Anda di halaman 1dari 2

STRATEGI KONSERVASI AIRTANAH DENGAN SUMUR RESAPAN DI

WILAYAH KEKERINGAN AIR

Air tanah merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi makhluk hidup.
Penggunaan air tanah harus mempertimbangkan faktor kelestarian air tanah, yang meliputi
faktor kualitas dan kuantitas air. Salah satu cara mempertahankan kuantitas air tanah adalah
dengan menerapkan sumur resapan. Sumur resapan merupakan salah satu bentuk bangunan
resapan air sebagai sarana untuk menampung air hujan yang berasal dari kawasan terbangun
dan berfungsi untuk meresapkannya ke dalam tanah. Adanya sumur resapan akan memberikan
dampak berkurangnya limpasan permukaan. Air hujan yang semula jatuh keatas permukaan
genteng tidak langsung mengalir ke selokan atau halaman rumah tetapi dialirkan lalu
ditampung kedalam sumur resapan. Akibat yang bisa dirasakan adalah air hujan tidak
menyebar ke halaman atau selokan sehingga akan mengurangi terjadinya limpasan permukaan.
Pemasangan sumur resapan dapat dilakukan dengan model tunggal dan kelompok. Maksud
sumur resapan model tunggal adalah satu sumur resapan digunakan untuk satu rumah,
sedangkan yang kelompok satu sumur resapan digunakan secara bersama-sama untuk lebih
dari satu rumah.

Strategi ini akan menjadi dasar konservasi untuk pengembangan suatu wilayah
pemukiman. Secara fisik, pengembangan wilayah memerlukan enam informasi
geologi, salah satunya adalah airtanah. Besarnya kebututuhan air tanah tanpa diimbangi
ketersediaan air tanah yang cukup, akan mengakibatkan masalah dalam penataan
wilayah. Hasil penelitian ini ditargetkan dapat memberikan pemeliharaan dan
pelestarian air yang cukup bagi daerah penelitian sebagai salah satu upaya dari wilayah
kekeringan air yang dapat menjadi rekomendasi dalam mengembangkan air tanah di
daerah penelitian untuk keberlangsungan masa depan.

Hasil penelitian ini

emasangan sumur resapan dapat dilakukan dengan model tunggal dan komunal.
Maksud sumur resapan model tunggal adalah satu sumur resapan digunakan
untuk satu rumah, sedangkan yang komunal satu sumur resapan digunakan
secara bersama-sama untuk lebih dari satu rumah.
Keuntungan yang dapat diperoleh dari pemanfaatan sumur resapan di wilayah
krisis air adalah dapat menambah jumlah air tanah dan mengurangi jumlah limpasan.

Adanya sumur resapan akan memberikan dampak berkurangnya limpasan


permukaan. Air hujan yang semula jatuh keatas permukaan genteng tidak
langsung mengalir ke selokan atau halaman rumah tetapi dialirkan melalui seng
terus ditampung kedalam sumur resapan. Akibat yang bisa dirasakan adalah air
hujan tidak menyebar ke halanman atau selokan sehingga akan mengurangi
terjadinya limpasan permukaan. Sehingga akan menjadi solusi bagi wilayah krisis
air.

Infiltrasi diperlukan untuk menambah jumlah air yang masuk kedalam tanah
dengan demikian maka fluktuasi muka air tanah pada waktu musim hujan dan kemarau
tidak terlalu tajam.