Anda di halaman 1dari 20

P : Mas asalnya dari mana P : Memandang K P masih berusaha K berpikir dan Topik sederhana membantu

Mas Udin? K : Menunduk dan berpikir, membangun keakraban dengan mengingat-ingat menjalin kedekatan dengan
menoleh ke P dan topik sederhana K senang karena ingat klien
K : Kediri mengalihkan pandangan P senang karena K memberi daerah asalnya dan
lagi respon kembali membayangkan
daerah asalnya tersebut

P : Wah, jauh ya. Mas udin P : Memandang K sambil P mulai mengkaji data umum K berpikir dan Mengidentifikasi keluarga
asli sana? tersenyum pasien berusaha mengingat sebagai system pendukung

K : Iya K : Mengguman tidak jelas P khawatir kalau pertanyaan K membayangkan


membuat K tersinggung daerah aslinya

P : Mas, Mas bersedia kan P : Berbicara dengan jelas P memulai kontrak waktu K menyetujui kontrak Kontrak waktu perlu
ngobrol sama saya?10 dengan K waktu yang diajukan dilakukan agar waktu lebih
menit saja efisien dan tidak mengganggu
istirahat klien
K : (hanya diam) K : Memperhatikan dengan P memulai kontrak waktu K menyetujui kontrak
seksama dengan K waktu

P : Mas tadi bilang malas P : Memandang K sambil P mulai mengkaji pasien K sambil berfikir Mengidentifikasi pola istiraha
kenapa Mas? tersenyum dan keluhan fisik pasien
K : malas, mbak. K : Menunduk

K : Menunduk P mulai menggali informasi dari K masih tetap sambil


P : memperhatikan dengan K berfikir
seksama
P : Mas udin juga diam P : Bertanya dengan hati-hati P menggali lebih dalam lagi K sambil mengingat Pengkajian lebih dalam
saja, tidak mengobrol K : Tersenyum diperlukan untuk kevalidan
sama temannya. Kenapa data
Mas?
K : menyita waktu,mbak
P : Dulu sebelum masuk P : Menunjukkan keseriusan P berhati-hati karena pertanyaan K mengingat-ingat Pengkajian lebih dalam
sini Mas juga diam saja K : Menerawang ke atas tsb sangat spesifik dan takut diperlukan untuk kevalidan
kalau diajak bicara? menyinggung pasien data
K : Mengangguk P lega karena K tidak tersinggung
P : menunjukkan keseriusan K menjawab dengan tegas
K : diam
P : Kalau boleh saya tahu P : Bertanya perlahan P mengkaji lebih jauh alasan K mengingat-ingat Pengkajian lebih dalam
kenapa Mas bisa dirawat K : Melihat ke P pasien dirawat diperlukan untuk mengetahu
disini? alasan masuk
K : Tidak tahu, mbak. K : Melihat ke P P mencoba menggali lebih dalam K tidak menyadari
Kakak saya yang P : Memperhatikan respon sakitnya
membawa ke sini, kanya pasien
untuk berobat
P : Selain kakak Mas P : Bertanya perlahan P mencoba menggali lebih dalam K sambil mengingat-ingat Dengan diam therapeutik, klien
punya keluarga lain? K : Menunduk penyebab masa lalunya merasa didengarkan dan
bercerita tentang keadaannya
K : Punya. Saya anak ke-4
dari 5 bersaudara. Tapi K : Melihat P sambil terus P berpikir tentang faktor K teringat kondisinya
yang tinggal sama saya bercerita penyebab dahulu
cuma ibu, bapak dan adik. P : Memperhatikan
P : Mas lulus SMA P : Mendekatkan diri P berusaha mengkaji data yang K membayangkan Isolasi sosial bisa timbul dar
bekerja? K : Memandang kosong ke terkait kata-katanya tadi keadaannya pengalaman buruk di masa
bawah P menemukan adanya lalunya
K : Saya lulus SMP K : Melihat P sambil bercerita kemungkinan penyebab dari K mulai mengingat-ingat
langsung kerja, tidak P : Memperhatikan isolasi sosialnya lagi kenangan terdahulu
melanjutkan sekolah
karena tidak ada biaya
P : Mas bekerja apa? P : Memperhatikan P memvalidasi perkataan K K membayangkan Memvalidasi pernyataan untuk
K : Mengubah posisi sebelumnya kehidupan yang lalu mengetahui masalah ada
perubahan data
K : bekerja di sawah K : Berbicara lirih P menemukan adanya K mulai mengingat-ingat
P : Mendengarkan dengan kemungkinan penyebab dari lagi kenangan terdahulu
serius isolasi sosialnya
P :- P : Terkejut P kurang senang membicarakan P mulai tidak nyaman Pasien mengantuk sehingga
K : Mbak sudah ya, saya P : Mulai gelisah hal-hal ringan dengan obrolan mengakhiri pembicaran
ingin tidur
P : Oh, baik Mas ini P : P memberikan reinforcement pada K senang diberikan Kontrak berikutnya harus
memang sudah 10 menit. K : Memandang P sambil K reinforcement ditentukan dan harus
Senang sekali Mas mau mengeser posisi badan sedikit mendapatkan persetujuan klien
ngobrol dengan saya agar klien ingat terhadap
Bagaimana kalau besok kontrak
jam 10 sebelum sarapan
kita ngobrol lagi?

