuluhan tentang
penyediaan makanan tambahan bagi pemerintah desa untuk pentingnya pemeriksaan
posyandu lansia penganggaran PMT di posyandu kesehatan berkala bagi lansia
2. Kesadaran lansia untuk melakukan lansia
pemeriksaan kesehatan secara berkala 7. Melakukan penyuluhan tentang
masih rendah pentingnya pemeriksaan
3. kurangnya kader lansia kesehatan berkala bagi lansia
4. Minimnya danaswadaya masyarakat 8. Perekrutan dan peningkatan
untuk kesehatan lansia kompetensi kader melalui
pelatihan oleh tenaga kesehatan
5. Kurangnya kerja sama lintas sektor 9. Mengikut sertakan kader dan
6. sistem 5 meja tidak berjalan stake holder dalam melakukan
7. Kurangnya sarpras yang dimiliki pendekatan kepada masyarakat
(KMS, Cek GDA, asam 10. Melengkapi sarana prasarana
urat,Kolesterol) dasar yang ada diposyandu lansia
11. Melakukan bina suasana dengan
8. kurangnya kerja sama lintas sektor
keluarga lansia dan stake holder
agar memastikan lansia datang ke
posyandu lansia 11.
TIDAK TERCAPAINYA TARGET PEMERIKSAAN PEREMPUAN USIA 30-50 TAHUN YANG DIDETEKSI DINI KANKER
CERVIX DAN PAYUDARA

LINGKUNGAN ALAT METODE

Tidak adanya Kurang kerjasama toga


sarana promosi dan toma
Sosialisasi kurang
kesehatan
Pemeriksaan
Tidak tercapainya
dianggap tabu
target pemeriksaan
perempuan usia 30-
50 tahun yang
dideteksi dini
Masyarakat takut untuk kanker cervix dan
pemeriksaan kurangnya pengetahuan
payudara
masyarakat tentang
pentingnya pemeriksaan

MATERIAL MANUSIA
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH

Tidak tercapainya target pemeriksaan 1. Masyarakat takut untuk 12. Memberikan penyuluhan kepada 1. Memberikan
perempuan usia 30-50 tahun yang pemeriksaan masyarakat tentang pentingnya penyuluhan kepada
dideteksi dini kanker cervix dan payudara 2. Kurangnya kesdaran pemeriksaan kangker serviks dan masyarakat tentang
masayarakat untuk
payu dara pentingnya
melaksanakan pemeriksaan
3. Pemeriksaan dianggap tabu 13. Pengadaan sarana promosi pemeriksaan kangker
4. Tidak adanya sarana promosi kesehatan serviks dan payu dara
kesehatan 14. Kerjasama lintas sektor
5. Sosialisasi kurang

12.
JUMLAH DESA/KELURAHAN YANG SUDAH ODF

LINGKUNGAN ALAT METODE

Terdapat aliran Kurangnya


sungai yang dapat Penyuluhan kunjungan ke
digunakan Tidak ada media kepada keluarga rumah warga
penyuluhan Rendahnya
masyarakat untuk / masyarakat / masyarakat
BABS desa cakupan
jumlah Desa
yang ODF
tahun 2016
Tidak adanya dana Keterbatasan
untuk pengadaan tenaga
jamban pekerja/petugas

MATERIAL
MANUSIA
NO. PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH
1. Jumlah desa/kelurahan yang 13. Kurangnya kunjungan ke 5. Melakukan pemicuan ke 1. Pemicuan ke kelompok
sudah ODF rumah warga / masyarakat kelompok masyarakat masyarakat
14. Penyuluhan kepada keluarga / 6. Pembuatan media penyuluhan 2. Advokasi ke masing-masing
masyarakat desa tentang pentingnya BAB di Kepala Desa
15. Tidak ada media penyuluhan jamban

16. Terdapat aliran sungai yang 7. Pembinaan kader kesehatan


dapat digunakan masyarakat lingkungan
untuk BABS 8. Advokasi ke masing-masing
17. Keterbatasan tenaga Kepala Desa
pekerja/petugas

18. Tidak adanya dana untuk


pengadaan jamban

19.