Anda di halaman 1dari 2
Penyakit TB Paru adalah penyakit infeksi dan menular yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh kuman
Penyakit TB Paru adalah penyakit infeksi dan menular yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh kuman

Penyakit TB Paru adalah penyakit infeksi dan menular yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh kuman Micobacterium tuberkulosis

yang disebabkan oleh kuman Micobacterium tuberkulosis Penyakit tuberculosis (TB) bisa ditularkan melalui udara

Penyakit tuberculosis (TB) bisa ditularkan melalui udara seperti terpapar saat pasien batuk, bersin atau bicara.

seperti terpapar saat pasien batuk , bersin atau bicara. TANDA DAN GEJALA TBC PARU : BATUK

TANDA DAN GEJALA TBC PARU :

BATUK DARAH DEMAM NYERI DADA MENGGIGIL BERAT BADAN KERINGAT MALAM TURUN BATUK LAMA NAFSU MAKAN
BATUK DARAH
DEMAM
NYERI DADA
MENGGIGIL
BERAT BADAN KERINGAT MALAM
TURUN
BATUK LAMA
NAFSU MAKAN
MUDAH LELAH

TURUN

MALAM TURUN BATUK LAMA NAFSU MAKAN MUDAH LELAH TURUN Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya

Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6 – 9 bulan. Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total

ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat
a. Tarik nafas dalam 4-5 kali b. Pada tarikan nafas dalam yang terakhir , nafas

a. Tarik nafas dalam 4-5 kali

b. Pada tarikan nafas dalam yang

terakhir , nafas ditahan selama

1-2 detik

c. Angkat bahu dan dada

dilonggarkan serta batukkan

dengan kuat dan spontan

d. Keluarkan dahak dengan

atau

“ha

ha

ha

“huf huf huf”

e. Buang dahak di tempat tertutup,

atau tissue lalu buang ke plastik

f. Lakukan berulang kali sesuai

kebutuhan

buang ke plastik f. Lakukan berulang kali sesuai kebutuhan a. Siapkan tempat pembuangan dahak : kaleng
buang ke plastik f. Lakukan berulang kali sesuai kebutuhan a. Siapkan tempat pembuangan dahak : kaleng

a.

Siapkan tempat pembuangan

dahak : kaleng berisi cairan

desinfektan yang dicampur

dengan air (air sabun / detergen,

air bayclin, air lisol) atau pasir

b.

Isi cairan sebanyak 1/3 kaleng

c.

Buang dahak ke tempat tersebut

d.

Bersihkan kaleng tiap 2 atau 3 hari

sekali

e.

Buang isi kaleng bila berisi pasir :

kubur dibawah tanah

f.

Bila berisi air desinfektan : buang

di lubang WC, siram

g.

Bersihkan kaleng dengan sabun

di lubang WC, siram g. Bersihkan kaleng dengan sabun RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA TIM PKRS RUANG
RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA
RSUD Dr. SOETOMO
SURABAYA
Bersihkan kaleng dengan sabun RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA TIM PKRS RUANG PALEM I & Kelompok 09
Bersihkan kaleng dengan sabun RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA TIM PKRS RUANG PALEM I & Kelompok 09

TIM PKRS RUANG PALEM I

&

Kelompok 09 PROGRAM PENDIDKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

2018