K : Boleh K : Memandang P
P : Tersenyum P senang karena K mau K ikut menentukan
menentukan kontrak berikutnya kontrak
P : Nah kalau Mas setuju P : Memandang K P menentukan topik dan aktivitas K memikirkan tentang Kegiatan yang akan
nanti kita ngobrol tentang K : Menutup mata dengan pada kontrak berikutnya kegiatan yang ditawarkan dilaksanakan harus mendapa
bagaimana cara berkenalan lengan persetujuan K sehingga bila K
ya. Mas mau? keluar dari kegiatan dimaksud
bisa diingatkan tentang batasan
P senang karena K setuju dengan kegiatan sesuai kontrak
K : Ya K : Mengangguk kegiatan yang akan dilaksanakan K setuju tentang kegiatan
P : Tersenyum yang akan dilaksanakan

P : Terimakasih atas P : Menepuk bahu K dan P menutup fase I K menunjukkan rasa Salam penutup merupakan
kesediaan Mas ngobrol mengulurkan jabat tangan percaya pada P akhir fase yang harus
dengan saya, selamat pagi K : Menoleh, menjabat dilakukan untuk mencegah
tangan P tidak percaya pada klien
K : pagi K : menunduk P senang karena K mau K menyambut salam P
P : Tersenyum berinteraksi dengan P
RENCANA KEPERAWATAN JIWA

NO/ DIAGNOSA PERENCANAAN


TGL KEPERAWATAN TUJUAN KRITERIA EVALUASI TINDAKAN RASIONAL
KEPERAWATAN
02/04/2 Gangguan konsep diri : TUM :
012 harga diri rendah b/d ideal Setelah dilakukan
diri terlalu tinggi asuhan keperawatan
klien dapat mengatasi
perasaan harga diri
rendah.
a.1. Klien dapat a.1.1.Bina hubungan saling Hubungan saling percaya
TUK : menceritakan perasaan dan per-caya: dapat menghindari rasa
a. Klien dapat persepsinya setelah  Memanggil nama klien terancam sehingga
mengekspresikan dilakukan 3x asuhan. dgn nama yang hubungan akan terjalin
perasaan dan disukainya. akrab.
persepsinya dengan  Menerima respon klien
rasa aman. apa adanya.
 Bicara terbuka dan jujur
kpd klien.
 Tepati janji / kontrak
yang pernah dibuat
bersama.
 Beri kesempatan klien utk
mengekspresikan
perasaannya.
a.2.Ekspresi wajah klien Lingkungan yang
tenang saat a.2.1.Pelihara ketenangan bersahabat menarik minat
mengekspresikan pera-saan ling-kungan suasana yg untuk berinteraksi.
dan perepsinya. hangat dan ber-sahabat.
Komunikasi verbal jelas
a.2.2.Gunakan komunikasi dan langsung mudah utk
verbal yang jelas dan dimengerti.
langsung.
Respon positif dan ada
a.2.3.Dorong dan beri keter-bukaan akan
kesempatan klien untuk menarik minat klien untuk
mengungkapkan menyampaikan perasaan-
perasaannya serta nya.
b. Klien mampu mendenganrkan klien
melihat aspek-aspek b.1.Klien dapat dengan rasa empaty
yang positif yang mengidentifikasi aspek Untuk mengembangkan
ada pada dirinya. positif yang ada pada b.1.1.Diskusikan hal-hal apa kemam-puan klien dlm
dirinya. saja yang dapat klien mengatasi masalah yang
lakukan dengan dihadapi.
memberikan pan-dangan
bahwa masih banyak hal
yang positif pada diri klien
dan perawat hanya me-
ngarahkan dan lebih banyak Bila klien dapat melihat
menjadi pendengar bahwa punya banyak
kemampuan pada dirinya,
b.1.2.Bantu klien untuk maka akan timbul
b.2.Klien dapat menjelaskan meng-evaluasi diri dan perasaan berharga.
keberhasilan-keberhasilan melihat aspek positif yang Mermotivasi klien utk
yg pernah dialaminya. ada pada diri klien. mempertahankan dan
mengem-bangkan aspek
b.2.1.Bantu klien untuk positif
melihat kembali
keberhasilan yang pernah Penghargaan akan
c. Klien mampu meng- dicapai. meningkat-kan motivasi
evaluasi masalah c.1.Klien dapat untuk melakukan hal yang
untuk dijadikan menceritakan masa lalunya b.2.2.Beri reinforcement sama.
pelajaran dimasa yang traumatik. positif atas hal-hal yang
sekarang. telah dikemu-kakan klien. Untuk mengetahui
pandangan klien tentang
c.1.1.Gali perasaan klien masalahnya.
atau minta pendapat klien
ttg masalah yg
menyebabkan klien sakit. Membantu klien untuk
c.2. Klien dapat menyusun dapat mengevaluasi diri
ren-cana agar kejadian c.1.2.Anjurkan untuk dan dapat menyadari
kejadian yang menyakitkan menceritakan faktor -faktor kelemahannya.
tidak terulang kembali. lain yg menyebabkan klien
gagal. Memiliki rencana akan
c.3.Klien dapat memilih membuat klien
cara yang baik dalam c.2.1.Anjurkan klien untuk bersemangat dalam
mengatasi masalah yang menulis rencana agar mencapainya.
menyakitkan. pengalaman pahit tidak
terulang kembali.
Dengan mengetahui
masalah dengan jelas dpt
c.3.1.Kaji koping yang merencanakan alternatif
digunakan klien dalam koping yang digunakan.
mengatasi masalah
d. Klien mampu c.3.2.Beri alternatif yang
berperan serta dalam dapat dilakukan dalam
kegiatan ruangan d.1.Klien mampu memilih menghadapi masalah yang
selama klien di tugas-tugas kegiatan yang menyedihkan.
rumah sakit disukai. c.3.3.Gali sumber yang ada
pada keluarga yg dapat
d.2.Klien mampu membantu menyelesaikan Dengan dapat
melaksanakan tugas/ masalah klien. menjalankan kegiatan,
kegiatannya dengan c.3.4.Beri pujian pada klien klien merasa dihargai.
e. Klien mampu mandiri. bila memilih koping yg
menetapkan rencana konstruktif. Klien akan merasa dirinya
untuk masa dapat mengontrol
depannya. e.1.Klien mampu d.1.1.Diskusikan dengan hidupnya dan me-miliki
menjelaskan rencana yang klien ttg tugas/kegiatan otonomi.
f. Keluarga mampu akan dilakukan setelah yang suka di-lakukan sesuai
memberi dukungan kembali dari rumah sakit. kemampuan klien.
moril /materiil d.2.1.Berikan kesempatan Evaluasi cita-cita dan
tentang rencana f.1.Keluarga dapat pada klien untuk mengambil keinginan klien, klien
klien memfasilitasi tentang keputusan dalam memilih mampu merencana-kan
rencana klien. kegiatan yang sesuai. cita-cita yang sesuai
dengan kemampuan klien.
e.1.1.Bantu klien Mendukung pemanfaatan
mengidentifi-kasi keinginan sumber untuk kesembuhan
dan cita-cita dimasa yang pasien
akan datang. Keluarga berperan sangat
penting bagi pasien
f.1.1.Diskusikan dengan
keluar-ga dalam
mengidentifikasi sumber-
sumber yang ada dalam
keluarga
f.1.2.Bersama keluarga
menyu-sun rencana dimasa
yang akan datang.
Perubahan persepsi sensori TUM :
: halusinasi lihat b/d Klien dapat mengontrol
perilaku menarik diri. halusinasinya

TUK : a.1. Sesudah 1 kali a.1. Bina hubungan saling Dengan terbinanya
a. Klien dapat pertemuan, klien dapat percaya : hubungan saling percaya
membina hubungan berinteraksi dan terbina  Sapa klien dengan ramah dan berfokus pada hal-hal
saling percaya. hubungan saling percaya baik verbal maupun non yang disukai klien,
verbal, diharapkan klien merasa
 Perkenalkan diri klien bahwa peawat
dengan menyebut nama memperhatikan, dan klien
nama secara jelas. mau terbuka sehingga
 Jelaskan maksud dan memudahkan intervensi
tujuan pertemuan.
 Buat kontrak dan tepati
janji
 Selalu kontak mata selama
interaksi
 Tunjukkan sikap empati
dan penuh perhatian pada
klien
 Terima klien apa adanya.
 Mulai interaksi dengan
hal yang disukai klien
a.2. Klien mau a.2.Kontrol penampilan Sikap perawat yang tidak
berkomunikasi dengan perawat tepat dapat menimbulkan
perawa.  Selalu siap bila rasa tidak berharga pda
dibutuhkan klien klien dan merusak
 Jawab pertanyaan klien hubungan saling percaya.
secara jujur
 Perhatikan perilaku yang
sesuai oleh semua tim kep.
seperti;sama-sama
menggunakan komunikasi
trapeutik dlm mendenkati
klien.
 Hindari pola komunikasi
yang memaksa, bersikap
rahasia di dekat klien,
sikap tidak menghargai
klien.
b. Klien dapat mengenal b.1.Klien akan b.1.1.Dorong klien untuk Dengan mengungkapkan
perasaan yang mengekspresikan mengungkapkan perasaannya berarti klien
menyebabkan perilaku perasaannya setelah perasaannya dapat mengungkapkan
menarik diri dari pertemuan 2 kali. b.1.2.Gunakan tehnik masalahnya sehingga
lingkungan sosial. komunikasi terapeutik klien mau/termotivasi
b.1.3.Bersama-sama klien untuk meng identifikasi
mengidentifikasi kerugian kerugiannya jika tidak
jika klien tidak berhubungan berhubungan dengan
dengan orang lain. orang lain, dan akan
b.1.4Beri reinforcement meningkatkan harga diri
positif atas kemampuan klien.
klien mengungkapkan
perasaannya

b.2.Klien akan menyatakan b.2.1.Dorong klien meng- Perasaan puas terhadap


kepuasannya atas hubungan ungkapkan perasaanya hubungan /interaksi
dengan perawat sesudah 2 terhadap hubungan dengan dengan perawat
kali pertemuan. perawat. memotivasi klien untuk
melanjutkan tahap
interaksi

c. Klien menunjukkan c.1.Setelah 5 kali pertemuan c.1.1.Secara bertahap Dengan mengikutsertakan


penurunan perilaku klien dapat berhubungan libatkan klien dalam satu atau dua perawat,
menarik diri dengan perawat dan klien kelompok, misalnya memungkinkan klien
lain yang ada di ruangan menghadirkan 1 - 2 orang berkomunikasi secara
dengan klien lain dalam bertahap.
berkomunikasi. Memudahkan klien untuk
c.1.2.Usahakan pesan verbal memahami komunikasi
dan non verbal secara yang disampaikan.
singkat, jelas dan konsisten Menghindari kejenuhan
selama komunikasi klien
c.1.3.Lakukan percakapan
dan interaksi secara singkat
dan sering Meningkatkan harga diri
c.1.4.Beri reinforcement klien.
positif atas apa yang telah
dicapai klien Bermain peran
c.2.1.Gunakan tehnik meruMasan salah satu
bermain peran untuk curahan atau ekspresi
membantu klien mengenal perasaan seseorang
c.2.Setelah 6-8 kali perasaan, pikiran, serta
pertemuan klien dapat respon yang dialami dalam
mengembangkan hubungan menghadapi situasi
melalui; berhubungan dengan orang
 Keikutsertaan dalam lain Meningkatkan harga diri
aktifitas di ruangan klien melalui pemenuhan
 Keikutsertaan dalam c.2.2.Motivasi klien untuk kebutuhan berinteraksi
kelompok terapi mengikuti aktivitas di dengan orang lain dan
 Inisiatip berinteraksi ruangan; menurunkan kemungkinan
dengan orang lain membersihkan ruangan, menarik diri
menyapu, mengepel, Memberikan pujian
membersihkan kamar mandi berguna untuk memotivasi
c.2.3.Beri penjelasan pasien mengulang
tentang tindakan dan beri tindakan yang positif
reinforcement positip atas Therapi kelompok
keikutsertaan klien dalam memotivasi pasien
kelompok berhubungan dengan
c.2.4.Beri penjelasan dari orang lain
d. Keluarga dapat keikutsertaan klien dalam
berpar-tisipasi diri d.1. Keluarga dapat menye- kelompok dan diskusikan
dalam perawatan klien butkan hal-hal yang harus jadwal harian yang dapat Menggali perasaan klien
dilakukan selama klien di dilakukan untuk mengisi setelah berhubungan
rawat di rumah sakit waktu luang dengan orang lain
c.2.5.Anjurkan klien
d.2.Menjenguk klien mengevaluasi secara Pengetahuan keluarga
minmal satu kali seminggu mandiri manfaat dari tentang perilaku menarik
berhubungan dengan orang diri meruMasan bekal
lain. untuk berpartisipasi dalam
perawatan klien
d.1.1.Diskusikan dengan
anggota keluarga tentang Dukungan keluarga
perilaku, penyebab perilaku meruMasan reinforcement
dan cara keluarga bagi pasien
menghadapi klien yang
menarik diri
d.2.1.Anjurkan keluarga
menjenguk dan memberikan
dukungan pada pasien
2/26 Isolasi sosial : menarik diri Tupan :
Maret b/d harga diri rendah kronik Klien dapat berinteraksi
1999 dengan lingkungannya
Subyektif :
- Klien mengatakan suka Tupen :
melamun a. Klien dapat a.1. Klien dapat a.1.1.Beri kesempatan klien Dengan mengungkapkan
- Klien mengatakan memperluas mengungkapkan perasaanya mengungkapkan perasaannya beban klien
malas bergaul dengan kesadaran dirinya secara verbal : perasaannya : akan berkurang
pasien atau petugas setelah tiga kali - Saat sedih atau - Bimbing klien
pertemuan gembira mengungkapkan
Obyektif : - Membalas sapaan perasaannya
- Saat wawancara kontak perawat - Gunakan pertanyaan
mata kurang - Menyebutkan tujuan terbuka
- Respon terhadap sapaan interaksi - Dengarkan ungkapan
perawat lambat - Dapat klien dengan aktif
- Tidak berinteraksi mengungkapkan Respon menghakimi dapat
dengan perawat dan perasaannya a.1.2.Beri respon yang tidak merusak hubungan saling
klien lain menghakimi : percaya dan menurunkan
- Beranjak dari - Tidak menyalahkan harga diri klien
tempatnya hanya waktu pendapat klien
makan - Menerima pendapat
klien Lingkungan yang tenang
b. Klien dapat mampu membantu klien
mengidentifikasi b.1.1. Ciptakan lingkungan dalam memfokuskan
kemampuan yang b.1. Klien dapat yang tenang dengan cara pikiran
d. Klien dapat d.1. Klien dapat d.1.1.Beri kesempatan klien Kesempatan untuk sukses
melaksanakan menyebutkan kegiatan yang untuk sukses : dapat memotivasi klien
rencana yang telah telah dilakukan - Beri waktu untuk untuk
dibuat berinteraksi melakukan/menetapkan
- Beri waktu untuk keterampilan yang sudah
beraktivitas dimilikinya

d.1.2.Bimbing klien untuk


mencari bantuan, Bimbingan yang tepat dan
informasikan bahwa sesuai dapat membantu
perawat siap membantu klien meningkatkan harga
klien diri

d.1.3.Kuatkan keterampilan Untuk memotivasi dan


dan aspek positif yang mempertahankan aspek
dicapai, beri reinforcement positif
e. Klien mendapat e.1. Klien mendapat
dukungan keluarga dukungan keluarga dalam e.1.1.Anjurkan keluarga
dalam meningkatkan harga dirinya untuk dapat memotivasi Keluarga mempunyai arti
meningkatkan harga klien untuk melakukan penting bagi klien
dirinya aktivitas

e.1.2.Anjurkan agar Mendukung klien dalam